Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

Sistem Telekomunkasi
PCM (Pulse Code Modulation ) Dan Delta Modulation

Disusun oleh:
Muhammad Arief Bakhtiar Hidayat

(13507134007)

PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2015

Kata Pengantar
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah
yang berjudul "PCM (Pulse Code Modulation) Dan Delta Modulation". Kami ucapkan
terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan makalah
ini.
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Telekomunikasi.
Kami menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik
yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.
Yogyakarta, 11 Mei 2015

Penyusun

Daftar Isi
Judul............................................................................................................................1
Kata Pengantar..........................................................................................................2
Daftar Isi.....................................................................................................................3
BAB 1 : Pendahuluan............................................................................................... 4
1. Latar Belakang...................................................................................................4
2. Rumusan Masalah...............................................................................................4
3. Tujuan Pembahasan............................................................................................4
BAB 2 : Pembahasan..................................................................................................5
BAB 3 : Penutup.........................................................................................................9
a. Kesimpulan.............................................................................................................9
Daftar Pustaka ...........................................................................................................10

Bab 1
Pendahuluan
1. Latar Belakang
Dalam era globalisasi ini, komunikasi jarak jauh sangat dibutuhkan untuk membantu
pekerjaan atau kepentingan manusia. Sementara dalam berkomunikasi jarak jauh harus
menggunakan suatu sistem yang baik agar informasi atau data yang ingin disampaikan dapat
diterima dengan baik. Dalam komunikasi tersebut ada unsur-unsur yang sangat diperlukan
dalam komunikasi. Unsur-unsur tersebut adalah :
-

Informasi
Pengirim :
Media yang digunakan Penerima
Efek atau dampak dari informasi yang disampaikan.

Didalam mentransmisikan informasi dibutuhkan teknik modulasi. Ada berbagai macam


teknik modulasi dalam sistem telekomunikasi. Salah satunya adalah Pulse Code Modulation
dan Delta modulation. Yang keduanya digunakan untuk mengubah analog to digital dan
juga sebaliknya.

2. RUMUSAN MASALAH
a.
b.

Apa itu Pulse Code Modulation ?


Apa itu Delta Modulation ?

3. TUJUAN PEMBAHASAN
a. Memberi pengetahuan tentang Pulse Code Modulation dan Delta Modulation.
b. Memenuhi tugas Sistem Telekomunikasi.

Bab 2
Pembahasan
PCM ialah metode untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Sinyal ini
dirubah melewati beberapa langkah sebelum menjadi suatu sinyal digital 0 dan 1. Pertamatama, suatu sinyal analog harus di-sampling. Sampling ialah mengambil besaran sinyal secara
periodik sehingga membentuk suatu sinyal digital dan mirip dengan sinyal aslinya.

Gambar 2.1 Sampling PCM

Setelah disampling, sinyal akan diquantizasi, yaitu proses pembulatan nilai-nilai tegangan
setelah disampling. Maksudnya ialah, saat kita melakukan sampling, maka kita membuat
suatu pen-skala-an sehingga kita mengetahui ada berapa level quantisasi dalam suatu sinyal
itu. Dalam hal quantisasi, skala pada quantisasi sinyal akan berbeda dari yang ujung(peak)
daripada di lembah. Hal ini disebabkan, dalam percapakan, pembicaraan sering dilakukan
pada amplitudo rendah dan bukan amplitudo tinggi, kita pasti jarang bercakap-cakap dengan
nada suara tinggi.
Maka dari itu, skala pada lembah biasanya lebih banyak daripada skala di puncak. Hal ini
digunakan pada proses selanjutnya yaitu companding (compressing & expanding). Proses ini
membuat pen-skala-an menjadi tidak rata. Akan tetapi hal ini tidak menjadi masalah karena
yang penting data tidak berubah dari 0 dan 1.
Proses selanjutnya ialah pengkodean, yaitu membuat hasil setelah disampling menjadi
memiliki nilai 0 dan 1. Setelah dilakukan proses ini, maka sinyal siap ditransmisikan. Tetapi

bukan ditransmisikan secara serta merta, dalam pengiriman data, harus dilakukan modulasi
agar bisa dikirimkan.
Modulasi PCM dikembangkan menjadi 3 jenis, yaitu :
a. DPCM (Differential Pulse Code Modulation)
b. DM (Delta Modulation)
c. ADPCM (Adaptibe Delta Pulse Code Modulation)
Untuk saat ini kami hanya akan membahas tantang DM(Delta Modulation).Delta
Modulation suatu teknik konversi sinyal analog to digital dan digital to analog yang
digunakan untuk transmisi informasi suara. Modulasi Delta merupakan sebuah teknik
modulasi sinyal input analog didekati melalui fungsi tangga yang bergerak naik turun
dengan satu level kuantisasi pada setiap interval sampling. Bentuk fungsi tangga berhimpit
mendekati bentuk gelombang sinyal informasi. Sebenarnya DM dapat dianggap sebagai
bentuk khusus dari DPCM yang Manahanya menggunakan 1 bit per sample untuk
mengkodekan selisih sinyal. Bit tunggal yang ada hanya digunakan untuk menunjuk
kanpolaritas dari 'selisih sample' dimana kode 1 berarti selisih sampel positif (naik) dan kode
0 berarti selisih sample negative (turun). Dalam metedaini input dikode sebagai deret naik
dan turun seperti tangga, gambar 2.4 .

