Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )
Satuan Pendidikan

: SMAN Darul Ulum

Kelas/Semester

:X/I

Mata Pelajaran

: Sosiologi

Materi pokok

: Fungsi Sosiologi untuk mengenali gejala sosial di masyarakat

Sub Materi

: Sifat,hakekat,dan obyek kajian sosiologi

Alokasi waktu

: 3 x 45 menit (120 menit)

A. Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar
1.1 Memperdalam nilai agama yang dianutnya dan menghormati agama lain
2.1 Mensyukuri keberadaan diri dan keberagaman sosial sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa
2.2 Merespon secara positif berbagai gejala sosial di lingkungan sekitar
3.1 Mendeskripsikan fungsi Sosiologi dalam mengkaji berbagai gejala sosial yang terjadi di
masyarakat
Indikator :
3.1.1. Menganalisis hakekat sosiologi sebagai ilmu
3.1.2. Menganalisis sifat sosiologi sebagai ilmu

3.1.3. Mendeskripsikan obyek kajian sosiologi


4.1 Melakukan kajian, diskusi dan menyimpulkan fungsi Sosiologi dalam memahami berbagai gejala
sosial yang terjadi di masyarakat
Indikator :
4.1.1 Menganalisis tentang Sifat,hakekat,dan obyek kajian ilmu sosiologi
C. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui pengamatan gambar dan membaca litertur serta diskusi kelompok tentang hakekat
sosiologi sebagai ilmu siswa dapat menganalisis hakekat sosiologi dengan benar.
2. Melalui pengamatan tentang sifat sosiologi sebagai ilmu siswa dapat menganalisis ciri-ciri
sosiologi sebagai ilmu dengan benar.
3. Melalui pengamatan gambar tentang realitas sosial di masyarakat siswa dapat menganalisis obyek
kajian sosiologi dengan benar.
4. Melalui pengamatan dan diskusi kelompok tentang hakekat sosiologi, sifat sosiologi sebagai ilmu
dan obyek kajian sosiologi siswa menyajikannya dalam bentuk tulisan.
D. Materi Pembelajaran
1. Hakekat sosiologi sebagai ilmu (uraian terlampir)
2. Sifat sosiologi sebagai ilmu( uraian terlampir)
3. Obyek kajian sosiologi (uraian terlampir)
E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Saintifik
Metode

: Ceramah, diskusi dan Tanya jawab

F. Media, Alat/ Bahan dan Sumber Pembelajaran


Media

: Powerpoint, Gambar tokoh, realitas sosial di masyarakat

Alat/Bahan

: Laptop, LCD, Papan Tulis, Kertas( lembar penilaian)

Sumber Pembelajaran : 1. Slamet Triono . Sosiologi kelas X .Bandung : Srikandi Empat Widya
Utama
2. Buku sosiologi kelas X lain yang menunjang :
3. Internet
4. Lingkungan masyarakat

G. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Pendahuluan

Deskripsi
Memberikan salam

Alokasi
waktu
15 menit

Menanyakan kepada siswa kesiapan dan kenyamanan untuk


belajar
Menanyakan kehadiran siswa
Mempersilakan berdoa bersama
Melakukan apersepsi.
Menayangkan gambar tentang tokoh-tokoh sosiologi dan realitas
sosial di masyarakat
Menjelaskan kompetensi dasar atau tujuan pembelajaran yang
ingin dicapai.
Menjelaskan cakupan materi tentangsifat,hakekat,dan obyek kajian
sosiologi

Menjelaskan kegiatan pembelajaran kooperatif dan membentuk

kelompok secara heterogen dengan tiap kelompok terdiri dari 5-6


Inti

orang.
Mengamati

Guru membagi peserta didik dalam beberapa kelompok

Setiap kelompok mendapatkan tugas materi tertentu untuk

berdiskusi tentang :
1. hakekat sosiologi sebagai ilmu
2. ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu
3. obyek kajian sosiologi
Dengan membaca literatur, mengamati gambar / tayangan
powerpoint siswa mendiskusikan dengan kelompoknya.
Menanya

