Anda di halaman 1dari 104

Laporan Akhir

Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis


Di Provinsi Bengkulu

BAB 3 KARAKTERISTIK HIDROLOGI DAS NASAL PADANG


- GUCI WS PROPINSI BENGKULU
3.1

Umum
Pembahasan Karakteristik Hidrologi DAS/WS Propinsi Bengkulu adalah
pembahasan tentang analisa pola hidrologi pada DAS-DAS di WS Propinsi
Bengkulu : 4 WS yaitu : WS Nasal - Padang - Guci, WS Bengkulu Alas - Talo,
WS Sebelat - Ketahun - Lais, dan WS Teramang - Ipuh.
Analisa yag dilakukan adalah berdasarkan data-data primer yang didapat
dari hasil inventori pekerjaan pendahuluan dan survey data dan analisa pola
hidrologi Besaran Debit Banjir Fase hidrologi di lahan dan di Sungai
menggunakan paket pemrograman hidrologi HEC HMS 3.2, dengan cakupan
pembahasan adalah satu kesatuan per wilayah WS Propinsi Bengkulu.

3.2

Sekilas Tentang HEC HMS 3.2


HEC-HMS adalah salah satu paket program yang dapat dijalankan secara

bersamaan dengan program Arc View Geographic Information System (Arc View
GIS). HEC-HMS menggunakan Arc View GIS Spatial Analyst untuk mengembangkan
input data hidrologi, yaitu arah aliran dan batas Sub DPS sebagai Hidrologi
Response Unit (HRU). Berikut adalah skematik kinerja HEC-HMS :

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Analisa ini adalah bertujuan untuk mengetahui dampak hujan yang terjadi
terhadap perkiraan banjir kejadian real pada suatu daerah analisa.

3.3

Karakteristik Hidrologi WS Nasal Padang - Guci


Diketahui cakupan DAS WS Nasal-Padang-Guci adalah seperti tersaji pada
BAB III :

Tabel 3.1.

Das

Luas das (ha)

BENGKENANG

45647.747

DAS GEGASAN

661.891

DAS KELAM

3669.759

KEDURANG

11205.609

KINAL

33994.168

LUAS

80775.336

MANNA

69526.412

MERTAM

6172.185

NASAL

40690.599

PADANG GUCI

50961.401

PINO

24957.214

SAMBAT

23847.038

13

SERANJANGAN

6202.288

14

SULAU

4932.558

15

TETAP

10649.680

16

Areal Pantai

18914.019

5
6
7
8
9
10
11
12

WS

WS NASAL - PADANG - GUCI

No

Karakteristik Cakupan DAS-DAS WS Nasal Padang - Guci

Sumber : Pengolahan Data dan GIS

3.3.1

Karakteristik Hujan WS Nasal Padang - Guci


Berdasarkan data-data yang didapat dalam kegiatan inventori dan survey
data disimpulkan bahwa WS Nasal-Padang-Guci pola hujan daerah
dipengaruhi oleh beberapa stasiun hujan yaitu :
1. Stasiun Batu Ampar

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2. Stasiun Lubuk Tapi


3. Stasiun Muara Nasal
Berdasarkan data data yang diperoleh diatas maka dapat ditentukan
masing-masing faktor luasan yang dipengarui oleh tiap-tiap stasiun hujan
tersbut untuk wilayah WS Nasal-Padang-Guci yaitu sebagai berikut :
Tabel 3.2.

Faktor Luasan Pengaruh Masing-masing Stasiun Hujan


WS Nasal-Padang-Guci
FAKTOR

No

Stasiun

HECTARES

Tiesson

SUB_DAS

1158.754

0.00268

Bengkenag 1

19486.537

0.04502

Bengkenag 1

1497.710

0.00346

Bengkenang 2

4944.123

0.01142

Bengkenang 3

8323.355

0.01923

Bengkenang 4

661.891

0.00153

gegsan 1

270.750

0.00063

gegsan 1

6248.055

0.01444

Kedurang 1

4957.554

0.01145

Kedurang 2

10

3669.759

0.00848

kelam 1

21056.805

0.04865

Kinal 1

12

7729.151

0.01786

Kinal 2

13

2179.687

0.00504

Kinal 3

14

8445.954

0.01951

Luas 1

15

3.864

0.00001

Luas 5

16

8571.849

0.01981

Luas 7

17

635.218

0.00147

Luas 9

18

3.106

0.00001

Mana 1

19

2477.232

0.00572

Mana 1

20

4749.391

0.01097

Mertam 1

21

1422.794

0.00329

Mertam 2

22

23999.170

0.05545

Nasal 1

11

Sta. Batu Ampar

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
FAKTOR
No

Stasiun

HECTARES

Tiesson

SUB_DAS

23

282.385

0.00065

Nasal 1

24

1435.376

0.00332

Nasal 2

25

12942.183

0.02990

Nasal 3

26

9439.874

0.02181

Nasal 4

27

3144.799

0.00727

Nasal 5

28

599.124

0.00138

Seranjang

29

6202.288

0.01433

Seranjang

30

115.619

0.00027

Seranjang

31

87.502

0.00020

Seranjang

32

331.506

0.00077

Seranjang

33

3160.212

0.00730

Sulau 1

34

869.020

0.00201

Sulau 1

35

1772.346

0.00410

Sulau 2

36

10367.378

0.02395

Bengkenang 3

37

1028.644

0.00238

Mana 1

38

269.657

0.00062

Mana 1

39

35974.376

0.08312

Mana 1

40

2819.282

0.00651

Mana 3

41

19635.277

0.04537

Mana 4

2388.364

0.00552

Manna 2

3274.198

0.00757

Manna 5

44

2957.682

0.00683

Manna 6

45

2370.576

0.00548

Pino 1

46

15075.627

0.03483

Pino 1

47

3287.599

0.00760

Pino 2

48

4767.930

0.01102

Pino 3

49

1826.058

0.00422

Pino 4

50

1530.081

0.00354

Kinal 1

2957.942

0.00683

Kinal 1

70.583

0.00016

Kinal 1

1919.759

0.00444

Luas 1

42
43

51
52

Sta. Lubuk Tapi

Sta. Muara Nasal

53

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
FAKTOR
No

Stasiun

HECTARES

Tiesson

SUB_DAS

54

19105.770

0.04414

Luas 1

55

1313.194

0.00303

Luas 2

56

7324.025

0.01692

Luas 3

57

2829.750

0.00654

Luas 4

58

3299.938

0.00762

Luas 5

59

4228.863

0.00977

Luas 6

60

14632.139

0.03381

Luas 8

61

10384.771

0.02399

Luas 9

62

7101.205

0.01641

Nasal 1

63

6244.846

0.01443

Nasal 2

64

5368.529

0.01240

Nasal 3

65

21976.018

0.05078

Nasal 4

66

4368.444

0.01009

sambat 1

67

4898.434

0.01132

sambat 1

68

17399.870

0.04020

sambat 2

69

2078.723

0.00480

sambat 3

70

7.696

0.00002

Seranjang

71

6133.297

0.01417

Tetap 1

72

4197.124

0.00970

Tetap 1

73

3296.118

0.00762

Tetap 2

74

1220.265

0.00282

Tetap 3

Pada WS Nasal-Padang-Guci memiliki curah hujan rerata daerah


bulanan sebagai berikut :

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Hujan Rerata Bulanan Sta. Batu Ampar ( th 1998-2007 )

Hujan (mm/hari)

14.00
12.00
10.00
8.00
6.00
4.00
2.00
0.00
Jan

Feb

Mar

Apr

May

Jun

Jul

Aug

Sep

Oct

Nov

Dec

Bulan

Pola Hujan Rerata Tahunan Sta. Batu Ampar (th 1998-2007)

Gambar 3.1.

Atau pola hujan maksimum daerah tahunan sebagai berikut :

Hujan (mm/hari)

Hujan Maksimum Tahunan Sta. Batu Ampar


180
160
140
120
100
80
60
40
20
0
1998

1999

2000

2001

2002

2003

2004

2005

2006

2007

Tahun

Gambar 3.2.

Pola Hujan Maksimum Tahunan Sta. Batu Ampar (th 1998-2007)

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Hujan Rerata Bulanan Sta. Lubuk Tapi ( th 1999-2008 )

Hujan (mm/hari)

25.00
20.00
15.00
10.00
5.00
0.00
Jan

Feb

Mar

Apr

May

Jun

Jul

Aug

Sep

Oct

Nov

Dec

Bulan

Gambar 3.3.

Pola Hujan Rerata Tahunan Sta. Lubuk Tapi (th 1998-2007)

Hujan Maksimum Tahunan Sta. Lubuk Tapi

Hujan (mm/hari)

300
250
200
150
100
50
0
1999

2000

2001

2002

2003

2004

2005

2006

2007

2008

Tahun

Gambar 3.4.

Pola Hujan Maksimum Tahunan Sta. Lubuk Tapi (th 1998-2007)

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Hujan (mm/hari)

Hujan Rerata Bulanan Sta. Muara Nasal ( th 2000-2007 )


18.00
16.00
14.00
12.00
10.00
8.00
6.00
4.00
2.00
0.00
Jan

Feb

Mar

Apr

May

Jun

Jul

Aug

Sep

Oct

Nov

Dec

Bulan

Gambar 3.5.

