Anda di halaman 1dari 9

ORGANEL SEL

PAPER
OLEH:

Putri Annisa
M. Fahrizal
Ime Chelsi Putri H.
Riwandi Aritonang
Irfan Rusdi
M.Hafrizar Hadi
Bagus Hardianto
Nita O. Silitonga
Dewi Pratiwi
Lisma Enita Simbolon
Julius Gultom

140301012
140301013
140301014
140301015
140301016
140301017
140301018
140301019
140301020
140301021
140301022

AGROEKOTEKNOLOGI (AET-1)
KELOMPOK 2

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2015

ORGANEL SEL
Sel merupakan unit terkecil dari tumbuhan. Sel tumbuhan merupakan
salah satu ciri sel tumbuhan yang membedakannya dari sel hewan. Dinding ini
melindungi

sel

tumbuhan,

mempertahankan

bentuknya,

dan

mencegah

penghisapan air secara berlebihan. Pada tingkat keseluruhan tumbuhan, dinding


yang kuat terbuat dari sel khusus mempertahankan tumbuhan agar tegak melawan
gaya gravitasi. Organel sel dapat dibagu sebagai berikut :
1. Dinding sel
Dinding merupakan lapisan di bawah membran sel,
terbuat dari selulosa. Hanya dimiliki oleh sel tumbuhan.
Berfungsi untuk memberi kekuatan dan perlindungan bagi
sel.

2.
Membran

Membran sel (membrane plasma)


sel

(membran

plasma), merupakan

bagian sel paling luar.

Dimiliki

oleh

hewan dan tumbuhan.

Berfungsi mengatur

keluar masuknya zat

pada

Membran

suatu

sel.

sel

Merupakan bagian terluar sel hewan yang membatasi isi sel dengan lingkungan.
Organel ini berfungsi sebagai selaput pelindung dan pengontrol yang bersifat
semipermeabel untuk mengendalikan pertukaran zat antara sitoplasma dengan
lingkungan sel. Membran sel tersusun atas selaput lipoprotein (lipida dan protein)
3. Sitoplasma

Sitoplasma

merupakan

cairan bening seperti gel yang


mengisi ruang dalam
berfungsi

sebagai

sel,
tempat

berlangsungnya reaksi metabolisme.


Sitoplasma/protoplasma

Adalah

cairan sel yang mengisi ruangan antara membran sel dengan inti sel. Sitoplasma
tersusun atas bahan dasar cair yang disebut sitosol yang berisi air dan senyawa
organik terlarut seperti : garam, asam lemak, asam amino, gula nukleotida,
protein, dsb.
Sitoplasma merupakan sumber bahan kimia yang penting dan merupakan
tempat berlangsungnya metabolisme tertentu seperti glikolisis, sintesis protein,
sintesis asam lemak, dsb. Nukleus Adalah organel terbesar yang berbentuk bulat
hingga oval, berfungsi untuk mengendalikan seluruh kegiatan sel. Sel eukariotik
memiliki membran inti/karioteka sementara sel prokariotik tidak memiliki
membran inti/karioteka.
4. Vakuola
Vakuola merupakan rongga di dalam sel yang berlapis membran, di
dalamnya berisi cairan. Berfungsi sebagai
tempat menyimpan bahan makanandan
sisa metabolisme. Vakuola sel hewan
berukuran

kecil,

sedangkan

tumbuhan

berukuran

besar.

vakuola
Vakuola

Adalah suatu rongga yang berisi cairan


yang dikelilingi oleh selapis membran yang disebut tonoplas. Vakuola berisi

cairan yang berupa larutan garam mineral, gula, oksigen, asam organik, CO2,
pigmen, enzim dan sisa metabolime yang lain.
Vakuola merupakan organela yang berfungsi untuk menimbun sisa-sisa
metabolisme dan untuk penguraian molekul-molekul sederhana (berfungsi seperti
lisosom). Pada hewan terdapat vakuola tetapi sangat kecil atau justru tidak
terlihat.
5. Ribosom
Ribosom merupakan organel berbentuk butiran-butiran kecil yang terdapat
di sitoplasma atau menempel di permukaan
retikulum endoplasma kasar. Berfungsi
sebagai tempat si ntesis protein. Terdapat
di sel hewan dan tumbuhan.
6.

Retikulum Endoplasma
Retikulum Endoplasma merupakan
organel berbentuk seperti saluran.
Retikulum Endoplasma permukaan
kasar

diselubungi

ribosom,

Retikulum Endoplasma permukaan


halus tidak ada ribosom, tetapi di
permukaannya

terdapat

enzim-

enzim. Berfungsi untuk membatu metabolisme protei n, lemak dan karbohidrat.


Retikulum endoplasma Adalah organel yang bertindak sebagai saluran-saluran
dalam sitoplasma yang menghubungkan membran sel dengan nukleus. Fungsi dari
retikulum endoplasma adalah untuk transportasi protein.
7. Badan Golgi

Badan Golgi merupakan organel


berbentuk seperti tumpukan kue panekuk.
Berfungsi

membantu

sintesis

protein.

Terdapat di sel tumbuhan dan hewan.