Siswa kelompok mencermati permasalahan

tentangsifat,hakekat,dan obyek kajian sosiologi sebagai ilmu

Antar peserta didik dalam kelompok dan guru saling bertanya,

dan berdiskusi tentangsifat,hakekat,dan obyek kajian sosiologi


sebagai ilmu
Mencoba

Setiap siswa terlibat aktif dalam diskusi dalam kelompok

Setiap siswa yang tergabung dalam kelompok mencatat hasil

diskusi

105 menit

Kegiatan

Deskripsi

Alokasi
waktu

Peserta didik bereksperimen mengemukakan logika

tentang sifat,hakekat,dan obyek kajian sosiologi sebagai ilmu


Mengasosiasi

Siswa menuangkan ide dan gagasan terkai

dengan sifat,hakekat,dan obyek kajian sosiologi sebagai ilmu

Menyiapkan deskripsi analisis dan menuliskannya di lembar

kerja/ kertas berdasarkan estimasinya dengan gaya kelompoknya.


Mengomunikasikan

Masing-masing kelompok mengemukakan/

mempresentasikan tentang kesimpulan hasil analisis tentang


materi sifat,hakekat,dan obyek kajian sosiologi sebagai ilmu
Penutup

Klarifikasi/kesimpulan siswa berkolaborasi dengan guru tentang

hasil analisis materisifat,hakekat,dan obyek kajian sosiologi sebagai


ilmuEvaluasi untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran

Guru melakukan refleksi tentang pelaksanaan pembelajaran

Guru memberikan tugas tentang hasil

analisis materi sifat,hakekat,dan obyek kajian sosiologi sebagai


ilmu (tugas kelompok dikumpulkan 1 minggu yang akan datang)

Mengucapkan salam

H. Penilaian Hasil Belajar


1.

Jenis penilaian / tehnik penilaian : Tes tulis


Bentuk penilaian dan instrumen : Uraian ( terlampir)
Pedoman dan rubrik pensekoran : terlampir

2. Non Tes

Lembar pengamatan kerja kelompok (terlampir)

Lembar pengamatan presentasi (terlampir)

Portofolio

a.

Tugas

Membuat analisis pengertian sosiologi dan sejarah perkembangan sosiologi (kriteria penilaian
terlampir)

15 menit

Mengetahui,

Jakarta, 17 Juni 2014

Kepala SMAN Darul Ulum

Guru Mapel Sosiologi

(Hasanuddin M.Pd)

( Amry Al Mursalaat )

NIP/NIK : 30127618829300

NIP/NIK : 1112015000082

LAMPIRAN : INSTRUMEN PENILAIAN TES TULIS

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!


1.

Jelaskan hakekat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang kategoris !

2.

Apa yang dimaksud dengan sosiologi bersifat empiris !

3.

Apa yang menjadi obyek kajian sosiologi !

4.

Apa yang dimaksud dengan sosiologi bersifat non etis !

5.

Apa yang dimaksud dengan sosiologi bersifat teoritis !

LAMPIRAN : KUNCI JAWABAN BESERTA RUBRIK PENSKORAN

NO

KUNCI JAWABAN

SKOR

1.

Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang kategoris artinya sosiologi membatasi


diri dengan apa yang terjadi dan bukan pada apa yang seharusnya terjadi.
Bersifat empiris artinya didasarkan pada hasil observasi dan akal sehat dan hasilnya

20

2.

tidak bersifat spekulatif

20

3.

Yang menjadi obyek kajian sosiologi adalah masyarakat

4.

Sosiologi bersifat non etis artinya yang dipersoalkan dalam sosiologi bukanlah baik

20

buruknya fakta tertentu melainkan menjelaskan fakta tersebut secara analistis dan apa
5

adanya.
Sosiologi bersifat teoritis artinya sosiologi senantiasa berusaha menyusun kesimpulan

dari hasil-hasil observasi untuk menghasilkan teori keilmuan


JUMLAH SKOR MAKSIMAL

20

20
100

LAMPIRAN MATERI :
1. Hakekat sosiologi sebagai ilmu :
Sebagai ilmu, sosiologi memiliki sifat hakikat atau karakteristik sosiologi:
a. Merupakan ilmu sosial, bukan ilmu kealaman ataupun humaniora. Ilmu sosial merupakan
ilmu yang objeknya adalah masyarakat (contohnya sosiologi, ilmu politik, ekonomi,
komunikasi,

psikologi

sosial,

geografi sosial,

hubungan

internasional, dan sebagainya), ilmu kealaman objeknya adalah gejala-gejala alam


baik yang bersifat fisik, khemis, maupun biologis (contohnya: fisika, kimia, biologi, geografi
alam, geologi, astronomi, matematika, antropologi ragawi, dan sebagainya), sedangkan ilmu
humaniora objeknya adalah manusia dan segenap aspeknya (contoh: sejarah, antropologi
budaya, filsafat, seni, agama, sastra dan bahasa).

