Anda di halaman 1dari 1

PROSES PEMFOSILAN

Proses pemfosilan (fosilisasi) adalah semua proses yang melibatkan


penimbunan hewan atau tumbuhan dalam sedimen yang terakumulasi serta
pengawetan seluruh atau sebagian maupun pada jejak-jejaknya saja.
Fosilisasi dibagi menjadi 2 golongan yaitu : golongan fosil yang tidak
termineralisasi dan golongan fosil yang termineralisasi.
Pada golongan fosil yang tidak termineralisai, rongga-rongga pada
cangkang fosil tidak mengalami pengisian oleh mineral. Kelompok ini terdiri
dari : Fosil yang tidak mengalami perubahan secara keseluruhan, fosil yang
jarang terjadi dan merupakan keistimewaan dalam proses pemfosilan. Misalnya
Mammoth yang terbekukan dalam endapan es tersier. Fosil yang terubah
sebagian, banyak dijumpai pada batuan berumur Mesozoikum dan kenozoikum,
seperti gigi ikan hiu, berbagai tulang dan cangkang moluska. Kemudian
Amber, terbentuk jika hewan atau tumbuhan terperangkap didalam getah,
contohnya insekta yang terselubungi oleh getah damar. Distilasi, merupakan
proses pemfosilan dimana kandungan gas dan air pada organisme menguap dan
meninggalkan residu karbon (carbonaceous residue) contohnya barubara.
Pemfosilan dalam aspal, prosesnya sama seperti amber tetapi yang merupakan
bahan pembungkus adalah aspal. Pemfosilan dengan cara pembekuan. Dalam hal
ini hewan yang mati tertutup serta terlindungi oleh lapisan es yang
pembekuannya dengan segera.