Anda di halaman 1dari 43

KALEIDOSKOP 2009

KEGIATAN MENTERI PU
Beragam peristiwa selama tahun 2009 telah diekspos berbagai media baik cetak
maupun elektronik. Mulai dari aktivitas kehidupan selebritis sampai dengan
kejadian bencana alam. Sebagai gambaran, pembangunan infrastruktur ke-PUan erat kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan
terbukti turut andil dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan
mempekecil angka pengangguran.
Presiden SBY sebanyak 6 kali meresmikan proyek-proyek ke-PU-an. Begitu pula
dengan Menteri Pekerjaan Umum yang melakukan 109 kegiatan, 45 kali
diantaranya, melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah. Adapun rincian
keseluruhan kegiatan pimpinan departemen tahun 2009 yang berhasil di himpun
Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen PU sebagai berikut:

5 Januari 2009
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada malam Tahun 2009 menghadiri
acara syukuran selesainya pelebaran dan peninggian jalan tol Sedyatmo. Saat
itu, menteri PU memuji Jajaran PT. Jasa Marga Tbk yang dinilai cepat dan
berhasil merampungkan pekerjaan pelebaran dan peninggian jalan Tol
Sedyatmo (Tol Bandara) sepanjang tujuh kilometer sesuai waktu yang dijanjikan.
Dengan rampungnya proyek ini diharapkan arus kendaraan dari dan menuju
Bandara Soekarno Hatta menjadi lebih lancar karena masing-masing sisi jalan
ditambah 2 lajur. Selain itu, untuk mencegah banjir kembali terjadi di ruas jalan
ini PT. Jasa Marga membuat perkuatan tanggul dari beton. Total pekerjaan
seluruhnya dibagi dalam 6 paket.

8 JANUARI
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto bersama Menteri Lingkungan Hidup
Rahmat Witoelar melakukan penanaman pohon sukun di Situ Cikaret, Cibinong,
Bogor. Acara yang digelar dalam rangka memperingati HUT Gapensi ke-50 ini
mengusung Tema: Pembangunan Konstruksi Berwawasan Lingkungan.
Sebanyak 500 buah pohon ditanam di lokasi ini. Menteri PU menilai lingkungan
akan hijau semua bila menyikapi dan melaksanakan program kegiatan
revitalisasi situ dan reboisasi lahan kritis sebagaimana yang diprogramkan
Pemda Bogor dan Gubernur Jabar.

Aksi penghijauan, tambah Menteri PU identik dengan pencegahan banjir.


Menurut Djoko problem lingkungan dan bencana terjadi akibat adanya alih fungsi
lahan kawasan hutan/pertanian. Tercatat sekitar 100 ribu ha atau setara 1,5 kali
luas DKI Jakarta pertahun telah terjadi alih fungsi lahan hutan. Sehingga yang
tersisa hanya 18% dari 13 juta ha total luas lahan yang ada. Idealnya, minimal
30% luas kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) atau pulau harus berupa hutan.
Padahal, 1 ha pohon mampu menyerap air tanah sebanyak 900m3 per tahun
atau setara untuk memenuhi kebutuhan air sebanyak 30 orang. Menteri
menghimbau, gerakkan perbaikan lingkungan harus dilakukan secara terpadu,
tidak parsial.

8 Januari
Menteri PU menghadiri syukuran penggunaan Kantor Sekretariat Nasional
Habitat di Jalan Wijaya I No. 68, Jakarta Selatan. Sekretariat Nasional Habitat
dibentuk oleh Departemen Pekerjaan Umum dan Kementerian Negara
Perumahan Rakyat pada tahun 2007. Seknas Habitat merupakan rumah
bersama bagi para stakeholder dan menjadi pusat pengetahuan untuk best
practice hunian yang sehat dan pengembangan perkotaan. Seknas Habitat akan
menjadi lembaga koordinasi dalam mewujudkan perkotaan yang layak huni dan
berkelanjutan melalui berbagai program yang dimiliki oleh kementrian/lembaga.

13 Januari
Menteri PU menerima, Amar Ghoul (Menteri PU Aljazair) dan Direksi BUMN
Karya. Amar dalam kesempatan itu menawarkan peluang kerja kepada Djoko
Kirmanto terkait dengan rencana pembangunan infrastruktur di negaranya.
Beberapa proyek yang ditawarkan seperti proyek pembangunan jalan, jembatan,
air dan sanitasi serta proyek perumahan. Saat itu Menteri PU meminta pimpinan
BUMN Karya untuk berkompetisi di Aljazair. Kedua Menteri PU tersebut
menandatangani nota kesepahaman mengenai kerjasama teknis, programprogram infrastruktur dan peningkatan sumber daya manusia.

15 Januari
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melantik Eselon II b dan Eselon III di
lingkungan Departemen PU. Dalam sambutannya, Djoko menuturkan,
penyerapan anggaran 2009 sebesar Rp 34,9 triliun harus lebih baik dari tahun
lalu. Seluruh program harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Untuk itu
diperlukan suatu kekompakan antara pemerintah pusat dengan daerah. Adapun
pejabat pejabat yang dilantik antara lain Soekotjo Tri Sulistyo sebagai Kepala
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatra VIII, Ober Gultom sebagai Kepala
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional X, Bistok Sigalingging Kepala BWS
Sulawesi IV dan Isnugroho sebagai Kepala Balai Sungai Pusat Penelitiang
(Litbang) Sumber Daya Air Badan Litbang.

19 Januari
Menteri PU mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
meresmikan secara simbolik 16 proyek diantaranya Jembatan Sei Gesek.
Peresmian tersebut dilakukan bersamaan dengan peresmian jalur perdagangan
bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone) di wilayah Batam, Bintan, dan
Karimun (BBK). Peresmian dilaksanakan di Pantai Pasir Putih Batam Center
Batam, Kepulauan Riau. Presiden SBY saat itu mengharapkan dengan
diberlakukannya free trade zone, ke depan kawasan tersebut dapat berkembang
yang didukung oleh pembangunan perekonomian dan infrastruktur. Untuk
mewujudkan FTZ BBK, Presiden menginginkan pulau BBK berfungsi sebagai
sentra produksi sarat teknologi, pengumpul, dan penyalur investasi dari dan ke
seluruh wilayah Indoensia, hingga sebagai pusat pelayanan kapal-kapal
internasional dengan didukung infrastruktur jalan dan fasilitas umum lainnya.
Sementara itu Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan, untuk mendukung BBK
FTZ, Departemen PU akan terus mengupayakan jaringan jalan. Pembangunan
Jembatan Sei Gesek di Gunung Kijang, Pulau Bintan merupakan langkah awal
dalam pembangunan Lintas Barat di Pulau Bintan. Selain membangun Jembatan
Sei Gesek sepanjang 60 m, Departemen PU juga akan membangun lima
jembatan yaitu Jembatan Sei Kangboi (450 m), Jembatan Sei Bintan (100 m),
Jembatan Sei Anculai (390 m), Jembatan Ekang (170 m) dan Jembatan Busung
(260).

20 Januari
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Menteri Negara Lingkungan Hidup
Rachmat Witoelar melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Transportasi dan
Sumber Daya Air Belanda, Mrs.Tineke Huizinga di Hotel Borobudur, Jakarta.
Kerjasama antara Indonesia dan Belanda di bidang infrastruktur telah terjalin
lama. Ketiga pejabat tersebut juga mengikuti workshop bertema Challenges in
Delta Areas yang dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari kedua negara.
Dalam sambutannya Menteri Pekerjaan Umum mengaku banyak kota-kota di
daerah pesisir Indonesia sedang menghadapi tantangan seperti banjir, drainase
perkotaan, penurunan permukaan tanah, air limbah, curah hujan tinggi dan
pasang air laut. Dalam kesempatan itu diserahkan Master Plan bekas wilayah
pengembangan lahan gambut satu juta hektar (Kalteng) oleh Duta Besar
Belanda, Nikolaos van Dam kepada perwakilan pemerintah provinsi Kalimantan
Tengah.

22 Januari
Menteri PU mendampingi Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY)
meresmikan proyek-proyek ke-PU-an di Manokwari, Papua Barat. Peresmian
ditandai dengan penandatangan tiga buah prasasti. Infrastruktur yang diresmikan
presiden tersebut meliputi proyek normalisasi dan perkuatan tebing Sungai
Waisai, bangunan pengaman pantai di Kabupaten Raja Ampat serta empat buah
jembatan (Kali Anggresi, Kali Mantet/Matoa, Muari, Sungai Kasi, Sungai Masabui
dan Jembatan Sungai Klagison) serta peningkatan jalan Warmare Prafi dan
Pembangunan jalan Fakfak Kokas.