b. Bersifat empirik-kategorik, bukan normatif atau etik; artinya sosiologi berbicara


apa adanya tentang fakta sosial secara analitis, bukan mempersoalkan baik-buruknya fa
kta sosial tersebut. Bandingkan dengan pendidikan agama atau pendidikan moral.
c. Merupakan ilmu pengetahuan yang bersifat umum, artinya bertujuan untuk
menghasilkan pengertian dan pola-pola umum dari interaksi antar-manusia dalam
masyarakat, dan juga tentang sifat hakikat, bentuk, isi dan struktur masyarakat.
d. Merupakan ilmu pengetahuan murni (pure science), bukan ilmu pengetahuan
terapan (applied science). Ilmu murni merupakan ilmu yang kajian-kajiannya tidak
dapat secara langsung digunakan/diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,
termasuk ilmu murni adalah sosiologi, sejarah, politik, astronomi, biologi, fisika,
kimia, dan sebagainya; sedangkan ilmu terapan adalah ilmu yang kajian-kajiannya
dapat secara langsung digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti akuntansi,
kedokteran, farmasi, komunikasi, navigasi, dan sebagainya.
e. Merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak dan bersifat teoritis. Dalam hal ini
objek sosiologi bukanlah benda-benda fisik atau yang secara nyata tampak oleh
mata kepala, melainkan bersifat imajiner, sehingga sosiologi selalu berusaha untuk
menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi. Misalnya tentang struktur sosial
masyarakat yang terdiri atas lapisan atas, menengah, dan bawah; pengertian atas,
menengah, dan bawah ini merupakan abstraksi dari kenyataan dalam masyarakat
dan bersifat imaginer.
2. Sifat sosiologi sebagai ilmu memiliki ciri-ciri sbb:
1. Bersifat empiris artinya didasarkan pada hasil observasi dan akal sehat dan hasilnya tidak bersifat
spekulatif
2. Sosiologi bersifat non etis artinya yang dipersoalkan dalam sosiologi bukanlah baik buruknya fakta
tertentu melainkan menjelaskan fakta tersebut secara analistis dan apa adanya.
3. Sosiologi bersifat teoritis artinya sosiologi senantiasa berusaha menyusun kesimpulan dari hasilhasil observasi untuk menghasilkan teori keilmuan
4. Sosiologi bersifat kumulatif artinya teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada
kemudian diperbaiki,diperluas,dan diperdalam.

3. Obyek Kajian Sosiologi


Seperti yang telah disinggung dalam pembicaraan di atas, sosiologi sebagai disiplin ilmu baru muncul
sejak pengkajian masyarakat lepas dari pengaruh filsafat, yaitu sejak Emile Durkheim merintis kajian
mengenai realitas sosial dengan menggunakan penelitian ilmiah. Sebagai suatu ilmu, sosiologi tidak
lagi mendasarkan pembicaraannya pada dugaan MA -dugaan, firasat, dan coba-coba. Memang ketiga
hal tersebut sering ada benarnya dan bermanfaat, sehingga dianggap sejalan dengan akal sehat

(pikiran umum manusia). Namun, penelitian Ilmiah membuktikan bahwa tidak semua hal yang sejalan
dengan pikiran umum manusia adalah benar. Misalnya, anggapan dan keyakinan kuat dalam
masyarakat Indonesia (Jawa, khususnya)

bahwa

banyak anak banyak rezeki.

Hasil pemikiran

ilmiah terbukti sebaliknya, sebab keluarga yang memiliki banyak anak beban hidupnya semakin besar
dan sulit untuk

mencukupi kebutuhannya.

