Anda di halaman 1dari 3

Prioritas Rencana Bisnis tahun 2014 akan lebih difokuskan terhadap peningkatan

kualitas layanan di semua level dengan sasaran masuk dalam peringkat 10 Bank
Umum Nasional penilaian Bank Service Excellent Monitoring (BSEM) versi MRI
Dengan demikian, dukungan kompetensi SDM dan teknologi informasi sangat
diperlukan untuk mencapai hal tersebut, dan pada akhirnya sinergi antar unit kerja
dan anak perusahaan dapat menciptakan bjb incorporated yang terpadu dan
dinamis.
1. Efisiensi Biaya Operasional
Penghematan biaya operasional perlu terus dilakukan dengan komitmen kuat
dari manajemen dalam melakukan penghematan di segala bidang. Upaya
efisiensi biaya operasional akan dilakukan melalui pengendalian biaya (cost
control), yaitu salah satu caranya dapat membandingkan antara realisasi biaya
dengan anggarannya, komponen terbesar dalam pengeluaran biaya operasional
adalah biaya tenaga kerja, kemudian diikuti oleh pembentukan biaya CKPN.
Pembenahan proses bisnis dalam penyaluran kredit terutama pada kredit
komersial dan mikro harus terus dilakukan melalui penyempurnaan struktur
organisasi yang efektif dan efisien. Selain itu, penggunaan teknologi informasi
yang digunakan untuk mendukung pekerjaan dapat menjadi salah satu cara
untuk menekan pengeluaran biaya operasional, upaya memasarkan dan
mengedukasi nasabah untuk menggunakan teknologi pembayaran yang telah
disediakan oleh bank bjb.
Apabila pemanfaatan teknologi informasi ini bisa diaplikasikan secara optimal,
hal itu dapat mengembalikan biaya investasi yang berbiaya tinggi. Selanjutnya,
mampu menekan biaya operasional serta bisa menjadi salah satu sumber
pendapatan (fee based income) yang dapat diandalkan.
2. Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Layanan
Implementasi budaya layanan pada tahun 2014 diarahkan kepada peningkatan
kualitas layanan di semua level. Manajemen Pengukuran Kualitas Layanan di
implementasikan kepada pengukuran kualitas layanan, baik mencakup aspek
sumber daya manusia maupun standardisasi aspek fisik (Premises) di seluruh
outlet bank bjb dengan sasaran masuk dalam peringkat 10 (sepuluh) kategori
Bank Umum Nasional penilaian Bank Services Excellent Monitoring (BSEM) versi
MRI.
3. Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia
Pengembangan kompetensi sumber daya manusia merupakan strategi
berkelanjutan yang terus dilakukan melalui beberapa upaya sebagai berikut :
1) Merancang program pendidikan dan pelatihan secara terstruktur dan
berkesinambungan sesuai dengan training program academy.

2) Peningkatan peran dan fungsi Assessment Center berbasis kompetensi


untuk mendukung pertumbuhan bisnis bank yang berkelanjutan.
3) Penyempurnaan sistem informasi SDM yang komprehensif dan terintegrasi
sehingga dapat memberikan peta kondisi pegawai yang ada saat ini dan
arah pengembangan pegawai yang harus dilakukan.
4) Menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
Governance/GCG) dalam proses pengadaan dan pengembangan teknologi
informasi.

4.

Pengembangan Teknologi Informasi

Untuk mempercepat serta memperkuat pertumbuhan bisnis bank bjb,


pengembangan teknologi informasi diarahkan untuk menyediakan layanan
perbankan yang aman, cepat dan mudah serta customer oriented, melalui upaya
sebagai berikut: 1. Peningkatan aplikasi core banking yang disesuaikan dengan
kebutuhan bisnis. 2. Meningkatkan infrastruktur yang memadai dalam rangka
perluasan electronic banking. 3. Pengembangan fitur layanan perbankan yang
lebih
5. bjb Incorporated
Untuk mewujudkan bank bjb incorporated diperlukan sinergi bisnis antara bank
bjb dengan perusahaan anak agar mampu memberikan kontribusi optimal dalam
rangka meningkatkan pertumbuhan aset dan pendapatan bank secara nonorganik.
Penyertaan modal tahun 2014 akan dilakukan kepada BPR/LK, Multifinance,
Asuransi Jiwa dan/atau Asuransi Kerugian. Selain itu, penambahan setoran modal
kepada bjb syariah dan Askrida.

Perseroan telah berkomitmen bahwa pengembangan Perseroan diarahkan untuk


terus memasuki next level, sehingga menjadi bank nasional dengan
pertumbuhan profit yang tinggi dan berkesinambungan (A Strong Sustainable
and Profitable Bank). Dengan begitu, Perseroan menjadi
lebih besar dari sisi aset dan laba, lebih kuat dari permodalan, serta lebih baik
dari sisi pelayanan.
Kebijakan strategis yang telah ditetapkan untuk mendukung komitmen strategis
Perseroan di tahun 2014 adalah:
1. Peningkatan Market Share Dana Pihak Ketiga Upaya yang dilakukan untuk
mencapai rencana tersebut, di antaranya dengan melakukan optimalisasi

pertumbuhan dana pihak ketiga melalui promosi dan pemasaran produk dana
serta inovasi produk.
2. Pengembangan dan Peningkatan kualitas layanan Upaya yang dilakukan
melalui peningkatan elektronik banking untuk meningkatkan corporate fee
based income, serta pelayanan kepada nasabah dalam transaksi e-banking.
3. Meningkatkan penyaluran kredit Beberapa upaya yang dilakukan, di
antaranya melakukan optimalisasi pembiayaan di sektor produktif maupun
konsumtif dengan mengoptimalkan penggunaan dana dengan tetap
memperhatikan prinsip kehati-hatian.
4. Optimalisasi fee based income untuk mendukung pencapaian target laba
bank Upaya yang dilakukan, di antaranya mengembangkan jasa transaksi
perbankan, seperti melalui anjungan tunai mandiri (ATM) dan layanan bjb
digi.