Anda di halaman 1dari 95

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)

MATA KULIAH
KODE MATA KULIAH
BEBAN STUDI
PENENPATAN

: Agama
: WAT 1.01
: 3 SKS (T=2, P=1)
: Semester 1

A. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini membahas tentang kaidah-kaidah dalam agama dan manfaatnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berazaskan Pancasila.
Penerapan ajaran-ajaran agama dalam profesi keperawatan terutama dalam hubunngannya dengan etika beragama serta menerapkannya dalam tugas sebagai perawat.
Proses pembelajaran mata kuliah ini melalui kegiatan belajar ceramah, diskusi , penugasan dan praktek.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah mahasiswa mampu :
1. Memahami macam-macam agama di Indonesia.
2. Memahami arti agama dalam kehidupan sehari-hari.
3. Mempraktekan etika, kaidah-kaidah agama yang berhubungan dengan kesehatan.
4. Mengintegrasikan kaidah-kaidah agama terhadap tugas dan peran manusia.
5. Memahami pembentukan akhlak berdasarkan agama.
6. Memahami etika menurut agama/akhlaq.
7. Memahami hubungan agama dan kesehatan.
C. Garis Besar mata Kuliah
1. Agama di Indonesia
2. Agama Islam
3. Agama Kristen Katholik
4. Agama Kristen Protestan
5. Agama Hindu
6. Agama Budha
7. Peran dan Fungsi Agama dalam kehidupan
8. Etika dan akidah beragama dengan kesehatan
9. Kaidah/keyakinan agama terhadap manusia
10. Pedoman menciptakan keluarga berdasarkan agama
11. Tanggung jawab anak terhadap orang tua.

12. Manusia dalam kehidupan


13. Pandangan agama terhadap kesehatan
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Agama di Indonesia

1.
Menjelaskan
pengertian agama
secara umum dan
khusus
2.
Menjelaskan
sejarah
agama di dunia dan
Indonesia
3.
Menjelaskan
kedudukan
dan
fungsi agama
4.
Menjelaskan motivasi
dan
tujuan
beragama
5.
Menjelaskan
kaidah Agama Islam
dan etika agama
yang berhubungan
dengan kesehatan
1.

Menjelaskan
pengertian
agama
Islam
2.
Menjelaskan
sejarah
perkembangan

MATERI

METODE

WAKTU

Agama di Indonesia :
a. Pengertian agama
secara umum dan
khusus.
b. Sejarah agama di dunia
dan Indonesia.
c. Kedudukan dan fungsi
agama.
d. Motivasi dan tujuan
beragama.
e. Kaidah dan etika agama
yang berhubungan
dengan kesehatan

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Agama Islam :
a.
Pengertian agama
Islam.
b.
Sejarah
perkembangan agama Islam.
c.
Pembawanya/nabi/
Rosul.
d.
Keyakinan/Aqidah,
Ibadah.
e.
Sumber-sumber
hukumnya.
f.
Akhlaq dan

FASILITATOR

agama Islam
Menjelaskan
pembawaan Nabi /
Rosul
4.
Menjelaskan
aqidah,
ibadah,
sumber
hukum,
akhlaq
dan
muamalah
5.
Menjelaskan
Peran dan fungsi agama
kaidah dan etika dalam kehidupan
agama Islam yang
berhubungan dengan
kesehatan
3.

Menjelaskan
agama
kehidupan

kaitan
dalam
Etika dan akidah beragama
dalam kesehatan

Menjelaskan etika dan


akidah
beragama
dengan kesehatan
Kaidah agama terhadap
manusia

Menjelaskan kaidah /
keyakinan
agama

g.

muamalah.
Kaidah dan etika
agama Islam yang
berhubungan dengan
kesehatan

Peran dan Fungsi Agama dalam


kehidupan:
a. Fungsi agama.
b. Hikmah beragama.
c. Sikap hidup beragama.
d. Agama dalam kehidupan.
e. Toleransi beragama.

Etika dan akidah beragama dengan


kesehatan:
a.
Etika
beragama
dalam kehidupan seharihari.
b.
Kaidah/keyakinan
agama dengan kesehatan.
c.
Etika agama dalam
kesehatan.
Kaidah/keyakinan agama terhadap
manusia :

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

terhadap manusia
6

a.
Pedoman
menciptakan
keluarga berdasarkan agama

Menjelaskan pedoman
menciptakan keluarga
berdasarkan agama

1.

Manusia dalam
kehidupan
2.
Pandangan
agama terhadap
kesehatan
Menjelaskan
agama
pemberian
keperawatan

kaitan
dalam
asuhan

Pengertian
manusia.

PBC

2 x 50 menit

PBC

4 x 50 menit

b.

Komponen
penting dalam diri manusia.
c.
Tugas
manusia dengan agama.
d.
Proses
kejadian manusia menurut
agama.
Pedoman menciptakan keluarga
berdasarkan agama
a.
Pengertian
keluarga.
b.
Hak
dan
kewajiban suami-istri.
c.
Pembinaan
keluarga.
d.
Anak yang
diinginkan agama dan orang
tua.
e.
Tanggung
jawab orang tua terhadap
anak.
f.
Kenakalan
remaja.
g.
Tanggung
jawab anak terhadap orang
tua.
Manusia dalam kehidupan :
a.
Manusia
dan
akhlaq.
b.
Kewajiban merawat
pasien/pasien.
c.
Pendampingan/bim

d.

bingan pasien.
Perawatan jenazah
dan pemakaman.

Pandangan
agama
terhadap
kesehatan :
a.
Kesehatan
keluraga berencana.
b.
Cloning
dan bayi tabung.
c.
Transfusi
darah, transplantasi organ
tubuh manusia
d.
Haid,
nifas dan menyusui/pemberian
ASI.
e.
Kesehatan
lingkungan dan kebersihan
E. Rujukan
1. Abu Ahmad & Nursalim, (1991), Dasar-Dasar Pendidikan Islam untuk Perguruan Tinggi, Jakarta, Bumi Aksara.
2. Agus Hakim, (1985), Perbandingan Agama, Semarang, Diponegoro.
3. Al-Kitab.
4. Al-Quran terjemahan.
5. DepAg, (1983), Pedoman Bimbingan Penyuluhan dan Motivasi KKB menurut Agama Hindu.
6. DepKes RI, (1988), Pesan-Pesan baku Program Kesehatan Menurut Agama.
7. M. Tholib, (1991), 60 Pedoman Rumah Tangga Islami, Jakarta, Al-Kautsar

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


JUDUL MATA KULIAH
KODE MATA KULIAH
BEBAN STUDI
PENEMPATAN

: Kewarganegaran
: WAT 1.1.02
: 1 SKS (T=1)
: Semester 1

A.

Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini menguraikan tentang pengantar pendidikan Kewarganegaraan yang mencakup hak dan kuwajiban warga Negara, bela Negara, demokrasi Indonesia, wawasan
nusantara, ketahanan nasional, politik serta strategi nasional. Kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui kuliah, penugasan dan diskusi.

B.

Tujuan Mata Kuliah


Membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan kemampuan dasar tentang hubungan warga Negara dan bela Negara agar menjadi warga yang dapat diandalkan oleh bangsa
dan negara. Pada Akhir mata kuliah ini mahasiswa mampu :
1.
Memahami Pancasila dalam sejarah bangsa Indonesia
2.
Memahami fungsi Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
C.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
D.

Memahami Pancasila dan UUD 1945


Memahami Pancasila dan GBHN
Memahami pedoman, penghayatan, dan pengamalan Pancasila
Menerapkan Pancasila dalam profesi keperawatan
Memahami pengertian pendidikan kewiraan bagi seorang warga Negara Indonesia
Memahami pengertian pendidikan kewiraan bagi seorang warga negara Indonesia
Memahami wawasan nusantara
Memahami pentingnya ketahanan nasional, politik, dan strategi nasional politik, strategi Hankamnas serta system Hamkamrata
Garis Besar Mata Kuliah
Pancasila dalam sejarah bangsa Indonesia
Fungsi Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia
Pancasila dan UUD 1945
Pancasila dan GBHN
Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
Penerapan Pancasila dalam profesi keperawatan
Pengertian pendidikan kewiraan yang diperlukan bagi seorang WNI
Wawasan Nusantara
Ketahanan Nasional
Politik dan strategi Nasional
Politik dan strategi Hankamnas
Sistem Hankamrata

Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Mahasiswa mengetahui Pengertian pokok Pancasila
pengertian
pokok
Pancasila
Mahasiswa
mampu Pancasila dalam
memahami
sejarah perjuangan bangsa
perjuangan bangsa

MATERI
a.
b.
c.

sejarah a.

Pengertian Pancasila
Sejarah lahirnya Pancasila
Istilah Pancasila

Sejarah perjuangan pada


jaman penjajahan Belanda
b.
Sejarah
pada
jaman
penjajahan Jepang
c.
Sejarah
menjelang
kemerdekaan

METODE

WAKTU

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

FASILITATOR

d.

Sejarah
setelah
kemerdekaan
e.
Sejarah perumusan dan
penyusunan Pancasila dan UUD
Fungsi Pancasila
dalam
1945
kehidupan
berbangsa
Indonesia
a.
Pancasila
sebagai
pandangan hidup bangsa
b.
Pancasila sebagai dasar
negara RI
Pancasila sebagai filsafat c.
Pancasila sebagai sumber
bangsa Indonesia
dari segala sumber hukum
Pancasila sebagai falsafat yang
mempersatukan bangsa Indonesia

Mahasiswa
mampu
memehami
fungsi
Pancasila
dalam
kehidupan berbangsa
Indonesia

Mahasiswa
mampu
mengetahui Pancasila
sebagai falsafah bangsa
Indonesia

Mahasiswa
mampu Pancasila dan UUD 1945
menghubungkan
Pancasila dan UUD
1945

Mahasiswa
mampu Pancasila dan GBHN
memahami keterkaitan
Pancasila
dengan
GBHN

Pengertian UUD 1945


Kedudukan UUD 1945
Pokok pikiran UUD 1945
Prinsip yang terkandung
dalam batang tubuh UUD 1945
e.
Pandangan
sistem
ketatanegaraan
berdasarkan
Pancasila dan UUD 1945
a.

c.
d.
e.
Mahasiswa

mamapu Demontrasi Pancasila

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

a.
b.
c.
d.

b.

PBC

Tujuan
pembangunan Nasional
Landasan
Pembangunan Nasional
Azas
Pembangunan Nasional
Modal dasar
Pembangunan Nasional
Faktor
dominan

memahami demokrasi
Pancasila

Mampu
memahami Pancasila
Pancasila sebagai etika etika

f.

Trilogi
Pembangunan

sebagai

g.

Pokok pikiran
yang terkandung dalam GBHN

a.

Azas
dan
demokrasi
Pancasila
Partisipasi rakyat
Landasan hukum
Tata
urutan
peraturan
perundangan
Demokrasi
Pancasila
sebagai Way of life

sistem b.
c.
d.
e.

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

a.

10

11

Pengertian nilai moral dan


norma
b.
Nilai
dasar,
nilai
instrumental, dan nilai praktis
c.
Pancasila sebagai dasar
Mahasiswa
mampu Penerapan Pancasila dalam
fundamental bagi bangsa dan
menerapkan Pancasila profesi keperawatan
negara
dalam
profesi
d.
Makna nilai setiap sila
keperawatan
Pancasila

PBC

Mahasiswa mengetahui Pengantar


konsep
dasar Kewiraan
pendidikan kewiraan /
kewarganegaraan

Pendidikan

Mahasiswa memahami Wawasan Nusantara


konsep
wawasan

Contoh-contoh perilaku penerapan


Pancasila
dalam
profesi
keperawatan
a.
b.
c.
d.
e.

Pengertian
Latar belakang
Landasan hukum
Maksud dan tujuan
Ruang lingkup

nusantara dalam rangka


mempertahankan
kesadaran untuk bela
negara dan bangsa
12

Mahasiswa
mampu Ketahanan Nasional
memehami
konsep
ketahanan nasional

13

Mahasiswa
mampu Politik
strategi
memahami
konsep nasional
politik strategi nasional

14

15

Mahasiswa
mampu Politik
strategi
memahami
konsep nasional
politik
strategi
hankamnas
dalam
meningkatkan
kesadaran
untuk
memelihara, menjaga
keamanan nusa dan
bangsa

Mahasiswa
mampu Sistem Hankamrata
memahami
sistem
hankamrata
sebagai
sistem bela negara dan
bangsa Indonesia

f.

Kompetensi
yang
diharapkan dengan adanya
pendidikan
kewiraan
/
kewarganegaraan

a.
b.
c.
d.
e.
hankam f.

Pengertian
Tujuan
Geopolitik, geostratefi
Histori dan yuridis formal
Unsur wawasan nusantara
Penerapan
wawasan
nusantara dalam kehidupan
sehari-hari

a.
hankam b.
c.
d.

Pengertian
Astra-gatra
Sifat-sifat tannas
Hakekat tannas

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

a.

Pengertian politik dan


strategi
b.
Faktor-faktor
yang
mempengaruhi
c.
Garis besar polstranas
a.
b.
c.

Pengertian
Hubungan Polstra Nasional
Faktor-faktor
yang
mempengaruhi
politik
hankamnas
d.
Pembangunan
dan
penggunaan kekuatan
e.
Contoh
dalam
pemeliharaan, menjaga nusa dan
bangsa bagi perawat

a.
b.
c.

Sejarah perjuangan
Hakekat perang
Faham bangsa Indonesia
tentang perang
d.
Perkembangan hankamrata
e.
Pola operasi hankamrata
E.

