Anda di halaman 1dari 1

Penanggulangan

Faktor penghambat yang membuat relief makro lereng tengah dataran vulkanik dan
berombak masuk kedalam kelas N (tidak sesuai) adalah karena genangan. Walaupun genangan
ini jarang bahkan sangat jarang namun menurut syarat tumbuh tembakau, idealnya tanaman ini
tidak ada genangan sama sekali (F0). Pengertian genangan sendiri adalah jumlah lamanya
genangan dalam bulan selama satu tahun. Jika relief ini tetap ingin ditumbuhi tanaman
tembakau, maka yang harus dilakukan adalah perbaikan drainase. Salah satu cara untuk
memperbaiki drainase adalah dengan mengolah tanah kemudian membuat parit-parit untuk
menghindari genangan saat hujan deras turun.
Relief makro berombak, berbukit dan datar faktor penghambatnya adalah kemiringan
lereng yang mencapai 25-57%. Salah satu cara menanggulangi hal ini adalah dengan membuat
sengkedan. Selain itu pembuatan sengkedan juga untuk mencegah terjadinya erosi. Kedalaman
efektif relief makro berombak yang bisa digunakan untuk pertanaman hanya 20 cm. Hal ini
sangat tidak sesuai untuk pertanaman tembakau, penanggulangannya dapat dengan cara
penghancuran lapisan padas atau dapat dengan menambahkan tanah ke permukaannya.
Untuk relief makro datar faktor penghambatnya adalah kemiringan lereng, rendahnya
suhu dan tekstur yang kurang baik. Salah satu cara penanggulangan drainase yang buruk adalah
dengan mencangkul lahan dan dibuat bedengan-bedengan. Perbaikan tekstur tanah dapat
dilakukan dengan cara pemberian bahan organik pada tanah. Sedangkan untuk suhu yang rendah
dapat ditanggulangi dengan penggunaan rumah kaca, penjarangan tanaman naungan atau
pengaturan waktu tanam. Maksud dari pengaturan waktu tanam adalah tanaman tembakau hanya
ditanam saat musim kemarau saja. Sedangkan penjarangan tanaman naungan adalah dengan
membiarkan tanaman tembakau tumbuh dan terkena sinar matahari langsung tanpa ada yang
menghalangi sehingga diharapkan suhu bisa jadi lebih tinggi.