Anda di halaman 1dari 1

Efektifitas Obat Kumur Klorheksidin Dalam Mencegah Terjadinya Dry Socket Setelah

Pencabutan Gigi Posterior Rahang Bawah Di Bagian Bedah Mulut RSGM Halimah
Dg.Sikati Kandea Makassar
Oleh. Fitri Apriliani
Abstract
Ekstraksi gigi adalah proses pencabutan gigi dari dalam soket di dalam tulang alveolar.
pencabutan gigi yang ideal dengan meminimalkan trauma pada jaringan sehingga
penyembuhan luka dapat berlangsung baik dan masalah pasca pencabutan dapat di
minimalisir. Dry socket merupakan komplikasi yang paling sering terjadi dalam proses
penyembuhan luka pasca pencabutan gigi permanen. Klorheksidin merupakan antiseptic
yang bersifat antimikrobial, efektif untuk membunuh berbagai bakteri (gram positif dan
gram negatif) ,mampu mengurangi jumlah populasi mikroba .
Hasil. Obat kumur klorheksidin yang digunakan 2x1 hari selama 3 hari pasca pencabutan
gigi.efektif mencegah dry socket pasca pencabutan gigi molar rahang bawah

Mouthwash Chlorhexidine Effectiveness In Preventing Dry Socket After Tooth


Removal Posterior Lower Jaw Surgery Oral RSGM In Halimah Dg.Sikati Kandea
Makassar
By. Fitri Apriliani
Abstract
Dental extraction is the process of tooth in the socket in the alveolar bone. The ideal
tooth extraction with minimal trauma to the tissue so that healing can take place
both wound and post extraction problems can be minimized. Dry socket is the most
common complication in the process of wound healing after tooth extraction
permanent. Chlorhexidine is an antiseptic that is antimicrobial, effective way to kill
a variety of bacteria (gram-positive and gram-negative), were able to reduce the
number of microbial populations.
Results. Chlorhexidine mouthwash used 2x1 day for 3 days after tooth extraction.
effectively prevent dry socket after mandibular molar tooth extraction