Anda di halaman 1dari 11

BAB II

TEORI PERMINTAAN DAN PENAWARAN HARGA PASAR


A. Permintaan
1. Pengertian Permintaan
Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli
oleh konsumen,pada berbagai tingkat harga,dan pada periode tertentu.
Permintaan pasar merupakan penjumlahan dari permintaan perseorangan.
Oleh karena itu,agar dapat memahami permintaan pasar. Kita pahami sifat
permintaan perseorangan yang dipengaruhi beberapa faktor,antara lain :
a. Nilai dan cara mendapatkan serta menggunakan barang dan jasa.
b. Kemampuan untuk mendapatkan barang dan jasa.
Ada tiga hal yang berkaitan dengan konsep permintaan,antara lain :
1. Jumlah barang yang diminta merupakan jumlah yang di inginkan
konsumen.
2. Keinginan konsumen untuk membeli barang disertaidengan kemampuan
untuk membeli.
3. Jumlah barang yang diminta dinyatakan dalam satuan tertentu.
2. Faktor yang Mempengaruhi Permintaan
Permintaan individu adalah permintaan setiap orang terhadap suatu barang.
Permntaan tersebut ditentukan oleh beberapa faktor yaitu :
a. Harga
Harga barang akan mempengaruhi seseorang dalam membeli suatu
barang. Jika suatu barang mengalami kenaikan harga maka orang akan
mengurangi jumlah barang yang diminta begitupun sebaliknya.
b. Harga barang lain
Jika harga barang lain mengalami penurunan, orang akan lebih banyak
membeli barang yang mengalami penurunan tersebut dibandingkan
dengan barang yang ingin dibeli yang harganya tnggi.
c. Selera konsumen
Selera merupakan faktor yang mempengaruhi permintaan konsumen
terhadap suatu barang. Berapapun harga barang diturunkan, jika
konsumen tidak memiliki selera maka tidak akan terjadi permintaan
terhadap barang tersebut.
d. Ekspetasi Akan Terjadinya Perubahan Harga
Perkiraan terhadap situasi masa yang akan datang juga dapat
mempengaruhi permintaan suatu barang.
e. Harga barang lain

Jika harga barang lain mengalami penurunan, orang akan lebih banyak
membeli barang yang mengalami penurunan tersebut dibandingkan
dengan barang yang ingin dibeli yang harganya tnggi.
3. Hukum Permintaan
Hukum permintaan pada dasarnya menerangkan mengenai sifat hubungan
antara perubahan harga suatu barang dan perubahan jumlah barang yang
diminta.hukum permintaan manjelaskan bahwa apabila harga barang turun
permintaan akan bertambah dan apabila harga barang naik permintaan
berkurang.
4. Faktor-faktor yang menyebabkan hukum permintaan tidak berlaku
a. Barang inferior
Merupakan barang yang apabila harganya turun maka jumlahnya akan
semakin sedikit.
b. Hubungan kualitas barang
Konsumen seringkali hanya menggunakan patokan harga sebagai
pedoman kualitas.
c. Kemungkinan harga akan berubah
Pada saat harga suatu barang tertentu mengalami kenaikan,permintaan
akan barang tersebut juga akan mencapai kenaikan.
Hukum permintaan berbunyi: apabila harga naik maka jumlah
barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun
maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum
permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan
tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akan menyebabkan
berkurangnya jumlah barang yang diminta, hal ini dikarenakan:
1. Naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan
berakibat berkurangnya jumlah permintaan
2. Naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang
pengganti yang harganya lebih murah.
Daftar & kurva permintaan
Permintaan di tempatkan sebagai fungsi yang dipengaruhi oleh
beberapa factor. Factor yang di maksid adalah harga, barang, atau
jasa, selera dan pendapatan. Keterkaitan antara permintaan dan faktorfaktor tersebut menghasilkan rumus sbb :
X= f (Hb1, Hb2, S, P)
Dimana :
H = harga
S = selera
B = barang atau jasa