Rujukan
1. Buku UUD 1945 dan perubahannya berupa Amandemen.
2. Hartono (1991), Pancasila ditinjau dari segi histories, Jakarta, Rineka Cipta.
3. H. R. Syaukani, dkk. (2002), Otonomi Daerah dalam Negara Kesatuan, Jogjakarta,
Pustaka Pelajar.
4. Ismaun H., (1991), Pancasila lengkap, Bandung, Julianti.
5. Lembaga Ketahan Nasional Dikti, (1996), Kewiraan untuk Mahasiswa, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama.
6. Moedjianto G, dkk., (1994), Pancasila, Jakarta, Gramedia Pusataka Utama.
7. Mursito, dkk., (1992), Kewiraan, Jakarta, Rineka Cipta.
8. N.K. Efendie, (1991), Polstranas : suatu pengantar pengkajian mendukung implementasi wawasan-Tannas, Lemhanas.
9. Rizikin Daman, (1995), Pancasila Dasar Falsafah Negara, Jakarta, Raja Grafindo Persada.
10. Sabarti Akhadiah, MK, (1985), Pendidikan Kewiraan, Jakarta, Karunia, Universitas Terbuka.
11. Sartono Kartodirjo, (1992), Kebudayaan Pembangunan Dalam Perspektif Sejarah, Jogjakarta, Gajah Mada University Press.
12. Sobanah H. AN. (1996), Kewiraan dalam Konsepsi dan Implementasi, Jakarta, Trigenda Karya.
13. Widjaya, AW., (1991), Perkuliahan Pancasila pada Perguruan Tinggi, Jakarta, Akademika Persindo.
14. Widjaya, AW., (2000), Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dan HAM di Indonesia, Jakarta, Rineka Cipta.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Kewarganegaraan
KODE MATA KULIAH : MULOK
BEBAN STUDI
: 1 SKS (T=1)
PENEMPATAN
: Semester I

A. Deskripsi Mata Kuliah


Mata kuliah ini menguraikan tentang penerapan Pancasila dalam profesi keperawatan,. Kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui kuliah, penugasan dan diskusi.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada Akhir mata kuliah ini mahasiswa mampu :
1.
Memahami Pancasila dalam penerapan asuhan keperawatan di Rumah Sakit
2.
Memahami sila-sila Pancasila dalam asuhan keperawatan di Rumah Sakit
3.
Memahami kaidah Pancasila dalam asuhan keperawatan di Rumah Sakit
C. Garis Besar Mata Kuliah
1.
Fungsi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat
2.
Fungsi Pancasila dalam kehidupan profesi keperawatan
3.
Sila-sila Pancasila dalam asuhan keperawatan di Anak, Medical Bedah, Gerontik, Maternitas, Kritis, Jiwa
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN

MATERI

METODE

WAKTU

Panc
asila sebagai pandangan hidup
bangsa
b.
Panc
asila sebagai dasar Negara RI
c.
Panc
asila sebagai sumber segala
hukum

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Setelah
mengikuti
proses
pembelajaran
mahasiswa mampu :
1

Mejelaskan
Pancasila
kehidupan
bermasyarakat

fungsi Fungsi Pancasila


dalam
dalam kehidupan bermasyarakat

Menjelaskan Sila-sila Fungsi Sila-sila


Pancasila dalam profesi dalam profesi
keperawatan

Pancasila

a.

a.

Panc
asila sebagai sumber segala
hukum
dalam
bidang
kesehatan

FASILITATOR

Menjelaskan sila-sila Asuhan keperawatan Anak


Pancasila dalam asuhan
keperawatan anak

b.
asila sebagai
keperawatan
a.

b.
4

Menjelaskan sila-sila Asuhan


keperawatan
Pancasila dalam asuhan Medikal Bedah
keperawatan Medikal
Bedah

c.

a.
b.

Menjelaskan sila-sila Asuhan


Pancasila dalam asuhan Maternitas
keperawatan
Maternitas

Keperawatan

c.

a.

dasar

Panc
etika

Hak
dan
kuwajiban
keluarga
anak
dalam
pelaksanan
tindakan
keperawatan
Tanggung
jawab
dan
tanggung
gugat
dalam
tindakan asuhan keperawatan
anak
Masalah masalah etika
keperawatan
pada
anak
dipandang
dari
sudut
Pancasila
Hak
dan
kuwajiban
keluarga dalam pelaksanan
tindakan keperawatan
Tanggung
jawab
dan
tanggung
gugat
dalam
tindakan asuhan keperawatan
pasien
Masalah masalah etika
keperawatan pada pasien
dipandang
dari
sudut
Pancasila

Hak
dan
kuwajiban
keluarga
pasien
dalam
pelaksanan
tindakan
keperawatan Maternitas
b.
Tanggung
jawab
dan
tanggung
gugat
dalam
tindakan asuhan keperawatan
ibu hamil / ibu menyusui, dan

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

c.
6

Menjelaskan sila-sila Asuhan Keperawatan Gadar /


Pancasila dalam asuhan Kritis
keperawatan Gadar /
Kritis

WUS
Masalah masalah etika
keperawatan pada ibu hamil,
menuyusui
dan
WUS
dipandang
dari
sudut
Pancasila

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

a.

Menjelaskan sila-sila Asuhan Keperawatan Jiwa


Pancasila dalam asuhan
keperawatan Jiwa

Hak
dan
kuwajiban
keluarga
pasien
dalam
pelaksanan
tindakan
keperawatan Gadar / kritis
b.
Tanggung
jawab
dan
tanggung
gugat
dalam
tindakan asuhan keperawatan
Gadar / kritis
c.
Masalah masalah etika
keperawatan pada Gadar /
kritis dipandang dari sudut
Pancasila

PBC

a.

Hak
dan
kuwajiban
keluarga
pasien
dalam
pelaksanan
tindakan
keperawatan Jiwa
b.
Tanggung
jawab
dan
tanggung gugat dalam tindakan
asuhan keperawatan Jiwa
c.
Masalah masalah etika
keperawatan Jiwa

E. Rujukan

1. Buku UUD 1945 dan perubahannya berupa Amandemen.


2. Hartono (1991), Pancasila ditinjau dari segi histories, Jakarta, Rineka Cipta.
3. H. R. Syaukani, dkk. (2002), Otonomi Daerah dalam Negara Kesatuan, Jogjakarta,
Pustaka Pelajar.
4. Ismaun H., (1991), Pancasila lengkap, Bandung, Julianti.
5. Lembaga Ketahan Nasional Dikti, (1996), Kewiraan untuk Mahasiswa, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama.
6. Moedjianto G, dkk., (1994), Pancasila, Jakarta, Gramedia Pusataka Utama.
7. Mursito, dkk., (1992), Kewiraan, Jakarta, Rineka Cipta.
8. N.K. Efendie, (1991), Polstranas : suatu pengantar pengkajian mendukung implementasi wawasan-Tannas, Lemhanas.
9. Rizikin Daman, (1995), Pancasila Dasar Falsafah Negara, Jakarta, Raja Grafindo Persada.
10. Sabarti Akhadiah, MK, (1985), Pendidikan Kewiraan, Jakarta, Karunia, Universitas Terbuka.
11. Sartono Kartodirjo, (1992), Kebudayaan Pembangunan Dalam Perspektif Sejarah, Jogjakarta, Gajah Mada University Press.
12. Sobanah H. AN. (1996), Kewiraan dalam Konsepsi dan Implementasi, Jakarta, Trigenda Karya.
13. Widjaya, AW., (1991), Perkuliahan Pancasila pada Perguruan Tinggi, Jakarta, Akademika Persindo.
14. Widjaya, AW., (2000), Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dan HAM di Indonesia, Jakarta, Rineka Cipta.
15. Kozier, B.G, & Oliveri, R. (1996). Fundamental of Nursing : Concept, process practice. California.
16. Perry, A. G. & Potter, P. A. (1994). : Clinical Nursing Skills & Rechniques.
17. Potter, P. A. & Perry, A. G. (1993). Fundamental of Nursing : Concept, process practice.
18. De Laune and LAder (2002). Fundamental of Nursing, Standar & Practice. California.
19. Betz & Solwden (2000), Pediatric Nursing Reference, Fourth Edition, Mosby, St Louis Baltimore.
20. Depkes RI. (1998), Nursing Children Psikology, Research and practice, London : Chapman and hall.
21. Wong, D.L. (1999), Nursing Care of Infants and Children, St. Louis : Mosby.
22. Wong. D.L. & et.all (2000), essential of Pediatric nursing, Sixth edition, Mosby st Louis Baltimore.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)

MATA KULIAH
: Bahasa Indonesia
KODE MATA KULIAH : WAT. 1.03
BEBAN STUDI
: 3 SKS (T=3)
PENEMPATAN
: Semester I
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini menguraikan tentang tata bahasa, susunan kalimat dalam karangan ilmiah, juga dipelajari tentang komunikasi dan menulis laporan karya tulis ilmiah
dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu :
1. Memahami kaidah kaidah bahasa Indonesia
2. Mengunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam menyusun
karangan ilmiah yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas sebagai
perawat.
C. Garis Besar Mata Kuliah
1.
Fungsi bahasa.
2.
Tata bahasa.
3.
Tata ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan.
4.
Tata kalimat bahasa Indonesia yang efektif.
5.
Paragraf dan pengembangannya.
6.
Diksi/pilihan kata dan kosa kata bahasa Indonesia yang baku.
7.
Tehnik pembuatan laporan.
8.
Penulisan ilmiah dan tulisan popular.

D. Program Pembelajaran

NO
1

TIU / TIK
1.
2.
3.
4.
5.
6.

2
7.

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Bahasa

Menjela
skan definisi Bahasa
Menent
ukan Aspek Bahasa
Mengid
entifikasi
fungsi
Bahasa
Mengid
entifikasi
Tujuan
Berbahasa
Menjela
skan Fungsi Bahasa
Mengid
entifikasi
Strktur
Laporan
Pungtuasi (EYD)
Menulis
Laporan

1.
Menjelaskan macammacam Pungtuasi
2.
Struktur
Mengidentifikasi
kesalahan
penggunaan
Pungtuasi
3.
Menjelaskan
pembentukan kata
4.
Mengidentifikasi
kesalahan
penggunaan bentuk
data
Tata Bahasa

MATERI

METODE

WAKTU

Fungsi Bahasa
1. Definisi Bahasa
2. Aspek Bahasa
3. Fungsi Bahasa
4. Tujuan Kemahiran Berbahasa
5. Fungsi Bahasa

PBC

2 x 50 menit

Pungtuasi (EYD)
a.
Tanda titik
b.
Tanda koma

PBC

1 x 50 menit

Struktur
a.
k kata
b.
ciri kalimat efektif

PBC

1 x 50 menit

PBC

1 x 50 menit

Bentu
Ciri-

FASILITATOR

5.
Mengidentifikasi ciriciri kalimat efektif
6.
Tehnik pembuatan surat
Menyusun
kalimat
efektif
Mengidentifikasi
bahasa

tata

1. Menjelaskan jenis
surat
Tehnik membuat karangan
2. Menentukan bentukbentuk surat
3. Mengidentifikasi
bagian-bagian surat
4. Menulis / menyusun
contoh surat
1.
2.

6
3.
4.
5.
1.

Menentukan
tema karangan
Membuat judul
karangan
Tehnik membuat laporan
Mengidentifika
si fungsi kerangka
karangan
Menyusun
kerangka karangan
Menyusun
karangan

Menjelaskan
definisi laporan
2.
Mengidentifika
si
dasar-dasar

Tata Bahasa :
1. Bahasa Baku
2. Bahasa Efektif

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Tehnik pembuatan surat :


1. Jenis surat
2. Bentuk-bentuk surat
3. Bagian-bagian surat
4. Contoh surat

Tehnik membuat karangan :


1.
Tema
2.
Syarat judul yang baik
3.
Fungsi kerangka karangan
4.
Contoh kerangka karangan
5.
Jenis paragraf
6.
Menyusun paragraf
7.
Jenis karangan
8.
Contoh karangan
Tehnik membuat laporan :
1. Definisi laporan
2. Dasar-dasar laporan
3. Sifat-sifat laporan
4. Macam-macam laporan
5. Struktur laporan
6. Contoh laporan

laporan
Mengidentifika
si sifat-sifat laporan
4.
Mengidentifika
si
macam-macam
laporan
5.
Mengidentifika
si struktur laporan
6.
Menulis
laporan
3.

E. Rujukan
1. Arifin, E. Zaenal, (2004), Penulisan Karangan Ilmiah dengan Berbahasa Indonesia yang Benar, Jakarta : Mediyatama Sarana Perkasa.
2. Arifin, E. Zaenal dan Amran Tasal, (2004), Cermat Berbahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi, Jakarta : Mediyatama Sarana Perkasa.
3. Keraf, Gorys. (2002), Diksi dan Gaya Bahasa, Ende Flores : Nusa Indah.
4. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, (1996), Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan, Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
5. Razak, Abdul, (1996), Kalimat Efektif : Struktur, Gaya, dan Variasi, Jakarta : Gramedia.
6. Tarigan, Jago, (1996), Membina Keterampilan Menulis Paragraf dan Pengembangannya, Bandung : Angkasa.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Bahasa Indonesia
KODE MATA KULIAH : MULOK
BEBAN STUDI
: 1 SKS (T=1)
PENEMPATAN
: Semester I
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini menguraikan tentang penerapan tata bahasa, susunan kalimat dalam karangan ilmiah, juga dipelajari tentang komunikasi dan menulis laporan karya tulis
ilmiah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui kuliah, penugasan dan diskusi.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu :
1. Menerapkan kaidah kaidah bahasa Indonesia
2. Menerapkan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam menyusun karangan ilmiah yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas sebagai perawat.
C. Garis Besar Mata Kuliah
1.
Penulisan ilmiah
2.
Tulisan popular.
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN

MATERI

METODE

WAKTU

FASILITATOR

1.
Penulisan ilmiah dan tulisan
Menentukan
langkahlangkah
penulisan
karya tulis
2.
Menjelaskan
istilah
populer
3.
Mengidentifikasi bacaan
ilmiah populer
4.
Tehnik penulisan ilmiah
Mencari contoh artikel
ilmiah populer
1.
tifikasi
penulisan
2.
3.
4.
5.
6.

Mengiden
karangan

Mengiden
tifikasi
kerangka
penulisan Skripsi
Mengiden
tifikasi cara menulis
kutipan
Menentuk
an
cara
menulis
kutipan
Menentuk
an cara menulis Daftar
pustaka
Menyusun
Usulan Penelitian

Penulisan ilmiah dan tulisan


ilmiah:
1.
Langkah-langkah
penulisan karya tulis ilmiah
2.
Istilah populer
3.
Contoh
bentuk
bacaan ilmiah populer
4.
Contoh
artikel
ilmiah populer

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Tehnik penulisan ilmiah :


1.
Kerangka
penulisan
usulan karya tulis ilmiah
2.
Kerangka
penulisan
Skripsi
3.
Cara menulis karya tulis
ilmiah
4.
Cara menulis kutipan
5.
Cara menulis Daftar
pustaka
Contoh Usulan Penelitian

E. Rujukan
Arifin, E. Zaenal, (2004), Penulisan Karangan Ilmiah dengan Berbahasa Indonesia yang Benar, Jakarta : Mediyatama Sarana Perkasa.

Arifin, E. Zaenal dan Amran Tasal, (2004), Cermat Berbahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi, Jakarta : Mediyatama Sarana Perkasa.
Keraf, Gorys. (2002), Diksi dan Gaya Bahasa, Ende Flores : Nusa Indah.
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, (1996), Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan, Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Razak, Abdul, (1996), Kalimat Efektif : Struktur, Gaya, dan Variasi, Jakarta : Gramedia.
Tarigan, Jago, (1996), Membina Keterampilan Menulis Paragraf dan Pengembangannya, Bandung : Angkasa.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Anatomi Fisiologi
KODE MATA KULIAH : WAT 2.01.
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=1, P=1)
PENEMPATAN
: Semester I
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas tentang anatomi dan fisiologi tubuh manusia yang menguraikan struktur, komponen tubuh manusia dan perkembangannya serta fungsi system
tubuh manusia dan mekanisme fisiologinya. Kegiatan belajar dilakukan melalui kuliah, diskusi ,penugasan dan praktikum.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa mampu :
1.
Memahami struktur anatomi dan fungsi system tubuh
2.
Mengaplikasikan ilmu anatomi dan fisiologi sebagai landasan dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada berbagai gangguan sistem tubuh.