Apparatus golgi Organel yang berbentuk
seperti kantong pipih yang berbentuk jala
yang terpusat pada salah satu sisi nukleus.
Organel ini berfungsi untuk pengemasan
dan sekresi protein.
8. Lisosom
Lisosom merupakan kantung kecil dengan membran tunggal. Berfungsi
untuk mendaur ulang bagian sel yang rusak,
mencerna zat sisa makanan atau zat-zat asing
yang masuk ke dalam sel. Terdapat di sel
tumbuhan dan hewan.

9.

Sentrosom
Sentrosom bentuknya seperti tabung
kecil

dan

mengapung

Sentriol

dalam

dalam

pembelahan

di

sentrosom
sel.

sel hewan memiliki sepasang


sednag sel tumbuhan tidak.
10. Nukleus (inti sel)

sitoplasma.
berperan
Sentrosom
sentriol,

Nukleus

merupakan

organel berbentuk bulat atau


lonjong yang terdapat di tengah
atau bagian tepi sel. Berfungsi
sebagai

pusat

pengendali

kegiatan sel. Di dalamnya terdapat cairan inti (nukleoplasma), anak inti


(nukleolus) dan selaput inti. Terdapat di sel hewan dan tumbuhan. Inti membawa
informasi untuk protein sel dalam DNA. Jenis khusus RNA, yaitu RNA duta
(mZRNA) disalin pada DNA, kemudian diangkut ke ribosom di dalam sitoplasma.
11. Kloroplas
Kloroplas merupakan organel kecil berbentuk bulat yang berwarna hijau
karena mengandung pigmen klorofil. Hanya
terdapat di sel tumbuhan. Berperan dalam
proses

fotosi

ntesis

tumbuhan

yang

menghasilkan energi dan bahan makanan


tumbuhan.
12. Mikrotubulus

Mikrotubulus adalah organel


berbentuk
yang

benang-benang

tersusun

atas

silindris
protein.

mikrotubula bersifat kaku sehingga


berfungsi sebagai rangka sel yang
berfungsi

untukmempertahankan

bentuk sel. Pada saat pembelahan mikrotubulus beroperanan dalam pembelahan


dengan menjadi benang-benang gelendong. Mikrofilamen Organel sejenis
mikrotubulus yang tersusun atas protein aktin dan myosin. Fungsi dari
mikrofilamin adalah dalam bergerakan sel . dalam makhluk hidup tingkat tinggi.
Pergerakan/ aliran sitoplasma di atur oleh mikrofilamen. Merupakan
penyusun sel tumbuhan yang tersusun atas serat-serat sellulosa, bersifat tebal dan
kaku untuk membantu mempertahankan bentuk sel dan melindungi sel
dari kerusakan mekanis. Dinding sel terdapat plasmodesmata yang berfungsi
untuk hubungan dengan sel disebelahnya.
13. Mitokondria

Mitokondria adalah organel yang memiliki struktur amat kompleks yang


berfungsi untuk membentuk energi
atau

disebut

mitokondria

the

power

merupakan

house
tempat

berlangsungya respirasi aerobik pada


tingkat selluler. Mitokondria memiliki
enzim-enzim yang berperanan untuk mengatur daur krebs yaitu sitokrom.
Mitokondria, merupakan tempat pembentukan sumber energi. Umumnya dimiliki
semua sel hidup, karena fungsinya yang sangat penting, yaitu menghasilkan
energi melalui proses respirasi sel (reaksi antara bahan makanan dengan oksigen
dan menghasilkan energi).
14. Kloroplas
Kloroplas adalah organel yang berperanan dalam fotosintesis karena adnya
klorofil

dan

pigmen-pigmen

fotosintetik.

Ribosoma Organel yang terdapat bebas di


dalam

sitoplasma

atau

menempel

pada

retikulum endoplasma yang tersusun atas


protein dan RNA. Ribosom berfungsi untuk
15.

sisntesis protein.
Peroksisom

Peroksisom merupakan organel yang senantiasa


berasosiasi dengan organel lain, dan banyak
mengadnung katalase dan oksidase. Enzim ini
akan mengkatalisis H2O2 yang berbahaya bagi
tubuh. Selain itu lisosom berfungsi untuk
perubahan lemak menjadi karohidrat seta perubahan
purin.

DAFTAR PUSTAKA
Jain, V. K. 2007. Plant Physiology. Chand & Company Ltd, New Delhi.
Kaushik, M. P. 2022. Modern Botany. Prakasa Publication, Muzzaffarnager.
Lakitan, B. 2011. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. PT. Raja Grafindo Persada,
Jakarta.
Morh, H. dan Schopfer, P. 1994. Plant Physiology. Springer, New York.
Nugroho, H. , Purnomo dan Sumardi, I. 2005. Struktur dan Perkembangan
Tumbuhan. Penebar Swadaya, Jakarta.
Pradhan, S. 2001. Plant Pyhsiology. Har-Anand Publications Pvt. Ltd, New Delhi.
Salisbury, F. B dan Rose, C. W. 1985. Plant pyhsiologi. Third Edition. Wadsworth
publishing company, California.
Wahyuni, I, N. , Elimasmi, sinaga, R. 2006. Fisiologi Tumbuhan. Departemen
Biologi FMIPA Universitas Sumatera Utara, Medan.
Wijaya, A. Surastuti, E., Ridarwati,S., dan Nunung. Struktur Sel Tumbuhan Dan
Hewan. 2005. FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.