P = Pendapatan
5. Faktor Dominant Dalam Permintaan
Dalam kaitannya dengan factor ekonomi pada masalah permintaan ini
berlaku ceteris paribus. Dalam kondisi seperti ini harga merupakan factor
dominant dalam permintaan, sementara factor yang lain dianggap tidak
berubah.
1. Pada harga yang tinggi , banyak pembeli yang tidak mampu membeli
atau mungkin cenderung mencari barang substitusi dengan harga
terjangkau. Sedangkan pada harga rendah, pembeli yang tadinya
kurang mammpu menjadi mampu untuk membeli
2. Bagi pembeli perorangan, kenaikan harga akan memperkecil daya beli
pembeli atau akan mengurangi anggaran untuk alat pemuas kebutuhan
yang lainnya (dengan catatan pendapatan tetap)
3. Adanya harga barang substitusi yang harganya jauh lebih rendah akan
lebih menarik apabila harga suatu barang atau jasa semakin tinggi.
Akibatnya pembeli akan beralih dari barang atau jasa yang telah biasa
di konsumsi ke barang atau jasa substitusi

6. Kurva Permintaan
Kurva Permintaan dapat didefinisikan sebagai : Suatu kurva yang
menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan
jumlah barang tersebut yang diminta para pembeli. Kurva permintaan
berbagai jenis barang pada umumnya menurun dari kiri ke kanan bawah.
Kurva yang demikian disebabkan oleh sifat hubungan antara harga dan
jumlah yang diminta yang mempunyai sifat hubungan terbalik

B. Penawaran
1. Pengertian
Penawaran

Penawaran
jumlah barang dan

adalah

jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada


konsumenpada setiap tingkat harga tertentu selama waktu tertentu.
2. Faktor faktor yang mempengaruhi Penawaran
Penawaran seorang produsenatau pedagang akan mengalami perubahan
setiap saat. Penawaran tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara
lain :
a. Harga Barang itu Sendiri
Harga barang jadi akan mempengaruhi seorang produsen atau
pedagang dalam menjual produknya. Jika harga suatu barang
mengalami kenaikan, maka produsen akan menambah barang yang
ditawarkan begitu juga sebaliknya.
b. Biaya Produksi
Biaya produksimenentukan harga pokok barang dan jasayang
diproduksi. Jika peningkatan biaya sangat tinggi, produsen akn
cenderung mengurangi produksinya sehingga dapat menurunkan
penawaran. Sebaliknya jika suatu saat biaya produksi menurun,
produsen dapat memproduksi barang dan jasa.
c. Persediaan sarana produksi
Masalah ekonomi timbul karena tidak seimbangnya sumber daya
dengan kebutuhan. Produksi akan terganggu jika persediaan sarana
produksi berkurang.
d. Bertambahnya Jumlah Produsen
Jika penjualan suatu barang mendatangkan keuntungan akan
mendorong pemodal baru memasuki usaha tersebut.
e. Ekspetasi atau Harapan Produsen
Produsen juga mempunyai harapan akan situasi masa depan. Jika
produsen

memperkirakan

bahwa

situasi

perekonomiantahun

mendatang akan membaik, pada saat ini mereka memproduksi lebih


banyak barang dan jasa untuk dijual bergitu juga sebaliknya.
f. Kemajuan Teknologi

Kemajuan teknologi dapat mengubah input ( sumbber daya) yang


diperlukan dalam proses produksi. Peningkatan teknologi selalu
mengandung arti bahwa jumlah input yang dibutuhkan lebih sedikit,
atau biaya yang diperlukan berkurang. Jika biaya produksi lebih
rendah, produsen akan terdorong untuk meningkatkan produksinya.
Dan laba yang diperoleh pun meningkat
g. Peristiwa Alam
Alam bagi kehidupan manusia tidak selalu memberikan keuntungan
tetapi juga mendatangkan kerugian. Jika bencana alam seperti banjir
atau musim kemarau yang berkepanjangan, hasil panen padi
berkurang drastis sehingga mengakibatkan penawaran barang dan
jasa berkurang.
Selain faktor-faktor di atas, ada beberapa pertimbangan lain dari
produsen untuk menjual atau menhan barangnya, antara lain :
1) Biaya yang telah dikeluarkan untuk memproduksi barang tersebut
2) Keuntungan yang diharapkan
3) Mendesak-tidaknya kebutuhan uang tunai.
4)
3. Hukum Penawaran
Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, jumlah barang yang
ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya, apabila harga suatu barang
dan jasamenurun, jumlah barang yang ditawarkan juga akan makin
menurun.
4. Faktor faktor yang mempengaruhi penawaran
a. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen
akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal
karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk
tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan
pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
b. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya
(profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan
yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin
produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan
harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga
harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

c. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi
sehingga

perusahan

menawarkan

lebih

sedikit

produk

akibat

permintaan konsumen yang turun.


d. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah
maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah
sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun
dikurangi.
e. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan
mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan
harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik
akibat berbagai factor
5. Kurva penawaran
Penjual biasanya ingin menjual barang atau jasa yang diproduksinya
dengan harga tinggi. walaupun resikonya adalah barang yang terjual akan
relative sedikit. Untuk menjual pada tingkat harga yang diinginkan, seorang
penjual harus mempunyai pengamatan yang cermat terhadap perilaku
pasar.
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan
berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada
berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat
pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).
Contoh: jumlah pakaian batik yang ditawarkan Ibu Nina pada berbagai
tingkat harga.
Kurva penawaran dapat didefinisikan sebagai : Yaitu suatu
kurva yang menunjukkan hubungan diantara harga suatu barang tertentu
dengan jumlah barang tersebut yang ditawarkan.
1. Kalau penawaran bertambah diakibatkan oleh faktor-faktor di luar
harga, maka supply bergeser ke kiri atas.
2. Kalau berkurang kurva supply bergeser ke kiri atas.
3. Terbentuknya harga pasar ditentukan oleh mekanisme pasar

.
6. Fungsi
Fungsi
persamaan

Penawaran
penawaran adalah
yang

menunjukkan

hubungan

antara jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual dan semua faktor
yang mempengaruhinya. Fungsi penawaran secara umum ditulis :
Qs = f (Pq, Pl.i, C, O, T), di mana :
Qs = jumlah barang yang ditawarkan
Pq = harga barang itu sendiri
Pl.i = harga barang-barang lain (i = 1,2, .,n)
O = tujuan-tujuan perusahaan
T = tingkat teknologi yang digunakan.
Pengaruh Faktor-Faktor Selain Harga Barang Itu Sendiri. Apabila
pengaruh harga barang itu sendiri (Pq) terhadap jumlah barang yang
ditawarkan (Qs) ditunjukkan oleh gerakan naik-turun di sepanjang kurve
penawaran, maka untuk pengaruh harga barang-barang lain (Pl), biaya
produksi (C), tujuan-tujuan perusahaan (O), dan teknologi (T) ditunjukkan
oleh pergeseran kurve penawaran ke kiri atau ke kanan.
C. Harga Pasar atau Harga Keseimbangan :
1. Pengertian
a. Buchari Alma juga mengatakan bahwa dalam teori ekonomi, pengertian
harga, nilai dan utility merupakan konsep yang paling berhubungan.
Value adalah nilai suatu produk untuk ditukarkan dengan produk lain.

Nilai ini dapat dilihat dalam situasi barter yaitu pertukaran antara
barang dengan barang.
b. Menurut para ekonom, harga, nilai, dan manfaat (utility) merupakan
konsep-konsep yang berkaitan. Utility adalah atribut suatu produk yang
dapat memuaskan kebutuhan.sedangkan nilai adalah ungkapan secara
kuantitatif tentang kekuatan barang untuk dapat menarik barang lain
dalam

pertukaran.

mengadakan

Dalam

pertukaran

perekonomian
atau

mengukur

sekarang
nilai

ini

suatu

untuk
produk

menggunakan uang, bukan sistem barter. Jumlah uang yang


digunakan dalam pertukaran tersebut mencerminkan tingkat harga dari
suatu barang tersebut. Jadi, harga adalah sejumlah uang yang
dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan
pelayanannya.
c. St. Thomas Aquinus tanpa secara eksplisit menjelaskan definisi harga
yang adil, ia mengatakan:
1. Harga yang adil itu akan menjadi salah satu hal yang tak hanya
dimasukkan dalam perhitungan nilai barang yang dijual, juga bisa
mendatangkan kerugian bagi penjual. Dan juga suatu barang bisa
dibolehkan secara hukum dijual lebih tinggi ketimbang nilainya
sendiri, meskipun nilainya tak lebih dibanding harga pemiliknya.
2. Dari sudut pandang pemasaran, harga merupakan satuan moneter
atau ukuran lainnya yang ditukarkan agar memperoleh hak
kepemilikan atau penggunaan suatu barang atau jasa. Pengertian
ini

sejalan

dengan

konsep

pertukaran

(exchange)