28 Januari
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menghadiri Acara Agenda 23
yang digelar DPP Partai Golkar di Jakarta. Dalam acara itu Menteri PU
menegaskan, banjir adalah fenomena alam normal sebagai siklus hidrologi.
Bencana banjir dapat dikendalikan melalui penyediaan waduk dan menjaga
hutan serta memperbaiki DAS dan merehabilitasi sejumlah situ-situ. Djoko
menambahkan, minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) diperkotaan juga
mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air. Untuk mencegah banjir di DKI
Jakarta, Menteri PU menghimbau DAS harus dibersihkan dari permukiman.

29 Januari
Menteri PU menyaksikan penandatanganan 214 kontrak paket pekerjaan bidang
Bina Marga senilai Rp 1,02 triliun di Jakarta. Djoko Kirmanto saat itu meminta
Ditjen Bina Marga untuk memulai penyerapan anggaran jalan dan jembatan
sehingga progres penyerapan pada Oktober bisa mencapai 90 persen.
Percepatan tender dimaksudkan untuk mengantisipasi kerusakan jalan akibat
musim hujan.
Menteri PU juga meminta jajaran Ditjen Bina Marga untuk memperhatikan
kualitas pembangunan lengkap dengan saluran drainase. Kepada para Satker
pembangunan dan pemeliharaan jalan Menteri PU berpesan agar dapat
memanfaatkan waktu Mei-Juni 2009 untuk mempercepat pekerjaan.

30 Januari
Menteri PU berkunjung ke Kantor Redaksi Harian Kompas yang diterima Wakil
Pemred Kompas dan Redaktur Pelaksana. Dalam kesempatan itu Djoko
mengungkapkan, instansinya berhasil menurunkan angka kerusakan jalan
nasional dari 11 persen menjadi 3 persen dalam empat tahun terakhir. Dia
menargetkan hingga akhir tahun ini tidak ada lagi jalan nasional yang rusak.

Dalam kunjungan berdurasi 1,5 jam tersebut Menteri PU didampingi Direktur


Jenderal Bina Marga Hermanto Dardak.
Disebutkan, kebutuhan penanganan jalan mencapai 36 triliun. Tapi yang
dialokasikan hanya Rp 17 triliun. Menyikapi kurangnya dana itu Ditjen Bina
Marga melakukan prioritas penanganan jalan nasional khususnya jalan lintas
timur. Sedangkan lintas tengah dan lintas barat tetap dijaga dalam kondisi
fungsional.

31 Januari
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mendukung sepenuhnya
penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) pada pembangunan renovasi
Wisma Wisata Werdhapura sebagai contoh bangunan tradisional arsitektur Bali
sekaligus sebagai prototipe wisma wisata yang memenuhi standar-standar
aksesibilitas bagi yang mempunyai keterbatasan fisik. Wisma Wisata
Werdhapura yang dibangun pada tahun 1968 merupakan prototip bangunan
tradisional arsitektur Bali yang menggunakan bahan bangunan lokal dengan
sentuhan modern dalam penataan kawasan yang asri dan harmoni.
Direncanakan tahun 2009 Wisma Wisata akan dilengkapi dengan gedung
perkantoran untuk kegiatan proyek keciptakaryaan sesuai dengan Masterplan
yang
ditetapkan Menteri PU. Dalam kesempatan itu, Djoko berkenan
mengunjungi Balai Informasi Penataan Ruang yang baru berdiri.

2 Pebruari
Dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR-RI, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko
Kirmanto menyerahkan Daftar Inventaris Masalah (DIM) terkait Rancangan
Undang-Undang (RUU) Perlindungan Lahan Pangan Berkelanjutan, yang
selanjutnya DIM tersebut akan dibahas pada tingkat Panitia Kerja (Panja). Saat
itu Menteri PU menyatakan, penyusunan UU ini merupakan suatu upaya dalam
mengatasi permasalahan peningkatan alih fungsi lahan pertanian ke non
pertanian. Djoko menilai, akan diundangkannya Undang-Undang ini, maka akan
ada payung hukum yang melindungi lahan pertanian subur dari ancaman alih
fungsi lahan, baik yang diperuntukkan untuk tanaman pangan ke non-pangan
atau sebaliknya.
Menteri PU mengakuatirkan dampak negatif terhadap ketahanan pangan
nasional yang mengancam keberlangsungan sistem pertanian itu sendiri. Secara
umum, pemerintah menyetujui usulan RUU Perlindungan Lahan Pertanian
Pangan Berkelanjutan yang diajukan oleh DPR. Namun Djoko berharap usulan
RUU tersebut harus memperhatikan berbagai peraturan perundang-undangan
yang masih berlaku.

6 Pebruari
Menteri PU melakukan inspeksi ke ruas Jalan Lohsari Pejagan (30 km). Djoko
Kirmanto menilai, perlunya dilakukan rekonstruksi pada ruas ini, mengingat
umur kelayakan jalan yang telah habis. Menteri PU minta pembangunan nya
dapat dilakukan pada Juni. Dananya berasal dari pinjaman Bank Dunia melalui
program Strategic Road Improvement Project (SRIP) senilai Rp 65 miliar.
Sebelumnya Menteri juga telah meminta Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional
Wilayah IV dan manager preservasi jalan di Cirebon untuk bekerja lebih keras
mendukung kebijakan jalan nasional tanpa lubang. Pasalnya, dirinya sudah
declare kepada pers mengenai kebijakan zero hole policy, maka setiap ada
lubang di jalan nasional kita harus bisa segera menutupnya dalam waktu singkat
kira-kira seminggu, ujar Menteri PU.

11 Pebruari
Menteri PU menerima Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk Ishak. Saat
itu Awang meminta PU agar berkenan memprioritaskan perbaikan jalan Trans
Kalimantan poros selatan yang rusak parah (94,3 km) dan 155,4 km rusak ringan
dari total sepanjang 1.178 km. Menanggapi permintaan tersebut Menteri PU
berjanji akan melakukan optimasi dana TA 2009 untuk bidang Bina Marga
sebesar Rp. 480 milyar. Disamping itu menteri PU juga minta agar traffic
management nya diperbaiki. Dan menghimbau truk yang overload bermuatan 30
ton dapat menggunakan traile.

12 Pebruari
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, bersama Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi (Menakertrans) dan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa
Konstruksi Nasional (LPJKN), Malkan Amin menandatangani 7 butir Kebijakan
dan Pakta Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi. Dalam
kesempatan itu Menteri PU mengajak semua pihak terkait untuk memberi
perhatian yang sungguh-sungguh terhadap K3 khususnya dilingkup pekerjaan
konstruksi. Dukungannya Menteri PU direalisasikan melalui keluarnya Permen
PU No.09/PRT/M/2008 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamtaan dan
Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.
Menurut Menteri PU, Permen merupakan kebijakan pemerintah dalam rangka
membudayakan K3 di sektor konstrusi Indonesia. Hal itu menunjukkan instansi
yang dipimpinya selaku pembina konstruksi memiliki tugas, tanggungjawab dan
wewenang dalam mengupayakan secara maksimal K3 dalam penyelenggaraan
pekerjaan konstruksi.

16 Pebruari
Menteri PU Djoko Kirmanto melakukan rapat kerja (raker) dengan Komisi V
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Menteri PU
menjelaskan, Infrastruktur bidang pekerjaan umum diindikasikan akan menerima
alokasi dana stimulus fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
2009 sebesar Rp 3,4 triliun. Rinciannya, bidang Sumber Daya Air Rp 2 triliun,
Bina Marga Rp 1 triliun, dan Cipta Karya menerima Rp 0,4 triliun. Nilai yang
disetujuai Menteri Koordinator Perekonomian itu lebih kecil dibandingkan usulan
yang diajukan Departemen Pekerjaan PU yakni sebesar Rp 8,232 triliun dengan
rincian bidang Sumber Daya Air Rp 2,623 triliun, Bina Marga Rp 4,368 triliun,
dan Cipta Karya Rp 1,242 triliun.
Djoko menjelaskan, Stimulus fiskal yang kami ajukan intinya untuk penanganan
bencana alam, menutup kontrak-kontrak multi year bidang pekerjaan jalan,
mendukung ketahanan pangan, dan mempercepat pelayanan air minum kepada
masyarakat. Adapun beberapa proyek yang akan menggunakan dana ini antara
lain proyek perbaikan kerusakan infrastruktur akibat bencana banjir (termasuk
bengawan Solo), peningkatan penataan ruang guna mitigasi dan adaptasi
bencana banjir Jakarta, serta untuk perbaikan tanggul dan sungai. Ditambah lagi
percepatan pelaksanaan kontrak multi-year yakni pada pekerjaan jalan lintas
utama Lintas Selatan Kalimantan, Lintas Barat Sulawesi, fly over Amplas
(Medan), Duku (Sumatera Barat) dan Cut Mutia (Bekasi), penyediaan air minum,
sanitasi, akses air minum kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

17 Pebruari
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melakukan sidak ke tol Bogor
Ring Road (BRR) seksi pertama (3,8 Km) dan lokasi tol Cinere Jagorawi.
Saat itu Menteri PU meminta agar BRR seksi I (ruas Sentul Selatan Kedung
Halang) bisa rampung pada akhir Mei tahun ini. Seksi I tersebut meliputi ruas
Sentul Selatan Kedung Halang. Dalam kesempatan itu Walikota Depok Nur
Mahmudi Ismail mengusulkan kepada Menteri PU untuk segera dilakukan
pemancangan ground breaking. Menanggapi permintaan itu Menteri PU
mengatakan yang terpenting adalah bukan ground breakingnya, melainkan
cepat memobiliasi alat-alat berat dan bekerja, sehingga jalan tol cepat terwujud.