Fakta sosial menurut Durkheim, harus

objek studi sosiologi adalah fakta

dipelajari melalui

kegiatan penelitian.

atau realitas sosial.


Salah satu realitas

sosial adalah kelompok-kelompok dalam masyarakat. Sosiologi mempelajari masyarakat dan perilaku
sosial manusia

dengan

meneliti kelompok

yang dibangunnya. Kelom-pok yang dibangun

manusia dalam kehidupannya di masyarakat dapat berupa keluarga, suku bangsa, komunitas dan
pemerintahan, organisasi sosial, organisasi keagamaan, organisasi.
Lampiran 3
Format Lembar Penilaian Diskusi (Kelompok)
Mata pelajaran : Sosiologi
Sub Materi

: Hakekat sosiologi,sifat sosiologi sebagai ilmu dan obyek kajiansosiologi

Nama Kelompok :
Anggota :
1.
2.
3.
4.
5.
Nama
No

Sikap/Aspek yang dinilai

kelompok/
peserta didik

Penilaian kelompok
1.
Menyelesaikan tugas kelompok dengan
baik
2
Kerjasama kelompok (komunikasi)
3
Hasil tugas (relevansi dengan bahan)
4
Pembagian Job
5
Sistematisasi Pelaksanaan
Jumlah Nilai Kelompok

Kriteria Penilaian
Kriteria
Indikator
80-100

Nilai Kualitatif
Sangat baik

Nilai
Kuantitatif
4

Nilai

Nilai

Kualitatif

Kuantitatif

70-79
60-69
45-59

Baik
Cukup
Kurang cukup

3
2
1

Format Lembar Penilaian Diskusi (Individu Peserta Didik)


Mata pelajaran

: Sosiologi

Sub Materi

: Hakekat sosiologi,sifat sosiologi sebagai ilmu dan obyek kajiansosiologi

Nama Kelompok :
Anggota :
1.
2.
3.
4.
5.
Nama
No

Sikap/Aspek yang dinilai

kelompok/
peserta didik

Nilai Kualitatif

Nilai
Kuantitatif

Penilaian Individu Peserta didik


1.
Berani mengemukakan pendapat
2.
Berani menjawab pertanyaan
3.
Inisiatif
4.
Ketelitian
5.
Jiwa kepemimpinan
6.
Bermain peran
Jumlah Nilai Individu

Kriteria Penilaian
Kriteria
Indikator
80-100
70-79
60-69
45-59

Nilai Kualitatif
Sangat baik
Baik
Cukup
Kurang cukup

Nilai
Kuantitatif
4
3
2
1

Lembar Penilaian Ketrampilan/ Keaktifan Dalam Diskusi


Mata pelajaran

: Sosiologi

Sub Materi

: Hakekat sosiologi,sifat sosiologi sebagai ilmu dan obyek kajiansosiologi

Nama Kelompok :
Anggota :

1.
2.
3.
4.
5.
No
1.
2.
3.
4.
5.

Aspek yang dinilai


Bertanya (cara)
Menjawab pertanyaan
Kesesuaian dengan topik kajian
Cara menyampaikan pendapat
Antusiasme mengikuti

Nilai Kualitatif

Nilai Kuantitatif

pembelajaran

Kriteria Penilaian :
Kriteria Indikator
80-100
70-79
60-69
45-59

Nilai Kualitatif
Sangat baik
Baik
Cukup
Kurang

Nilai Kuantitatif
4
3
2
1

Lampiran 4 :evaluasi Pembelajaran (Proses)


Lembar Pengamatan Siswa
Rubrik kegiatan Diskusi
Aspek Pengama tan

Jumlah
Skor

No. Nama Siswa

Kerja
sama

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Meng
komunikasikan
pendapat

Tole

Keaktifa

ransi

Menghargai
pendapat
teman

Nilai

Ket.

16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
Keterangan Skor :
Masing-masing kolom diisi dengan kriteria
4 = Baik Sekali

3 = Baik

2 = Cukup

1 = Kurang

Skor perolehan
Nilai

X 100

Skor Maksimal (20)


Kriteria Nilai
A = 80 100 : Baik Sekali

C = 60 69 : Cukup

B = 70 79 : Baik

D = 60

: Kurang