Pola Hujan Rerata Tahunan Sta. Muara Nasal (th 1998-2007)

Hujan (mm/hari)

Hujan Maksimum Tahunan Sta. Muara Nasal


180
160
140
120
100
80
60
40
20
0
2000

2001

2003

2004

2005

2006

2007

Tahun

Gambar 3.6.

Pola Hujan Maksimum Tahunan Sta. Muara Nasal (th 1998-2007)

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Gambar 3.7.

Poligon Tiessen WS Nasal-Padang-Guci

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.2

Pola Debit Sungai WS Nasal-Padang-Guci


Hasil survey didapatkan data-data pengukuran AWLR dan Debit WS
Nasal-Padang-Guci, dimana cakupan sungai pada WS ini adalah
sebagai berikut :
Tabel 3.3.

Karakteristik Aliran Sungai-Sungai di WS Nasal Padang - Guci


Panjang

Panjang

No

DAS

Nama Sungai

Sungai (m)

NO

DAS

Nama Sungai

Sungai (m)

DAS NASAL

S. NASAL

56698.77

DAS KELAM

S. KELAM

22361.367

Luas DAS :

S. ULU KAPAL

8954.576

Luas DAS :

40690.599 Ha

S. HAM

11904.607

3669.759 Ha

S. PONDOK BAMA II

7701.409

S. GEGASAN

5493.456

S. PONDOK BAMA I

5149.789

Luas DAS :

S. NASAL KIRI

65172.182

661.891 Ha

DAS GEGASAN

DAS

PADANG

S.

PANDANG

DAS LUAS

S. NASAL KANAN

24048.175

GUCI

GUCI

127064.656

S. LUAS

74766.346

Luas DAS :

S. JELATANGAN

5087.277

50961.401 Ha

S. BELIMBING

6906.501

S.

KENDAWAYAN

Luas DAS :

KANAN

11991.785

80775.336 Ha

S. TAMBAH KANAN

6933.979

S. CANCAP

74044.271

S. PENGAWI

4526.993

S. CAWANG KIRI

55380.675

S.

ARAHA

S. MANTAI

67947.59

PANJANG

4991.005

S. MUMPUN

8039.267

S. PENGARKIRAN

5344.837

S.

NUNUNG

S.

SEKAYANG

MELINTANG

12055.584

PANDANG

9983.492

S. SINDAWAWAN

40790.58

S. SIMBAR BADAK

12686.542

S. KENDAWAYAN

9914.12

S. BEMBAN

8464.911

S. KENDAWAYAN KIRI

6868.297

S. BULUH

7887.379

S. ARO

39940.7

S. NGINGITAN

16310.513

S. ROKIHAN

23085.426

S. ALAS IJANI

3542.612

S. KEMANG

11562.888

DAS SULAU

S. SULAU

14998.899

S. TEMBOK

21473.965

Luas DAS :

S. SULAU GRENIK

15936.833

S. TIMBUK

8079.892

4932.558 Ha

10

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Panjang
No

DAS

Panjang

Nama Sungai

Sungai (m)

NO

DAS

Nama Sungai

Sungai (m)

S. LULUHAN

10797.879

DAS MERTAM

S. MERTAM

15796.184

S. SAUNG

67203.919

Luas DAS :

S. LARAI

29021.471

S. DADAPAN

4301.478

6172.185

S. ARA KIRI

11856.261

DAS KEDURANG

S. KEDURANG

46243.082

S.
S. LUAS KANAN

6747.764

Luas DAS :

CAWANG

PASANG
S.

S. LUAS KIRI

15369.46

11205.609 Ha

CAWANG

TERAS
S.

S. LUAS TENGAH

6317.521

10169.234
CAWANG

GALUN
S.

S. LEMPAUNG

8712.231

9572.266

4341.016
CAWANG

KANAN
S.

3831.285
CAWANG

3
DAS MANNA

S. MANNA

71368.432

TENGAH
S.

Luas DAS :

S. SIMPUR

9368.975

4898.624

CAWANG

BIRAN BESAR

4329.596

DAS
10
69526.412 Ha

S. SERAI

51119.238

BENGKENANG

S. BENGKENANG

110012.329

S. MEGA KUNING

11112.199

Luas DAS :

S. MATA

15593.029

S.
S. LUBUK PENGGANTI

8207.727

S. SUKA MERINDU

45647.747 Ha

ENDELENGAU

TENGAH

8231.178

25815.413

S. LUWANGAN

8515.549

S. PENANG KULON

11834.431

S. SEKUNYIT

9175.353

S. CAWWANG

61161.643

S. BETUNGAN

4812.357

S. BENGKENANG
S. BUSUK

23514.522

BUNTU

8435.251

S. BATU NGASING

5994.882

S. GATAL

8870.339

S. KERINJING

6711.388

S. ENDELENGAN

88563.04

S. BARU

11065.456

S. NIPIS

37462.005

S. PENTAAN

13031.455

DAS PINO

S. PINO

105062.432

S. MELANCAR

7975.456

Luas DAS :

S. DEMIT

32245.488

S. ANGANGAT

5876.176

24957.214 Ha

S. ENGGARING

3193.193

11

11

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Panjang
No

DAS

Nama Sungai

Sungai (m)

S. PENINDAYAN

Panjang
NO

Nama Sungai

Sungai (m)

10571.968

S. KEMUMUAN

10806.121

S. SIMPUR KIRI

10930.682

S. SUBAN

5110.965

S. SIMPUR KANAN

11832.281

S. KURAWAN

24895.509

S. BULU

15482.554

DAS KINAL

S. KINAL

139730.236

S. MANNA IJAU

13349.852

Luas DAS :

S. ANAK BESAR

8160.198

S. NGANUT

9060.155

33994.168 Ha

S. KINAL KECIL

10709.416

S. SEBILAU

18710.659

S. NUNUNG

25431.624

S. SERDANGAN

4368.902

S. RANTAI JAYA

8199.522

S. MESAMU BESAR

5390.676

S. KOLE

44520.631

S. SIMPAN

816.23

S. BUMAN

7633.649

DAS TETAP

S. TETAP

32410.053

DAS SAMBAT

S. SAMBAT

4167.936

Luas DASv;

S. TETAP KIRI

22298.612

Luas DAS :

S. SAMBAT KIRI

120864.61

12

13

DAS

S.
10649.680 Ha

S. TETAP KANAN

33800.316

23847.038 Ha

SAMBAT

KANAN

Sumber : Pengolahan Data dan GIS

Berikut adalah hasil inventori data Pola debit masing-masing Sungai WS


Nasal-Padang-Guci :

1. Das Luas
Debit Tahunan Das Luas
No

Tahun

Debit Terbesar (m3/dt)

Debit Terkecil (m3/dt)

1999

151.3

0.5

12

27722.725

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Debit Max Tahunan DAS Luas
160

Debit (m3/dt)

140
120
100
80
60
40
20
0
1999
Tahun

Debit Min Tahunan DAS Luas


0.6

Debit (m3/dt)

0.5
0.4
0.3
0.2
0.1
0
1999
Tahun

2. Das Mana
Debit Tahunan Das Mana
No

Tahun

Debit Terbesar (m3/dt)

Debit Terkecil (m3/dt)

2000

90.605

23.714

2001

58.61

6.627

2002

87.905

13.452

2003

90.605

17.321

2004

107.05

10.96

2005

97.85

12.66

2006

102.105

22.068

13

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2007

112.097

8.43

Debit Max Tahunan DAS Manna


120

Debit (m3/dt)

100
80
60
40
20
0
2000

2001

2002

2003
2004
Tahun

2005

2006

2007

2006

2007

Debit Min Tahunan DAS Manna


25

Debit (m3/dt)

20
15
10
5
0
2000

2001

2002

2003
2004
Tahun

2005

3. Das Pino
Debit Tahunan Das Pino
No

Tahun

Debit Terbesar (m3/dt)

Debit Terkecil (m3/dt)

2000

188.730

0.440

2001

98.840

0.870

2002

102.547

1.211

2003

112.765

0.007

2004

108.667

1.131

2005

101.130

0.540

2006

102.105

0.211

14

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2007

107.072

1.254

Debit Max Tahunan DAS Pino

Debit (m3/dt)

200.000
150.000
100.000
50.000
0.000
2000

2001

2002

2003
2004
Tahun

2005

2006

2007

2005

2006

2007

Debit Min Tahunan DAS Pino


1.400

Debit (m3/dt)

1.200
1.000
0.800
0.600
0.400
0.200
0.000
2000

3.3.3

2001

2002

2003
2004
Tahun

Pola Hidrologi HEC HMS 3.2 WS Nasal-Padang-Guci


Pembahasan pola hidrologi dianalisa terhadap dua fase hidrologi yaitu
fase di lahan dan fase di sungai. Fase di lahan adalah analisa besar
potensi jumlah dan debit air yang ada di permukaan lahan yang masuk
menuju sungai, sedangkan fase di sungai adalah hasl analisa besaran
pola debit banjir histories yang pernah terjadi pada sistem jaringan
sungai WS Nasal-Padang-Guci.