18 Pebruari
Menteri Pekerjaan Umum mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) berserta Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie dan
Gubernur Jawa Timur Soekarwo meresmikan secara simbolis enam proyek
infrastruktur ke-PU-an senilai Rp 64,14 milyar di Tuban, Jatim. Proyek tersebut
adalah Jembatan Bajulmati, Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan
(SPAM IKK) di Kecamatan Pakem, SPAM IKK di Kecamatan Candi, SPAM IKK

di Kecamatan Dringu, SPAM IKK di Kecamatan Kare-Wungu, dan


Pengembangan Prasarana Pedesaan di Desa Sumber Jeruk dan Sumber Anyar.
Presiden dalam kesempatan itu juga
menyerahkan bantuan langsung
masyarakat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri
sebesar Rp1,448 triliun untuk 102 kabupaten/Kota tahun 2009 di Provinsi Jawa
Timur.

20 Pebruari
Menteri PU melakukan pertemuan dengan Komisaris PT Minarak Lapindo Jaya,
Nirwan Bakrie, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Menteri Sosial Bachtiar
Chamsyah dan Kepala Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS)
Soenarso di Gedung Departemen PU Jakarta. Pertemuan itu juga dihadiri oleh
sekitar 200 warga korban lumpur Lapindo. Saat itu PT. Minarak Lapindo Jaya
menyanggupi pembayaran sisa 80 persen ganti rugi bagi korban lumpur Sidoarjo
dengan skema pembayaran Rp15 juta perbulan per berkas.
Pembayaran akan dilakukan melalui rekening warga di Bank Rakyat Indonesia
setiap bulannya yang akan dimulai pada minggu pertama bulan Maretmpur
Sidoarjo (BPLS) Soenarso di Gedung Departemen PU Jakarta. Dalam
kesempatan itu, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto yang juga Ketua
Dewan Pengarah BPLS menilai, skema tersebut merupakan yang terbaik.
Menteri PU juga meminta pemerintah untuk mengawasi secara ketat
pelaksanaannya.

21 Pebruari
Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Djoko Kirmanto Sabtu didampingi
Gubernur Nusa Tenggara Barat (Zainul Madjidi), Wakil Duta Besar Jepang (Toru
Maeda), Bupati Sumbawa Barat (Zulkifli Muhadli) dan Dirjen Bina Marga
(Hermanto Dardak) menandatangani prasasti sebagai diresmikannya
penggunaan 8 buah jembatan bantuan (hibah) dari pemerintah Jepang. Sebelum
melakukan penandatanganan prasasti, Menteri PU melakukan pemotongan pita
di Jembatan Tanaman I yang berlokasi di Desa Tatar, Kecamatan Sekongkang,
Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, Djoko Kirmanto mengungkapkan dana yang dimiliki
pemerintah sangatlah terbatas. Menyikapi masalah tersebut seluruh instansi
tidak terkecuali Departemen yang dipimpinya dituntut untuk lebih arif dalam
menentukan skala prioritas terhadap proyek-proyek yang akan dilaksanakan.
Untuk lebih memantapkan ruas-ruas jalan, Menteri PU minta setiap daerah
membentuk Tim khusus untuk memantau kondisi jalan. Dengan terbentuknya
Tim yang bertugas memelihara jalan maka usia jalan bisa dideteksi dan
pengeluaran dana bisa ditekan.

23 Pebruari
Menteri PU mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
meresmikan 13 proyek rehabilitasi dan rekonstruksi serta infrastruktur di Provinsi
Nanggroe Aceh Darusalam (NAD). Acara itu juga dihadiri oleh Menko Polkam,
Menteri Perhubungan, dan Gubernur NAD. Proyek-proyek yang diresmikan
tersebut terdiri dari lima proyek Departemen PU yaitu Waduk Keuliling, Jembatan
Krueng Kureto dan Jembatan Cunda, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan
delapan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi bidang pendidikan, transportasi,
budaya, pertanian. di Provinsi NAD .
Saat itu Menteri PU menegaskan pembangunan Waduk Keuliling di Kecematan
Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar bertujuan untuk pengembangan areal
persawahan didaerah irigasi Keuliling Hulu dan Irigasi Keuliling Hilir serta
mensuplai kekurangan air didaerah irigasi Kreung Aceh Extention dan Krueng
Jreue. Waduk ini juga berfungsi untuk mengatasi kekurangan air di areal
persawahan seluas 4.790 Ha di Kreung Aceh Extention dan Krueng Jreue yang
membutuhkan pasokan air 7,1 m3/dt.

25 Pebruari
Menteri PU membuka Seminar Mekanisme Pembangunan Bersih Sektor
Persampahan di Jakarta. Seminar diselenggarakan kerjasama Departemen PU
dengan Departemen Tanah, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang.
Saat itu Djoko Kirmanto mengajak partisipasi swasta dalam bisnis pengelolaan
sampah di Indonesia melalui skema Mekanisme Pembangunan Bersih (Clean
Development Mechanism/CDM). Menteri PU menilai, proyek CDM bukan saja
sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca tetapi juga dapat menjadi
alternatif tambahan bagi pendanaan untuk mendukung peningkatan Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di kota.
Menteri PU mengakui, jumlah sampah yang dibuang ke TPA setiap harinya di
kota-kota besar Indonesia mencapai 500 - 6.000 ton. Hampir seluruh TPA masih
dioperasikan secara terbuka atau open dumping, hanya beberapa saja yang
telah menerapkan controlled landfill. Namun belum ada yang mengembangkan
sanitary landfill. Djoko Kirmanto mengatakan selama ini biaya investasi dibidang
ini cukup tinggi. Namun begitu, investor yang terlibat di dalamnya menuai
keuntungan. Dicontohkan salah satu proyek CDM yang berhasil ialah TPA
Suwung, Denpasar. Meski belum rampung 100 persen, namun saat ini telah
mampu menghasilkan listrik yang berhasil dijual seharga Rp 600 per kwh.
Dengan mengolah sampah 500 ton per hari yang memiliki daya 10 megawatt.

26 Pebruari
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto membuka Musyawarah Nasional
(Munas) Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (Akaindo) di Jakarta.
Dalam
kesempatan itu Djoko meminta para kontraktor air melakukan terobosan
mekanisme pembiayaan konstruksi untuk mendukung target percepatan
pembangunan 10 juta sambungan air minum rumah tangga dalam lima tahun ke
depan. Dikatakan, untuk mewujudkan target tersebut, diperlukan dana sebesar
Rp 80 triliun untuk pengembangan unit air baku, unit produksi dan unit
pelayanannya. Besarnya investasi untuk target tersebut tidak dapat dibiayai oleh
kemampuan pemerintah, namun harus dibantu oleh perbankan dan lembaga
keuangan.
Menurut Menteri PU, kesediaan kontraktor dalam pembiayaan konstruksi sangat
membantu pemerintah maupun PDAM mengingat kapasitas meminjam
keduanya sangat terbatas. Untuk segera merealisasikan target pembangunan 10
juta sambungan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Presiden
(Perpres) tentang jaminan subsidi bunga. Dikatakan, kegagalan konstruksi selalu
mendapat perhatian dari masyarakat, untuk itu para pemangku kepentingan
konstruksi diharuskan meningkatkan kepatuhan terhadap aturan pelaksanaan
konstruksi.

26 Pebruari
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melakukan dialog dalam Save Our
Nation bertema "Membereskan Infrastruktur" di Metro TV, Rabu malam. Dalam
keterangannya Djoko menyatakan kemampuan pemerintah untuk membiayai
pembangunan infrastruktur di Indonesia melalui dana APBN hanya 50 persen.
Oleh karena itu, sejak tahun 2005 pemerintah mengajak partisipasi swasta pada
proyek yang cost recoverable (proyek yang dapat memberikan keuntungan).
Diakuinya biaya yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur memang selalu
lebih besar dari kemampuan yang dimiliki pemerintah. Seiring dengan kenaikan
jumlah dana APBN, maka sejak tahun 2005 hingga 2009, anggaran untuk
Departemen PU juga ikut naik. Dibidang tarif air minum Djoko menilai, tarif air
minum juga dilakukan perbaikan untuk memberikan kepastian kepada investor.
sebagaian konstruksi sementara sisanya menggunakan dana swasta.