C. Garis Besar Mata Kuliah


1.
Dasar-dasar anatomi dan fisiologi
2.
Komposisi dan komponen tubuh manusia
3.
Sistem integument dan sensasi kulit
4.
Sistem musculoskeletal
5.
Sistem persarafan dan fungsi integrative
6.
Sistem penginderaan
7.
Sistem endokrin
8.
Sistem kardiovaskuler dan peredaran darah
9.
Sistem limfatik dan pertahanan tubuh
10.
Sistem pernafasan
11.
Sistem Pencernaan
12.
Sistem perkemihan
13.
Keseimbangan cairan, elektrolit dan asam basa
14.
Sistem reproduksi
D. Program Pembelajaran
NO
1

TIU / TIK

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Setelah mempelajari materi Dasar-dasar anatomi
diharapkan
mahasiswa
memahami
dasar-dasar
anatomi :
1.
Menyebutkan istilahistilah anatomi
tubuh manusia
2.
Menyebutkan regio
pada
tubuh
manusia
3.
Menyebutkan

MATERI

METODE

WAKTU

Istilahistilah yang digunakan dalam


anatomi
b.
Regio
pada tubuh manusia
/
topografi
c.
Sistem
yang terdapat pada tubuh

PBC

2 x 50 menit

a.

FASILITATOR

sistem-sistem
tubuh manusia
Setelah mempelajari
materi
diharapkan
mahasiswa mampu :
1.
Menguraikan
struktur
sel
mausia
2.
menyebutkan
jaringan-jaringan
dasar
tubuh
manusia
3.
Menyebutkan organorgan
tubuh
manusia
4.
Menyebutkan cairancairan tubuh
Mahasiswa mampu :
1.
Menjela
skan
struktur
sistem skeletal
2.
Menjela
skan
struktur
muskulus
3.
Menjela
skan
jaringan
konektif
dan
sendi

Komposisi dan Komponen tubuh


manusia
a.
b.

Struktur sel
Jaringan

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

dasar

tubuh
c.
d.

Anatomi
fisiologi
muskuloskeletal

Organ
Cairan tubuh :
Intra
seluler fluid
Ekstra
selulr fluid
Struktur
darah

sistem

Anatomi sistem pernapasan

a. Sistem skeletal
b. Sistem muskulus

Otot lurik

Otot polos

Otot jantung
c. Jaringan konektif dan sendi

a.

Anatomi

saluran

Mahasiswa mampu :
1.
Menguraikan
anatomi
fisiologi Anatomi
fisiologi
seluler pernapasan
kardiovaskuler
2.
Menyebutkan otototot pernapasan
3.
Menguraikan
jaringan paru-paru

sistem b.
c.

Mahasiswa mampu :
a.
1.
Menjelaskan
kedudukan
dan
struktur jantung
2.
Menyebutkan
Anatomi dan fisiologi sistem b.
pembuluh-pembuluh
pencernaan
darah pada tubuh
c.
3.
Menyebutkan
pembuluh-embuluh
limfe pada tubuh

pernapasan mulai hidung


sampai alveolus
Rongga thorak : otot-otot
pernapasan.
Jaringan paru-paru:

Alveolus

Lobus

Paru-paru

Anatomi fisiologi jantung


Kedudukan
Struktur
Pembuluh darah
Arteri
Vena
Pembuluh limfe

Mahasiswa mampu :
a.
Anatomi
dan fisiologi
1.
Menyebutkan
saluran
pencernaan
susunan anatomi dan
Rongga abdomen dan
fungsi
saluran Anatomi dan fisiologi sistem b.
peritonium
pencernaan
endokrin
c.
Hepar, empedu
2.
Menyebutkan
d.
Kelenjar ludah
struktur
rongga
e.
Pankreas
abdomen
3.
Menguraikan
organ-organ asesoris
sistem pencernaan
Anatomi dan fisiologi sistem
endokrin :
Mahasiswa mampu :
a.
Kelenjar hipofisis
1.
Menjelaskan
anatomi dan fisiologi

Letak
kel. Hipofisis

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

2.
3.
4.
5.
6.

Menjelaskan
anatomi dan fiologi
kel. Tiroid
Menjelaskan
anatomi dan fisiologi
kel. Paratiroid
Menjelaskan
anatomi fisiologi kel.
Adrenal
Menjelaskan
anatomi fisiologi kel.
Pankreas
Menjelaskan
anatomi fisiologi kel
endokrin lain.

b.

c.

d.

e.
8

Anatomi
reproduksi

fisiologi

sistem

f.

a.
9
Mahasiswa mampu :
1.
Menjelaskan
anatomi fisiologi ginjal
2.
Menyebutkan

Anatomi
reproduksi

fisiologi

sistem

Anterior
Posterior
Fungsi
Kelenjar tiroid
Letak
Struktur
Fungsi
Kelenjar paratiroid
Letak
Struktur
Fungsi
Kelenjar
adrenal
/
suprarenal
Letak
Medulla adrenal
Korteks adrena
Fungsi
Kelenjar pancreas
Letak
Struktur pulau langerhans
Fungsi
Kelenjar enokrin lain
Timus,
ginjal,
pineal,
jantung,
usus
halus,
placenta.

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Ginjal
Letak
Struktur makro
Struktur
mikro
nefron, konvuskuler ginjal,
sel junktaglomerus

struktur ereter
Menguraikan
struktur vesika urinaria
4.
Membedakan
struktur uretra laki-laki
dan perempuan

3.

10

11

Mahasiswa mampu :
1. Menjelaskan
anatomi fisiologi
rongga pelvis
2. Menyebutkan
Anatomi
fisiologi
anatomi reproduksi persyarafan
wanita
bagian
eksterna
3. Menyebutkan
anatomi reproduksi
wanita
bagian
inerna
4. Menyebutkan
anatomi reproduksi
pria
Mahasiswa mampu :
1. Menjelaskan anatomi
dan fisiologi sel-sel
syaraf
2. Menyebutkan bagian- Anatomi
fisiologi
bagian otak
penginderaan
3. Menyebutkan struktur
medula spinalis
4. Menyebutkan struktur
syaraf spinalis
5. Menyebutkan struktur
saraf kranial
6. Menguraikan sistem

b.
c.

Pembuluh

darah

ginjal
Ureter
Kandung kemih

Anatomi dan fisiologi system


reproduksi :
a. Rongga pelvis

Letak

Struktur
sistem

Fungsi
b. Organ reproduksi wanita
Interna
Eksterna
Fungsi
c. Organ reproduksi laki-laki
Testis
Epididimis
Kelenjar prostat, penis
Anatomi
fisiologi
sistem
persyarafan :
a. Sel saraf : neuron, jaringan
saraf
b. Susunan saraf pusat
sistem

Bagian-bagian otak

Medula spinalis
c. Susunan Saraf perifer
Struktur saraf spinal
Struktur saraf cranial
Struktur dan letak
simpatis
dan
parasimpatis

PBC

2 x 50 menit

PBC

22 x 50 menit

saraf otonom
somatis

dan

Mahasiswa mampu ;
1.
Menyebutkan
dan
menjelaskan
anatomi dan fungsi
mata
2.
Menyebutkan
anatomi dan fungsi
telinga
3.
Menyebutkan
anatomi dan fisiologi
hidung
4.
Menyebutkan
anatomi lidah
12

13

Anatomi dan fisiologi sistem


integumen

Anatomi
fisiologi
system
penginderaan :
a. Mata

Letak

Struktur bola mata :


lensa, iris, retina

Fungsi
b. Telinga
Letak
Struktur telinga luar : daun
telinga, membran timpani
Struktur telinga tengah :
tulang-tulang
pendengaran, tuba ektra
chius
Struktur telinga dalam :
koklea, vestibulum
Fungsi
c. Hidung
Hidung
Susunan
membrane
faktoria
Fungsi
d. Lidah
Lidah
Struktur putting kecap

Anatomi
fisilogi
system
integument :
Mahasiswa mampu :
1. Kulit dan kelenjar kulit
1.
Menguraikan

Struktur kulit :
struktur dan fungsi Anatomi fisiologi sistem limfe

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

kulit
dan pertahanan tubuh
Menyebutkan
struktur dan fungsi
rambut
3.
Menyebutkan
struktur dan fungsi
kuku
2.

14

Mahasiswa mampu :
1.
Menjeskan dan
menyebutkan anatomi
sistem
limfe
dan
pertahanan tubuh
2.
Menyebutkan
dan menjelaskan fungsi
sistem
limfe
dan
pertahanan tubuh

Mahasiswa mampu :
1.
Menjelaskan
cairan dalam tubuh
2.
Menjelaskan
elektrolit dalam tubuh
3.
Menjelaskan asm

pidermis, dermis dan


sub dermis

Kelenjar keringat

Kelenjar sebasea

Fungsi
2. Rambut
Struktur rambut
Fungsi
3. Kuku
Struktur kuku
Fungsi

Keseimbangan cairan, elektrolit


Anatomi fisiologi system limfe
dan asam basa
dan pertahanan tubuh :
1. System limfe

Struktur

Letak

Fungsi
2. System pertahanan tubuh
Struktur
Letak
Fungsi
Keseimbangan cairan, elektrolit
dan asam basa :
1.
Cairan

Jenisjenis cairan tubuh

Jumlah
cairan tubuh

Fungsi
2.
Elektrolit

PBC

2 x 50 menit

4.

basa dalam tubuh


Menyebutkan dan
menjelaskan
fungsi
kesimbangan cairan,
elektrolit dan asam
basa dalm tubuh

Jenis
Jumlah
Fungsi

3.

Asam

dan

basa

E. Rujukan
1. Berne & Levy (2000), Principles of Physiology, 3 rd ed, St. Louis : Mosby, Inc.
2. Ganong, WF. (1999), Review of Medical Physiology, Philadelphia : JB. Lippincott.
3. Gibson,John (2002), Fisiologi dan Anatomi Modern untuk Perawat, Jakarta : EGC
4. Guyton 7 Hall (1997), Review of Medical Physiology, Philadelphia ; Lippincott.
5. Hickman, Ray & Caon Martin (1995), Nursing Science ; mater and energy in the human body, second edition, Melbourne ; Macmillan Education Ltd.
6. Marieb, Elaine N (1992), Human anatomy & Physiology, second edition, California : the Benjamin Cumingham Publishing Co. Inc.
7. Martini, F (1995), Fundamental of anatomy & Physiology, new Jersey : Prentice Hall.
8. Snell Richard S (1998), Anatomi Klinik Bagian 1,2,3, edisi 3, Jakarta EGC
9. Tambayong (2001), Anatomi Fisiologi untuk Keperawatan, Jakarta EGC

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Fisika
KODE MATA KULIAH : WAT 2.02
BEBAN STUDI
: 1 SKS (T=1)
PENEMPATAN
: Semester I
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini menguraikan tentang prinsip-prinsip dasar fisika berkaitan dengan system tubuh manusia.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu :
1. Memahami prinsip dasar biomekanika
2. Memahami prinsip dasar fisika
3. Memahami prinsip bio-optik
4. Memahami intrumentasi dalam keperawatan
C. Garis Besar Mata Kuliah
1.
Prinsip dasar mekanika
2.
Bioakustik
3.
Termo fisika
4.
Bio listrik
5.
Bio optic
6.
Fisika radiasi
7.
Instrumentasi dalam keperawatan

D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK

POKOK BAHASAN / SUB


MATERI
POKOK BAHASAN
Biomekanika
dalam Biomekanika dalam keperawatan
dalam keperawatan
1. Pengertian pengukuran
2. Jenis-jenis pengukuran
3. Satuan dalam pegukuran
4. Perbedaan statika dan dinamika
5. Gaya dinamika pada tubuh
6. Gaya statika dalam tubuh
7. ketepatan pada pemasangan
traksi
8. Perbedaan hirodinamika dan
hidrostatika tubuh
9. Proses yang terjadi pada
mekanika tubuh
10. Hukum Dalton, Boyle, dan
hukum Laplace

Menjelaskan
Biomekanika
keperawatan

Menjelaskan
Bioakustik
keperawatan

Bioakustik
dalam keperawatan

Menjelaskan
termofisika
keperawatan

Termofisika
dalam keperawatan

dalam Bioakustik dalam keperawatan


1.
Pengertian
gelombang
bunyi
2.
Sifat bunyi
3.
Proses
terjadinya
penerimaan bunyi
4.
jenis-jenis bunyi yang
dapat diterima oleh telinga
dalam
Termofisika dalam keperawatan
1. Pengertian suhu
2. Pengukuran suhu
3. Jenis-jenis thermometer
4. Pengertian kalor
5. Jenis kalor
6. Proses terjadinya transfer
kalor

METODE

WAKTU

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

FASILITATOR

Menjelaskan Biolistrik Biolistrik dalam keperawatan


dalam keperawatan

Menjelaskan Biooptik Biooptik dalam keperawatan


dalam keperawatan

Menjelaskan
radiasi
keperawatan

fisika Biooptik dalam keperawatan


dalam

Menjelaskan
instrumentasi
keperawatan

Instrumentasi
dalam keperawatan

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Biolistrik dalam keperawatan


1. Besaran pokok muatan
listrik
2. Potensial listrik
3. Arus listrik
4. Daya listrik
5. Potensial
listrik
pada
syaraf
6. Potensial
aksi
dan
perambatannya
7. Potensial listrik pada otot
Biooptik dalam keperawatan
1. Optik geometric
2. Optik fisik
3. Pengertian lensa
4. Hukum-hukum
yang
berlaku pada lensa
5. Proses akomodasi
6. Kelainan-kelainan optic
Biooptik dalam keperawatan
1. Pengertian radiasi
2. Jenis radiasi
3. Prinsip terapi radiasi
4. Efek dan faktor-faktor
yang harus diperhatikan
dalam terapi radiasi
5. Jenis proteksi radiasi

dalam
Instrumentasi dalam keperawatan
1. Pengertian instrumentasi
2. Jenis
instrumentasi
dari
elektronik, logam, gelas, karet
dan plastik.

