Anda di halaman 1dari 9

PENELITIAN KUALITATIF

KELOMPOK II

Debora Dwi Kusumo


Armega Murhendrasta
Aloysius Andryanto
Irene Ria Nuringtyas

140905279
140905214
140905465
140905255

Mata Kuliah

: Metode Penelitian Sosial (A)

Dosen Pengampu

: Bonaventura Satya Bhrata, M.Si.

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI


FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN IMU POLITIK
UNIVERSITAS ATM JAYA YOGYAKARTA
2015

A. Pengertian Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang lebih menekankan kepada aspek


pemahaman secara mendalam mengenai suatu persoalan. Penelitian ini bersifat
deskriptif dan cenderung menggunakan analisis serta lebih menonjolkan proses dan
makna penelitian.
B. Jenis-jenis Penelitian Kualitatif
1. OBSERVASI TERLIBAT
Dalam observasi terlibat biasanya peneliti masuk langsung ke dalam setting
penelitian dan mengamati secara langsung objek yang ditelitinya.
2. ANALISA PERCAKAPAN
Peneliti memusatkan perhatian kepada percakapan yang terjadi dalam interaksi
objek penelitian.
3. ANALISA WACANA
Peneliti dalam analisa wacana lebih memusatkan perhatian pada penggunaan
bahasa.

Dalam

hal

ini

peneliti

sangat

memperhatikan

praktek

dan

kontekstualitas.
4. ANALISA ISI
Analisa isi lebih kepada mengkaji dokumen-dokumen yang ada. Peneliti dapat
menganalisis berbagai ragam dokumen mulai dari dokumen pribadi (surat,
laporan psikiatris) hingga sejarah kepentingan manusia.
5. PENGAMBILAN DATA ETNOGRAFIS
Pengambilan data etnografis relatif tidak terstruktur. Peneliti lebih memfokuskan
diri pada penggalian tekstur dan pengalaman responden. Pengambilan data
etnografis ini dilakukan melalui proses interaksi peneliti dengan objek
penelitiannya yang dilakukan dengan teknik wawancara mendalam secara
bebas.
C. Tujuan Penelitian Kualitatif
Penelitian kualitatif bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam
terhadap suatu masalah yang dikaji. Selain itu penelitian kualitatif juga bertujuan
untuk mempertahankan bentuk dan isis perilaku mansudia serta menganalisis
kualitas-kualitasnya.
D. Gaya Penelitian Kualitatif
Mengkonstruksi realitas dan makna kultural
Fokus pada proses dan peristiwa secara interaktif
Otentisitas adalah kunci
Hadirnya nilai secara eksplisit
Dibatasi situasi
Sedikit kasus dan subjek
Analisis tematik
Peneliti terlibat
E. Dasar Paradigma Kualitatif

[Type text]

Page 2

Asumsi

pertanyaan

kualitatif

Ontologis

Apakah sifat dasar

Realitas

realitas?

subjektif dan ganda

bersifat

sebagaimana
terlihat

oleh

partisipan

dalam

studi.
Epistemologis

Bagaimana
hubungan
dengan

Peneliti berinteraksi
peneliti

dengan yang diteliti.

yang

diteliti?
Aksiologis

Bagaimana peranan

Sarat nilai dan bias.

dari nilai?
Retoris

Bagaimana
penggunaan

Informal
Mengembangkan
keputusan-

bahasa penelitian?

keputusan
Personal
Menggunakan
bahsa kualitatif

Metodelogis

Bagaimana
penelitian?

proses

Proses induktif
Faktor-faktor
dibentuk

secara

stimultan.
Desain
berkembangkategori
diindentifikasi
selama

penelitian.
Ikatan konteks
Pola
dan
teori
dibentuk
pemahaman.

[Type text]

Page 3

proses

untuk

Akurasi

dan

reliabilitas dibentuk
melalui verifikasi.