27 Pebruari
Menteri PU menyaksikan penandatangan kesepakatan kerjasama Peningkatan
Tata Keperintahan yang baik antara BPJTdan BPKP. Kesepakatan yang dicapai
meliputi BPKP akan memberikan bantuan pelaksanaan audit/review, pemberiaan
bimbingan teknis review laporan keuangan, evaluasi pelaksanaan program serta
pemberian bimbingan pencegahan KKN. Dalam sambutannya, Menteri PU

meminta agar Pembangunan jalan tol dilakukan melalui Kerjasama Pemerintah


Swasta (KPS) mengingat terbatasnya anggaran pemerintah. Ditegaskan, agar
pembangunan jalan tol sesuai dengan aturan-aturan tata kepemerintahan yang
baik, maka BPJT memerlukan pendampingan dan pedoman dari BPKP.

2 Maret
Menteri PU melakukan kunjungan kerja bersama dengan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Racmat Witoelar, Menteri Kehutanan M.S. Kaban dan Menteri
Pertanian Anton Apriyantono di Kawasan Puncak. Kunjungan itu terkait dengan
pemulihan lingkungan di DAS Ciliwung. Hadir pula dalam kesempatan itu Wakil
Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf dan Wakil Bupati Bogor K. Fathurahman. Para
menteri juga menanam pohon.
Menteri PU telah melakukan rehabilitasi 72 situ dari 202 situ yang ada di DAS
Ciliwung. Sebanyak 109 Dam Parit juga telah dibangun di daerah hulu Sungai
Ciliwung yang berfungsi untuk mengurangi debit banjir, proses sedimentasi
sungai dan sebagai daya tampung air baku masyarakat.

4 Pebruari
Menteri PU mendampingi Presiden SBY meresmikan pengoperasian ruas
Sukadana-Seputih Banyak-Menggala (86,5 Km) di provinsi Lampung. Ruas ini
merupakan bagian dari Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera. Presiden dalam
kesempatan itu meminta masyarakat agar tidak menjual tanahnya kepada para
spekulan. Sedangkan Menteri Pekerjaan Umum mengatakan rampungnya
Jalinpantim sangat mendukung kelancaran arus mudik lebaran. Pasa;mua
Kendaraan besar tidak lagi melalui Kota Bandar Lampung, melainkan dari
Bakaheuni dapat langsung masuk ke Jalinpantim. Dikatakan, selesainya
Jalinpantim akan mendororong ekonomi di kawasan Lampung Timur lokasi
perusahaan agribisnis.

6 Maret
Menteri PU menghadiri rapat dengan beberapa menteri terkait dengan bantuan
dana stimulus. Departemen PU tahun 2008 menerima bantuan terbesar yakni Rp
6,6 Triliun. Menurut Menteri PU dana stimulus akan digunakan untuk
pembenahan DAS Bengawan Solo, Jaringan distribusi Air Minum, perbaikan
jalan dan jembatan serta jaringan irigasi dan pengembangan infrastruktur
pemukiman. Dalam rapat Menkeu yang merangkap Pelaksana Tugas Harian
Menko Perekonomian, Sri Mulyani Indrawati meminta Kementrian atau Lembaga
penerima bantuan dana stimulus harus menyelesaikan rencana kerja anggaran
(RKA) dan menyerahkan seluruh dokumennya paling lambat 11 Maret 2009.

7 Maret
Menteri PU mendampingi Presiden SBY meresmikan 7 proyek pembangunan
infrastruktur di Bandar Udara Internasional Adi Sumarmo, Surakarta, Jawa
Tengah. Hadir dalam peresmian itu Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal,
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno dan Gubernur Provinsi
Jawa Tengah Bibit Waluyo. Adapun 4 infrastruktur ke PU an yang diresmikan,
yakni Bendungan Lodan di Rembang, Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota
Kecamatan (SPAM IKK) di kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan
Warung Pring Kabupaten Pemalang dan Kecamatan Tersono Kabupaten
Batang, Rusunawa Krapyak di Kota Pekalongan, Rusunawa Universitas Sebelas
Maret (UNS) Surakarta, dan Rusunawa Universitas Muhammadiyah Surakarta
(UMS).
Terkait dengan bencana banjir yang terjadi di sepanjang sungai Bengawan Solo,
Presiden SBY meminta Menteri PU dan gubernur, bupati serta walikota terkait
untuk selalu mengawasi rencana terkait pengembangan pembangunan
infrastruktur di sepanjang Bengawan Solo.

10 Maret
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto didampingi Dirjen Bina Marga
Hermanto Dardak, menerima kunjungan delegasi Pemerintah dan Pengusaha
Korea Selatan, dalam rangka penyelenggaraan 7th Indonesia Korea Road
Conference tanggal 11-14 Maret 2009 di Pulau Bintan, Batam. Road Conference
tahun 2009 adalah terowongan dan jembatan panjang. Menurut Menteri PU,
Indonesia bisa belajar dari Korea mengenai sistem jaringan, konstruksi,
jembatan dan terowongan yang sudah banyak di bangun di sana. Ilmu itu akan
digunakan untuk membangun terowongan di Nagrek yang direncanakan
sepanjang 800 meter.
Untuk meningkatkan kualitas SDM dibidang jalan dan jembatan, Departemen PU
telah dan akan mengirimkan secara periodik pegawainya ke Korea untuk
mengikuti pelatihan maupun kursus singkat. Pemerintah Korea memberikan
hibah dalam studi membuat jaringan jalan di seluruh Pulau Sumatra.

11 Maret
Menteri PU mendampingi Wapres RI Jusuf Kalla saat membuka Musyawarah
Kerja Nasional Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) di
Jakarta. Saat Wapres menyatakan, tantangan terbesar bagi para pelaku jasa
konstruksi saat ini adalah bagaimana melaksanakan proyek pekerjaan
infrastruktur dengan cepat dan berkualitas. Wapres juga minta kepada anggota
LPJKN untuk memiliki kemampuan manajerial atau efisiensi tinggi, sekaligus
menguasai teknologi di bidang infrastruktur

Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan, pihaknya akan mendorong setiap


upaya percepatan pembangunan infrastruktur. Menteri PU berharap kepada
LPJKN sebagai Lembaga pelaku jasa konstruksi bernaung dapat bertindak
profesional melalui pemberian sertifikasi tenaga kerja dan Badan Usaha yang
diakui dunia Internasional

11 Maret
Menteri PU saat menjadi nara sumber pada Dialog Konstruksi 2009 menyatakan,
krisis ekonomi global berdampak pada penurunan proyek-proyek konstruksi yang
dibiayai oleh swasta tahun 2009. Untuk mengurangi dampak krisis ini,
pemerintah menaikkan alokasi anggaran infrastruktur tahun 2009 sebesar total
120 triliun. APBN sebesar Rp61 triliun dan APBD sebesar Rp59 triliun. Nilai
tersebut merupakan 72 persen dari total nilai kapitalisasi konstruksi nasional
tahun 2009 yang diperkirakan mencapai Rp167 triliun. Menurut Menteri
Pekerjaan Umum, krisis saat ini berbeda dengan krisis yang dihadapi Indonesia
10 tahun lalu dimana pada saat itu proyek-proyek konstruksi dihentikan
pembangunannnya.

12 Maret
Menteri PU mendampingi Presiden SBY dalam rangka meresmikan proyek
infrastruktur di Sulsel. Disayangkan, Presiden SBY urung dan menyerahkan
peresmian itu kepada Menko Kesra, Aburizal Bakrie Adapun Beberapa proyek
infrastruktur yang diresmikan antara lain, Bendungan Ponre-Ponre, Jembatan
Pangkajene II, 5 buah instalasi Pengembangan Air Minum Ibukota Kecamatan
(IKK) dan 3 buah Rusunawa yang berdiri ditengah kota Makasssar serta Pabrik
Semen Tonasa V.

13 Maret
Menteri PU mendampingi Menko Kesra meresmikan 4 unit Sistem Penyediaan
Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK),dan Rusunawa di Banjarmasin,
Kalimantan Selatan. Bangunan Infrastruktur yang diresmikan antara lain, SPAM
IKK di Kabupaten Kotabaru, SPAM IKK Muara Tapus di Kabupaten Hulu Sungai
Utara, SPAM IKK Paringin di Kabupaten Balangan, SPAM IKK Awayan di
Kabupaten Balangan dan Rusunawa. Dalam kesempatan itu Menteri PU
menegaskan SPAM IKK akan terus dibangun di daerah-daerah guna memenuhi
kebutuhan masyarakat akan air minum..