E. Rujukan
1. Alan H. Cromer

(1981), Physic of the life science. , MC Grow Hill International Book Company

2. Hansel Howard Flitter (1992), An Introduction to Physics in Nursing., Philadelphia : The Mosby Co.
3. J.F. Gabriel (1996), Fisika Kedokteran, Jakarta EGC
4. John R. Cameron, James G. Shotronick Roderick M.Grant (1994), Medical Physics, Physics of the body. , Wincosin : Medical Physics Publ.
5. Maxon L.R. and Charler H. Daugherty (1995), Genetics : a Human Perspective, Dubugue : WMC Brown.
6. Stephen Bresnick (2002), Intisari Fisika, Jakarta EGC
7. Uegene Ackerman, Lunda B.M. Ellis dan Lawrence E. Williams (1988), Ilmu Biofisika , Surabaya : Airlangga University Press.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Biologi
KODE MATA KULIAH : WAT 2.02
BEBAN STUDI
: 1 SKS (T=1)
PENEMPATAN
: Semester I
A. Deskripsi Mata Kuliah
Fokus cabang ilmu ini membahas tentang konsep biologi, sel sebagai unit kehidupan terkecil sampai dengan organ / system tubuh, reproduksi dan genetika manusia.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu :
1.
Memahami ruang lingkup biologi kehidupan sel sampai dengan organ / system tubuh
2.
Memahami proses reproduksi dan peranan genetika pada manusia
C. Garis Besar Mata Kuliah
3. Prinsip-prinsip mata kuliah
4. Biologi sel (komponen, fungsi, pembelahan)
5. Struktur dan fungsi organ
6. Proses konsepsi dan pertumbuhan janin
7. Hukum Mendel
8. Hereditas manusia

D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN / SUB


MATERI
POKOK BAHASAN
Mahasiswa memahami teori Prinsip-prinsip kehidupan :
Prinsip-prinsip kehidupan :
asal-usul kehidupan dan 1.
Teori
asal-usul 1.
Teori asal-usul kehidupan
karakteristik mahkluk hidup
kehidupan
a.
Teori evolusi kimia
a.
Teori evolusi

Oparin
kimia

Stanley
b.
Teori
Miller dan Urey
generatio spontanea
b.
Teori
generatio
2.
Karakteristik
spontanea
makhluk hidup

F. Redi

Spalanza
ni

L. Pasteur
Mahasiswa
mampu
2.
Karakteristik
makhluk
memahami konsep biologi
hidup
sel
a.
Ber
Biologi sel
napas
1. Struktur dan ultra
b.
Nutr
struktur sel
isi dan metabolisme
2. Pembelahan sel
c.
Rep
roduksi

Mahasiswa

memahami

Biologi sel :
1.
Struktur dan ultra struktur
sel
a.
Pengertian sel
b.
Struktur sel
c.
Fungsi struktur
komponen sel
2.
Jenis-jenis pembelahan sel
a.
Mitosis

Tahap-tahap

METODE

WAKTU

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

FASILITATOR

konsep struktur dan fungsi


organ
Struktur
fungsi
makhluk hidup

organ
b.

Mahasiswa
memahami
proses
konsepsi
dan
pertumbuhan janin

Mahasiswa

memahami

mitosis
Karakteristik
setiap tahap
Meiosis
Tahap-tahap
meisis
Karakteristik
setiap tahap

Struktur fungsi organ makhluk


hidup
1. Jaringan
a.
Pengertian sel
b.
Jenis-jenis
c.
Fungsi
Proses
konsepsi
dan
2. Organ
pertumbuhan janin
a. Pengertian sel
a.
Ovum
dan
b. Fungsi
spermatozoa
3. Sistem organ
b.
Proses
a. Pengertian
sistem
konsepsi
organ
c.
Proses nidasi
b. Jenis-jenis
d.
Perkembanga
c. Fungsi
n embrio / janin
Proses
konsepsi
dan
pertumbuhan janin
1.
Ovum
dan
spermatozoa
a. Struktur dan fungsi ovum
b.
Struktur dan fungsi
spermatozoa
2.
Proses konsepsi
a. Pengertian konsepsi

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

konsep
dan
hukum mendel

ketentuan

Hukum mendel
1. Prinsip-prinsip hukum
mendel
2. Hukum mendel I-II

b. Proses terjadinya konsepsi


Proses nidasi
a. Pengertian nidasi
b. Proses terjadinya nidasi
4.
Perkembangan
embrio / janin
a. Periode
pertumbuhan
embrio
b. Karakteristik embrio pada
setiap periode / tahapan
3.

Hukum Mendel :
1. Prinsip-prinsip
hukum
Mahasiswa
mampu
mendel
menguaikan
konsep
a. Prinsip hereditas
hereditas
b. Prinsip
segregasi
1. Menjelaskan
bebas
pengertian gen
c. Prinsip berpasangan
2. Mengidentifikasi
Hereditas pada manusia
bebas
karakteristik gen
1.
Dasar-dasar
d. Prinsip
dominasi
3. Menjelaskan
genetika
penuh atau tidak
perbedaan
2.
Penentuan
penuh
kromosom
dan
jenis
kelamin
dan
2. Hukum mendel I-II
kromatida
golongan darah
a. Perkawinan monohibrid
4. Mengidentifikasi
b. Perkawinan dihibrid
karakteristik
c. Perkawinan respiprok
kromoson
d. Backross dan Tescross
5. menguraikan proses
penentuan
jenis
Hereditas pada manusia
kelamin
1.
Dasar-dasar
6. Mengraikan proses
genetika
penentuan
jenis
b. Pengertian dan
golongan
darah
karakteristik gen

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

menurut sistem AB-O


dan
sistemRhesus

c.Pengertian dan karakteristik


kromatin dan kromoson
d. Struktur gen
e.Gametogenesis
2.
Penentuan
jenis
kelamin dan golongan darah
a. Penentuan jenis kelamin
Faktor lingkungan
Faktor geneti
Cara penentuan jenis
kelamin
b. Penentuan golongan darah
Sistem A-B-O
Sistem Rhesus

E. Rujukan
1. Hartono (1995), Genetika Kedokteran , Jakarta EGC
2. Hansel Howard Flitter (1992), An Introduction to Physics in Nursing., Philadelphia : The Mosby Co.
3. John R. Cameron, James G. Shotronick Roderick M.Grant (1994), Medical Physics, Physics of the body. , Wincosin : Medical Physics Publ.
4. Juwono & A.Zulfa (2003), Biologi Sel , Jakarta EGC
5. Lopreato, J.(1989), Human Nature and Bio Cultural Evolution, London : Allen and Uwin
6. Maxon L.R. and Charler H. Daugherty (1995), Genetics : a Human Perspective, Dubugue : WMC Brown.
7. Sadler(1999), Embriologi Kedokteran Langman, Jakarta EGC

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Konsep Dasar Keperawatan
KODE MATA KULIAH : WAT 4.01
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=1, P=1)
PENEMPATAN
: Semester I
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini menguraikan tentang konsep dasar keperawatan, meliputi : sejarah, falsafah, paradigma, profesi keperawatan , peran, fungsi dan tugas perawat, modelkonsep dan teori keperawatan. Mata kuliah ini juga membahas tentang konsep proses keperawatan yang mencakup pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan,
perencanaan tindakan keperawatan, evaluasi, dan dokumentasi asuhan keperawatan dengan menerapkan prinsip berfikir kritis. Kegiatan belajar dilakukan melalui
kuliah, diskusi, penugasan dan praktika.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa akan mampu:
1. Memahami sejarah keperawatan dan kecenderungannya
2. Memahami falsafah keperawatan
3. Memahami konsep profesi dan sosialisasi profesi
4. Memahami model-konsep dan teori keperawatan
5. Mengaplikasikan pendekatan proses keperawatan dalam asuhan keperawatan
6. Memahami peran, fungsi dan tugas perawat dalam pengembangan system pelayanan kesehatan

7. Memahami sistem pelayanan keperawatan


8. Menerapkan cara berfikir kritis sebagai seorang perawat profesional pemula.
C. Garis Besar Mata Kuliah
1.
Sejarah keperawatan
2.
Falsafah keperawatan
3.
Konsep profesi dan sosialisasi profesi
4.
Keperawatan sebagai ilmu dan teori keperawatan
5.
Model-konsep dan teori keperawatan.
6.
Paradigma keperawatan
7.
Proses keperawatan
8.
Teori sebagai dasar untuk keperawatan
9.
Peran, fungsi, tugas perawat dalam pengembangan sistem pelayanan kesehatan
10.
Sistem pemberian pelayanan kesehatan dan keperawatan
11.
Berfikir kritis (Critical Thinking) dalam keperawatan
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Sejarah keperawatan

Mahasiswa
menjelaskan
keperawatan

mampu
sejarah

Mahasiswa
menjelaskan
keperawatan

mampu Falsafah keperawatan


falsafah

MATERI

METODE

WAKTU

Sejarah keperawatan :
1.
Sejarah
perawat pada zaman Belanda
2.
Sejarah
perawat setelah penjajahan
Belanda
3.
Sejarah
berdirinya
sekolah
keperawatan

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Falsafah keperawatan :
1. Pengertian
falsafah
keperawatan
2. Konsep manusia dalam
pandangan keperawatan
3. Konsep keperawatan
4. Konsep sehat sakit dalam

FASILITATOR

pendangan keperawatan
5. Konsep
lingkungan
masyarakat
dalam
pandangan keperawatan
3

Mahasiswa
mampu Konsep
profesi
menjelaskan konsep sosialisasi profesi
profesi dan sosialisasi
profesi

dan

Konsep profesi dan sosialisasi


profesi
1. Pengertian perawat dalam
keperawatan
2. Pengertian profesi
3. Keperawatan
sebagai
profesi dan karakteristik
profesi
4. Proses
profesionalisasi
Mahasiswa
mampu Keperawatan sebagai ilmu
dalam keperawatan
menjelaskan
dan teori keperawatan
keperawatan sebagai
1. Pengertian konsep, prinsip
ilmu
dan
teori
dalam keperawatan
keperawatan
2. Konsep ilmu keperawatan
Mahasiswa
mampu Model-konsep
menjelaskan model keperawatan.
konsep
dan
teori
keperawatan

dan

teori
1.
2.
3.
4.

Mahasiswa
menjelaskan
paradigma
keperawatan

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Model Konsep Dorothy E.


Orem (Self care)
Model Konsep S. Calista
Roy (Adaptasi)
Model Konsep H. E.
Peplau (Hubungan
interpersonal perawat-klien)
Model Konsep Florence
Nigtingale (lingkungan)

mampu Paradigma keperawatan


1.

PBC

Pengertian
paradigma keperawatan

2.
7

Mahasiswa
menjelaskan
keperawatan

mampu Proses keperawatan


proses

Kompone
n paradigma keperawatan
3.
Trend an
issue dalam perkembangan
keperawatan
1.
2.
3.
4.
5.
6.

10

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Konsep proses
keperawatan
Pengkajian keperawatan
Diagnosa keperawatan
Perencanaan keperawatan
Implementasi keperawatan
Evaluasi keperawatan

Mahasiswa
mampu Teori sebagai dasar untuk
menjelaskan
teori keperawatan
dalam keperawatan
1. Pengertian
teori
dalam
keperawatan
2. Perkembangan
ilmu
keperawatan
(ilmuwanMahasiswa
mampu Peran, fungsi, tugas perawat
ilmuwan
yang
menjelaskan
peran, dalam
pengembangan
mengembangkan teori teori
fungsi
dan
tugas sistem pelayanan kesehatan
model keperawatan)
perawat
dalam
pengembangan sistem
1.
Pengertian peran dan
layanan kesehatan
fungsi perawat
2.
Lingkup dan elemenelemen peran
Mahasiswa
mampu Sistem pemberian pelayanan 3.
Pengembangan peran
menjelaskan
sistem kesehatan dan keperawatan
4.
Fungsi perawat
pemberian pelayanan
kesehatan
dan
keperawatan
1. Konsep system
2. Lingkungan dan
kesehatan / pelayanan

PBC

x 50
menit

PBC
4 x 50 menit

11

Mahasiswa
menjelaskan
kritis
keperawatan

mampu Berfikir
kritis
berfikir Thinking)
dalam keperawatan

(Critical
dalam

kesehatan
3. Berbagai faktor internal
dan eksternal serta
pengaruhnya pada
pelayanan kesehatan
ditinjau dari perspektif
system
4. Pelayanan keperawatan
sebagai bagian integral dari
pelayanan kesehatan
5. Pembaharuan pendidikan
keperawatan menuju
perkembangan dimasa
yang akan datang

PBC
2 x 50 menit

1. Pengertian berpikir kritis


2. Karakteristik berpikir kritis
3. Langkah-langkah berpikir
kritis
E. Rujukan
1. Alfaro, Le Fevre Rosalinda (2002), Applying Nursing Proccces :a Tool for critical thinking, Philadelphia, Lippincot Williams and Wilkins
2. Badman, EL & Badman, B (1988), Fundamental Critical Thinking In Nursing, Norwalk : Appeton and Lange.
3. Christenen, Pj & Kenney, Jw (1995), Nursing Process Application of Conceptual Models, Fourth Edition, Mosby, St Louis Baltimore
4. Creven, Ruth (1996), Fundamental of ursing Human Health and Fungtion, Philadelphia, Lippincot
5. Curtine Leok (1991), Nursing Ethices Theories & Maryland, Rolent t, Brody Co
6. Deloughery, G.L. (1991), Issues and Trends in Nursing, Mosby Year Book, St Louis Baltimore.
7. Hidayat, A.A. (2004), Pengantar Konsep Dasar Keperawatan, Salemba Medika, Jakarta.
8. Johnson, Betty.M , ( 2005 ). An Introductory to Theory and reasoning in Nursing. Philadelphia : Lippincot and Willkins.
9. Kozier, B (1988), Concepts & Issues in Nursing Practice, California, Addison Wesley Publishing Co.
10. Kozier, B (1997), Fundamental of Nursing : Concept and Procedure, , California, Addison Wesley Publishing Co.
11. Nicoll, LH (1997), Perspectives on ursing Theory, Third edition, Lippincot, Philadelphia, New York.

12. Pearson & Vaughan (1986), Nursing Model for Practice, London, Hiniema Nursing
13. Reed, Pamela G (2003), Perspectives on Nursing Theory, Philadelphia : Lippincot Williams and Wilkins
14. Rubenfeld, M & Scheffer, BK (1999), Critical Thinking in Nursing : An Interactive Approach, Philadelphia, Lippincot
15. Ruth, M & Sall (19899), Essential of Nursing Leadership & Management, Philadelphia, FA Davis Co
16. Soewandi, J (1991), Ringkasan Sejarah Keperawatan, Batara, Jakarta
17. Yunarsih, S, Diktat Kuliah : Sejarah Keperawatan, Jakarta, tidak dipublikasikan.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Kebutuhan Dasar Manusia (KDM I)
KODE MATA KULIAH : WAT 4.02
BEBAN STUDI
: 4 SKS (T=2, P=2)
PENEMPATAN
: Semester I
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata Kuliah ini menguraikan tentang konsep kebutuhan dasar yang meliputi kebutuhan bio, psiko, sosio, spiritual termasuk kebutuhan personal hygiene, eliminasi,
aktifitas istirahat dan tidur, rasa aman dan nyaman. Penerapan proses keperawatan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dasar tersebut.
Aktivitas belajar meliputi kuliah, diskusi, penugasan, demonstrasi dan simulasi di kelas dan praktikum di laboratorium institusi.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa akan mampu:
1. Memahami teori-teori kebutuhan dasar manusia dan implementasi dalam asuhan keperawatan.