F. Karakteristik Penelitian Kualitatif


Setting/latar alamiah atau wajar dengan konteks utuh (holistik).
Instrumen penelitian berupa manusia (human instrument).
Metode pengumpulan data observasi sebagai metode utama.
Analisis data secara induktif
Proses lebih berperanan penting daripada hasil.
Penelitian dibatasi oleh fokus.
Desain penelitian bersifat sementara.
Laporan bernada studi kasus.
Interpretasi ideografik.
G. Komponen Proposal Penelitian Kualitatif
a. Judul penelitian
Judul dalam penelitian kualitatif belum terfokus

dan masih bersifat umum,

hal ini dilakukan agar memberi kemungkinan bagi penelitian untuk


berkembang sesuai dengan kondisi yang akan di hadapi di lapangan selama
proses penelitian.
b. Pendahuluan
i. Latar Belakang Masalah
Yang dimaksud dengan masalah adalah keadaan yang bersumber
dari hubungan antara dua faktor atau lebih yang menghasilkan situasi
yang membingungkan. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini
biasanya terkait dengan isu-isu yang sedang berkembang dalam
masyarakat. Yang menjadi prioritas utama permasalahan dalam
penelitian ini ialah masalah yang belum banyak dijadikan objek suatu
penelitian.

Dalam

pemilihan

masalah

harus

memperhatikan

kemudahan aksesibilitas dan apakah masalah tersebut signifikan


dengan isu-isu yang sedang berkembang. Selain itu perlu juga
memperhatikan relevansinya bagi masyarakat, sering atau tidaknya
permasalahan itu diteliti, penting atau tidaknya permasalahan tersebut
[Type text]

Page 4

serta kesesuaiannya dengan tingkat perkembangan suatu disiplin


dalam masyarakat.
ii. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian kualitatif bukan harga mati bagi
penelitian tersebut. Artinya meskipun masalah sudah dirumuskan
sedemikian rupa ada kemungkinan bahwa situasi di lapangan tidak
memungkinkan

bagi

peneliti

untuk

melakukannya

sehingga

penyempurnaannya bisa dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi


yang ditemui di lapangan.
iii. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adaah untuk memecahkan masalah yang
ada sesuai dengan rumusan yang telah disusun.
iv. Pertanyaan Fokus
Pertanyaan yang dipersiapkan dalam penelitian

ini

haruslah

difokuskan pada hal-hal yang terkait dengan masalah dan tujuannya.


Fokus dimaksudkan sebagai wahana untuk membatasi studi dalam
melakukan penelitian agar tidak menyimpang dari masalah dan tujuan
dasar.
c. Kajian pustaka
Kajian pustaka merupakan kumpulan hasil penelitian terdahulu (penelitian
yang pernah dilakukan sebelumnya). Kajian pustaka ini merupakan kerangka
berpikir atau analisis yang bersifat teoritis. Namun kajian ini tidak diperlukan
dalam Grounded Research.
d. Metode penelitian
Menentukan subjek penelitian
Pemilihan setting/latar penelitian
Penentuan phase penelitian (orientasi, eksplorasi, analisis/laporan)
Teknik pengumpulan data
triangulasi
Analisis data
Jadwal penelitian
Personel penelitian
Teknik untuk mencapai keabsahan/kredibilitas
Biaya dan logistik penelitian
e. Daftar pustaka
H. Metode Pengumpulan Data Kualitatif
1. Pengamatan dengan berpartisipasi (Participant Observation)
2. Wawancara Mendalam (Indepth Interview) dan Focus Group Discussion (FGD)
3. Penyelidikan Sejarah Hidup (Life Historical Investigation)
[Type text]

Page 5

4. Analisis Isi Kualitatif (Qualitative Content Analysis)

I.