16 Maret
Menteri PU menerima Gubernur Sumsel, Alex Nurdin di Kantornya. Dalam
pertemuan itu Gubernur mempresentasikan rencana pembangunan sejumlah
infrastruktur di provinsinya. Menteri PU menyarankan Gubernur untuk
menanggung biaya pembebasan tanah proyek jalan tol Palembang-Inderalaya.
Atas permintaan tersebut Nurdin mengaku akan membahasnya dengan jajaran
Dinas PU Sumsel. Nurdin mengaku, usulan penanggungan beban biaya
pembebasan tanah sangat mungkin untuk dilakukan. Nurdin juga meminta
bantuan dana kepada Menteri PU untuk membangun irigasi Batanghari Leko.
Menurutnya dengan membangun 13 ribu ha pada irigasi Batanghari Leko maka
produksi beras di Sumsel akan meningkat. Atas usulan itu, Menteri PU berjanji,
akan membentuk tim untuk mengkaji lebih komprehensif kelayakan dan tingkat
urgenitas dari pembangunan irigasi tersebut.

16 Maret
Menteri PU memimpin Delegasi Indonesia dalam Senior Official Meeting (SOM)
di Istambul, Turki yang berlangsung 16 22 Maret. Kegiatan yang digelar dalam
rangka WORLD WATER FORUM (WWF) ke 5 yang dibuka oleh Presiden
Republik Turki Abdullah Gl. WWF ke 5 ini menghasilkan dua dokumen penting
yaitu Ministerial Statement yang merupakan kesepakatan para Menteri yang
membidangi SDA dalam pengelolaan SDA dan Istanbul Water Guide yang terdiri
dari enam tema yaitu perubahan global dan manajemen resiko, pengembangan
sumber daya manusia dan Millenium Development Goals, pengaturan dan
perlindungan SDA, pemerintah dan manajemen, pembiayaan serta peningkatan
kapasitas, edukasi dan pengetahuan.

27 Maret
Menteri PU meninjau Situ Gintung. Menteri mengungkapkan, Departemen
Pekerjaan Umum (PU) mulai melakukan perbaikan darurat kerusakan bendung
Situ Gintung. Penanganannya diperkirakan memakan waktu cukup lama.
Sementara rekonstruksi permanen akan dilakukan setelah proses desain
ulangnya selesai seminggu ke depan. Menteri PU juga menugaskan Tim
Pengaman Bendung untuk mengevaluasi kondisi seluruh situ (200 buah) di
Jabodetabek.

27 Maret
Menteri PU membuka Konsultasi Regional Wilayah Barat Departemen PU di
Jakarta. Saat itu Menteri PU mengungkapkan, pihaknya akan menginventarisasi
kondisi dan pencapaian sasaran program pembangunan infrastruktur PU di
setiap provinsi. Hasilnya, akan dijadikan pedoman untuk merumuskan sasaran
dan program lima tahun ke depan. Ditegaskan, pihaknya perlu mencermati

lokasi mana saja infrastruktur PU berada pada level kondisi yang kritis agar
dapat segera ditangani dengan tepat waktu, tepat sasaran dan tepat biaya.
Menteri PU juga mengatakan penyusunan program tahun 2010 harus
memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang menjadi komitmen khusus terkait
perubahan iklim global dan penanganan bencana alam. Frekuensi bencana yang
tinggi dan tersebar menyebabkan kerusakan investasi infrastruktur PU yang
sangat besar.

30 Maret
Menteri PU melakukan kunker ke Surabya untuk menghadiri acara percepatan
pembangunan jalan tol Surabaya- Mojokerto. Menurut Menteri PU,
pembangunan satu seksi ruas tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 2,3 Km
ditargetkan selesai tahun ini. Sebelumnya ruas tol sepanjang 36,27 Km ini
sempat tertunda pembangunannya karena masalah kepemilikan saham. Djoko
meminta pelaksanaan tol ini segera dilakukan. Diperkirakan, tol ini akan
menelan dana sekitar Rp Rp 2,9 triliun dimana 70 persen dibiayai melalui
pinjaman sindikasi perbankan.

31 Maret
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto membuka Konsultasi Regional
(Konreg) Wilayah Timur di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam
sambutan beliau menyatakan pelaksanaan konreg dimaksudkan dalam rangka
menyelaraskan rancangan program Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)
Propinsi/Kabupaten/Kota. Acara ini dinilai penting untuk menjaring respon dan
masukan dari daerah. Djoko menuturkan ada dua aspek yang dapat dicapai yaitu
menajamkan prioritas program dan mencapai hasil atau manfaat pembangunan
yang berkualitas.
Lebih lanjut dikatakan tahun ini merupakan tahun terakhir Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Strategis
(Renstra) Departemen PU tahun 2004 - 2009. Dengan waktu yang bersamaan
kita juga harus menyusun RPJMN dan Renstra Departemen PU tahun 2010 2014. Terkait hal tersebut pelaksanaan Konreg untuk antisipasi proses transisi
sebagai landasan dan acuan perencanaan dan pemrograman 2010.

20 April
Menteri PU Djoko Kirmanto membuka Konvensi Sanitasi Nasional di Jakarta.
Menteri PU menyatakan, pusat akan mendorong Pemerintah Daerah (Pemda)
untuk mempercepat pembangunan sanitasi di tanah air. Ditaksir kerugian akibat

buruknya sanitasi mencapai Rp 58 triliun per tahun. Jumlah tersebut setara


dengan 2,3 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Dikatakan, sanitasi merupakan sektor penting yang harus menjadi perhatian
Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta masyarakat. Untuk skala
internasional, bahkan Perhimpunan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan
2008 sebagai tahun sanitasi internasional dengan tujuan mendorong komunitas
global mencapai Millenium Development Goals (MDGs). Menteri PU berjanji
akan memberikan insentif kepada Pemda yang dinilai berhasil menggalakkan
pembangunan system sanitasi yang baik.

21 April
Menteri PU meninjau Lintas Selatan Jabar. Saat itu Menteri berjanji akan
meningkatkan status jalan Lintas Selatan Jawa Barat (421 km). Dari non status
menjadi jalan nasional. Dtegaskan, Departemen PU tengah memperbaiki jalan
Lintas Selatan Jabar sepanjang 10,3 kilometer. Kerusakan terparah terdapat
pada ruas Tegalbuleud, Sukabumi hingga Agrabinta, Cianjur. Menteri meminta
dari 19 kilometer jalan yang rusak parah, berkurang menjadi 8,7 kilometer pada
akhir tahun 2009 yang. Departemen PU mengalokasikan Rp 20 miliar untuk
penanganan Lintas Selatan Jabar.
Selain perbaikan jalan, Departemen PU melalui Ditjen Bina Marga bekerja sama
dengan Pemerintah Provinsi Jabar juga telah membangun 132 jembatan. Dari
total jembatan tersebut, 40 di antaranya merupakan jembatan besar dengan
panjang 40 meter-60 meter. Di tahun 2010, 2 jembatan bailey kan dibangun
pada Lintas Selatan Jabar.

1 Mei
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menghadir Media Gathering yang
digelar Puskompu di Bandung. Dalam diskusinya dia mengungkapkan, tarif tol
jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) akan lebih kecil dari biaya angkutan
kapal ferry. Dikarenakan, tariff yang diberlakukan hanyalah untuk pemeliharaan
dan pengembalian sebagian nilai investasi.
Djoko berharap, Pemerintah akan menunjuk PT Jasa Marga Tbk untuk
mengoperasikan jembatan Suramadu. Dan sejak awal dioperasikan pengguna
jasa langsung dikenakan tariff. Menteri PU mengatakan, Keppres mengenai
Pengembangan Wilayah Suramadu akan dikelola oleh suatu badan. Jembatan
juga menyediakan bagi pengendara Sepeda motor.

7 Mei
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meluncurkan 24 proyek
peningkatan dan perbaikan jalan nasional di Kawasan Timur Indonesia yakni
program Eastern Indonesia National Road Improvement Project (EINRIP) senilai
AUS$ 330 juta atau senilai Rp 2,64 triliun di Kusamba, Bali. Djoko menegaskan,
proyek ini memanfaatkan pinjaman lunak tanpa bunga. Adapun batas
pengembaliannya selama 40 tahun untuk pembangunan jalan 500 km.
Pemerintah Australia memberikan dana hibah sebesar AUS$ 28 juta yang
digunakan untuk persiapan proyek yang berkualitas serta aspek-aspek
pelaksanaan EINRIP. Secara teknis, desain jalan dan jembatan tersebut
menggunakan keahlian teknis dari Australia dan Indonesia. Djoko menilai
pembangunan di Kawasan Timur Indonesia perlu ditingkatka.

11 Mei
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meninjau Daerah Irigasi (DI)
Kosinggolan di Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara. Saat itu
Menteri meminta Balai Wilayah Sungai Sulawesi I agar lebih meningkatkan
pemeliharaan jaringan irigasi yang menjadi wewenangnya. Menteri PU menilai
selama ini bidang ini (pemeliharaan irigasi) kurang mendapat perhatian serius.
Peninjauan dimaksudkan untuk memotivasi penyelesaian rehabilitasi dan upgrading DI Kosinggolan akhir Mei 2009. Pekerjaan paket ini masuk dalam
kontrak tahun jamak mulai tahun 2006 hingga 2009. Sumber dana proyek
berasal dari bantuan pinjaman Pemerintah Jepang, JBIC ODA Loan No. IP-509
melalui program DISIMP (Dezentralized Irrigation System Improvement Project).