dalam

pemasaran.
3. Apabila harga suatu produk di pasaran adalah cukup tinggi, hal ini
menandakan bahwa kualitas produk tersebut adalah cukup baik
dan merek produk di benak konsumen adalah cukup bagus dan
meyakinkan. Sebaliknya apabila harga suatu produk di pasaran
adalah rendah, maka ini menandakan bahwa kualitas produk
tersebut adalah kurang baik dan merek produk tersebut kurang
bagus dan kurang meyakinkan di benak konsumen.
Dari pengertian itu, dijelaskan bahwa harga merupakan sesuatu
kesepakatan mengenai transaksi jual beli barang atau jasa di mana
kesepakatan tersebut diridai oleh kedua belah pihak. Harga tersebut
haruslah direlakan oleh kedua belah pihak dalam akad, baik lebih sedikit,

lebih besar, atau sama dengan nilai barang atau jasa yang ditawarkan
oleh pihak penjual kepada pihak pembeli. Teori harga merupakan teori
ekonomi yang menerangkan tentang perilaku harga-harga atau jasa-jasa.
Isi dari teori harga pada intinya adalah harga suatu barang atau jasa yang
pasarnya kompetitif tinggi rendahnya ditentukan oleh permintaan dan
penawaran.
2. Penentuan harga dan jumlah barang
Tingkat harga di mana jumlah barang yang ditawarkan oleh para penjual
sama dengan jumlah barang yang diminta oleh para pembeli. Pada
kondisi demikian dikatakan bahwa pasar dalam keadaan keseimbangan
atau ekuilibrium.
Penentuan harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan dalam keadaan
keseimbangan dapat dilakukan melalui tiga cara :
1. tabel (angka)
2. grafik (kurve)
3. matematik
3. Penentuan Harga Keseimbangan
Untuk menentukan keadaan keseimbangan pasar kita dapat
menggabungkan tabel permintaan dan tabel penawaran menjadi tabel
permintaan
ditentukan
penawaran

dan

penawaran.Keadaan

dengan
menjadi

menggabungkan
kurve

keseimbangan
kurve

permintaan

permintaan
dan

pasar

dapat

dan

kurve

penawaran.Keadaan

keseimbangan dapat pula ditentukan secara matematik, yaitu dengan


memecahkan persamaan permintaan dan persamaan penawaran secara
serentak atau simultan.
Dalam ilmu ekonomi,

harga

keseimbangan

atau

harga

ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva


permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas
keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli
(konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan
yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai,
biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan
pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

4. Perubahan Keseimbangan Harga Pasar


Perubahan keseimbangan pasar terjadi bila ada perubahaan di sisi
permintaan dan atau penawaran. Jika faktor yang menyebabkan
perubahan adalah harga, keseimbangan akan kembali ke titik awal. Tetapi
jika yang berubah adalah faktor-faktor ceteris paribus seperti teknologi
untuk

sisi

penawaran,

keseimbangan

a. Jika

harga

atau

pendapatan

tidak

kembali

berubah,

terjadi

untuk
ke

kelebihan

sisi

permintaan,

titik

awal.

penawaran

yang

menyebabkan harga turun kembali ke Po. Titik keseimbangan tetap


Eo.
b. Kurva penawaran bergeser ke kanan karena perubahan teknologi.
Titik keseimbangan bergeser dari Eo ke E1.
c. Kurva permintaan bergeser ke kanan

karena

perubahan

pendapatan. Titik keseimbangan bergeser dari Eo ke E1.


Unsur-unsur bauran pemasaran yang dimaksud adalah harga,
produk, saluran dan promosi, yaitu apa yang dikenal dengan istilah
empat P (Price, Product, Place dan Promotion). Harga bagi suatu
usaha atau badan usaha menghasilkan pendapatan (income),
adapun adapun unsur-unsur bauran pemasaran lainnya yaitu
Product (produk), Place (tempat/sal uran) dan Promotion (promosi)
menimbulkan biaya atau beban yang harus ditanggung oleh suatu
usaha atau badan usaha.

Referensi
1. http://rendy-ramon.blogspot.com/2010/03/hukum-permintaan-danpenawaran.html
2. http://ekonomi-ucy.blogspot.com/2009/12/permintaan-dan-penawaran.html
http://www.dokterbudi.com/?s=teori+penawaran
3. http://poppy-ekonomi.blogspot.com/2008/11/harga-keseimbangan_04.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Harga_keseimbangan
4. Sumber : http://ri2-aff.blogspot.com/2010/02/pengertian-permintaan-danpenawaran.html