15

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.1. Pola Hidrologi Fase Di Lahan WS Nasal-Padang-Guci


3.3.3.1.1 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Pino
1.

Sub DAS Sungai Utama Pino :


Lahan Sub DAS Sungai Utama Pino adalah
menerima beban debit banjir di lahan
seluas 15075.627 ha. Berdasarkan data
histories hujan mulai tahun 2001-2008,
potensi debit banjir maksimum di lahan
yang masuk sungai DAS Sungai Utama Pino
adalah sebesar : 42.7 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola potensi
debit banjir di lahan sebagai inflow debit

di sungai utama Pino :


0
Depth20(MM)
40
60
80
100
120
140
45
40
35
Flow (M3/S)
30
25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:PINO1 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:PINO1 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:PINO1 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:PINO1 Result:Baseflow

Gambar 3.1.
2.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sungai Utama Pino

Sub DAS Pino Bagian Tengah :

16

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Lahan Sub DAS Pino bagian tengah


adalah bertanda kuning pada gambar di
samping.
Lahan Sub DAS Pino bagian tengah ini
memiliki luas lahan sebesar : 3287.599
ha.
Potensi banjir lahan maksimum sebagai
inlow di lahan adalah sebesar : 16.5
m3/det.
Dengan pola debit banjir lahan harian mulai Tahun 2001-2007 adalah sebagai
berikut :
0
Depth (MM)

50
100
150
200
250
300
18
16
14
Flow (M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:PINO2 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:PINO2 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:PINO2 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:PINO2 Result:Baseflow

Gambar 3.2.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Pino Bagian Tengah

17

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.

Sub DAS Pino Bagian Hulu

Terdapat Sungai-sungai bagian Hulu DAS Pino, yaitu Sungai Kurawan dan Sungai
Pino Hulu, maka lahan lahan Sub DAS Pino bagian hulu adalah sebagai berikut
bertanda kuning:

Berikut adalah : Pola potensi banjir lahan maksimum sebagai inflow debit sungai
Pino, dengan debit banjir maksimum lahan Sub DAS Sungai Kurawang : 23.5 m3/det,
dan Sungai Pino Hulu sebesar 9.6 m3/det.

18

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Subbasin "pino3" Results for Run "Run 2"

Di Provinsi Bengkulu

0
Depth (MM)

50
100
150
200
250
300

Flow (M3/S)

20

15

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:PINO3 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:PINO3 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:PINO3 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:PINO3 Result:Baseflow

Gambar 3.3.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Pino Bagian Hulu Sungai
Kurawan
Subbasin "pino4" Results for Run "Run 2"

0
Depth (MM)

50
100
150
200
250
300
10
9
8

Flow (M3/S)

7
6
5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:PINO4 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:PINO4 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:PINO4 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:PINO4 Result:Baseflow

Gambar 3.4.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Pino Bagian Hulu Sungai
Pino

19

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.1.2 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Mana


1.

Lahan DAS Sungai Utama Mana


Data luasan lahan DAS ini adalah seluas : 38452.376 ha, memiliki potensi
besaran banjir lahan maksimum sebagai inflow debit sungai mana adalah
sebesar : 182.6 m3/det.

2.

Lahan Sub DAS Mana Bagian Hilir


Data luasan lahan DAS ini adalah seluas : 2388.364 ha, memiliki potensi
besaran banjir lahan maksimum sebagai inflow debit sungai mana adalah
sebesar : 12.3 m3/det.

20

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Subbasin "manna1" Results for Run "Run 2"


0
Depth (MM)

50
100
150
200
250
300
200
180
160

Flow (M3/S)

140
120
100
80
60
40
20
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:MANNA1 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:MANNA1 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:MANNA1 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:MANNA1 Result:Baseflow

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Utama Mana

Gambar 3.5.
0
Depth (MM)

50
100
150
200
250
300
14
12

Flow (M3/S)

10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:MANNA2 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:MANNA2 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:MANNA2 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:MANNA2 Result:Baseflow

Gambar 3.6.
3.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Mana Bagian Hilir

Lahan Sub DAS Mana Bagian Tengah

21

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

DAS Mana bagian tengah adalah


lahan DAS Sungai Sebilau, dengan
luasan lahan sebesar : 2819.282
ha.
Pola

besaran

banjir

maksimum

lahan sebagai potensi debit inflow


sungai mana sebesar : 14.3 m3/det

Subbasin "manna3" Results for Run "Run 2"


0
Depth (MM)

50
100
150
200
250
300
16
14

Flow (M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:MANNA3 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:MANNA3 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:MANNA3 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:MANNA3 Result:Baseflow

Gambar 3.7.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Mana Bagian Tengah

22

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

4. Lahan DAS Mana Bagian Hulu


Lahan Das Bagian hulu terdiri dari lahan lahan
DAS sungai Serai, Sungai Cawang : 19635.277 ha
dan debit maksimum banjir lahan sebesar : 93.7
m3/det , Lahan DAS Sungai Busuk: 2957.682 ha
dengan debit bajir lahan maksimum masuk sungai :
14.9 m3/det, Sungai Baru 3274.198 ha, dengan
debit banjir lahan maksimum sebagai inflo sungai
sebesar : 16.4 m3/det.

0
Depth (MM)

50
100
150
200
250
300
18
16
14
Flow(M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:MANNA5 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:MANNA5 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:MANNA5 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:MANNA5 Result:Baseflow

Gambar 3.8.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sungai Serai dan
Cawang

23

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
0
Depth (MM)

50
100
150
200
250
300
100
90
80

Flow (M3/S)

70
60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:MANNA4 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:MANNA4 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:MANNA4 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:MANNA4 Result:Baseflow

Gambar 3.9.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sungai Baru

Depth (MM)

0
50
100
150
200
250
300
16
14

Flow (M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

Run:Run 2 Elem ent:MANNA6 Result:Precipitation

2005
2004

2006
2005

R un:Run 2 Element:MANNA6 Result:Precipitation Loss

2007
2006

2007

R un:Run 2 Element:MANNA6 Result:Outf low

Run:Run 2 Elem ent:MANNA6 Result:Basef low

Gambar 3.10.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sungai Busuk

24

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.1.3 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Bengkenang

1. Lahan DAS Sungai Utama Bengkenang


Lahan Das Sungai Utama Bengkenang memiliki luas Lahan sebesar : 20515.182
ha. Dengan pola maksimum debit banjir di lahan adalah sebesar : 57.8 m3/det.
Subbasin "bengkenan1" Results for Run "Run 2"
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
60
50

Flow (M3/S)

40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:BENGKENAN1 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:BENGKENAN1 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:BENGKENAN1 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:BENGKENAN1 Result:Baseflow

Gambar 3.11.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sungai Utama


Bengkenang

25

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2. Lahan DAS Sungai Mata


Luas : 1497.710 ha
Debit Banjir Lahan Inflow Sungai : 5.1 m3/det
3. Lahan DAS Sungai Endelengan
Luas : 15311.501 ha
Debit Banjir Lahan Inflow Sungai : 43.4 ha.
Subbasin "bengkenan2" Results for Run "Run 2"
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
5.5
5.0
4.5

Flow (M3/S)

4.0
3.5
3.0
2.5
2.0
1.5
1.0
0.5
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:BENGKENAN2 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:BENGKENAN2 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:BENGKENAN2 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:BENGKENAN2 Result:Baseflow

26

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Gambar 3.12.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sungai Mata

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
45
40
35
Flow (M3/S)

30
25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:BENGKENAN3 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:BENGKENAN3 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:BENGKENAN3 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:BENGKENAN3 Result:Baseflow

Gambar 3.13.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sungai Endelengan

4. Lahan DAS Sungai Sekunyit


Luas : 8323.355 ha
Debit Banjir Lahan Inflow Sungai : 24 m3/det.
0
Depth(MM)

20
40
60
80
100
120
140
25

Flow(M3/S)

20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:BENGKENAN4 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:BENGKENAN4 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:BENGKENAN4 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:BENGKENAN4 Result:Baseflow

27

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Gambar 3.14.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sungai Sekunyit

3.3.3.1.4 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Kedurang


1. Das Kedurang Bagian Hilir
Luas DAS : 6248.055 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 18.3
m3/det
2. DAS Kedurang Bagian Hulu
Luas DAS : 4957.554 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 14.7
m3/det
Subbasin "kedurang1" Results for Run "Run 2"
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
20
18
16

Flow(M3/S)

14
12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:KEDURANG1 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:KEDURANG1 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:KEDURANG1 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:KEDURANG1 Result:Baseflow

Gambar 3.15.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Kedurang Bagian Hilir

28

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Subbasin "kedurang2" Results for Run "Run 2"


0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
16
14

Flow (M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:KEDURANG2 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:KEDURANG2 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:KEDURANG2 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:KEDURANG2 Result:Baseflow

Gambar 3.16.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Kedurang Bagian Hulu

3.3.3.1.5 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Mertam


1. DAS Mertam Bagian Hilir
Luas DAS : 4749.391 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 14.1
m3/det
2. DAS Mertam Bagian Hulu
Luas DAS : 1422.794 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 4.9 m3/det

29

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
16
14

Flow (M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:MERTAM1 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:MERTAM1 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:MERTAM1 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:MERTAM1 Result:Baseflow