16 Mei
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto meresmikan ruas jalan Dumai
Lubuk Gaung sepanjang 10,5 km yang dibangun PT. Sari Dumai Sejati (SDS)
dengan dana sekitar Rp 32 miliar di Riau. Peresmian ditandai dengan
penandatangan Prasasti. Menteri berharap pembangunan ruas jalan di Kota
Dumai ke depan lebih mengikutsertakan peran swasta disamping sharing
dengan pemerintah propinsi dan Pemerintah Kabupaten. Sistem sharring,
ungkap Menteri PU perlu digalakkan mengingat keterbatasan dana APBN.

18 Mei
Menteri PU mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau pembangunan
Banjir Kanal Timur di Jembatan Bambu Duri, Pondok Bambu, Duren Sawit. Turut
hadir Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Asyari, Wakil Gubernur DKI Jakarta
Prijanto. BKT dibangun untuk melindungi 150 Km persegi wilayah di Jakarta

Timur dan Utara dari banjir akibat luapan sungai-sungai seperti Cipinang,
Buaran, Jatikramat, Sunter dan Kali Bekasi. Sebagai Pembina Olah Raga
Dayung Menteri PU berharap, kanal banjir yang berada di Ujung Menteng
nantinya dapat dimanfaatkan untuk latihan Tim Nasional Dayung persiapan Sea
Games mendatang.

18 Mei
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melakukan pertemuan dengan
Gubernur Jawa Timur Sukarwo serta sejumlah perwakilan dari unsur Pemerintah
dalam rangka uji kepatutan dan kepantasan (fit and proper test) terhadap 12
kandidat Kepala dan wakil Badan Pengembangan Suramadu. Calon tersebut
selanjutnya diajukan kepada Menteri Keuangan. Dalam proses fit and proper
test, para calon diminta untuk menguraikan rencana dan pandangannya
mengenai penanganan Jembatan Suramadu. Hasilnya, akan dipilih 3 calon
kemudian ditetapkan dengan Keputusan Presiden (Keppres). Pengelola
mendapat hak mengoperasikan ruas ini selama 10 tahun atau jangka waktu
tertentu dan mendapatkan fee selama menjadi operator jembatan.

21 Mei
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meninjau Jembatan Suramadu.
Dari sisi Surabaya pekerjaan sedang dalam tahap penyelesaian. Jembatan
penghung dua pulau ini dibangun pada 2003 dan pekerjaan telah mencapai 99
persen. Total panjang jembatan dan jalan penghubung mencapai 21 Km dengan
dana mancapai lebih Rp 4 triliun. Menteri menyatakan, saat ini tengah dilakukan
pemilihan Badan Pengurus yang kemudian diajukan kepada Presiden untuk
ditetapkan menjadi Kepala Badan Pengembangan. Menteri meminta Badan
Pengembangan Jembatan Suramadu wajib bekerjasama dengan Pemda
setempat, sebagai salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi calon
pengelola.

22 Mei
Menteri PU bersama para menteri Kabinet Indonesia Bersatu mendampingi
Presiden SBY meninjau persiapan penyelesaian pembangunan jembatan
Suramadu. Presiden menilai
Jembatan ini sangat bermanfaat untuk
memperlancar arus barang dan jasa, dan meningkatkan perekonomian pulau
Jawa dan Madura. Menteri PU menjelaskan, panjang Jembatan mencapai 5,4
Km dengan bentang tengah mencapai 400 meter. 25 Mei 2009 dijadwalkan
sejumlah Menteri juga akan mengunjungi jembatan ini.

25 Mei
Menteri PU meninjau pelaksanaan Pembangunan Waduk Jatigede, Sumedang
Jabar. Saat itu Djoko Kirmanto meminta Dirjen Sumber Daya Air untuk
memasukkan Sungai Cimanuk dalam urutan pertama program Gerakan Nasional
Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) yang telah dicanangkan oleh Presiden
SBY pada peringatan Hari Air Sedunia XIII 2005. Menurutnya, Sungai Cimanuk
merupakan sungai yang memiliki sedimentasi terbesar di Indonesia. Apabila
waduk telah dibangun dan daerah tangkapan air di hulu tidak diperbaiki,
dikhawatirkan akan memperpendek umur operasional.

29 Mei
Menteri PU bersama 4 menteri lain kembali meninjau pekerjaan jembatan
Suramadu yang bakal diresmikan Presiden SBY 10 Juni mendatang. Saat itu
Menteri PU kepada pers mengaku optimis pekerjaan jembatan selesai tepat
waktu. Pemerintah akan menunjuk operator sementara untuk mengelola tarif
jalan tol jembatan Suramadu selama 18 bulan. Adapun 4 menteri yang meninjau
jembatan terdiri dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perencanaan dan
Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzzeta, Menteri Komunikasi
dan Informasi Mochammad Nuh dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
Sofyan Djalil.

29 Mei
Menteri PU Djoko Kirmanto yang juga menjabat Ketua Dewan Pengarah BPLS
bersama Menkeu, Srimulyani meninjau lokasi Lumpur Sidoarjo, Jawa Timur.
Menkeu menjelaskan, tahun 2009 pemerintah mengucurkan anggaran Rp 1,1
triliun. DPR menyetujui pengalokasian anggaran itu dikarenakan terkait dengan
keselamatan warga secara umum dan untuk mitigasi bencana. Sedangkan Djoko
Kirmanto menuturkan penyelesaian lumpur Lapindo masih menggunakan
Perpres 14 Tahun 2007. Dalam Perpres tersebut terdapat pembagian tugas
masing-masing antara Pemerintah dan Lapindo. Hingga saat ini, tanggul tetap
diperbaiki dan akan dilakukan terus menerus.

1 Juni
Menteri PU berkenan membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gapensi
2009 yang digelar Senin di Jakarta. Menteri PU saat itu mewajibkan bagi
pemenang tender untuk merangkul kontraktor kecil. Dan bila kebijakan itu
dilaksanakan dilapangan, kontraktor yang berkepntingan dapat melaporkannya
kepada Menteri PU. Djoko meminta prinsip-prinsip seperti profesional dan
kompeten harus menjadi acuan utama. Prinsip harus dipegang teguh oleh
asosiasi yang bernaung dalam Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia
(Gapensi) yang telah berkiprah selama 50 tahun.

Menurut Djoko Kirmanto, pangsa pasar luar negeri khususnya negara timur
tengah sangat terbuka lebar kepada para kontraktor dalam negeri termasuk
kontraktor menengah. Dijelaskan, selama ini proyek konstruksi di timur tengah
(Abu Dhabi, Qatar, Oman, Dubai) hanya digarap oleh kontraktor besar seperti
Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selama prinsip profesional dan kompeten
dipegang teguh. Kontraktor nasional akan diminati oleh pangsa konstruksi timur
tengah.

4 Juni
Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melakukan pertemuan dengan pimpinan media
massa. Saat itu Menteri menyatakan, Departemen Pekerjaan Umum dalam
kurun waktu lima tahun ini telah membangun 487 ribu hektare jaringan irigasi
baru atau 97% dari target semula dan melakukan rehabilitasi terhadap sekitar
1,3 juta hektare jaringan irigasi yang mengalami kerusakan atau 91% dari target.
Menurut Menteri PU, pemerintah menargetkan ketersediaan jaringan irigasi
seluas 7,2 juta hektare untuk mendukung produksi pangan nasional khususnya
beras. Tahun 2009 Pemerintah juga menargetkan membangun 500.000 hektare
jaringan irigasi baru, namun dapat terbangun 487.000 hektare. Djoko berharap
selesainya pembangunan Waduk Jatigede, pasokan air untuk irigasi dapat lebih
ditingkatkan.

