Anda di halaman 1dari 31

Badan Pemeriksa Keuangan

Local Government
Auditing Course
Berbasis IPSAS

PPA FE UGM

BPK Audit Modernization


Kerjasama antara PPA FE UGM
Badan Pemeriksa Keuangan

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Workshop
Audit Keuangan
Sektor Publik

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

TIM INSTRUKTUR

PPA FE UGM

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

SIKLUS JASA
PERSONALIA

Audit Siklus Jasa Personalia


Siklus jasa personalia meliputi
semua kejadian dan kegiatan yang
berkaitan dengan kompensasi pimpinan
dan tenaga kerja. Kompensasi
tersebut meliputi gaji, insentif lembur,
komisi, dan berbagai bentuk
tunjangan lainnya.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Transaksi mempengaruhi berbagai rekening


berikut:
Biaya gaji
Berbagai bentuk tunjangan,
seperti tunjangan hari raya,
tunjangan kesehatan, tunjangan
hari tua
Utang gaji
Pajak penghasilan pegawai
Rekening kasda

Badan Pemeriksa Keuangan

Tujuan audit siklus jasa personalia,


yaitu untuk mendapatkan keyakinan
atas :
1. Asersi keberadaan dan keterjadian
2. Asersi kelengkapan
3. Asersi hak dan kewajiban
4. Asersi penilaian dan pengalokasian
5. Asersi pelaporan dan pengungkapan

PPA FE UGM

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Asersi keberadaan dan


keterjadian
1
apakah seluruh saldo biaya gaji, utang gaji,

tunjangan, dan saldo rekening lain yang


terkait benar-benar ada pada tanggal neraca
dan tidak ada transaksi pembayaran gaji fiktif.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Transaksi biaya gaji tercatat


menggambarkan kompensasi atas
jasa yang dihasilkan pegawai dalam
suatu periode, dan seperti yang
tercantum dalam laporan rugi laba.
Asersi keberadaan dan keterjadian

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Asersi keberadaan dan keterjadian

Pajak penghasilan gaji tercatat

menggambarkan pajak penghasilan yang


harus dipotong dan dibayarkan sesuai jumlah
kompensasi yang diterima pegawai dalam
suatu periode.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Saldo utang gaji dan utang pajak

menggambarkan jumlah yang


harus dibayar entitas pada
tanggal neraca.

Asersi keberadaan dan keterjadian

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Asersi kelengkapan
apakah seluruh transaksi dan saldo yang
semestinya tercantum dalam laporan
keuangan, sudah benar-benar dicatat dan
disajikan.
Auditor akan mencoba mendeteksi apakah
ada transaksi pembayaran gaji yang belum
tercatat.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Asersi
kelengkapan

Biaya gaji, dan pajak penghasilan


pegawai, yang tercatat, meliputi
seluruh biaya yang dikeluarkan
sebagai imbalan atas jasa pegawai
selama satu periode

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Pajak penghasilan gaji tercatat


meliputi seluruh pajak penghasilan
pegawai yang harus dipotong dan
dibayarkan atas seluruh kompensasi
yang diterima pegawai dalam suatu
periode.
Asersi
kelengkapan

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Asersi
kelengkapan

Saldo utang gaji, dan pajak


penghasilan, yang tercatat, meliputi
semua jumlah yang menjadi kewajiban
entitas pada tanggal neraca.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Asersi hak dan kewajiban


o Memastikan apakah entitas mempunyai kewajiban

legal atas biaya gaji, utang gaji, dan pajak


penghasilan pegawai.

o Tujuan asersi hak dan kewajiban adalah bahwa

utang gaji, serta pajak penghasilan yang dibebankan


merupakan kewajiban legal entitas pada tanggal
neraca.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Asersi penilaian dan pengalokasian


Berkaitan dengan asersi penilaian, auditor akan

berusaha memperolen bukti mengenai apakah saldo


biaya gaji, tunjangan, utang gaji, dan pajak
penghasilan pegawai telah disajikan dalam laporan
keuangan pada jumlah yang tepat. Auditor akan
memastikan apakah saldo tersebut diperoleh melalui
penilaian sesuai dengan prinsip akuntansi yang
berlaku umum.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Berikut rincian tujuan audit asersi penilaian atau


pengalokasian:
Biaya gaji merupakan ringkasan jumlah akurat
dari penerimaan bruto pegawai yang dihitung
secara tepat untuk setiap periode pembayaran.
Biaya pajak penghasilan pegawai telah dihitung
secara tepat dengan menggunakan tarif pajak
penghasilan yang tepat.
Utang biaya gaji, dan biaya pajak penghasilan
pada tanggal neraca telah ditentukan secara
tepat