Proses Penelitian Kualitatif

Proses Penelitian Kualitatif


Analisis Data
dan Dialog
Data-Teori

Studi
Awal

Mempertajam
Fokus dan
Menentukan
Rumusan
Masalah

Proses
Pengumpulan
Data
(Observasi,
Wawancara,
Riset
Dokumentasi

Temuan Data
Kesimpulan
Penelitian

Pengecekan
Data

J. Dasar Penelitian Kualitatif


Pendekatan Fenomenologis memahami arti suatu peristiwa dan kaitannya
terhadap masyarakat dalam situasi tertentu
Interaksi simbolik pengalaman manusia ditengahi oleh penafsiran
Kebudayaan aspek-aspek kebudayaan = etnografis
Etnometodologi studi tentang cara individu menciptakan dan memahami
kehidupannya sehari-hari
K. Model Analisis Data
Analisis domain
Merupakan upaya peneliti dalam memperoleh gambaran umum suatu data untuk
menemukan fokus penelitian. Pada tahap ini peneliti belum membaca dan
memahami data secara detail karena tujuannya hanyalah memperoleh domain
atau ranah penelitian.
Analisis taksonomi
Dalam tahap analisis taksonomi peneliti berusaha memahami domain-domain
tertentu sesuai dengan fokus penelitian. Tiap-tiap domain dipahami secara
mendalam dan membaginya ke dalam sub-domain untuk kemudian dibagi lagi ke
dalam hal-hal yang lebih khusus.
Analisis komponensial
Dalam tahap ini peneliti mencoba untuk membedakan secara kontras antar unsur
dalam domain yang diperoleh. Unsur-unsur yang kontras tersebut kemudian
dibuat kategorisasi yang relevan. Kedalaman pemahaman peneliti dapat terlihat
melalui kemampuannya untuk mengelompokkan dan merinci domain-domain
tersebut.
Analisis tema kultural

[Type text]

Page 6

Merupakan

analisis

yang

memahami

gejala-gejala

dari

analisis-analisis

sebelumnya. Analis ini mengumpulkan banyak tema, fokus budaya, nilai serta
simbol buday yang ada dalam setiap domain. Analisis ini juga berusaha untuk
menemukan hubungan yang terdapat antar-domain yang dianalisis. Hubunganhubungan ini kemudian akan membentuk suatu kesatuan yang holistik dan pada
akhirnya akan tampak tema mana yang dominan dan mana yang kurang
dominan.
L. Teknik Analisis Data (Kholil, 2006, p. 132)
Metode successive approximation
Metode ini berawal dari penelitian dan asumsi tentang suatu konsep. Bisa juga
melahirkan konsep baru ataupun memodifikasi konsep yang lama untuk
pembuktian yang lebih akurat. Dalam metode ini peneliti mengumpulkan
berbagai data tambahan untuk memecahkan suatu isu atau permasalahan yang
belum terjawab.
Metode ilustrasi
Metode ini menggunakan data empiris untuk mengilustrasikan suatu teori.
Peneliti dalam metode ini menganalisis suatu data berdasarkan teori yang ada.
Analisis perbandingan
Metode ini membandingkan berbagai analisis yang ada dan menemukan data
yang logis.
M. Cara Meningkatkan Validitas Penelitian
1. Memperluas harapan awal.
2. Memfokuskan dengan melihat sumber data lain.
3. Membuat kutipan ekstensif.
4. Menggunakan data penelitian lainnya sebagai sumber pengecekan
5. Melakukan pengecekan dengan meminta anggota penelitian memeriksa hasil
penelitian.
N. Meningkatkan Reliabilitas Penelitian Kualitatif
1. Mempelajari rekaman video yang dilakukan beberapa kali oleh orang yang sama
maupun orang yang berbeda.
2. Mendengarkan kembali rekaman audio yang dilakukan oleh orang yang sama
maupun orang yang berbeda.
3. Mempelajari transkripsi hasil rekaman oleh orang yang sama maupun orang
yang berbeda.
O. Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan
Deskripsi dan interpretasi dari informan

Kekurangan
Peneliti bertanggung jawab besar terhadap

dapat diteliti secara mendalam


Mempunyai landasan teori yang sesuai fakta

informasi yang disampaikan oeh informan


Bersifat sirkuler

[Type text]