Gambar 3.17.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Mertam Bagian Hilir
Subbasin "mertam2" Results for Run "Run 2"

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
5.0
4.5
4.0
Flow(M3/S)

3.5
3.0
2.5
2.0
1.5
1.0
0.5
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:MERTAM2 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:MERTAM2 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:MERTAM2 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:MERTAM2 Result:Baseflow

Gambar 3.18.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Mertam Bagian Hulu

30

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.1.6 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Sulau


1. DAS Sulau Utama Kiri
Luas DAS : 3160.212 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 9.7 m3/det
2. DAS Sulau Kanan ( Sulau Grenik )
Luas DAS : 1772.346 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 5.9 m3/det

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
10
9
8

Flow (M3/S)

7
6
5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:SULAU1 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:SULAU1 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:SULAU1 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:SULAU1 Result:Baseflow

Gambar 3.19.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sulau Utama Kiri

31

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
6
5

Flow (M3/S)

4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:SULAU2 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:SULAU2 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:SULAU2 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:SULAU2 Result:Baseflow

Gambar 3.20.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan Sub DAS Sulau Kanan ( Sulau
Grenik )

3.3.3.1.7 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Padang Guci

32

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

1. Lahan DAS Sungai Utama Padang Guci


Luas Lahan : 23999.170 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 103.5
m3/det
2. Lahan DAS Sungai Cancap Outlet Muara
Luas Lahan : 1435.376 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 7.1 m3/det
3. Lahan DAS Sungai Bemban
Luas Lahan : 12942.183 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 56.3
m3/det

4. Lahan DAS Sungai Cawang Kiri


Luas Lahan : 9439.874 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 41.3
m3/det
5. Lahan DAS Sungai Padang Guci Bagian Hulu
Luas Lahan : 3144.799 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 14.4 m3/det

33

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
120
100

Flow (M3/S)

80
60
40
20
0
2001

2002

2003

2001

2004

2002

2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI1 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI1 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI1 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI1 Result:Baseflow

Gambar 3.21. Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Utama Padang Guci
Subbasin "padangguci2" Results for Run "Run 2"

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
8
7

Flow (M3/S)

6
5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI2 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI2 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI2 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI2 Result:Baseflow

Gambar 3.22.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Cancap

34

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Subbasin "padangguci3" Results for Run "Run 2"

Di Provinsi Bengkulu

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
60
50

Flow (M3/S)

40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI3 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI3 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI3 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI3 Result:Baseflow

Gambar 3.23.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Bemban

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
45
40
35
Flow (M3/S)

30
25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI4 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI4 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI4 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:PADANGGUCI4 Result:Baseflow

Gambar 3.24.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Cawan Kiri

35

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis

Depth (MM)

Di Provinsi Bengkulu
0
20
40
60
80
100
120
140
16
14

Flow (M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:R un 2 Element:PADAN GGU CI5 Result:Precipitation

R un:Run 2 Element:PAD ANGGU C I5 R esult:Precipitation Loss

Run:R un 2 Element:PADAN GGU CI5 Result:Outf low

R un:Run 2 Element:PAD ANGGU C I5 R esult:Basef low

Gambar 3.25.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Padang Guci Bagian
Hulu

3.3.3.1.8 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Kelam


1. Lahan DAS Sungai Kelam
Luas Lahan : 3670.035 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 11.1m3/det

36

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis

Depth (MM)

Di Provinsi Bengkulu
0
20
40
60
80
100
120
140
12

Flow (M3/S)

10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

Run:Run 2 Element:KELAM1 Result:Precipitation

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:KELAM1 Result:Precipitation Loss

2007

Run:Run 2 Elem ent:KELAM1 R esult:Outf low

Run:Run 2 Element:KELAM1 Result:Basef low

Gambar 3.26.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Kelam

3.3.3.1.9 Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Seranjang


1. Lahan DAS Sungai Seranjang
Luas Lahan : 3350.353 ha

Depth (MM)

Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 18.1m3/det
0
20
40
60
80
100

Flow (M3/S)

120
140
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

R un:R un 2 Elem ent:SER AN J AN G1 R esult :Prec ipitation

R un:R un 2 Elem ent:SER AN J AN G1 R es ult :Prec ipitation Loss

R un:R un 2 Elem ent:SER AN J AN G1 R esult :Out f low

R un:R un 2 Elem ent:SER AN J AN G1 R es ult :Basef low

Gambar 3.27.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Seranjang

37

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.1.10

Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Gegasan

1. Lahan DAS Sungai Gegasan


Luas Lahan : 661.891 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 2.8 m3/det
Depth (MM)

Subbasin "gegasan1" Results for Run "Run 2"


0
20
40
60
80
100
120
140
3.0

Flow (M3/S)

2.5
2.0
1.5
1.0
2001

2002
2001

2003
2002

R un:R un 2 Element:GEGASAN 1 R esult:Precipitation

2004
2003

2005
2004

2006
2005

R un:R un 2 Elem ent:GEGASAN 1 R esult:Precipitation Los s

2007
2006

2007

R un:R un 2 Element:GEGASAN 1 Result:Outf low

R un:R un 2 Element:GEGASAN 1 R esult:Basef low

Gambar 3.28.

3.3.3.1.11

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Gegasan

Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Kinal

1. Lahan DAS Sungai Buman


Luas Lahan : 7799.911 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 22.6
m3/det
2. Lahan DAS Sungai Nunung
Luas Lahan : 2179.687 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 7.0 m3/det
3. Lahan DAS Sungai Utama Kinal
Luas Lahan : 24014.748 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 67.5m3/det

38

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Depth (MM)

0
20
40
60
80
100
120
140

Flow (M3/S)

20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

R un:R un 3 Elem ent:KIN AL2 R esult:Precipitation

2005
2004

2006
2005

R un:R un 3 Element:KIN AL2 R esult:Precipitation Los s

2007
2006

2007

R un:R un 3 Elem ent:KIN AL2 R esult:Outf low

R un:R un 3 Elem ent:KIN AL2 R esult:Bas ef low

Gambar 3.29.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Buman

Depth (MM)

0
20
40
60
80
100
120
140
8
7

Flow (M3/S)

6
5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:KINAL3 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:KINAL3 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

Run:Run 3 Element:KINAL3 Result:Baseflow

Gambar 3.30.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Nunung

39

2007

Run:Run 3 Element:KINAL3 Result:Outflow

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Subbasin "kinal1" Results for Run "Run 3"


0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
70
60

Flow (M3/S)

50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:KINAL1 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:KINAL1 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:KINAL1 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:KINAL1 Result:Baseflow

Gambar 3.31.

3.3.3.1.12

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Utama Kinal

Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Luas

Berikut diatas adalah lokasi DAS Luas dengan pembagian lahan-lahan DAS sebagai
berikut :
1. Lahan DAS Sungai Utama Luas
Luas Lahan : 27551.724 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 118.7
m3/det
2. Lahan DAS Sungai Tambah Kanan

40

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Luas Lahan : 1313.194 ha


Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 6.6 m3/det
3. Lahan DAS Sungai Saung
Luas Lahan : 8571.849 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 37.6
m3/det
4. Lahan DAS Sungai Luas Kiri
Luas Lahan : 11019.989 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 48 m3/det
5. Lahan DAS Sungai Lempaung
Luas Lahan : 14632.139 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 63.5
m3/det
6. Lahan DAS Sungai Tembok
Luas Lahan : 4228.863 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 19 m3/det
7. Lahan DAS Sungai Mantai
Luas Lahan : 7324.025 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 32.3
m3/det
8. Lahan DAS Sungai Sindawawan
Luas Lahan : 2829.750 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 13.1
m3/det
9. Lahan DAS Sungai Kendawayan
Luas Lahan : 3303.802 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 16.6
m3/det
Berikut ini adalah Gambar Grafik Pola Potensi banjir lahan Di DAS/SUB DAS Luas :

41

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
0
Depth (M M)

20
40
60
80
100
120
140
120

Flow (M3/S)

100
80
60
40
20
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

Run:Run 3 Element:LUAS1 Result:Precipitation

2005
2004

2006
2005

Run:Run 3 Element:LUAS1 Result:Precipitation Loss

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:LUAS1 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:LUAS1 Result:Baseflow

Gambar 3.32.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Utama Luas

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
7
6

Flow (M3/S)

5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:LUAS2 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:LUAS2 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:LUAS2 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:LUAS2 Result:Baseflow

Gambar 3.33.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Tambah Kanan

42

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
0
Depth (M M)

20
40
60
80
100
120
140
40
35

Flow (M3/S)

30
25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

Run:Run 3 Element:LUAS7 Result:Precipitation

2005
2004

2006
2005

Run:Run 3 Element:LUAS7 Result:Precipitation Loss

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:LUAS7 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:LUAS7 Result:Baseflow

Gambar 3.34.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Saung

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120

Flow (M3/S)

140
50
45
40
35
30
25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:LUAS9 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:LUAS9 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:LUAS9 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:LUAS9 Result:Baseflow

Gambar 3.35.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Luas Kiri

43

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Depth (MM)

0
20
40
60
80
100
120
140
70
60

Flow (M3/S)