Gambar2.4.pengkodean bentuk gelombang dengan meteda DM

Karena sample dikodekanya dengan 1 bit, itu berarti jumlah informasi yang kecil, maka
Delta modulation memerlukan laju sampling yang lebih tinggi daripada PCM atau lebih
tinggi dari standar aturan Nyquist, berarti laju over sampling dibutuhkan untuk mendapatkan
hasil yang lebih baik.

Selain itu,kelebihan dari delta modulation adalah kesederhanaan-nya, pada gambar 2.5
memperlihatkan implementasi dasar dari DM encoder dan decoder. Fungsi ADC
direalisasikan oleh sebuah komparator sederhana, dimana tegangan sample positif
menghasilkan kode 1 dan tegangan sample negative menghasilkan kode 0.sedangkan DACnya adalah pada feedback dan di decoder dan dihasilkan oleh generator pulsa. Dalam bentuk
yang paling sederhana integrator dapat terdiri dari hanya sebuah kapasitor yang berfungsi
untuk mengumpulkan muatan dari generator pulsa.

Gambar2.5.Enkoderdan decoder dari Modulasi Delta

Selain itu kelebihan lainnya dari Modulasi Delta adalah


a. Implementasi modulasi delta yang sederhana.
b. Sirkuit elektronik yang dibutuhkan bagi modulasi pada bagian pengirim dan
khususnya lagi pada bagian penerima lebih sederhana daripada perangkat keras
yang dibutuhkan untuk system.
c. Reproduksi suara yang baik (voice bandwidth 4 khz).
Selain kelebihan delta modulation juga memiliki kekurangan yaitu
a. Modulasi delta mempunyai karakteristik S/N yang kurang baik pada data rate
yang sama.
b. Teknik Modulasi Delta membutuhkan oversampling untuk mendapatkan prediksi
yang akurat dari input berikutnya.(Oversampling berarti bahwa sinyal sampel
lebih cepat daripada yang diperlukan. Karena setiap sampel dikodekan
mengandung jumlah sistem informasi yang kecil).
c. Modulasi memerlukan sistem sampling yang lebih tinggi tingkat dari sistem.

Contoh dari Modulasi Delta

Sumber: William stallings : data communication and networking


Reproduksi suara yang baik melalui PCM dapat dicapai dengan 128 level quatization atau
peng-kode-an 7 bit (27 = 128). Suatu sinyal suara menempati bandwidth 4 KHz.
Berdasarkan teori sampling maka kecepatan sampling = 8000 sampel per detik. Hal ini
menghasilkan data rate 8000 x 7 = 56 Kbps untuk peng-kode-an data digital dengan PCM.
Alasan perkembangan teknik digital dalam transmisi data analog:
-

Karena penggunaan repeater daripada amplifier, maka tidak ada noise tambahan
Dengan TDM (dipakai untuk sinyal digital), tidak ada intermodulation noise
Konversi ke sinyal digital, memberikan efisiensi yang lebih pada teknik switching
digital.

Penggunaan teknik PCM lebih disukai daripada teknik delta modulation pada digitalisasi
sinyal analog yang mewakili data digital

Bab 3
Penutup
a. Kesimpulan
- PCM ialah metode untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Sinyal ini
-

dirubah melewati beberapa langkah sebelum menjadi suatu sinyal digital 0 dan 1
Modulasi Delta adalah suatu teknik konversi sinyal analog to digital dan digital to analog
yang digunakan untuk transmisi informasi suara.
Kelebihan Modulasi Delta adalah
Rangkaian yang digunakan lebih sederhana.
Implementasi modulasi delta yang sederhana.
Sirkuit elektronik yang dibutuhkan bagi modulasi pada bagian pengirim dan
khususnya lagi pada bagian penerima lebih sederhana daripada perangkat keras yang

dibutuhkan untuk system.


Reproduksi suara yang baik (voice bandwidth 4 khz).

kekurangan delta modulation adalah

Modulasi delta mempunyai karakteristik S/N yang kurang baik pada data rate yang

sama.
Teknik Modulasi Delta membutuhkan oversampling untuk mendapatkan prediksi
yang akurat dari input berikutnya.(Oversampling berarti bahwa sinyal sampel lebih
cepat daripada yang diperlukan. Karena setiap sampel dikodekan mengandung

jumlah sistem informasi yang kecil).


Modulasi memerlukan sistem sampling yang lebih tinggi tingkat dari sistem.

Daftar Pustaka
a.
b.
c.
d.

PDF kuliah modulasi pulsa-5, Universitas Mercu Buana.


http://evilteeth1829.wordpress.com/2010/05/07/pulse-code-modulation-pcm/
http://fahmizaleeits.wordpress.com/2011/02/25/modulasi-sinyal/
Stalling, William.2011.Data Comunication& Computer.penerbit : Salemba

10