Page 7

Penelitian lebih berjalan subjektif

Perbedaan

antara

fakta

Sangat efektif digunakan dalam mencari

kurang jelas
Ukuran penelitian kecil

dan

kebijakan

tanggapan dan pandangan karena bertemu


langsung
Adanya

pemahaman

khusus

dalam

menganalisa

Tidak efektif jika ingin meneliti secara


keseluruhan atau besar-besaran

P. Contoh Penelitian Kualitatif


1. Laporan Penelitian Nico Fergiyono Salah seorang mahasiswa Universitas Negeri
Yogyakarta.
2. Judul
: Fenomena Judi Bola Online di Kalangan Mahasiswa Pendidikan
Sosiologi B Tahun Angkatan 2012
3. Tema Penelitian
: judi bola online
4. Teori yang Digunakan
: fenomenologi
5. Metodologi dan Temuan : metologi metodologis.
1.)
Proses mahasiswa mengenal akan keberadaan judi bola online terjadi
melalui sebuah interaksi sosial yang terjadi dengan sesama mahasiswa lain yang
lebih dulu telah terlibat dalam permainan judi bola online. Baik itu melalui teman
satu kelas, maupun melalui teman kost.
2.) Longgarnya kontrol yang dilakukan oleh orang tua menjadi salah satu
faktor pendorong keterlibatan mahasiswa dalam permainan judi bola online.
3.) Solidaritas antar teman dan juga lingkungan mahasiswa membawa dampak
yang besar, karena rata-rata dari mereka dan teman-temannya adalah para
penjudi bola online.
4.)
Selain judi bola online, ada juga mahasiswa yang berjudi poker.
5.
Selama keikutsertaan mahasiswa dalam permainan judi online, terdapat
dampak yang mereka rasakan baik itu dampak positif maupun dampak negatif
meskipun lebih banyak terdapat dampak negatif yang dirasakan, seperti dampak
untuk kesehatan, kepribadian, akademik dll.
6. Kesimpulan
: Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
permainan judi bola online yang dilakukan oleh para mahasiswa merupakan hasil
dari sebuah interaksi sosial yang terjadi diantara mereka. Intensitas
kebersamaan antar sesama mahasiswa yang sering bertemu membuat
hubungan mereka terjalin dengan baik, hal ini membuat proses interaksi yang
terjadi diantar mereka dapat berjalan dengan baik karena satu sama lain saling
memberikan respon atau tanggapan terhadap apa yang mereka perbincangkan.
Daftar Pustaka

[Type text]

Page 8

Kurniawan, Aris. (2015). 101 Pengertian Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Oleh Para
Ahli. Diakses pada tanggal 10 September 2015, website :
<http://www.gurupendidikan.com/101-pengertian-penelitian-kualitatif-dan-kuantitatif-olehpara-ahli/>

Budiman, Syahrul. (2015). Pengolahan dan Analisis Data Kualitatif. Diakses pada
tanggal 10 September 2015, website :
<https://www.academia.edu/5562212/PENGOLAHAN_DAN_ANALISIS_DATA_KUALITA
TIF>

Kurnia, Manika. (2015). Kelebihan dan Kekurangan Metode Penelitian Kualitatif dan
Kuantitatif. Diakses pada tanggal 11 September 2015, website :
<https://www.academia.edu/6795452/Kelebihan_dan_kekurangan_Metode_Penelitian_K
ualitatif_dan_Kuantitatif>

Koyan, Wayan. (2015). Metode Penelitian Kualitatif. Diakses pada tanggal 11 September
2015, website :
<http://pasca.undiksha.ac.id/e-learning/staff/dsnmateri/6/1-14.pdf>

Mulyana, Deddy. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja


Rosdakarya.

Kholil, Syukur. (2006). Metodologi Penelitian Komunikasi. Bandung: Citapustaka Media.

Sarwono, Jonathan. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta:


Graha Ilmu.

[Type text]

Page 9