50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003

2004

2002

2003

Run:Run 3 Element:LUAS8 Result:Precipitation

2005
2004

2006

2007

2005

Run:Run 3 Element:LUAS8 Result:Precipitation Loss

2006

2007

Run:Run 3 Element:LUAS8 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:LUAS8 Result:Baseflow

Gambar 3.36.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Lempaung


Subbasin "luas6" Results for Run "Run 3"

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120

Flow (M3/S)

140
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:LUAS6 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:LUAS6 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

Run:Run 3 Element:LUAS6 Result:Baseflow

Gambar 3.37.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Tembok

44

2007

Run:Run 3 Element:LUAS6 Result:Outflow

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Depth (MM)

0
20
40
60
80
100
120
140
35
30

Flow (M3/S)

25
20
15
10
5
0
2001

2002

2003

2001

2002

2004
2003

Run:Run 3 Element:LUAS3 Result:Precipitation

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 3 Element:LUAS3 Result:Precipitation Loss

2007

Run:Run 3 Element:LUAS3 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:LUAS3 Result:Baseflow

Gambar 3.38.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Mantai

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
14
12

Flow (M3/S)

10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:LUAS4 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:LUAS4 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:LUAS4 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:LUAS4 Result:Baseflow

Gambar 3.39.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Sindawawan

45

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Depth (MM)

0
50
100
150
200
250
300
18
16

Flow (M3/S)

14
12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:LUAS5 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:LUAS5 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:LUAS5 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:LUAS5 Result:Baseflow

Gambar 3.40.

3.3.3.1.13

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Kendawayan

Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Tetap

46

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Berikut diatas adalah lokasi DAS Tetap dengan pembagian lahan-lahan DAS
sebagai berikut :
1. Lahan DAS Sungai Utama Tetap
Luas Lahan : 6133.297 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 27.2
m3/det
2. Lahan DAS Sungai Tetap Kanan
Luas Lahan : 3296.118 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 15.0m3/det
3. Lahan DAS Sungai Tetap Kiri
Luas Lahan : 1220.265 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 6.20
m3/det
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
30

Flow (M3/S)

25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:TETAP1 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:TETAP1 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:TETAP1 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:TETAP1 Result:Baseflow

Gambar 3.41.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Utama Tetap

47

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Depth (MM)

0
20
40
60
80
100
120
140
16
14

Flow (M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

Run:Run 3 Element:TETAP2 Result:Precipitation

2005
2004

2006

2007

2005

Run:Run 3 Element:TETAP2 Result:Precipitation Loss

2006

2007

Run:Run 3 Element:TETAP2 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:TETAP2 Result:Baseflow

Gambar 3.42.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Tetap Kanan

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
7
6

Flow (M3/S)

5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:TETAP3 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:TETAP3 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:TETAP3 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:TETAP3 Result:Baseflow

Gambar 3.43.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Tetap Kiri

48

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.1.14

Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Sambat

Berikut diatas adalah lokasi DAS Sambat dengan pembagian lahan-lahan DAS
sebagai berikut :

1.Lahan DAS Sungai Sambat Kiri


Luas Lahan : 17399.870 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 75.3 m3/det
2. Lahan DAS Sungai Utama Sambat bagian Hilir
Luas Lahan : 4368.444 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 19.60 m3/det
3. Lahan DAS Sungai Sambat Kanan
Luas Lahan : 2078.723 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 9.80 m3/det

49

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Depth (MM)

0
20
40
60
80
100
120
140
80
70

Flow (M3/S)

60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004

2005

2003

Run:Run 3 Element:SAMBAT2 Result:Precipitation

2004

2006

2007

2005

Run:Run 3 Element:SAMBAT2 Result:Precipitation Loss

2006

2007

Run:Run 3 Element:SAMBAT2 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:SAMBAT2 Result:Baseflow

Gambar 3.44.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Tetap Kiri

Depth (MM)

0
20
40
60
80
100

Flow (M3/S)

120
140
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:SAMBAT1 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:SAMBAT1 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:SAMBAT1 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:SAMBAT1 Result:Baseflow

Gambar 3.45.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Utama Sambat


bagian Hilir

50

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120

Flow (M3/S)

140
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 3 Element:SAMBAT3 Result:Precipitation

2004
2003

2005
2004

Run:Run 3 Element:SAMBAT3 Result:Precipitation Loss

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 3 Element:SAMBAT3 Result:Outflow

Run:Run 3 Element:SAMBAT3 Result:Baseflow

Gambar 3.46.

3.3.3.1.15

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Sambat Kanan

Pola Hidrologi Fase Lahan DAS/Sub DAS Nasal

51

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Terbagi atas lahan lahan DAS sebagai berikut :


1.

Lahan DAS Sungai Utama Nasal Bagian Hilir


Luas Lahan : 7101.205 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 31.3
m3/det
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
35
30

Flow (M3/S)

25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:NASAL1 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:NASAL1 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:NASAL1 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:NASAL1 Result:Baseflow

Gambar 3.47.
2.

2003
2002

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Utama Nasal

Lahan DAS Sungai Nasal Kiri Bagian Hilir


Luas Lahan : 6244.846 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 27.6
m3/det

3.

Lahan DAS Sungai Nasal Kanan


Luas Lahan : 5368.529 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 23.9
m3/det

4.

Lahan DAS Sungai Nasal Kiri Bagian Hulu


Luas Lahan : 21976.018 ha
Debit Banjir maksimum sebagai inflow debit banjir sungai sebesar : 94.8
m3/det

52

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
30
25

Flow (M3/S)

20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:NASAL2 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:NASAL2 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:NASAL2 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:NASAL2 Result:Baseflow

Gambar 3.48.

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Nasal Kiri

Subbasin "nasal3" Results for Run "Run 2"

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
25

Flow (M3/S)

20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:NASAL3 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:NASAL3 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:NASAL3 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:NASAL3 Result:Baseflow

Gambar 3.49.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Nasal Kanan

53

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Subbasin "nasal4" Results for Run "Run 2"

Di Provinsi Bengkulu

0
Depth (MM)

20
40
60
80
100
120
140
100
90
80

Flow (M3/S)

70
60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:NASAL4 Result:Precipitation

Run:Run 2 Element:NASAL4 Result:Precipitation Loss

Run:Run 2 Element:NASAL4 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:NASAL4 Result:Baseflow

Gambar 3.50.

2007

Pola Potensi Debit Banjir Lahan DAS Sungai Utama Nasal Kiri
Bagian Hulu

54

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.2

Pola Hidrologi Fase di Sungai WS Padang Guci

3.3.3.2.1 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Pino


1. Oulet Sungai Utama Pino :
Sungai utama Pino adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 15075.627 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Utama Pino adalah sebesar : 59.3
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai utama Pino :
Junction "Opino1" Results f or Run "Run 2"
60

50

Flow (M3/S)

40

30

20

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OPINO1 Result:Outflow

2004
2003

Run:Run 2 Element:pino1 Result:Outflow

Gambar 3.52. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Pino

55

2005
2004

2006
2005

Run:Run 2 Elem

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2. Outlet Sungai Pino bagian tengah :


Sungai Pino bagian tengah adalah menerima
beban debit banjir di lahan seluas 3287.599
Ha.Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di Sungai
Pino bagian Tengah adalah sebesar : 40.1 m3/det
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Pino bagian tengah :

45
40
35

Flow (M3/S)

30
25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OPINO2 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:pino2 Result:Outflow

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:ROpino3-2 Result:Outflow

Gambar 3.53. Pola potensi debit banjir Sungai Pino bagian tengah

3.Outlet Sungai Pino Bagian Hulu ( S. Kurawan dan S. Pino Hulu ) :


Terdapat 2 sungai di bagian Hulu DAS Pino, yaitu Sungai Kurawan dan Sungai Pino
Hulu.

56

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

A. Outlet Sungai Kurawan


Sungai

Kurawan

pada

gambar

disamping

menerima debit banjir di lahan seluas 4768 Ha.


Berdasarkan data histories hujan mulai tahun 20012008, pola debit banjir maksimum di Sungai
Kurawan adalah sebesar : 30.6 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Kurawan :

35

30

Flow (M3/S)

25

20

15

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:RUN 2 Element:OPINO3 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:ROpino4-3 Result:Outflow

2006
2005

2007
2006

Gambar 3.54. Pola potensi debit banjir Sungai Kurawan

57

2007

Run:Run 2 Element:pi no3 Result:Outflow

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

B. Outlet Sungai Pino Hulu


Sungai Pino Hulu adalah menerima beban debit
banjir di lahan seluas 1826 Ha. Berdasarkan
data histories hujan mulai tahun 2001-2008,
pola debit banjir maksimum di Sungai Pino hulu
adalah sebesar : 9.6 m3/det

Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di


Sungai Pino Hulu :

10
9
8
7

Flow (M3/S)

6
5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OPINO4 Result:Outflow

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:pino4 Result:Outflow

Gambar 3.55. Pola potensi debit banjir Sungai Pino Hulu

58

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.2.2 Pola Hidrologi Fase sungai DAS/Sub DAS Mana


Outlet DAS Sungai Utama Mana
Sungai Utama Mana adalah menerima
beban

debit

banjir

di

lahan

seluas

38452.376 ha. Berdasarkan data histories


hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Utama Mana
adalah sebesar : 251.6 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Utama Mana :
300

250

200
Flow (M3/S)

1.

