Anda di halaman 1dari 1

SEKILAS ANBUSO

Evaluasi AnBuso
Menganalisis Butir Soal merupakan salah satu hal yang harus dikuasai oleh seorang
guru. Melalui analisis butir soal dapat diketahui sejauh mana siswa dapat mengikuti pelajaran
yang diajarkan didalam kelas selama kegiatan belajar mengajar. Sofware ini bertujuan
memudahkan guru dalam melakukan analisis soal, yang pada akhirnya akan memperbaiki
kualitas pembelajaran.
Pencipta software AnBuso Ali Muhson menjelaskan, guru sebagai pengendali proses
pembelajaran perlu mengetahui berbagai persyaratan dan prosedur dalam penyusunan tes
yang baik. Namun kenyataannya, sebagian besar guru belum memperhatikan hal itu. Selama
ini memang sudah banyak software yang dikembangkan untuk keperluan analisis butir soal,
seperti ITEMAN, RASCAL, ASCAL, BILOG, FACETS dan CONQUEST. Namun,
kemampuan guru untuk menguasai software tersebut sangat kurang memadai. Kondisi
tersebut disebabkan beberapa hal, di antaranya, software tersebut berbahasa asing sehingga
sulit untuk memahami cara penggunaannya, cukup rumit untuk digunakan, kurang praktis
dan aplikatif, serta informasi yang diberikan sangat beragam sehingga mempersulit guru
untuk menguasainya.
Guna mengatasi kelemahan terutama dalam penguasaan bahasa, terdapat software
berbahasa Indonesia, seperti SPS dan ANATES. Tapi ternyata software tersebut juga tidak
banyak digunakan guru karena terkendala teknis dan kurang aplikatif. Oleh karena itu,
diciptakanlah AnBuso dengan program aplikasi Microsoft Excel. AnBuso merupakan
software yang aplikatif dalam melakukan analisis butir soal. Selain itu, program aplikasi
Excel sudah sangat familiar dipakai oleh guru sehingga mempermudah penggunaannya.
AnBuso pertama kali dibuat pada tahun 2011 dan terus dikembangkan sesuai dengan
tuntutan dan kebutuhan guru dalam melakukan analisis butir soal. Berikut ini keunggulan
dari AnBuso :
1. Melalui software AnBuso dapat diketahui baik tidaknya soal yang dibuat guru,
baik dari sisi daya beda, tingkat kesulitan, maupun efektivitas distraktornya.
2. Software tersebut juga dapat memberikan informasi tentang kemampuan seluruh
siswa dan tingkat ketercapaian KKM.
3. Software ini turut dirancang untuk mampu mengidentifikasi dan mengelompokkan

siswa yang masuk dalam program remedial berdasarkan materi yang belum
dikuasai sehingga akan mempermudah guru dalam pelaksanaan program remedial.