4 Juni
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto muncul dalam program Kabinet
Indonesia Bersatu Menjawab di TVRI. Menurut Djoko keberhasilan
pembangunan Jembatan Suramadu menjadi prestasi yang patut dibanggakan.
Pasalnya, bisa menjadi landmark sekaligus pembuktian kemampuan tenagatenaga Indonesia tidak kalah dengan tenaga asing.
Diakui, pembangunannya memang melibatkan kontraktor dari Cina untuk
pengerjaan bentang tengah jembatan. Namun pekerjaan sisi Surabaya dan sisi
Madura serta jalan akses dilakukan oleh kontraktor dalam negeri. Bahkan pada
pekerjaan tertentu kontraktor Indonesia dapat bekerja lebih baik dan lebih cepat
dibanding kontraktor asing

5 Juni
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melakukan pertemuan dengan
Gubernur Jateng Bibit Waluyo dan pimpinan/perwakilan Pemerintah
Kabupaten/Kota se-Jateng di Semarang. Dalam pertemuan itu dibahas upaya
mendorong percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Trans
Jawa ruas Jawa Tengah (Jateng). Kendala yang dihadapi yakni permasalahan
pembebasan lahan diantaranya menyangkut harga ganti rugi tanah, trase jalan

milik Departemen Kehutanan dan Pemerintah Daerah, bukti kepemilikan tanah


yang tidak jelas serta keterbatasan dana yang dimiliki investor.
Djoko Kirmanto memberikan masukan berupa pentingnya pelibatan tim penaksir
harga tanah (appraisal) indenpen dalam tim pembebasan tanah di daerah. Djoko
percaya nantinya harga yang ditentukan tim appraisal merupakan harga yang
pantas dan tidak merugikan masyarakat.

7 Juni
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melakukan dialog dengan TV One.
Dijelaskan, tarif penggunaan Jembatan Surabaya Madura bukan untuk
mengembalikan biaya pembuatan jembatan. Melainkan akan digunakan untuk
membiayai operasional dan pemeliharaan Jembatan Suramadu. Pasalnya, Djoko
mengkuatirkan bila digratiskan, pemeliharaannya akan kurang baik. Selain itu
akan dibuat peraturan tertentu khusus bagi kendaraan berat. Muatan sumbu
terberat yang diperbolehkan melintas adalah 40 ton. Selain itu, apabila
kecepatan angin di atas jembatan diatas 25 meter per detik, jembatan akan
ditutup sementara. Oleh karena itu dalam pengoperasian Jembatan Suramadu
akan dilakukan sistem buka tutup untuk alasan keselamatan.

10 Juni
Menteri PU mendampingi Presiden SBY meresmikan pengoperasian Jembatan
Suramadu.
Dalam sambutannya SBY menyatakan, Jembatan Suramadu
merupakan tonggak sejarah baru bidang konstruksi infrastruktur bidang
transportasi di Indonesia. SBY juga menilai, Suramadu merupakan karya besar
anak bangsa yang menjadi landmark baru kebanggaan bangsa dalam
Sedangkan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan bahwa
Jembatan Suramadu mempunyai peran vital bagi pengembangan Germa
Kertasusila (Gresik, Madura, Kertosono, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan
Lamongan). Germa Kertasusila merupakan kawasan yang ditetapkan dalam tata
ruang nasional, menjadi Pusat Pelayanan produksi, distribusi dan jasa. Menurut
Menteri PU Djoko Kirmanto, Pengelolaan Jembatan Tol Suramadu akan
dilakukan oleh BUMN PT. Jasa Marga setelah menjadi pemenang lelang
terbatas pengelolaan sementara Jembatan Suramadu selama 18 bulan.

21 Juni
Menteri PU selaku Ketua Delegasi RI menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri
Mengenai Pengembangan Infrastruktur Kawasan Asia Pasifik ke-7 di Singapura.
Dalam kesempatan itu Menteri PU menekankan pentingnya konservasi sumber
air, pemanfaatan air untuk kesejahteraan masyarakat dan antisipasi dampak
perubahan iklim (climate change). Pertemuan ini dihadiri oleh delegasi dari 12

negara, yaitu Jepang, China, Hong Kong, Columbia, Malaysia, Brunei


Darussalam, Korea, Vietnam, Australia, Filipina, Singapura dan Indonesia. Acara
dibuka oleh Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura, Yaacob
Ibrahim.
Dalam rangkaian acara Menteri PU berkesempatan melakukan kunjungan
lapangan ke instalasi pengolahan air NEWater yang memproduksi air minum dari
daur ulang air limbah. Delegasi RI juga sempat mengadakan pertemuan bilateral
dengan delegasi pemerintah Jepang yang dipimpin oleh Mr. Hiroaki Taniguchi
(Vice Minister for Engineering Affairs, Ministry of Land, Infrastructure, and
Transportation).

25 Juni
Menteri PU Djoko Kirmanto meninjau langsung lokasi robohnya jembatan
Cipamingkis, Cibarusah, Bekasi. Menteri PU saat itu didampingi Direktur
Jenderal Bina Marga Hermanto Dardak, dan Bupati Bekasi Saduddin serta
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Nurdin Manurung. Saat itu Djoko
menginstruksikan aparatnya untuk memperbaiki jembatan itu dengan waktu 2
bulan, sehingga sebelum lebaran sudah bisa digunakan. Badan Jembatan
Cibarusah roboh sepanjang 25 meter akhir tahun lalu. Robohnya jembatan
tersebut mengakibatkan aktivitas masyarakat tiga desa di sekitarnya terganggu.
Djoko Kirmanto meminta rehabilitasi dilakukan secepat mungkin. Sebagai
langkah awal rekonstruksi, Departemen PU akan membuat pondasi jembatan
pada sungai dibawahnya. Djoko juga meminta sekitar sungai ditangani ditangani
khusus agar tidak menggerus dan merusak pondasi jembatan.

26 Juni
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menjadi keynote speaker dalam
acara Pertemuan Gubernur se-Sumatera Dalam Rangka Penyelamatan
Ekosistem Pulau Sumatera. Djoko menjelaskan, salah satu muatan dalam
Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) adalah kriteria kawasan
lindung yang hendaknya menjadi acuan bagi semua pihak dalam mengelola
kawasan-kawasan berfungsi lindung serta kawasan-kawasan yang perlu
dilindungi karena rentan terhadap dampak bencana.
Menteri PU menambahkan, tingkat ketelitian peta RTRWN masih kecil (skala
1:1.000.000), sehingga batas kawasan lindung dalam peta Lampiran RTRWN
masih bersifat indikatif. Padahal, penetapan batas kawasan lindung merupakan
prasyarat bagi penyusunan dan pelaksanaan program pengelolaan kawasan
lindung. Menteri PU menandaskan bahwa upaya penyelamatan ekosistem Pulau
Sumatera tidak dapat dilepaskan dari upaya untuk mengatasi kondisi Wilayah
Sungai (WS) yang tergolong kritis. Dari 48 WS yang ada di Sumatera, 14 di
antaranya berada dalam kondisi kritis.

1 Juli
Menteri PU, Djoko Kirmanto membuka Rapat Kerja Terbatas (Rakertas)
Departemen PU di Jakarta. Dalam sambutannya beliau menegaskan, dirinya
optimis penyerapan anggaran Departemen PU lebih dari 90 persen pada akhir
2009. Akhir semester I, realisasi penyerapan anggaran baru 23,49 persen atau
Rp 8,23 triliun dari total anggaran Rp 35,039 triliun. Meski begitu angka itu dinilai
jauh lebik baik dibanding periode yang sama pada tahun lalu.
Diakui, realisasi keuangan sebesar 23,49 persen dan realisasi fisik 26,52 persen
memang belum sesuai target, namun sudah cukup tinggi dibanding penyerapan
Departemen-Departemen lain. Sebenarnya sasaran target 47,85 persen
(keuangan) dan fisik paling tidak 40 persen. Jika dihitung maka terdapat deviasi
penyerapan sebesar 24,36 persen atau senilai Rp 8,536 triliun yang belum
terserap.
Untuk itu Menteri PU minta agar jajarannya bekerja lebih keras lagi, agar akhir
tahun rampung seluruhnya. ebesar 47,85 persen dengan target pelaksanaan
fisik paling tidak 40 persen. Sehingga berdasar kondisi penyerapan saat ini
terdapat deviasi penyerapan sebesar 24,36 persen atau senilai Rp 8,536 triliun
yang belum terserap.

1 Juli
Menteri PU membuka seminar yang diselenggarakan oleh Himpunan
Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) di Hotel Sultan, Jakarta. Dalam
sambutannya Menteri PU mengungkapkan, Departemen Pekerjaan Umum terus
melakukan peningkatan kualitas ruas jalan yang menjadi bagian dari Jalan Trans
Asia dan Asean Highways. Jaringan jalan Trans Asia meliputi jalan lintas timur
(jalintim) Sumatera, Jalan Pantura Jawa hingga ke Bali dengan total panjang
4.000 Km. Dikatakan, jalintim Sumatera kondisinya saat ini sudah mantap,
dengan kekuatan struktur mampu dilalui kendaraan muatan sumbu terberat 10
ton sehingga memenuhi apa yag disyaratkan oleh Trans Asian .
Untuk Pantura Jawa - Surabaya akan dibangun 4 lajur seluruhnya pada tahun
2014. Saat ini sudah 4 lajur hingga Kudus. Sementara jalan Trans Asean atau
Pan Borneo Highway di Pulau Kalimantan sepanjang 3.200 Km (Kalbar-KuchingBrunei-Bts Kaltim) saat ini sedang ditangani dan ditargetkan akhir 2009 sudah
dapat fungsional.