150

100

50

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:RUN 2 Element:OMANNA1 Result:Outflow

Gambar 3.56. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Mana

59

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:manna1 Result:Outflow

20
2005
Run:

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2. Outlet Sungai Mana Sub DAS bagian Hilir.


Sungai Mana Sub DAS bagian Hilir adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
2388.64 Ha. Berdasarkan data histories
hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Mana Sub Das
bagian hilir adalah sebesar : 95.1 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Mana Sub DAS bagian Hilir :

100
90
80

Flow (M3/S)

70
60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OMANNA2 Result:Outflow

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:manna2 Result:Outflow

60

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:ROmanna3-2 Result:Outflow

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Gambar 3.57. Pola potensi debit banjir Sungai Mana Sub DAS bag. Hilir
3. Outlet DAS Sungai Sebilau
Sungai Sebilau adalah menerima beban debit
banjir di lahan seluas 2819.282 Ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Sebilau adalah sebesar : 103.6 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Sebilau :

120

100

Flow (M3/S)

80

60

40

20

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OMANNA3 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:manna3 Result:Outflow

2006
2005

2007
2006

Gambar 3.58. Pola potensi debit banjir Sungai Sebilau

61

2007

Run:Run 2 Element:ROmanna4-3 Result:Outflow

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

4. Outlet Sungai DAS Mana Bagian Hulu ( S. Cawwang, S. Busuk dan S. Baru )
Terdapat 3 sungai di Sungai DAS Mana Bagian Hulu ( S. Cawwang, S. Busuk
dan S. Baru )
A. Outlet DAS Sungai Cawwang
Sungai Cawwang adalah menerima beban debit banjir
di lahan seluas 19635.277 ha. Berdasarkan data
histories hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit banjir
maksimum di Sungai Cawwang adalah sebesar : 113.1
m3/det.Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Cawwang :

Junction "Omanna4" Results for Run "Run 2"

120

100

Flow (M3/S)

80

60

40

20

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OMANNA4 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:manna4 Result:Outflow

2006
2005

2007
2006

Gambar 3.59. Pola potensi debit banjir Sungai Cawwang

62

2007

Run:Run 2 Element:ROmanna5-4 Result:Outflow

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

B. Outlet DAS Sungai Baru


Sungai Baru adalah menerima beban debit
banjir di lahan seluas 3274.198

ha.

Berdasarkan data histories hujan mulai


tahun

2001-2008,

pola

debit

banjir

maksimum di Sungai Baru adalah sebesar :


27.8 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Baru :

30

25

Flow (M3/S)

20

15

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OMANNA5 Result:Outf low

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:manna5 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:ROmanna6-5 Result:Outf low

Gambar 3.60. Pola potensi debit banjir Sungai Baru

63

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

C. Outlet DAS Sungai Busuk


Sungai Busuk adalah menerima beban debit
banjir

di

lahan

seluas

2957.682

ha.

Berdasarkan data histories hujan mulai tahun


2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Busuk adalah sebesar : 14.9 m3/det.

Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di


Sungai Busuk :

16

14

12

Flow (M3/S)

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OMANNA6 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:manna6 Result:Outf low

Gambar 3.61. Pola potensi debit banjir Sungai Busuk

64

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.2.3 Pola Hidrologi Fase sungai DAS/Sub DAS Bengkenang


1. Outlet Sungai Utama Bengkenang
Sungai

Utama

Bengkenang

adalah

menerima beban debit banjir di lahan


seluas 20515.182 ha. Berdasarkan
data histories hujan mulai tahun 20012008, pola debit banjir maksimum di
Sungai

Utama

Bengkenang

adalah

sebesar : 95.3 m3/det.


Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Utama Bengkenang :

Junction "Obengkenan1" Results for Run "Run 2"

100

90

80

70

Flow (M3/S)

60

50

40

30

20

10

0
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OBENGKENAN1 Result:Outf low

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:bengkenan1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:RObengkenan2-1 Result:Outf low

Gambar 3.62. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Bengkenang

65

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2. Sub DAS Sungai Mata


Sungai Mata adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 1497.710
ha. Berdasarkan data histories hujan
mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Mata adalah
sebesar : 56.0 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Mata :

60

50

Flow (M3/S)

40

30

20

10

2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OBENGKENAN2 Result:Outf low

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:bengkenan2 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:RObengkenan4-2 Result:Outf low

Run:Run 2 Element:RObengkenan3-2 Result:Outf low

Gambar 3.63. Pola potensi debit banjir Sungai Mata

66

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3. Sub DAS Sungai Endelengan


Sungai Endelengan adalah menerima
beban debit banjir di lahan seluas
15311.501

ha.

Berdasarkan

data

histories hujan mulai tahun 2001-2008,


pola debit banjir maksimum di Sungai
Endelengan adalah sebesar : 43.4
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Endelengan :

45

40

35

Flow (M3/S)

30

25

20

15

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OBENGKENAN3 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:bengkenan3 Result:Outf low

Gambar 3.64. Pola potensi debit banjir Sungai Endelengan

67

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

4. Sub DAS Sungai Sekunyit


Sungai

Sekunyit

adalah

menerima

beban debit banjir di lahan seluas


8323.355

ha.

Berdasarkan

data

histories hujan mulai tahun 2001-2008,


pola debit banjir maksimum di Sungai
Sekunyit adalah sebesar : 24.0 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Sekunyit :

25

Flow (M3/S)

20

15

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OBENGKENAN4 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:bengkenan4 Result:Outf low

Gambar 3.65. Pola potensi debit banjir Sungai Sekunyit

68

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.2.4 Pola Hidrologi Fase sungai DAS/Sub DAS Kedurang


1. Outlet Sungai Utama Kedurang Bagian Hilir
Sungai Utama Kedurang Bagian Hilir adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
6248.055 ha. Berdasarkan data histories hujan
mulai tahun 2001-2008, pola debit banjir
maksimum di Sungai Utama Kedurang bagian
Hilir adalah sebesar : 28.40 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Utama Kedurang Bagian Hilir :
Junction "Okedurang1" Results for Run "Run 2"

30

25

Flow (M3/S)

20

15

10

0
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OKEDURANG1 Result:Outf low

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:ROkedurang2-1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:kedurang1 Result:Outf low

Gambar 3.66. Pola potensi debit banjir S. Utama Kedurang Bag. Hilir

69

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2. Outlet Sungai Utama Kedurang Bagian Hulu


Sungai Utama Kedurang Bagian Hulu adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
4957.554 ha. Berdasarkan data histories hujan
mulai tahun 2001-2008, pola debit banjir
maksimum di Sungai Utama Kedurang bagian
Hulu adalah sebesar : 14.70 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Utama Kedurang Bagian Hulu :
16

14

12

Flow (M3/S)

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OKEDURANG2 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:kedurang2 Result:Outf low

Gambar 3.67. Pola potensi debit banjir S.i Utama Kedurang Bagian Hulu

70

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.2.5 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Mertam


1. Outlet Sungai Utama Mertam Bagian Hilir
Sungai Utama Mertam Bagian Hilir adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
4749.391 ha. Berdasarkan data histories hujan
mulai tahun 2001-2008, pola debit banjir
maksimum di Sungai Utama Mertam bagian Hilir
adalah sebesar : 17.50 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Utama Mertam Bagian Hilir :

18

16

14

Flow (M3/S)

12

10

0
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OMERTAM1 Result:Outf low

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:ROmertam2-1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:mertam1 Result:Outf low

Gambar 3.68. Pola potensi debit banjir S. Utama Mertam Bagian Hilir

71

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2. Outlet Sungai Utama Mertam Bagian Hulu


Sungai Utama Mertam Bagian Hulu adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
1422.794 ha. Berdasarkan data histories hujan
mulai tahun 2001-2008, pola debit banjir
maksimum di Sungai Utama Mertam bagian Hulu
adalah sebesar : 4.90 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Utama Mertam Bagian Hulu :
5.0

4.5

4.0

Flow (M3/S)

3.5

3.0

2.5

2.0

1.5

1.0

0.5
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OMERTAM2 Result:Outf low

2003
2002

2004
2003

2005
2004

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:mertam2 Result:Outf low

Gambar 3.69. Pola potensi debit banjir S. Utama Mertam Bagian Hulu

72

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.2.6 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Sulau


1. Outlet Sungai Utama Sulau Kiri
Sungai Utama Sulau Kiri adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 3160.212 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Utama Sulau Kiri adalah sebesar : 13.80
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Utama Sulau Kiri :
14

12

Flow (M3/S)

10

0
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OSULAU1 Result:Outf low

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:ROsulau2-1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:sulau1 Result:Outf low

Gambar 3.70. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Sulau Kiri

73

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

2. Outlet Sungai Sulau Grenik


Sungai Sulau Grenik adalah menerima beban debit
banjir di lahan seluas 1772.346 ha. Berdasarkan
data histories hujan mulai tahun 2001-2008, pola
debit banjir maksimum di Sungai Sulau Grenik
adalah sebesar : 5.90 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Sulau Grenik :