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Asersi pelaporan dan pengungkapan


Selain memperoleh bukti mengenai keempat
asersi tersebut di atas, auditor periu
menghimpun bukti mengenai apakah
transaksi dan saldo yang tercatat telah tepat
diklasifikasikan, dijelaskan, dan diungkapkan
dalam neraca.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Berikut rincian tujuan audit asersi pelaporan dan


pengungkapan:
Biaya gaji, pajak penghasilan pegawai, telah
diidentifikasikan dan dikelompokkan secara tepat
dalam laporan rugi laba
Rekening utang biaya gaji, dan utang pajak
penghasilan pegawai telah diidentifikasikan dan
dikelompokkan secara tepat dalam neraca
sebagai utang lancar.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Pengujian Subtantif Saldo Jasa Personalia


Tentukan tingkat resiko deteksi yang diterima

untuk masing-masing asersi terkait


signifikan. Tinggi rendahnya resiko deteksi
tergantung pada besarnya resiko audit yang
ditetapkan, resiko bawaan, dan resiko
pengendalian.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

MATERIALITAS, RESIKO DAN STRATEGI AUDIT

Komponen biaya operasi terbesar.

Resiko bawaan asersi penilaian mungkin saja tinggi


karena kompleksitas perhitungan biaya gaji.

Kebanyakan organisasi memperluas struktur


pengendalian intern atas transaksi gaji. Saldo utang
gaji akhir tahun sering tidak material. Oleh karena itu,
auditor menerapkan pendekatan tingkat resiko kontrol
yang ditetapkan lebih rendah untuk beberapa asersi.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Review pendahuluan

Pemahaman SPI
Siklus
Jasa Personalia

Dokumentasi sistem
Menganalisa alur

transaksi

Identifikasi

pengendalian
untuk memperoleh
keyakinan

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

PERTIMBANGAN STRUKTUR
PENGENDALIAN INTERN
Pemahaman struktur pengendalian siklus

jasa personalia meliputi pertimbangan


lingkungan pengendalian, sistem akuntansi,
dan prosedur pengendalian.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Lingkungan pengendalian meliputi beberapa


faktor lingkungan pengendalian yaitu:
Pertanggungjawaban urusan pegawai ada pada
kepala bagian personalia
Metode pengendalian manajemen termasuk
penggunaan biaya standard dan anggaran serta
perhitungan varians
Adanya internal auditor
Praktik dan kebijakan ketenagakerjaan

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Otorisasi yang sehat


Pemisahan tugas yang

memadai
Penggunaan dokumen
dan catatan yang
memadai
Pengendalian atas
akses
Pelaksanaan
pemeriksaan
independent

Prosedur
pengendalian

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

PENETAPAN RESIKO PENGENDALIAN


proses pengevaluasian efektivitas kebijakan

dan prosedur struktur pengendalian intern


mencegah dan mendeteksi salah saji material

dalam laporan keuangan.

Badan Pemeriksa Keuangan

Identifikasi salah saji potensial,

pengendalian yang perlu, dan


pengujian pengendalian yang
mungkin dilakukan.

PPA FE UGM

Badan Pemeriksa Keuangan

Salah saji dan pengendalian yang perlu

PPA FE UGM

dikembangkan auditor berdasar


pengetahuannya atas pengolahan transaksi
pembelian atau checklist standar milik kantor
akuntan publiknya. Melalui pemahaman
struktur pengendalian intern klien, auditor
dapat mengetahui apakah pengendalian yang
diperlukan, telah dirancang dan dijalankan
oleh klien.

Badan Pemeriksa Keuangan

Pengujian pengendalian yang dilakukan

PPA FE UGM

dapat menghasilkan bukti mengenai


efektivitas rancangan dan operasi
pengendalian dalam transaksi pembelian.
Bukti tersebut kemudian digunakan untuk
menetapkan risiko pengendalian untuk setiap
asersi yang signifikan yang terkait dengan
transaksi investasi.

Badan Pemeriksa Keuangan

PPA FE UGM

Dalam primarily substantive approach,


pemahaman struktur pengendalian intern
dipakai untuk perencanaan audit dan
perancangan pengujian subtantif. Auditor
menggunakan pemahaman yang diperoleh
untuk mengidentifikasi salah saji yang
potensial. Pengidentifikasian salah saji
tersebut digunakan untuk merancang
pengujian subtantif.