2. Memahami kebutuhan dasar bio, psiko, sosio spiritual termasuk kebutuhan personal hygiene, psikososial, sexual dan spiritual, eliminasi, aktifitas istirahat tidur, rasa
aman dan nyaman.
3. Menerapkan proses keperawatan sebagai metoda pemecahan masalah keperawatan pada lingkup gangguan pemenuhan kebutuhan dasar kebutuhan personal hygiene,
psikososial, sexual dan spiritual, eliminasi, aktifitas istirahat tidur, rasa aman dan nyaman.
C. Garis Besar Mata Kuliah
1.
Konsep kebutuhan dasar manusia
2.
Asuhan keperawatan pada lingkup kebutuhan dasar manusia
3.
Konsep kebutuhan psikososial, sexual dan spiritual
4.
Konsep kebutuhan fisiologis : personal hygiene, eliminasi aktifitas istirahat-tidur, serta rasa aman dan nyaman .

D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

Setelah
dilakukan
pembelajaran
mahasiswa mampu :
1.
Menjelaskan
pengertian KDM
2.
Menjelaskan beberapa
hal yang mendasari
pemahaman tentang
KDM
3.
Menjelaskan beberapa
model KDM

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Konsep kebutuhan Dasar
Manusia

MATERI

METODE

WAKTU

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia


4.
Pengertian
KDM
5.
Beberapa
hal yang mendasari
pemahaman tentang KDM
6.
Beberapa
model KDM :
a.
Model V. Handerson
(1964)
b.
Model Halbert
Dunns (1968)
c.
Model abraham
Maslows (1970)

PBC

2 x 100 menit

FASILITATOR

d.
2

Asuhan keperawatan pada


lingkup kebutuhan dasar
manusia
1.

Setelah
dilakukan
pembelajaran
mahasiswa mampu :
1.
Menjelaskan
karakteristik
seseorang
yang
terpenuhi KDM-nya
2.
Menjelaskan penerapan
pemehaman tentang
KDM
dalam
keperawatan
3.
Menjelaskan
asuhan
keperawatan pada
kebutuhan
dasar
manusia
Konsep kebutuhan
psikososial, sexual dan
spiritual
Mahasiswa mampu :
1.
Menjelaskan konsep
kebutuhan
psikososial
2.
Menjelaskan konsep
kebutuhan sexual
3.
Menjelaskan konsep Konsep kebutuhan
kebutuhan
fisiologis : personal hygiene,
spiritual
eliminasi aktifitas istirahattidur, serta rasa aman dan
nyaman .

Model Ricard Kalish


(1977)

Karakterist
ik seseorang yang terpenuhi
KDM-nya
2.
Penerapan
pemahaman tentang KDM dalam
keperawatan
3.
Asuhan
keperawatan pada :
a. Bio, psiko, sosio spiritual
b. Kebutuhan personal
higiene
c. Psikososial
d. Sexual
e. Spiritual
f. Eliminasi
g. Aktifitas
h. Istirahat tidur
i. Rasa aman dan nyaman.

a.
b.
c.

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

6 x 50 menit

Konsep kebutuhan psisosial


Konsep kebutuhan sexual
Konsep kebutuhan spiritual

Mahasiswa mampu :
1.
Menjela
skan
konsep
kebutuhan
personal hygiene
2.
Menjela
skan
konsep
kebutuhan
eliminasi
3.
Menjela
skan
konsep
aktifitas
4.
Menjela
skan
konsep
istirahat tidur
5.
Menjela
skan
konsep
kebutuhan
rasa
aman dan nyaman

a.

Konsep kebutuhan
personal hygiene

Personal
hygiene rambut

Personal
hygiene mulut

Personal
hygiene kulit dan perinium

Personal
hygiene kuku

Personal
hygiene telinga
b.
Konsep kebutuhan
eliminasi
BAB
BAK
c.
Konsep kebutuhan
aktifitas
Review anatomi dan
fisiologi sistem
muskuloskeletal
Pengertian aktivitas dan
mobilisasi serta imobilisasi
Faktor-faktor yang
mempengaruhi aktivitas
dan mobilitas
Respon fisiologi
immobilisasi
Komplikasi-komplikasi
yang sering terjadi akibat
immobilisasi
Konsep bady mekanik
d.

Konsep kebutuhan

istirahat tidur
Pengertian istirahat tidur
Faktor-faktor yang
mempengaruhi kebutuhan
istirahat dan tidur
Proses fisiologi tidur
Tahapan tidur
Variasi tidur menurut usia
Masalah-masalah yang
sering terjadi pada tidur
e.
Konsep kebutuhan
rasa nyaman dan aman
1.
Konsep dasar rasa
aman dan nyaman

Pengertian
rasa aman dan
nyaman

Faktorfaktor resiko
terjadinya injuri
2.
Konsep dasar infeksi
Pengertian infeksi
Tanda-tanda infeksi
Penyebab dan faktor
yang mempengaruhi
infeksi
Rantai infeksi
Proses terjadinya
infeksi
Penanganan infeksi,
desinfeksi, sterillisasi,
isolasi

E. Rujukan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Alttman, Gaylene Bouscha, (2003), Fundamental and advance Nursing Skills, New York Thompson
Craven, Ruth , (1996), Fundamental of Nursing Human Health and Function, Philadelphia, : Lippincott
Ellis / Nowlis , (1998), Nursing A Human Needs Approach, Boston : Miffin Co.
Janice, et. All. , (1993), Modules for Basic Nursing Skills, Philadelphia, Lippincot Co.
Kozier, B , (1995), Fundamental of Nursing : Concept Process and Practice Ethics and Values, California, Addison Wesley Publishing
Patricia AP & Anne GP, (1996), Fundamental of Nursing, St. Louis, Toronto : Mosby Co.
Potteir , (1998), Fundamental of Nursing, Philadelphia, Lippincot.
Smith, Sandra F, ( 2005 ), Clinical Nursing Skill : Basic Advanced Skill. New Jersey : prentice Hall.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Bahasa Inggris
KODE MATA KULIAH : WAT 5.03
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=1, P=1)
PENEMPATAN
: Semester I
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata ajar ini ditujukan pada penerapan bahasa Inggris dalm ilmu Keperawatan dan ilmu kesehatan lainnya, dengan menekankan penggunaan struktur dan gramer, istilahistilah dalam ilmu keperawatan, istilah-istilah dalam ilmu keperawatan, percakapan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan sehari-hari baik dalam proses pembelajaran
maupun di klinik serta membaca referensi yang baerkaitan dengan ilmu keperawatan. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, laboratorium dan penugasanpenugasan.
B. Tujuan Mata Kuliah
Setelah mengikuti proses pembelajaran mata kuliah bahasa inggris untuk ilmu keperawatan, mahasiswa mampu menerapkan dalam kegiatan akademik dan praktek
professional.
C.
1.
2.
3.
4.

Garis Besar Mata Kuliah


Aturan tata bahasa dan susunan bahasa
Bagian-bagian tubuh dalam bahasa inggris
Instrumen keperawatan
Asuhan keperawatan pada klien

D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Setelah menyelesaikan 1.
General English
mata kuliah bahasa
inggris
dalam
keperawatan,
mahasiswa
mampu
menerapkan aturan tata
bahasa dan susunan 2. Listening Laboratory

MATERI
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Language function
Tenses
Passive voice
Common and request
Clause
Comparison of adjective
Elliptic structure

METODE

WAKTU

PBC / PBD

2 x 100 menit

FASILITATOR

bahasa, baik secara


lisan maupun tulisan
2

Menyebutkan
letak Nursing Medical
bagian-bagian
tubuh Terminology
dalam bahasa inggris a.
Building
dengan benar
medical vocabulary
b.
Part of the
Body
Reproduktive
system
c.
Nukleus
Menyebutkan
istilah
keperawatan
seperti 1.
Ward
and
instrumen dan prosedur
department at the hospital
keperawatan
dalam 2.
Instruments
bahasa inggris dengan 3.
Nursing
benar
procedures

Menerapkan
bahasa
inggris
dalam
memberikan
asuhan Nursing care
keperawatan pada klien
1. Nursing
baik
secara
lisan
administration
maupun tulisan yang
meliputi
pengkajian,
perencanaan,
2. Nursing service
pelaksanaan
dan
evaluasi.
3. Nurses
role
(educador, researcher,
advocat, managerial)

a.
b.
c.
d.

Preffixes
Suffixes
Roots
Combining forms

a. Nursing administration
b. Bed making
c. Lifting

a. Heath insurance
b. Payment
c. Hospital policy
a. Schedule shifting
b. Clinical nursing methods
c. Shif
a.
b.
c.
d.

Educator
Researcher
Advocate
Managerial

a. Assessment (nursing
history, physical

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

4 x 50 menit

4. Nursing care
b.
c.
d.
e.

examination, diagnostik
test)
Nursing diagnosis
Nursing care plan (priority,
goal and outcome criteria,
nursing intervention)
Implementation
Evaluation

a. CPR
b. Nursing research result
5. Reading

E. Rujukan
1.
2.
3.

Barron,s (2000), Student 1 Choice TOEFL 7 th Ed., Jakarta : Bina Aksara


Sieh, A and Brentin, L. (1997). The Nurse Communicates. Philadelpia: WB Saunders
Prawira, I.S. (2000). Understanding Speaking Nusing

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Keperawatan Profesional
KODE MATA KULIAH : WAT 4.05
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=1, P=1)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata Kuliah ini menguraikan tentang komponen keperawatan profesional hukum dan regulasi keperawatan, system pendidikan keperawatan, tanggungjawab perawat
sebagai pemberi asuhan keperawatan dan sebagai anggota tim pelayanan keperawatan, standar profesi keperawatan, praktik keperawatan profesional, hubungan
perawat sebagai tenaga profesional dengan organisasi profesi keperawatan.
Kegiatan belajar dilakukan melalui ceramah, diskusi, penugasan dan praktika. Mahasiswa melakukan studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber yang
berkaitan dengan keperawatan profesional.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah, mahasiswa mampu:
1. Memahami konsep dasar praktik keperawatan profesional
2. Memahami model-model dan bentuk-bentuk praktik keperawatan profesional
3. Memamahi system pendidikan keperawatan
4. Memahami organisasi profesi keperawatan
5. Memahami regulasi keperawatan (registrasi & praktik keperawatan)
6. Menerapkan standar praktik keperawatan
7. Memamahami berbagai tantangan dalam profesi keperawatan
8. Memahami issue legal dalam praktik keperawatan profesional
9. Memahami politik dan pembuatan kebijakan dalam kesehatan dan keperawatan.

C. Garis Besar Mata Kuliah


1. Konsep dasar praktik keperawatan profesional
2. Model dan bentuk praktik keperawatan
3. System pendidikan keperawatan
4. Organisasi profesi keperawatan
5. Standar praktik keperawatan
6. Aspek hukum dan regulasi dalam keperawatan
7. Berbagai tantangan dan upaya pembenahan dalam profesi keperawatan
8. Issue legal dalam praktik keperawatan
9. Politik dan pembuatan kebijakan dalam kesehatan dan keperawatan
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN / SUB


MATERI
POKOK BAHASAN
Konsep
dasar
praktik Konsep dasar praktik keperawatan
keperawatan professional
professional :
1. Konsep credentialing
2. Pengertian asuhan
keperawatan dan praktek
keperawatan
3. Falsafah praktek
keperawatan
4. Area praktek keperawatan
5. Lingkup dan wewenang
perawat dalam praktek
keperawatan profesional

Mahasiswa mampu :
1.
Menjelaskan
konsep credentialing
2.
Menjelaskan
pengertian asuhan
keperawatan
dan
praktek keperawatan
3.
Menjelaskan
falsafah
praktek
keperawatan
4.
Menjelaskan
area
praktek
keperawatan
5.
Menjelaskan
lingkup
dan
wewenang
perawatan
dalam
praktek keperawatan Model dan bentuk praktik
keperawatan
Mahasiswa mampu :

Model-model praktek
keperawatan
a.
Individu

METODE

WAKTU

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

FASILITATOR

1.

Menjelaskan
model
praktek
keperawatan
individu
2.
Menjelaskan
model
keperawatan
keluarga
3.
Menjelaskan
model
keperawatan
kelompok
4.
Menjelaskan
model
keperawatan
komunitas
System
keperawatan
Mahasiswa mampu :
1.
Menjelaskan
sejarah
perkembangan
pendidikan
2.
Menjelaskan
pendidikan
keperawatan
sebagai pendidikan
profesi
3.
Menjelaskan
berbagai isu dalam
perkembangan
pendidikan
keperawatan
4.
Menjelaskan
pola
pengembangan
pendidikan

b.
c.
d.

Keluarga
Kelompok
Komunitas

pendidikan System pendidikan keperawatan :


1.
Sejarah perkembangan
pendidikan
2.
Pendidikan
keperawatan
sebagai
pendidikan profesi
3.
Berbagai isu dalam
perkembangan
pendidikan
keperawatan
4.
Pola
pengembangan
pendidikan keperawatan di
Indonesia
5.
Hakekat
pendidikan
tinggi keperawatan
6.
Peran pendidikan tinggi
keperawatan
7.
Program
pendidikan
tinggi keperawatan
8.
Program
pendidikan
DIII Keperawatan sebagai
pendidikan
profesional

PBC

2 x 50 menit

5.

6.
7.

8.

9.
4

keperawatan
di
Indonesia
Menjelaskan
hakekat
pendidikan tinggi
keperawatan
Menjelaskan
peran pendidikan
tinggi keperawatan
Menjelaskan
Program
pendidikan tinggi
keperawatan
Menjelaskan
Program
pendidikan
DIII
Keperawatan
sebagai pendidikan
profesional pemula
Menjelaskan
wewenang
dan
tanggung
jawab
lulusan
DIII Organisasi profesi
Keperawatan
keperawatan

Mahasiswa mampu :
1.
Menjela
skan
pengertian
profesi
2.
Menjela
skan
karakteris Standar praktik keperawatan
profesi
3.
Menjela
skan
wewenang
profesi
Aspek hukum dan regulasi
dalam keperawatan

9.

pemula
Wewenang
dan
tanggung jawab lulusan DIII
Keperawatan

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Organisasi profesi keperawat :


1.
Pengertian profesi
2.
Karakteristik
profesi
3.
Wewenang profesi
keperawatan

Standart praktek keperawatan

Mahasiswa
mampu
menjelaskan standart
praktek keperawatan

1.