Flow (M3/S)

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OSULAU2 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:sulau2 Result:Outf low

Gambar 3.71. Pola potensi debit banjir Sungai Sulau Grenik

74

2007

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

3.3.3.2.7 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Padang Guci


1. Outlet Sungai Utama Padang Guci
Sungai Utama Padang Guci adalah menerima
beban

debit

banjir

di

lahan

seluas

23999.170 ha. Berdasarkan data histories


hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Utama Padang
Guci adalah sebesar : 175.90 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Utama Padang Guci :
180

160

140

Flow (M3/S)

120

100

80

60

40

20

0
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OPADANGGUCI1 Result:Outf low

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:ROpadangguci2-1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:ROpadangguci4-1 Result:Outf low

Run:Run 2 Element:padangguci1 Result:Outf low

Gambar 3.72. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Padang Guci
2. Outlet Sungai Cancap bagian Muara
Sungai Cancap bagian Muara adalah
menerima beban debit banjir di lahan
seluas 1435.376 ha. Berdasarkan data
histories hujan mulai tahun 2001-2008, pola
debit banjir maksimum di Sungai Cancap
bagian Muara adalah sebesar : 50.40

75

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di Sungai Cancap bagian Muara :
60

50

Flow (M3/S)

40

30

20

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OPADANGGUCI2 Result:Outf low

2004

2005

2003

2006

2004

2005

Run:Run 2 Element:ROpadangguci3-2 Result:Outf low

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:padangguci2 Result:Outf low

Gambar 3.73. Pola potensi debit banjir Sungai Cancap bagian Muara

3. Outlet Sungai Bemban


Sungai

Bemban

adalah

menerima

beban debit banjir di lahan seluas


12942.183

ha.

Berdasarkan

data

histories hujan mulai tahun 2001-2008,


pola debit banjir maksimum di Sungai
Bemban

adalah

sebesar

56.30

m3/det.
Berikut dibawah ini adalah Pola debit
banjir di Sungai Bemban :

76

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
60

50

Flow (M3/S)

40

30

20

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OPADANGGUCI3 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:padangguci3 Result:Outf low

Gambar 3.74. Pola potensi debit banjir Sungai Bemban

4. Outlet Sungai Cawang Kiri


Sungai Cawang Kiri adalah menerima
beban debit banjir di lahan seluas
9439.874 ha. Berdasarkan data histories
hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Cawang Kiri
adalah sebesar : 51.10 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Cawang Kiri:

77

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
60

50

Flow (M3/S)

40

30

20

10

0
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OPADANGGUCI4 Result:Outf low

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:ROpadangguci5-4 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:padangguci4 Result:Outf low

Gambar 3.75. Pola potensi debit banjir Sungai Cawang Kiri

5. Outlet Sungai Padang Guci Bagian Hulu


Sungai Padang Guci Bagian Hulu adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
3144.799 ha. Berdasarkan data histories
hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Padang Guci
Bagian Hulu adalah sebesar : 14.40 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Padang Guci Bagian Hulu :

78

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
16

14

12

Flow (M3/S)

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OPADANGGUCI5 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:padangguci5 Result:Outf low

Gambar 3.76. Pola potensi debit banjir Sungai Padang Guci Bagian Hulu

3.3.3.2.8 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Kelam


1. Outlet Sungai Utama Kelam
Sungai Utama Kelam adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 3670.035

ha.

Berdasarkan data histories hujan mulai tahun


2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Utama Kinal adalah sebesar : 11.10
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Utama Kelam:

79

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
12

10

Flow (M3/S)

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OKELAM1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:kelam1 Result:Outf low

Gambar 3.77. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Kelam

3.3.3.2.9 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Seranjang


1. Outlet Sungai Utama Seranjang
Sungai Utama Seranjang adalah menerima
beban debit banjir di lahan seluas 3350.353 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Utama Seranjang adalah sebesar : 18.10
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Utama Seranjang :

80

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
20

18

16

14

Flow (M3/S)

12

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OSERANJANG1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:seranjang1 Result:Outf low

Gambar 3.78. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Seranjang

3.3.3.2.10 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Gegasan


1. Outlet Sungai Gegasan
Sungai Gegasan adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 661.891 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Gegasan adalah sebesar : 2.80
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Gegasan :

81

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
3.0

Flow (M3/S)

2.5

2.0

1.5

1.0

2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OGEGASAN1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:gegasan1 Result:Outf low

Gambar 3.79. Pola potensi debit banjir Sungai Gegasan

3.3.3.2.11 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Kinal


1. Outlet Sungai Utama Kinal
Sungai Utama Kinal adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 24014.748 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Utama Kinal adalah sebesar : 87.90
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Utama Kinal :

82

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
90

80

70

Flow (M3/S)

60

50

40

30

20

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OKINAL1 Result:Outf low

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:kinal1 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

Run:Run 2 Element:ROkinal2-1 Result:Outf low

2007

Run:Run 2 Element:ROkinal3-1 Result:Outf low

Gambar 3.80. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Kinal


2. Outlet Sungai Buman
Sungai Buman adalah menerima beban debit
banjir

di

lahan

seluas

7799.911

ha.

Berdasarkan data histories hujan mulai tahun


2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Buman adalah sebesar : 22.60 m3/det.

Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di


Sungai Buman :

83

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Junction "Okilnal2" Results for Run "Run 2"

20

15

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OKILNAL2 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:kinal2 Result:Outf low

Gambar 3.81. Pola potensi debit banjir Sungai Buman

3. Outlet Sungai Nunung


Sungai Nunung adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 2179.687 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Nunung adalah sebesar : 7.00
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Nunung :

84

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
8

Flow (M3/S)

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OKINAL3 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:kinal3 Result:Outf low

Gambar 3.82. Pola potensi debit banjir Sungai Nunung

3.3.3.2.12 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Luas


1. Outlet Sungai Utama Luas
Sungai Utama Luas adalah menerima
beban debit banjir di lahan seluas
27551.724

ha.

Berdasarkan

data

histories hujan mulai tahun 2001-2008,


pola debit banjir maksimum di Sungai
Utama Luas adalah sebesar : 171.10
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Utama Luas :

85

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Junction "Oluas1" Results for Run "Run 2"

180

160

140

Flow (M3/S)

120

100

80

60

40

20

0
2001

2002
2001

Run:Run 2 Element:OLUAS1 Result:Outf low

2003
2002

2004
2003

Run:Run 2 Element:luas1 Result:Outf low

2005
2004

2006
2005

Run:Run 2 Element:ROluas2-1 Result:Outf low

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:ROluas3-1 Result:Outf low

Gambar 3.83. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Luas


2. Outlet Sungai Tambah Kanan
Sungai Tambah Kanan adalah menerima
beban debit banjir di lahan seluas
1313.194 ha. Berdasarkan data histories
hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Tambah Kanan
adalah sebesar : 6.60 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di S. Tambah Kanan :

86

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
7

Flow (M3/S)

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OLUAS2 Result:Outf low

2006

2007

2005

2006

2007

Run:Run 2 Element:luas2 Result:Outf low

Gambar 3.84. Pola potensi debit banjir Sungai Tambah Kanan

3. Outlet Sungai Mantai


Sungai Mantai adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 7324.025 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai
tahun

2001-2008,

pola

debit

banjir

maksimum di Sungai Mantai adalah sebesar


: 93.00 m3/det.

Berikut dibawah ini adalah pola debit


banjir di Sungai Mantai:

87

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
100
90
80
70

Flow (M3/S)

60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OLUAS3 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

2006
2005

Run:Run 2 Element:luas3 Result:Outflow

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:ROluas4-3 Result:Outflow

Gambar 3.85. Pola potensi debit banjir Sungai Mantai


4. Outlet Sungai Sindawawan
Sungai

Sindawawan

beban

debit

banjir

adalah
di

menerima

lahan

seluas

2829.750 ha. Berdasarkan data histories


hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Sindawawan
adalah sebesar : 89.30 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Sindawawan :

88

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Junction "Oluas4" Res ults for Run "Run 2"

100
90
80
70

Flow (M3/S)

60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OLUAS4 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

2006

2007

2005

Run:Run 2 Element:luas4 Result:Outflow

2006

2007

Run:Run 2 Element:ROluas5-4 Result:Outflow

Gambar 3.86. Pola potensi debit banjir Sungai Sindawawan

5. Outlet Sungai Kendawayan


Sungai Kendawayan adalah menerima
beban

debit

banjir

di

lahan

seluas

3303.802 ha. Berdasarkan data histories


hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Kendawayan
adalah sebesar : 100.10 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Kendawayan:

89

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
120

100

Flow (M3/S)

80

60

40

20

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OLUAS5 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

2006
2005

Run:Run 2 Element:luas5 Result:Outflow

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:ROluas6-5 Result:Outflow

Gambar 3.87. Pola potensi debit banjir Sungai Kendawayan


6. Outlet Sungai Tembok
Sungai Tembok adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 4228.863 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai
tahun

2001-2008,

maksimum

di

pola

Sungai

debit

Tembok

banjir
adalah

sebesar : 124.40 m3/det.


Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Tembok :

90

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
140

120

Flow (M3/S)

100

80

60

40

20

0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OLUAS6 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

2006
2005

Run:Run 2 Element:luas6 Result:Outflow

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:ROluas8-6 Result:Outflow

Run:Run 2 Element:ROluas7-6 Result:Outflow

Gambar 3.88. Pola potensi debit banjir Sungai Tembok

7. Outlet Sungai Saung


Sungai Saung adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 8571.849 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai
tahun

2001-2008,

pola

debit

banjir

maksimum di Sungai Saung adalah sebesar


: 98.10 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Saung:

91

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
40

35

30

Flow (M3/S)

25

20

15

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OLUAS7 Result:Outflow

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:luas7 Result:Outflow

Gambar 3.89. Pola potensi debit banjir Sungai Saung

8. Outlet Sungai Lempaung


Sungai Lempaung adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 14632.139 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Lempaung adalah sebesar : 98.10
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Lempaung :

92

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
100
90
80
70

Flow (M3/S)

60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OLUAS8 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:luas8 Result:Outflow

2006

2007

2005

2006

2007

Run:Run 2 Element:ROluas9-8 Result:Outflow

Gambar 3.90. Pola potensi debit banjir Sungai Lempaung

9. Outlet Sungai Luas Kiri


Sungai Luas Kiri adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 11019.989 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai
tahun

2001-2008,

pola

debit

banjir

maksimum di Sungai Luas Kiri adalah


sebesar : 48.00 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Luas Kiri:

93

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
50
45
40
35

Flow (M3/S)

30
25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

Run:Run 2 Element:OLUAS9 Result:Outflow

2006
2005

2007
2006

2007

Run:Run 2 Element:luas9 Result:Outflow

Gambar 3.91. Pola potensi debit banjir Sungai Luas Kiri

3.3.3.2.13 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Tetap


1. Outlet Sungai Utama Tetap
Sungai Utama Tetap adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 6133.297 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Utama Tetap adalah sebesar : 40.90
m3/det.

94

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di Sungai Utama Tetap:
45
40
35

Flow (M3/S)

30
25
20
15
10
5
0
2001

2002
2001

2003
2002

Run:Run 2 Element:OTETAP1 Result:Outflow

2004
2003

2005
2004

2006

2007

2005

Run:Run 2 Element:ROtetap2-1 Result:Outflow

2006

2007

Run:Run 2 Element:tetap1 Result:Outflow

Gambar 3.92. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Tetap

2. Outlet Sungai Tetap Kanan


Sungai Tetap Kanan adalah menerima
beban

debit

banjir

di

lahan

seluas

3296.118 ha. Berdasarkan data histories


hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Tetap Kanan
adalah sebesar : 19.30 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di S. Tetap Kanan :

95

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
20
18
16
14

Flow (M3/S)

12
10
8
6
4
2
0
2001

2002
2001

2003
2002

R un:R un 2 Element:OTETAP2 R esult:Outf low

2004
2003

2005
2004

2006
2005

R un:R un 2 Element:tetap2 R esult:Outf low

2007
2006

2007

Run:R un 2 Element:R Otetap3-2 R esult:Outf low

Gambar 3.93. Pola potensi debit banjir Sungai Tambah Kanan

3. Outlet Sungai Tetap Kiri


Sungai Tetap Kiri adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 1220.265 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Tetap Kiri adalah sebesar : 6.20
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Tetap Kiri :

96

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
7

Flow (M3/S)

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004

2005

2003

2004

R un:R un 2 Element:OTETAP3 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

R un:R un 2 Element:t etap3 R esult:Outf low

Gambar 3.94. Pola potensi debit banjir Sungai Tetap Kiri

3.3.3.2.14 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Sambat


1. Outlet Sungai Utama Sambat bagian Hilir
Sungai Utama Sambat bagian Hilir adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
4368.444 ha. Berdasarkan data histories hujan
mulai tahun 2001-2008, pola debit banjir
maksimum di Sungai Utama Sambat bagian Hilir
adalah sebesar : 82.70 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di
Sungai Utama Sambat bagian Hilir :

97

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
90
80
70

Flow (M3/S)

60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

R un:R un 2 Elem ent:OSAMBAT1 R esult:Outf low

2004
2003

2005
2004

2006
2005

R un:Run 2 Elem ent:R Osambat2-1 Result:Outf low

2007
2006

2007

Run:R un 2 Element:sam bat1 Result:Outf low

Gambar 3.95. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Sambat bag. Hilir
2. Outlet Sungai Sambat Kanan
Sungai Sambat Kanan adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 2078.723 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Sambat Kanan adalah sebesar : 9.80
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir di S.
Sambat Kanan :

98

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
10
9
8
7

Flow (M3/S)

6
5
4
3
2
1
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

R un:R un 2 Element:OSAMBAT3 Result:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

R un:R un 2 Element:sambat 3 Result:Outf low

Gambar 3.96. Pola potensi debit banjir Sungai Sambat Kanan

3. Outlet Sungai Sambat Kiri


Sungai Sambat Kiri adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 17399.87 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Sambat Kiri adalah sebesar : 82.00
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Sambat Kiri :

99

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
90
80
70

Flow (M3/S)

60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

R un:Run 2 Elem ent:OSAMABAT2 R esult:Outf low

2004
2003

2005
2004

2006
2005

Run:R un 2 Elem ent:sambat2 Result:Outf low

2007
2006

2007

R un:R un 2 Elem ent:R Osam bat3-2 Result:Outf low

Gambar 3.97. Pola potensi debit banjir Sungai Sambat Kiri

3.3.3.2.15 Pola Hidrologi Fase Sungai DAS/Sub DAS Nasal


1. Outlet Sungai Utama Nasal Bagian Hilir
Sungai Utama Nasal Bagian Hilir adalah
menerima beban debit banjir di lahan
seluas 7101.205 ha. Berdasarkan data
histories hujan mulai tahun 2001-2008,
pola debit banjir maksimum di Sungai
Utama Nasal Bagian Hilir adalah sebesar
: 125.00 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit
banjir di Sungai Utama Nasal Bagian Hilir
:

100

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Junction "Onasal1" Results for Run "Run 2"

140

120

Flow(M3/S)

100

80

60

40

20

0
2001

2002
2001

2003
2002

R un:R un 2 Elem ent:ON ASAL1 R es ult:Outf low

2004
2003

2005
2004

R un: R un 2 Elem ent:nas al1 R es ult:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

R un:R un 2 Elem ent: R Onas al3-1 R es ult : Out f low

R un:R un 2 Elem ent:R Onas al2-1 R es ult: Out f low

Gambar 3.98. Pola potensi debit banjir Sungai Utama Nasal Bagian Hilir
2. Outlet Sungai Nasal Kiri Bagian Hilir
Sungai Nasal Kiri Bagian Hilir adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
6244.846 ha. Berdasarkan data histories
hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Nasal Kiri Bagian
Hilir adalah sebesar : 27.60 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di S. Nasal Kiri Bagian Hilir :

101

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu

Junction "Onasal2" Results for Run "Run 2"

30

25

Flow (M3/S)

20

15

10

0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

R un: R un 2 Elem ent: ON ASAL2 R es ult:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

R un:R un 2 Elem ent :nas al2 R es ult:Outf low

Gambar 3.99. Pola potensi debit banjir Sungai Nasal Kiri Bagian Hilir

3. Outlet Sungai Nasal Kanan


Sungai Nasal Kanan adalah menerima beban
debit banjir di lahan seluas 5368.529 ha.
Berdasarkan data histories hujan mulai tahun
2001-2008, pola debit banjir maksimum di
Sungai Nasal Kanan adalah sebesar : 96.30
m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di Sungai Nasal Kanan :

102

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
100
90
80

Flow(M3/S)

70
60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

R un:R un 2 Elem ent : ON ASAL3 R es ult :Out f low

2004
2003

2005
2004

R un: R un 2 Elem ent : nas al3 R es ult: Out f low

2006
2005

2007
2006

2007

R un: R un 2 Elem ent : R Onas al4-3 R es ult : Out f low

Gambar 3.100. Pola potensi debit banjir Sungai Nasal Kanan

4. Outlet Sungai Nasal Kiri bagian Hulu


Sungai Nasal Kiri bagian Hulu adalah
menerima beban debit banjir di lahan seluas
21976.018 ha. Berdasarkan data histories
hujan mulai tahun 2001-2008, pola debit
banjir maksimum di Sungai Nasal Kiri bagian
Hulu adalah sebesar : 94.80 m3/det.
Berikut dibawah ini adalah pola debit banjir
di

Sungai

Hulu:

103

Nasal

Kiri

bagian

Laporan Akhir
Pemutahiran Data Sungai Sungai Kritis
Di Provinsi Bengkulu
Junction "Onasal4" Results for Run "Run 2"

100
90
80
70

Flow (M3/S)

60
50
40
30
20
10
0
2001

2002
2001

2003
2002

2004
2003

2005
2004

R un:R un 2 Elem ent:ON ASAL4 R es ult:Outf low

2006
2005

2007
2006

2007

R un:R un 2 Elem ent :nas al4 R esult:Out f low

Gambar 3.101. Pola potensi debit banjir Sungai Nasal Kiri bagian Hulu

104