Anda di halaman 1dari 3

PEMUDA SEBAGAI AGENT OF CHANGE

Pengertian agent of change adalah orang orang yang bertindak


sebagai katalis atau pemicu terjadinya sebuah perubahan. Agent of
change bisa berdampak positif ataupun berdampak negative. Tentu saja
agent of change adalah orang yang mmampu membawa dunia kearah
positif bagi dunia.
Agent of cahnege adalah orang orang yang punya semangat untuk
mendorong seseorang ataupun kelompok serta mengilhami semangat
pada orang lain. Perubahan itu adalah kerja keras dan tentu saja
memerlukan banyak energi. Tanpa gairah dan energy maka akan sangat
sulit untuk membuat perubahan di dunia ini.
POtensi besar pemuda-mahasiswa dalam kehidupan masayarakat,
kiprah meraka telah terukir indah dalam tinta emas sejarah. Meraka
merupakan tonggak dan potensi besar suaatu kehidupan. Terlebih
kelompok pemuda seperti mahasiswa; karena, selain diharapkan oleh
umat,peranan merekapun sangat di dambakan oleh kelompok
masyarakat lainnya sebagai pionir perubahan kea rah yang lebih baik.
Tidak heran jikaperubahan social politik diberbagai belahan dunia di
pelopori oleh gerakan pemuda mahasiswa.. sebagian sahabat yang
menyertai Rasulullah SAW dalam memperjuangkan Islam yang akhirnya
berhasil menguasai lebih dari dua pertiga belahan bumi adalah para
pemuda yang menjadi murid Rasulullah SAW.
Secara fitra masa muda merupakan jenjang kehidupan manusia
yang paling optimal. Dengan kematangan jasmani, perasaan dan
akalnya, sangat wajar jika pemuda(mahasiswa) memiliki potensi yang
besar dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainnya.. kepekaan
yang tinggi terhadap lingkungan banyak yadimiliki oleh
pemuda(mahasiswa). Pemikiran kritis mereka sangat di dambakan umat.
Di mata umat dan masyarakat umumnya, mereka adalah agent

perubahan(agent of change) jika masyarakat terkungkung oleh tirani


kezaliman dan kebodohan. Mereka juga motor penggerak kemajuan
ketika masyarakat melakukan pembangunan. Tongkat estafet peralihan
suatu peradaban terletak di pundak mereka. Baik bruknya nasib umat
kelak bergantumg pada kondisi pemuda dan mahasiswa sekarang ini.
Namun, potensi tinggalah potensi. Ibarat pedang yang sangat
tajam, ketajamannya tidak menjadi penentu bermanfaatnya pedang
tersebut. Orang yang menggenggam pedang itulah yang menentukannya.
Pedang yang tajam terkadang digunakan untuk menumpas kebaikan dan
mengibarkan kemaksiatan, jika di pegang oleh orang yang tidak
bertanggung jawab. Sebaliknya jika berada di tangan yang bertanggung
jawab, ketajamannya itu kan sangat bermanfaat. Demikian juga dengan
potensi mahasiswa,potensi yang begitu hebat itu bisa menjunjung tinggi
kebaikan dirinya,keluarga dan bangsanya.tetapi juga bisa sebaliknya..
itulah sebabnya begitu banyak contoh pemuda mahasiswa yang berjasa
menjadi pilar penentu kemjuan peradaban/ bangsa, tetapi juga bisa
mengakibatkan runtuhnya sendi- sendi peradaban/ bangsa, dan
menghancurkan suaatu tatanan peradaban.
Sebagai agent perubahan, maha siswa bertindak bukan ibarat
pahlawan yang datang ke sebuah negeri lalu dengan gagahnya mengusir
penjahat-penjahat dan dengan gagah pula sang pahlawan pergi dari
daaerah tersebut diiringi tepuk tangan penduduk setempat. Dalam aartian
kita tidak hanya menjadi penggagas perubahan, melainkan menjadi
objek aatau pelaku dari perubahan tersebut. Sikap kritis mahasiswa
sering membuat sebuah perubahan besar dan membuat para pwmimpin
yang tidak berkompeten menjadi gerah dan cemas. Sadar atau tidak,
telah banyak pembodohan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh
pemimpin bangsa ini. Kita sebagai mahasiswa seharusnya berpikir untuk
mengembalikan dan mengubah semua ini. Perubahan yang dimaksud
tentu perubahan kearah yang positif dan tidak menghilangkan jati diri
kita sebagai mahasiswa dan bangsa Indonesia. Namun untuk mengubah

sebuah Negara hal utama yang harus dirubah terlebih dahulu adalah diri
sendiri.
Peran mahasiswa juga bisa sebagai social control, hal itu ketika
ada sesuatu yang tidak beres atau ganjil dalam masyarakat. Mahasiswa
sudah selayaknya memberontak terhadap kebusukan dalam birokrasi
yang selama ini dianggap lazim. Kita sebagai mahasiswa seharusnya
menumbuhkan jiwa kepedulian social yang peduli terhadap masyarakat
karena kita adalah bagia dai mereka. Kepedulian tersebut tidak hanya
diwujudkan dengan demo atau turun kejalan saja. Melainkan dari
pemikiran-pemikiran emerlang mahasiswa, diskusi-diskusi, atau bantuan
moril dan material kepada masyarakat dan bangsa kita.
Mahasiswa harus menjadi generasi penerus bangsa yang
diharapkan mimiliki kemampuan,ketrampilan dan akhlak mulia untuk
menjadi calon pemimpin siap pakai. Intinya mahasiswa itu merupakan
asset,cadangan, dan harapan bangsa ini untuk masa depan. sejarah telah
banyak membktikan bahwa ditangan generasi mudalah perubahanperubahan besar terjadi, mahasiswa telah berhasil melumpuhkan resim
orde baru dan membawa Indonesia ke dalam suatu era yang saat ini
sedang bergulir, yakni era reformasi.bukan tidak mungkin sosok
pemimpin dan negarawan yang selama ini didambakan,akan lahir dari
kampus. Cuma sitem demokrasi Indonesia saat ini lebih banyak
menciptakan elit yang ingin tampil dan membanggakan diri. Merka
mendapatkan tempat karena politik uang, sehingga memunculkan para
politisi instan.