Mahasiwa
mampu
menjelaskan
aspek
hukum dan regulasi
dalam keperawatan

Berbagai tantangan
upaya pembenahan
profesi keperawatan

Dasar hukum
praktek keperawatan profesional
:
a.
UU No. 23 tahun
1992 tentang kesehatan
b.
PP No. 32 tahun
1996 tentang perlindungan
konsumen
c.
UU No. 8 tahun
d.
SK Menkes No.
1239 tahun 2001 tentang
Registrasi dan Praktek
dan
Perawat
dalam 2.
Regulasi dalam
keperawatan

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

1.
8

Mahasiswa
mampu Issue legal dalam praktik
menjelaskan tantangan keperawatan
dan upaya pembenahan
dalam
profesi
keperawatan
Mahasiswa mampu :
1.
Menjelaskan
regresi
2.
Menjelaskan
sertifikasi
3.
Menjelaskan
sertifikasi
Mahasiswa
mampu
menjelaskan
politik
dan
pembuatan
kebijakan
dalam

Politik
dan
pembuatan
kebijakan dalam kesehatan
dan keperawatan

Tantangan profesi
keperawatan
2.
Upaya pembenahan dalam
profesikeperawatan

PBC

Sistem legislasi dalam praktek


keperawatan :
a.
Registrasi
b.
Sertifikasi
c.
Lisensi
Politik dan pembuatan kebijakan
dalam kesehatan dan keperawatan
a.
Politik dalam
kesehatan dan keperawatan
b.
Kebijakan yang
ada dalam kesehatan dan
keperawatan

kesehatan
keperawatan

dan

E. Rujukan
1. Amir, Amri (1977), Hukum Kesehatan, FK USU, Wydia Medika Medan
2. Berger, Kj. Brinkman, MA (1992), Fundamental of Nursing Collaborating for Optimal Health, Legal Consideration, Appleton, Lank
3. Creighton, H, (1996), Fundamental Law Every Nurse Should Know, Saunders Co, Philadelphia
4. Dep Kes R.I. (1993), Undang-Undang No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan.
5. Kozier, B (1997), Fundamental Of Nursing : Concept, Process & Practice, Legal Aspect of Nursing Practice, Addison Wesley Publishing Co, California
6. Kusnanto (2004), Pengantar Profesi dan Praktik Keperawatan Profesional, EGC Jakarta
7. La Ode Junaidi (1999), Pengantar Keperawatan Profesional, EGC Jakarta
8. Nothrop, CE (1991), Legal Issues In Nursing, Mosby Co. St. Louis.
9. Robert Priharjo (1995), Praktik Keperawatan Profesional Konsep Dasar dan Hukum, EGC Jakarta

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Keperawatan Keluarga I
KODE MATA KULIAH : WAT 3.11
BEBAN STUDI
: 1SKS (T=1)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini membahas mengenai asuhan keperawatan keluarga yang dilandasi oleh konsep konsep yang terkait dengan keluarga . Fokus yang dibahas dalam mata
kuliah ini adalah kosep keluarga, asuhan keperawatan keluarga dengan menggunakan pendekatan proses .Kegiatan belajar dilakukan melalui kuliah, diskusi dan
pengalaman praktik lapangan.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah, mahasiswa mampu:
1. Memahami konsep keluarga sebagai dasar dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga
2. Melakukan pengkajian keluarga
3. Merumuskan dan menetapkan diagnosa keperawatan keluarga
4. Membuat perencanaan keperawatan keluarga
5. Melakukan intervensi keperawatan keluarga dengan fokus memberdayakan keluarga .
6. Menerapkan keterampilan spesifik dalam melakukan asuhan keperawatan kepada keluarga
7. Melakukan evaluasi asuhan keperawatan keluarga
8. Mendokumentasikan seluruh proses dan hasil asuhan keperawatan keluarga
C. Garis Besar Mata Kuliah
1.
Konsep keluarga
2.
Konsep keperawatan keluarga

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Konseptual model praktik keperawatan keluarga


Pengkajian Keluarga
Diagnosa keperawatan keluarga
Perencanaan asuhan keperawatan keluarga
Berbagai Intervensi keperawatan pada asuhan keperawatan keluarga.
Strategi dalam implementasi keperawatan keluarga
Evalusi asuhan keperawatan keluarga
Dokumentasi asuhan keperawatan keluarga.

D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

Menjelaskan
keluarga

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
konsep Konsep keluarga

Menjelaskan
konsep Konsep
keperawatan keluaraga keluarga

MATERI

Konsep keluarga :
1.
ertian keluarga
2.
ciri keluarga
keperawatan 3.
arga Indonesia

WAKTU

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

PBC

2 x 50 menit

Peng
CiriKelu

Konsep keperawatan keluarga :


1.
Pengertian,
tujuan, sasaran, dan prinsip
dasar
2.
Hubungan
keluarga dengan kesehatan
3.
Faktor yang
Menjelaskan
Konseptual model praktik
mempengaruhi derajat
konseptual
model keperawatan keluarga
kesehatan keluarga
praktik
keperawatan
4.
Strategi
keluarga
pendekatan keperawatan
keluarga
Konseptual model praktik

METODE

FASILITATOR

Menjelaskan
proses Proses keperawatan keluarga
keperawatan keluarga

keperawatan keluarga :
1. Pengertian teori dan
model konseptual
2. Model konseptual
keperawatan keluarga
3. Teori keperawatan
dan keperawatan
keluarga
4. Penerapan model dan
teori dalam
keperawatan
komunitas
Proses keperawatan keluarga :
1.
Pengkajian
Keluarga
2.
Diagnosa
keperawatan keluarga
3.
Perencanaan asuhan
keperawatan keluarga
4.
Berbagai Intervensi
keperawatan
pada
asuhan
keperawatan
keluarga.
5.
Strategi
dalam
implementasi
keperawatan keluarga
6.
Evalusi
asuhan
keperawatan keluarga
7.
Dokumentasi
asuhan
keperawatan
keluarga.

E. Rujukan

PBC

2 x 50 menit

1.

Friedman MF (1998), Family Nursing, Research Theory and Practice 4 th Edition, Appletonj & Large USA

2.

Harmon H, Shirley May & Sherly Thalman B (1996), Family Health Care Nursing Theory Pracice and Research. F.A. Davis Company Philadelphia

3.

Marrelli, FM & Lynda SH (1987) The Nurse Managers Survival Guide-Practical Answers to Everyday Problems, Mosby Year Book Inc. : Philadelphia

4.

Rice Robyn, (1996) Home Health Nursing Practice, Concept and Aplication 2 nd Edition Mosby Co. USA.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Promosi Kesehatan
KODE MATA KULIAH : WAT 4.0
BEBAN STUDI
: 1 SKS (T=1)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini menguraikan tentang konsep, prinsip-prinsip promosi kesehatan pada pasien sebagai individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat di tatanan klinik
dan komunitas . Penekanan pada pemahaman dan penerapannya melalui kegiatan belajar kuliah, tugas baca dan praktikum.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah, mahasiswa mampu:
1.Memahami konsep prinsip promosi kesehatan
2.Menerapkan promosi kesehatan pada pasien sebagai individu, keluarga,kelompok dan masyarakat di tatanan klinik dan komunitas.
C. Garis Besar Mata Kuliah
1. Pengantar promosi kesehatan

2. Konsep dasar promosi kesehatan


3. Prinsip-prinsip promosi kesehatan pada Pasien/Pasien individu
4. Prinsip-prinsip promosi kesehatan masyarakat
5. Mengkaji kebutuhan promosi kesehatan
6. Membuat rancangan promosi kesehatan
7. Penerapan promosi kesehatan pada Pasien/Pasien sebagai individu
8. Penerapan promosi kesehatan pada masyarakat

D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN /
MATERI
SUB POKOK BAHASAN
Mahasiswa
mampu Pengantar
promosi Pengantar promosi kesehatan
menjelaskan pengantar kesehatan
1.
Kesehatan dan
promosi kesehatan
upaya kesehatan
2.
Sejarah
kesehatan masyarakat
3.
Peran promsi
kesehatan dalam kesehatan
masyarakat
Mampu menjelaskan
konsep dasar promosi Konsep
dasar
promosi
1. Pendidikan dan promosi
kesehatan
kesehatan
2. Promosi
kesehatan
dan
perilaku
3. Visi dan misi promosi
kesehatan
4. Strategi promosi kesehatan
5. Ruang lingkup promosi
kesehatan
6. Metode dan tehnik promosi

METODE

WAKTU

PBC

1 X 100 mnt

PBC / PBD

2 x 100 mnt

FASILITATOR

7.
3

Mampu menjelaskan
prinsip-prinsip
Prinsip-prinsip
promosi
promosi
kesehatan kesehatan
pada
pada pasien / pasien Pasien/Pasien individu
individu

1.
2.
3.
4.

4
Mampu menjelaskan Prinsip-prinsip
promosi
prinsip-prinsip
kesehatan masyarakat
kesehatan masyarakat

kesehatan
Komunikasi kesehatan
Konsep perilaku kesehatan
(batasa, ilmu dasar dan
perilaku kesehatan)
Domain perilaku
Pengukuran dan indikator
perilaku kesehatan
Determinan perilaku

1. Aspek sosial budaya yang


berhubungan dengan perilaku
kesehatan
Masyarakat
Kebudayaan
2. Aspek sosial budaya yang
mempengaruhi
perilaku
kesehatan & Status Kesehatan
3. Perubahan sosial budaya

Menentukan
kebutuhan
promosi
kesehatan
Mampu menjelaskan Mengkaji
kebutuhan
Diagnosis Masalah
pengkajian kebutuhan promosi kesehatan
Menetapkan prioritas masalah
promosi kesehatan
Mengembangkan komponen promosi
kesehatan
Menentukan tujuan promosi
Mampu menjelaskan Membuat
rancangan
kesehatan
cara
membuat promosi kesehatan
Menntukan sasaran promosi
rancangan
promosi
kesehatan
kesehatan

PBC

1 x 100 mnt

PBC / PBD

1 x 100 mnt

PBC / PBD

1 x 100 mnt

PBC / PBD

3 x 50 mnt

1.
2.

7
Mampu menjelaskan
penerapan
promosi
kesehatan
pada
pasien / pasien sebagai
individu

Penerapan
kesehatan
Pasien/Pasien
individu

promosi
pada
sebagai

8
Mampu menjelaskan Penerapan
promosi
penerapan
promosi kesehatan pada masyarakat
kesehatan
pada
masyarakat

Menentukan inti promosi


kesehatan
Menentukan metode yang
akan digunakan
Menentukan media yang akan
digunakan
Menyusun rencana evaluasi
Menyusun
jadwal
pelaksanaan.
Persepsi dalam
kesehatan
Motivasi dalam
kesehatan

promosi
promosi

1. Pengorganisasian
dan
pengembangan masyarakat
2. Peranan dan kedudukan kader
kesehatan dalam PHC
3. Pemasaran
sosial
dalam
promosi kesehatan
4. Pemberdayaan
masyarakat
dalam promosi kesehatan
5. Metode dan media promosi
kesehatan
6. Promosikesehatan di tempat
kerja
7. Promosi kesehatan di sekolah
8. Promosi kesehatan di Rumah
Sakit

PBC / PBD

1 x 50 mnt

PBC / PBD

4 x 50 mnt

E. Rujukan
1. Bennis & Benne & Robert Chin (1999), The Planning of Change, Second Edition, New York : Halt Kinehart and Winston, Inc.
2. Craven & Hirnlie (2002), Fundamentals of Nursing Human Health and Function, Second Edition, Philadelphia : Lippincot
3. Green (1989), Health Education Planning, A Diagnostic Approach, USA : Myfield Publishing Co
4. Kozier & Glenora Erb (1998), Concept and Issues In Nursing Practice, California : Addison Wesley Publishing Company Inc.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Dokumentasi Keperawatan
KODE MATA KULIAH : WAT 4.09
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=1, P=1)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata Kuliah ini menguraikan tentang konsep dasar dokumentasi keperawatan dan proses keperawatan yang mencakup : pengertian dokumentasi keperawatan, tujuan,
prinsip-prinsip pentingnya dokumentasi keperawatan, manfaat dokumentasi, model dokumentasi keperawatan, tehnik dokumentasi asuhan keperawatan berdasarkan
metode proses keperawatan, standard dokumentasi keperawatan, aspek legal serta manajemen resiko. Proses pembelajaran memberikan kesempatan kepada mahasiswa
merancang serta latihan pendokumentasian asuhan keperawatan serta menganalisa hasil asuhan keperawatan. Kegiatan belajar dilakukan melalui : kuliah, diskusi,
penugasan dan praktek dokumentasi asuhan keperawatan.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah, mahasiswa mampu:
1. Memahami konsep dasar dokumentasi keperawatan meliputi : pengertian dokumentasi keperawatan, tujuan, prinsip-prnisip pentingnya dan manfaat dokumentasi
keperawatan, serta model dokumentasi keperawatan
2. Memahami tehnik dokumentasi asuhan keperawatan berdasarkan metode proses keperawatan pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan

3.
4.
5.
6.

Memahami tehnik dokumentasi asuhan keperawatan berdasarkan metode proses keperawatan pada tatanan pelayanan khusus
Menerapkan tehnik dokumentasi asuhan keperawatan berdasarkan metode proses keperawatan pada populasi khusus
Memahami standard dokumentasi keperawatan
Memahami aspek legal serta manajemen resiko dalam pendokumentasian asuhan keperawatan.

C. Garis Besar Mata Kuliah


1. Konsep Dasar Dokumentasi
a.

Pengertian dokumentasi keperawatan

b.

Tujuan, prinsip-prinsip, pentingnya dokumentasi keperawatan, serta manfaat dokumentasi

c.

Pendekatan model dokumentasi keperawatan

d.

Tehnik dokumentasi asuhan keperawatan berdasarkan metode proses keperawatan

e.

Standard dokumentasi keperawatan

f.

Aspek legal serta manajemen resiko

2. Pendokumentasian asuhan keperawatan berdasarkan metode proses keperawatan :


3. Pendokumentasian asuhan keperawatan pada :
a. Berbagai tatanan pelayanan
b. Tatanan khusus
c. Populasi khusus

D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Menjelaskan
konsep Konsep Dasar Dokumentasi
dasar dokumentasi

MATERI
Konsep dasar dokumentasi :
1.

Pengertian

dokumentasi

keperawatan
2.

Tujuan,

prinsip-prinsip,

METODE

WAKTU

PBC

4 x 50 menit

FASILITATOR

pentingnya

dokumentasi

keperawatan, serta manfaat


dokumentasi
3.

Pendekatan

model

dokumentasi keperawatan
4.

Tehnik
asuhan
berdasarkan

dokumentasi
keperawatan
metode proses

keperawatan
5.

Standard

dokumentasi

keperawatan
2

6.
Aspek
legal
serta
Menjelaskan
pendokumentasian
Pendokumentasian
asuhan
manajemen resiko
asuhan
keperawatan
keperawatan
berdasarkan Pendokumentasian
asuhan
dasar metode proses
keperawatan berdasarkan metode
keperawatan
metode proses keperawatan :
proses keperawatan :
1.
Pe
ndokumenasian
pengkajian
keperawatan
2.
Pe
ndokumentasian perencanaan
keperawatan
Menjelaskan
Pendokumentasian
asuhan 3.
Pe
pendokumentasian
ndokumentasian pelaksanaan
asuhan keperawatan
keperawatan pada :
keperawatan
a.
Berbagai
tatanan pelayanan
b.

Tatanan

Pendokumentasian
keperawatan pada :

asuhan

PBC

2 x 50 menit

PBC

4 x 50 menit

khusus
c.

a.
Populasi

khusus

Berbagai
tatanan pelayanan

b.

Tatanan khusus

Perawatan akut / rawata


jalan

Perawatan

jangka

penjang / rawat inap

Perawatan di rumah

Perawatan di komunitas

c.

Populasi khusus

Dokumentasi

pada

perawatan pediatrik

Dokumentasi

pada

medical

Dokumentasi

pada

maternitas

Dokumentasi

pada

perawatan psikiatrik

E. Rujukan
1. Anne G.Perry, A.Potter, (1997), Clinical Nursing Skills and Techniques, St. Louis, Toronto, Princetown, The C.V. Mosby Co.
2. Barbara Kozier, Glenora Erb. , (1997), Fundamental of Nursing Concepts and Procedures. Third Editions Massachusets Addison Wesley. , Publishing Company

3. Francess Talaksa Fibach, (1991), Documenting Care Communication The Nursing Process and Documentation Standard. ,Philadelphia : F.A. Davis. Company.
4. Patricia A. Potter. Annes G. Perry , (1985), Fundamental of Nursing Concept Process and Practice, St. Louis, Toronto. Princetown The C.V. Mosby Company.

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Bahasa Inggris
KODE MATA KULIAH : MULOK
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=2)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mampu melakukan percakapan dalam bahasa Inggris pada saat melaksanakan asuhan keperawatan.
Selain itu mahasiswa diberi kesempatan untuk mampu membuat laporan asuhan keperawatan dalam bahasa Inggris. Mahasiswa diberi kesempatan mempelajari teknik
percakapan, presentasi dan praktek melalui simulasi. Proses pembelajaran meliputi kegiatan belajar yang dilakukan melalui diskusi penugasan, dan praktika .
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah, mahasiswa mampu:
1. Melakukan percakapan dalam bahasa Inggris
2. Menulis laporan asuhan keperawatan dalam bahasa Inggris
3. Melakukan presentasi singkat dalam bahasa Inggeris
C. Garis Besar Mata Kuliah

1. Understanding speaking in nursing


2. Reporting in Nursing
3. Presentation of nursing activity and its situation related to nursing service
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1.

2.

3.

POKOK BAHASAN / SUB


MATERI
POKOK BAHASAN
Mampu berbicara di Understanding speaking in 1.
Nursing care of the
bidang keperawatan
nursing
client in maternity
2.
Nursing care of the
client in pediatric problem
3.
Nursing care of the
client in medical surgical
4.
Nursing car of the
client in psychiatric problem
5.
Nursing care of the
client in community problem
Mampu
membuat Reporting in Nursing
laporan keperawatan

1.
Maternity nursing
2.
Pediatric nursing
3.
Medical surgical nursing
Mampu
Presentation
of
nursing 4.
mengidentifikasikan
activity and its situation Psychiatric nursing
tugas tugas dalam related to nursing service
5.
keperawatan
Community nursing
1.

Nursing care of the


client in maternity
2.
Nursing care of the
client in pediatric problem
3.
Nursing care of the
client in medical surgical

METODE

WAKTU

PBC / PBD / PBP

2 X 50 mnt

PBC / PBD / PBP

2 x 50 mnt

PBC / PBD / PBP

2 x 50 mnt

FASILITATOR

4.

Nursing car of the


client in psychiatric problem
5.
Nursing care of the
client in community problem

E. Rujukan
1.
Barron,s (2000), Student 1 Choice TOEFL 7 th Ed., Jakarta : Bina Aksara
2.
Sieh, A and Brentin, L. (1997). The Nurse Communicates. Philadelpia: WB Saunders
3.
Prawira, I.S. (2000). Understanding Speaking Nusing

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Keperawatan Medikal Bedah I
KODE MATA KULIAH : WAT. 3.5.
BEBAN STUDI
: 4 SKS (T=2, P=2)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah ini mempelajari tentang konsep dan perspektif keperawatan medikal bedah, peran perawat medikal bedah dalam pencapaian tujuan asuhan keperawatan
asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan, kardiovaskuler , pencernaan dan penginderaan. Dan memberikan asuhan keperawatan pada pasien
pre dan post operatif gangguan sistem pernapasan, cardiovaskuler, pencernaan dan penginderaan (penglihatan dan THT).

B. Tujuan Mata Kuliah


Setelah menyelesaikan mata kuliah ini peserta didik kompeten dalam :
1.
2.
3.
4.
5.

Memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan


Memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler
Memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem pencernaan
Memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem penginderaan (penglihatan dan THT).
Memberikan asuhan keperawatan pada pasien pre dan post operatif gangguan sistem pernapasan, cardiovaskuler, pencernaan dan penginderaan (penglihatan dan
THT)

C. Garis Besar Mata Kuliah


4. Perawatan
a.
Sistem pernapasana
b.
Sistem Kardiovaskuler
c.
Sistem pencernaan
d.
Sistem penginderaan (penglihatan dan THT)
5. Medis
a. Sistem pernapasana
b. Sistem Kardiovaskuler
c. Sistem pencernaan
d. Sistem penginderaan (penglihatan dan THT)
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1.

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Mampu menjelaskan Sistem pernapasan
asuhan
keperawatan
dalam
sistem
pernapasan

MATERI

METODE

WAKTU

Sistem pernapasan :
1.
Anat
omi, fisiologi dan patofisiologi
system pernapasan
2.
Riw
ayat
keperawatan
yang
berhungan
dengan
system
pernapasan

PBC / PBD

22 x 50 mnt

FASILITATOR

3.

Pem
eriksaan fisik sistem pernapasan
4.
Tehn
ik inspeksi, palpasi, perkusi,
auskultasi yang berhubugan
dengan sistem pernapasan
5.
Bebe
rapa prosedur diagnostik pada
sistem pernapasan
6.
Mas
alah yang berhubungan dengan
gangguan sisem pernapasan
a. Bagian bawah
b. Kelainan pada Parenkim
Paru
c. Gangguan
Vaskularisasi
paru
d. Kelainan Pada Pleura
e. Kelainan pada trauma dada
7.
Cara
mengidentifikasi
kebutuhan
manusiawi dan menentukan
tujuan perawat-pasien yang
berhubungan dengan diagnosis
keperawatan pada gangguan
system pernapasan
8.
Pend
idikan kesehatan : penyebab
masalah kesehatan, alas an
pemberian pengobatan, dan
efeknya, serta terapi medik
9.
Bebe
rapa cara pemberian oksigenasi
dan tehnik penghisapan sekresi
trakea
10.
Asu

2.

Mampu menjelaskan Sistem Kardiovaskuler


asuhan
keperawatan
sistem kardiovaskuler

han keperawatan pada pasien


WSD
11.
Kep
erawatan perioperatif pasien
dengan
masalah
system
pernapasan
Sistem Kardiovaskuler :
1. Reviuw anatomi, fisiologi
dan patofisiologi system
kardiovaskuler
2. Riwayat keperawatan yang
berhubungan
dengan
system kardiovaskuler
3. Tehnik
pengkajian
prekardium
4. Tehnik
pengkajian
prekardium
5. Beberapa
prosedur
diagnostic pada gangguan
system kardiovaskuler
6. Masalah yang berhubungan
dengan gangguan system
kardiovaskuler
7. Cara
mengidentifikasi
kebutuhan manusiawi dan
menentukan
tujuan
perawat-pasien
yang
berhubungan
dengan
diagnosis
keperawatan
pada gangguan system
kardiovaskuler
8. Pendidikan kesehatan :
enyebab
masalah
kesehatan,
alas
an
pemberian pengobatan, dan

PBC / PBD

22 x 50 mnt

3.

Mampu menjelaskan Sistem Pencernaan


asuhan
keperawatan
sistem pencernaan

efeknya, serta terapi medik


9. Persiapan
prosedur
pemasangan kateter vena
sentral
10. Keperawatan perioperatif
pasien dengan masalah
system kardiovaskuler :
kelainan katup
Sistem pencernaan
1. Reviuw anatomi, fisiologi
dan patofisiologi system
pencernaan
2. Riwayat keperawatan yang
berhubungan
dengan
system pencernaan
3. Pemeriksaan fisik sistem
pencernaan
4. Tehnik inspeksi, palpasi,
perkusi, auskultasi yang
berhubugan dengan sistem
pencernaan
5. Beberapa
prosedur
diagnostic pada gangguan
system pencernaan
6. Masalah yang berhubungan
dengan gangguan system
pencernaan
7. Cara
mengidentifikasi
kebutuhan manusiawi dan
menentukan
tujuan
perawat-pasien
yang
berhubungan
dengan
diagnosis
keperawatan
pada gangguan system

PBC / PBD

24 x 50

4.

Mampu menjelaskan Sistem Penglihatan


asuhan
keperawatan
sistem penglihatan

pencernaan
8. Pendidikan kesehatan :
enyebab
masalah
kesehatan,
alas
an
pemberian pengobatan, dan
efeknya, serta terapi medik
9. Tehnik memsang NG Tube,
SB Tube, membilas dan
memberikan
makanan
melalui pipa parenteral
10. Tehnik
perawatan
kolostomi
11. Menyiapkan pasien untuk
parasentesis
12. Keperawatan perioperatif
pasien dengan masalah
system pencernaan
Sistem Penglihatan :
1. Reviuw anatomi, fisiologi
dan patofisiologi system
penglihatan
2. Riwayat keperawatan yang
berhubungan
dengan
sistem penglihatan
3. Pemeriksaan fisik sistem
Reviuw anatomi, fisiologi
dan patofisiologi system
penglihatan
4. Riwayat keperawatan yang
berhubungan
dengan
system penglihatan
5. Pemeriksaan fisik sistem
penglihatan
6. Tehnik inspeksi, palpasi,
perkusi, auskultasi yang

PBC / PBD

24 x 50 mnt

5.

Mampu menjelaskan THT


asuhan
keperawatan
gangguan THT

berhubugan dengan sistem


penglihatan
7. Beberapa
prosedur
diagnostic pada gangguan
system penglihatan
8. Masalah yang berhubungan
dengan gangguan system
penglihatan
9. Cara
mengidentifikasi
kebutuhan manusiawi dan
menentukan
tujuan
perawat-pasien
yang
berhubungan
dengan
diagnosis
keperawatan
pada gangguan system
penglihatan
10. Pendidikan kesehatan :
enyebab
masalah
kesehatan,
alas
an
pemberian pengobatan, dan
efeknya, serta terapi medik
11. Tehnik Irigasi mata
12. Keperawatan perioperatif
pasien dengan masalah
system penglihatan
THT :
1.
Reviuw anatomi, fisiologi
dan patofisiologi THT
2.
Riwayat keperawatan yang
berhubungan dengan THT
3.
Pemeriksaan fisik sistem
Reviuw anatomi, fisiologi dan
patofisiologi THT
4.
Riwayat keperawatan yang
berhubungan dengan THT

PBC / PBD

24 x 50 mnt

5.
6.

Pemeriksaan fisik THT


Tehnik inspeksi, palpasi,
perkusi,
auskultasi
yang
berhubugan dengan THT
7.
Beberapa
prosedur
diagnostic pada gangguan
THT
8.
Masalah yang berhubungan
dengan gangguan THT
9.
Cara
mengidentifikasi
kebutuhan manusiawi dan
menentukan tujuan perawatpasien yang berhubungan
dengan diagnosis keperawatan
pada gangguan THT
10. Pendidikan kesehatan :
enyebab masalah kesehatan,
alas
an
pemberian
pengobatan, dan efeknya,
serta terapi medik
11. Beberapa tindakan medik
yang berhubungan dengan
THT
12. Keperawatan perioperatif
pasien dengan masalah THT

E. Rujukan
6. Brunner and Suddarth,s (1996),Medical Surgical Nursing, Eight Edition, Philadelphia : JB. Lippincott Company
7. Donna D., Marilyn V., (1991), Medical Surgical Nursing : A Nursing Process Approach Philadelphia, WB Sounders Company
8. Luckman and Sorensen, (1993), Medical Surgical Nursing, A. Psychophysiologie Approach. Tokyo : WB Saunders, Co.
9. Long, Barbara C., (1992), Medical Surgical Nursing, Toronto, CV Mosby Company
10. Peter C., Hayer & Thomas, Diagnostik & Terapi, EGC Jakarta
11. Purnawan Junardi, dkk., (2005)Kapita Selekta Kedokteran, Media Auculapiks, Jakarta
12. R. Syamsuhidayat. Wim de Jong , (1997), Buku Ajar Ilmu Bedah, Cetakan 1 : Jakarta EGC.

13. Syaifulloh Noor, (1996), Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi Ketiga : Jakarta : Balai Penerbit FKUI
14. Schwatz St Shires GT : Spencer, TC , (1989). Principles of Surgery 5 th ed. , New York

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Keperawatan Jiwa
KODE MATA KULIAH : WAT. 3.02.
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=1, P=1)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah ini membahas tentang konsep kesehatan jiwa, konsep keperawatan kesehatan jiwa, masalah kesehatan jiwa dalam rentang sehat jiwa sampai gangguan
kesehatan jiwa, dan penekanannya pada upaya pencegahan primer, sekunder dan tertier kesehatan jiwa. Ditujukan pada Pasien dengan masalah psikososial dan
gangguan kesehatan jiwa dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan melalui komunikasi teurapeutik serta menggunakan berbagai terapi modalitas
keperawatan kesehatan jiwa.
Pengalaman belajar diperoleh melalui pengalaman belajar ceramah, penelaahan kasus, simulasi, role play, praktik laboratorium, praktik klinik, praktik lapangan dan
penugasan perorangan maupun kelompok untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan klinis mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan jiwa
di tatanan pelayanan kesehatan
B. Tujuan Mata Kuliah
Setelah menyelesaikan mata kuliah ini, mahasiswa dapat :
1.
Mengidentifikasi konsep dasar asuhan keperawatan pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
2.
Mengaplikasikan konsep dan prinsip nilai, moral, etika, kultur dan hukum dalam asuhan keperawatan pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan
jiwa
3.
Mengaplikasikan pengkajian pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
4.
Menggunakan kemampuan berpikir kritis dalam memformulasikan diagnosa keperawatan pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
5.
Membuat perencanaan keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
6.
Melaksanakan komunikasi terapeutik pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
7.
Mengaplikasikan berbagai manajemen stres pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
8.
Melakukan psikoterapi suportif, pendidikan kesehatan pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
9.
Melakukan kolaboratif dalam tindakan terapi somatik (psikofarmaka, ECT ) dan kegawat daruratan psikiatrik pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan
kesehatan jiwa
10. Melaksanakan terapi modalitas keperawatan kesehatan jiwa pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
11. Melakukan evaluasi keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial dan gangguan kesehatan jiwa
12. Melakukan dokumentasi keperawatan pada pasien dengan masalah psikososial dan pasien gangguan kesehatan jiwa

C. Garis Besar Mata Kuliah


1. Konsep Dasar Kesehatan Jiwa
a. Pengertian kesehatan jiwa
b. Pengertian keperawatan kesehatan jiwa
c. Perkembangan keperawatan kesehatan jiwa
d. Model konseptual keperawatan kesehatan jiwa

e. Model stres adaptasi


2. Penggolongan diagnosis gangguan jiwa
1. Komunikasi teurapeutik
2. Proses Keperawatan kesehatan Jiwa
3. Program Pelayanan Kesehatan Jiwa di Indonesia
4. Keperawatan masalah psikososial
3.

Askep pada pasien kehilangan/ berduka

4.

Askep pada pasien penyakit kronis

5.

Askep pada pasien penyakit terminal

6.

Askep pada pasien krisis dan kecemasan

7.

Askep pada pasien askep gangguan konsep diri


a.

Terapi Modalitas keperawatan Kesehatan jiwa

b.

Terapi somatik (psikofarmaka dan ECT)

c.

Psikoterapi suportif

D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN / SUB


POKOK BAHASAN
Mahasiswa
mampu Konsep Dasar Kesehatan
menjelaskan
konsep
Jiwa
dasar kesehatan jiwa

MATERI
Konsep Dasar Kesehatan Jiwa
1.

Pe
ngertian kesehatan jiwa

2.

Pe
ngertian

keperawatan

METODE

WAKTU

PBC /PBD

3 X 100 mnt

FASILITATOR

kesehatan jiwa
3.

Per
kembangan

keperawatan

kesehatan jiwa
4.
2

Penggolongan
Mahasiswa
mampu
menjelaskan
gangguan jiwa
penggolongan
diagnosis
gangguan
jiwa

diagnosis

odel

konseptual

PBC / PBD

2 x 100 mnt

PBC / PBD

5 x 100 mnt

keperawatan kesehatan jiwa


5.

M
odel stres adaptasi

Penggolongan diagnosis gangguan


jiwa
1.

Komunikasi
teurapeutik

2.

Proses
Keperawatan kesehatan Jiwa

Menyusun
3

asuhan

Mahasiswa
mampu
keperawatan pada gangguan
menjelaskan
penyusunan
asuhan jiwa
keperawatan
pada
gangguan jiwa

3.

Program Pelayanan
Kesehatan Jiwa di Indonesia

4.

Keperawatan
masalah psikososial

1.

Askep pada
pasien kehilangan/ berduka

2.

Askep pada
pasien penyakit kronis

3.
Terapi dalam keperawatan
4

Mahasiswa
mampu jiwa
menjelaskan
terapi
dalam
keperawatan
jiwa

Askep pada
pasien penyakit terminal

4.

Askep pada

PBC / PBD

3 x 100 mnt

pasien krisis dan kecemasan


5.

Askep pada
pasien askep gangguan konsep
diri

1.

Ter
api

Modalitas

keperawatan

Kesehatan jiwa
2.

Ter
api somatik (psikofarmaka dan
ECT)

3.

Psi
koterapi suportif

E. Rujukan
1.
2.
3.
4.
5.

Barry, Patricia D (1996), Psychosocial Nursing Care of Physically III Patients and Their Families 3 Ed., Philadelphia, Lippincot Raven
Carpenito, Linda Juall (1995), Buku Saku Diagnosa Keperawatan (ed.Indonesia), Jakarta EGC
Keliat B.A., dkk (1998), Keperawatan Kesehatan Jiwa, Jakarta EGC
Keliat B.A., (1997), Gangguan Koping, citra tubuh dan seksual pada Pasien/Pasien kanker (ed.Indonesia), Jakarta, EGC
Mc.Farland, G.Thomas M.D. (1991), Psychiatric Mental Health : Nursing Aplication of The Nursing Process, Philadelphia, JB Lippincot

6.

Rawlins, R.P. Williams, S.R.Beck, C.K. (1993), mental health Psychiatric Nursing ; a holistic life cycle approach, 3 ed., St.Louis, Mosby Year
Book

7.
8.

Stuart G.W. dan L. J Sundeen (1995), Psinciples and Practice of Psychiatric Nursing, St.Louis, Mosby Year Book.
----------------------------------(1995), Buku Saku Keperawatan Jiwa (ed.Indonesia)

GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)


MATA KULIAH
: Patologi
KODE MATA KULIAH : WAT. 2.08
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=1, P=1)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata Kuliah ini membahas tentang konsep dasar patologi serta proses terjadinya perubahan struktur & fungsi jaringan / organ tubuh manusia beserta perubahanperubahan klinis yang ditimbulkannya. Fokus pembahasan mencakup beberapa konsep dasar patologi serta berbagai kelainan yang bersifat umum pada beberapa
reaksi patologi, perubahan struktur dan fungsi jaringan / organ tubuh. Proses belajar yang dilakukan dilakukan melalui ceramah, penugasan dan praktikum.
B. Tujuan Mata Kuliah
Pada akhir mata kuliah mahasiswa diharapkan mampu :
1. Menguraikan berbagai konsep yang mendasari terjadinya kelainan struktur dan fungsi tubuh manusia
2. Memahami proses kelainan struktur dan fungsi tubuh manusia
3. Memahami terjadinya perubahan fungsi organ tubuh
4. Memahami mekanisme proses terjadinya kelainan tubuh manusia sebagai dasar dalam penerapan asuhan keperawatan
5. Memahami tahapan kematian
6. Menerapkan konsep patologi dalam asuhan keperawatan
C. Garis Besar Mata Kuliah

1. Patogenesis dan patofisiologi kelainan struktur dan fungsi tubuh


2. Mekanisme adaptasi sel
3. Interaksi genetik dan lingkungan
4. Kelainan retrogresif
5. Tahap kematian jaringan danNekrosis sel
6. Kelainan kongenital dan keturunan
7. Kelainan sirkulasi, cairan tubuh dan asam basa
8. Radang dan mekanisme proses infeksi
9. Proses penyembuhan luka
10. Neoplasma
11. Proses penuaan
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
1

POKOK BAHASAN / SUB


MATERI
POKOK BAHASAN
Mahasiswa
mampu Patogenesis
dan 1.
menjelaskan
patofisiologi
kelainan
sep keadaan normal
patogenesis
dan struktur dan fungsi tubuh
2.
patofisiologi kelainan
sep tentang penyakit
struktur dan fungsi
3.
tubuh
embangan penyakit
4.
Mahasiswa
mampu Mekanisme adaptasi sel
or ektrinsik dan intrinsic
menguraikan
penyakit
mekanisme adaptasi sel

Mahasiswa
mampu Interaksi
menjelaskan interaksi lingkungan
genetik dan lingkungan

Mahasiswa
menjelaskan
retrogresif

genetik

mampu Kelainan retrogresif


kelainan

1.
Organisasi sel
dan 2.
Modalitas cedera sel
3.
Sel yang diserang
4.
Perubahan morfologi pada sel
5.

Kon

METODE

WAKTU

PBC / PBD

2 X 50 mnt

PBC / PBD

2 x 50 mnt

PBC / PBD

1 x 50 mnt

PBC / PBD

1 x 50 mnt

Kon
Perk
Fakt

FASILITATOR

Klasifikasi patologi
Mahasiswa
mampu Tahap kematian jaringan dan
menguraikan
tahap Nekrosis sel
Interaksi genetik dan lingkungan
kematian jaringan dan
nekrosis sel

PBC / PBD

2 x 50 mnt

PBC / PBD

2 x 50 mnt

krosis / kematian sel

Perubahan morfologi pada


nekrosis

Perkembangan jaringan
nekrotik

PBC / PBD

2 x 50 mnt

Ke
matian somatik dan perubahan
posmortem
Sif
at genom : DNA dan RNA
Ge
n dan kromosom
Ke
lainan kromosom
Ti
ndakan pencegahan dan
konseling kromosom

PBC / PBD

4 x 50 mnt

Kelainan retrogresif

Mahasiswa
menjelaskan
kongenital
keturunan

mampu Kelainan kongenital


kelainan keturunan
dan

dan

1.
generasi dan infiltrasi
2.

Mahasiswa
mampu Kelainan sirkulasi, cairan
menjelaskan kelainan tubuh dan asam basa
sirkulasi , cairan tubuh
dan asam basa
3.
1.

Mahasiswa
mampu Radang dan
menjelaskan
radang proses infeksi
dan mekanisme proses
infeksi

mekanisme

De

2.
3.
4.

1.
2.

Ne

Kongesti
Edema

Mahasiswa
mampu Proses penyembuhan luka
menjelaskan
proses
penyembuhan luka

3.
4.
5.
6.
7.
8.

Perdarahan
Trombosis
Emboli
Aterosklerosis
Dehidrasi
Gangguan keseimbangan
asam basa

1 x 50 mnt

PBC / PBD

2 x 50 mnt

PBC / PBD

2 x 50 mnt

1.
2.
10

Mahasiswa
menjelaskan
neoplasma

mampu Konsep Neoplasma


konsep

Reaksi peradangan
Gambaran makroskopis
peradangan
3.
Aspek cairan peradangan
4.
Jenis dan fungsi leukosit
5.
Bentuk peradangan
6.
Pemulihan jaringan
7.
Faktor-faktor jasad renik
(mikro organisme) pada infeksi
8.
Faktor-fakto herpes dan
jasad renik
9.
Sifat-sifat umum penyakit
karena infeksi
10.
Jenis-jenis penyakit infeksi

PBC /PBD

Proses penyembuhan luka

11

Mahasiswa
menjelaskan
penuaan

mampu Proses penuaan


proses

1.

Metabolisme sel
neoplasma
2.
Sifat-sifat neoplasma
3.
Klasifikasi dan tata nama
neoplasma
4.
Organ dan jaringan yang
lebih kecil atau lebih besar dari
normal

1.
2.
3.
4.

Atropi
Hipertropi
Hipoplasia
Agenesia / aplasia
Metaplasia
Displasia
Hiperplasia
Teori biologis
Perubahan fisik
Prematur aging
SBP

E. Rujukan
1.
Kelly, William J (2005), Hand Book Of Pathophisiology, Philadelphia, Lippincot Williams and Wilkins
2.
Luckman and Sorensen (2000), Medical Surgical Nursig : A Pathophysiology Approach, Philadelphia : WB Saunder.
3.
Wilson Sylvia A Price (2000), Patofisiologi, Jakarta : EGC
GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)
MATA KULIAH
: Kepemimpinan Manajemen Dokumentasi Keperawatan
KODE MATA KULIAH : WAT. 5.01.
BEBAN STUDI
: 2 SKS (T=2)
PENEMPATAN
: Semester III
A. Deskripsi Mata Kuliah
Mata Kuliah ini menguraikan tentang konsep kepemimpinan dan manajemen dalam keperawatan, manajemen pelayanan keperawatan dan manajemen asuhan
keperawatan. Fokus pembelajaran memberikan pengalaman kepada mahasiswa menerapkan konsep kepemimpinan dan manajemen dalam asuhan keperawatan.
Kegiatan belajar dilakukan melalui kuliah, penugasan dan praktikum.

B. Tujuan Mata Kuliah


Pada akhir mata kuliah ini mahasiswa dapat :
1.
Memahami konsep umum manajemen dan kepemimpinan .
2.
Memahami manajemen pelayanan keperawatan beserta fungsi-fungsinya
3.
Memahami perilaku organisasi
4.
Memahami manajemen financial dalam keperawatan
5.
Menerapkan manajemen asuhan keperawatan
C. Garis Besar Mata Kuliah
a.
Konsep umum manajemen.
b.
Manajemen keperawatan
c.
Fungsi-fungsi manajemen keperawatan
d.
Manajemen asuhan keperawatan
e.
Kepemimpinan dalam keperawatan
f.
Perilaku organisasi
g.
Teori berubah dalam manajemen keperawatan
h.
Manajemen konflik.
i.
Manajemen mutu dalam pelayanan keperawatan
D. Program Pembelajaran
NO
TIU / TIK
POKOK BAHASAN / SUB
POKOK BAHASAN
Setelah menyelesaikan
mata
kuliah
manajemen
keperawatan
mahasiswa mampu :
1

MATERI

Menjelaskan
konsep Konsep umum manajemen 1.
umum manajemen dan dan manajemen keperawatan 2.
menejemen
manajemen
keperawatan
3.

Pengertian
Teori
Teori

METODE

WAKTU

PBC / PBD / PBP

3 x 50 mnt

FASILITATOR

menejemen keperawatan
Fungsi
manajemen
5.
Unsur
manajemen
menejemen
6.
Hubungan
fungsi dan unsure manajemen
4.

Menjelaskan
manajemen
keperawatan

Menjelaskan
manajemen
keperawatan

Menerapkan
kepimpinan
keperawatan
perilaku
berorganisasi

fungsi Fungsi-fungsi
keperawatan

Manajemen
asuhan keperawatan

gaya Kepemimpinan
dalam keperawatan dan
dan organisasi
dalam

1.
2.
asuhan 3.
4.
5.

Perencanaan
Pengorganisasian
Koordinasi
Pengawasan
Evaluasi

1.
dalam 2.
perilaku 3.

Pengertian
Filosofi dan misi
Proses manajemen
keperawatan (pengkajian
evaluasi)

1.
2.
5

Menjelaskan
perubahan
manajemen
keperawatan

3.
teori Teori
berubah dalam 4.
dalam manajemen keperawatan
5.
6.

Menjelaskan
manajemen konflik

Manajemen konflik.

1.
2.
3.

Pengertian kepemimpinan
keperawatan
Gaya-gaya kepemimpinan
keerawatan
Teori kepemimpinan
Faktor-faktor yang
mempengaruhi kepemimpinan
Menejemen HAM
Perilaku organisasi

Pengertian
Fungsi perubahan
Hambatan-hambatan dalam
teori perubahan
4.
Strategi membuat
perubahan

PBC / PBD / PBP

2 x 50 mnt

PBC / PBD / PBP

1 x 50 mnt

PBC / PBD

2 x 50 mnt

PBC / PBD / PBP

2 x 50 mnt

PBC / PBD / PBP

2 x 50 mnt

Menjelaskan
Manajemen
mutu dalam
manajemen
mutu pelayanan keperawatan
1.
dalam
pelayanan
2.
keperawatan
3.
4.

Sejarah menejemen konflik


Kategori konflik
Proses konflik
Penyelesaian konflik

PBC / PBD

A.

Ku

alitas pelayanan (TQM) dan


Benchmarking
1. Pengertian kualitas layanan
2. Macam-macam kualitas
layanan (TMQ &
Bencmarking)
3. Prinsip-prinsip bencmarking
B.
Au
dit keperawatan
1. Pengertian audit
keperawatan
2. Pengelolaan audit
keperawatan
C.
Pe
nilaian kinerja perawat
1. Pengertian kinerja perawat
2. Evaluasi penampilan kinerja
perawat

E. Rujukan
1. Gillies Dee Ann (1994), Nursing Management. A System Approach, 3 rd ed. , Philadelphia : WB Saunders Co.
2. La. Monica (2003), kepemimpinan & Manajemen Keperawatan , Jakarta EGC
3. Nursalam (2003), Manajemen Keperawtan, Jakarta EGC

4 x 50 mnt

4. Swansburg, R.C. and Swanburg R.J. (1990), Management and Leadership for Nurse Managers. ,Boston : Jones and Bartlett Publishers.
5. Swansburg, R.C. and Swansburg R.J. (1999), Introductory Management and Leadership for urses. Sudbery. Massachusetts : Jones and Bartlett Publishers.
6. Thora Kron (1991), The Management of Patient Care, Philadelphia : WB. Saunders Co.