6 Juli
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meresmikan Rumah Pintar
Dharma Vidya di kompleks perumahan PU, Pasar Jumat, Jakarta. Peresmian
ditandai dengan penandatangan prasasti. Menteri PU mengharapkan rumah

pintar ini dapat terus berjalan dan meningkatkan kegiatan-kegiatan di dalamnya.


Selain itu, Menteri PU juga menghimbau kepada para pejabat agar mendorong
serta membantu membangun rumah pintar di kompleks perumahan PU yang
lain. Rumah Pintar Dharma Vidya yang mempunyai luas bangunan 200 m2 dan
tanah 900 m2 terdapat empat layanan yaitu layanan pembelajaran bagi anak
usia 4-15 tahun, layanan pengembangan life skill bagi remaja dan ibu-ibu,
layanan edukasi pengasuhan dan kesehatan bagi kaum ibu serta layanan
perpustakaan bagi warga masyarakat.

13 Juli
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto membuka Pendidikan dan
Pelatihan PPNS Penataan Ruang di Jakarta. Djoko menilai terbentuknya PPNS
penataan ruang merupakan satu langkah penting dalam sejarah
penyelenggaraan penataan ruang di Indonesia. Dijelaskan, PPNS memiliki
kewenangan khusus melakukan penyidikan yang berindikasi pidana dalam
penataan ruang serta melakukan penyidikan atas laporan atau temuan yang
mengindikasikan terjadinya delik pidana penataan ruang.
Berdasar UU pendidikan dan pelatihan (diklat) harus bekerjasama dengan
Mabes POLRI agar terbentuk PPNS trampil dalam menjalankan tugasnya.
Menteri PU meminta dengan dilaksanakannya diklat PPNS penataan ruang,
diharapkan akan lahir sebuah perangkat penegak hukum, baik di Pusat maupun
di Daerah yang terdapat melakukan penyidikan yang efektif dan menindak tegas
pelanggaran pemanfaatan ruang.

15 Juli
Menteri PU mendampingi Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY)
disaksikan 5 Menteri lainnya menandatangani Prasasti tanda diresmikannya
penggunaan 2 buah proyek infrastruktur yakni Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu)
dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas berkapasitas 40 MW (Portable) di
Samarinda. Peresmian itu dipusatkan di Stadion Madya Sempaja bersamaan
dengan peringatan Hari Koperasi ke -62.
Dalam kesempatan itu, Presiden SBY menginstruksikan agar kegiatan tender
proyek infrastruktur di Kaltim diawasi. SBY minta sejak dalam tahap dan proses
tender pembangunan infrastruktur, mulai dari pembangunan jalan, pelabuhan,
pembangkit tenaga listrik dilakukan secara transparan. Menurut Presiden, sekecil
apapun pembangunan proyek menggunakan uang rakyat. Maka pelaksanaannya
juga harus diawasi dengan ketat, sehingga dana yang terserap bisa optimal.

17 Juli
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melantik 40 pejabat baru di
lingkungan Departemen PU di Jakarta. Para pejabat yang dilantik terdiri dua
pejabat eselon II a, 36 pejabat eselon III serta dua pejabat eselon III b. Dalam
sambutannya Djoko mengatakan rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal biasa
dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi serta upaya
kaderisasi dan motivasi kepada pegawai yang berprestasi melalui pergantian
pejabat dalam jabatan struktural.
Djoko Kirmanto juga mendorong para pejabat yang baru dilantik khususnya dan
seluruh jajaran Departemen PU secara umum untuk mampu memberikan kinerja
pelayanan yang lebih baik dalam bentuk kontribusi pembangunan infrastruktur
sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan
kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan.

22 Juli
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melantik dua pejabat eselon I .
Pejabat eselon I yang dilantik yaitu Dr.Ir. Mochammad Amron M.Sc sebagai
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) dan Ir. Djoko Murjanto
sebagai Staf Ahli Menteri PU bidang Keterpaduan Pembangunan. Dalam
sambutan pelantikannya, Menteri PU mengingatkan, begitu banyak persoalan
kondisi infrastruktur yang masih belum memenuhi tuntutan masyarakat.
Menteri PU meminta seluruh jajaran Departemen PU selaku aparatur Pemerintah
untuk bekerja sebaik mungkin melalui kinerja pelayanan yang lebih baik dari
waktu ke waktu. PNS perlu meningkatkan kemampuan diri dan berinovasi dalam
menghasilkan kinerja terbaik.

27 Juli
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meluncurkan kegiatan Konstruksi
Indonesia (KI) 2009 di Jakarta. Dalam sambutannya Djoko Kirmanto
mengatakan, Departemen PU terus menjadikan KI sebagai momentum yang
baik dalam memberikan apresiasi kepada industri dan pelaku jasa konstruksi
dalam perkembangan perekonomian dan kehidupan sosial budaya masyarakat.
Keberhasilan KI tahun sebelumnya menjadi dasar untuk melembagakan kegiatan
tersebut dan dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahun. Terbukti
daya saing KI semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dengan pasar luar negeri
yang telah dapat dimasuki pelaku jasa konstruksi nasional. Menteri PU meminta
bertepatan dengan tahun Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pelaksanaan
jasa konstruksi harus menerapkan sistem manajemen K3.

28 Juli
Departemen Pekerjaan Umum (PU) meraih penghargaan dari Persatuan Insinyur
Indonesia (PII) untuk kategori Life Time Achievement Award dan Adhikarya
Rekayasa kategori emas (terbaik). Penghargaan diberikan kepada dua mantan
Menteri PU yaitu Suyono Sosrodarsono dan (alm) Sutami. Penghargaan kedua
diberikan kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga dari Menteri
Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie.
Life Time Achievement Award diberikan kepada Suyono Sosrodarsono dan (alm)
Sutami atas darma baktinya di bidang keinsinyuran dalam rangka pembangunan
bangsa. Sedangkan Sutami tercatat pernah menjadi Menteri PU selama enam
periode kabinet, mulai dari Kabinet Dwikora I hingga Kabinet Pembangunan II
(1964-1978). Sutami merupakan seorang pelopor penerapan beton pracetak dan
penggunaan metoda perhitungan konstruksi beton. Karya-karya monumentalnya,
di antaranya Jembatan Semanggi dan Gedung DPR/ MPR.

6 Agustus
Menteri PU Djoko Kirmanto mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
meresmikan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dan proyek
infrastruktur Pekerjaan Umum (PU) di Aceh.
Proyek infrastruktur bidang PU yang diresmikan adalah Jalan Tutut-Meulaboh
(53,7Km), Jalan Sabang-Ibioh (25,7 km), SPAM Pesantren Teuku Chik Oemar
Diyan di Kabupaten Aceh Besar, SPAM Redelong di Kabupaten Bener Meriah,
SPAM Labuan Haji Barat di Kabupaten Aceh Selatan dan Penyehatan
Lingkungan Permukiman di Tempat Pembuagan Akhir Sampah Gampong Jawa
Kota Banda Aceh.

7 Agustus
Dalam rangka menyambut HUT RI Ke 64, Departemen Pekerjaan Umum (PU),
Menteri PU mengikuti jalan santai bersama dengan para pejabat dan pegawai
Departemen PU. Start dimulai dari halaman Gedung Utama Departemen PU
yang melintasi rute sekitar komplek Departemen PU antara Jalan Sriwijaya
Raya, Jalan Senjaya, Jalan Adibawarman dan menuju garis finish di kampus PU
sejauh 3,2 Km

10 Agustus
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meninjau pelaksanaan program
Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di kelurahan
Bandengan, kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan, Jawa Tengah.
Pamsimas dilakukan di Bandengan, karena sebelumnya sumber air masyarakat

setempat berkualitas payau dan keruh sehingga memaksa mereka untuk beli air
bersih seharga Rp 500 untuk 20 liter.
Biaya pemasangan Sambungan Rumah (SR) setiap rumah dikenakan biaya Rp
350 ribu yang dibayarkan Rp 200 ribu sebagai uang muka, dan sisanya diangsur
selama 10 kali. Sementara untuk iuran bulanannya, yang berkapasitas 19 meter
kubik dikenakan Rp 13 ribu per bulan dan yang diatas 19 meter kubik besar
iurannya Rp 20 ribu per bulan.
Bandengan merupakan salah satu dari sembilan kelurahan di Pekalongan yang
mendapat program Pamsimas pada anggaran 2008. Pada tahun ini program
serupa dilakukan pada 15 kelurahan. Sementara untuk tahun depan, rencananya
Pamsimas di Pekalongan akan dilakukan pada 12 kelurahan sasaran.

10 Agustus
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menilai kekeringan yang melanda
sejumlah wilayah di Indonesia tahun ini belum masuk tahap kritis. Hal tersebut
karena ketersediaan air pada sejumlah waduk yang ada masih bisa
dimanfaatkan untuk mengairi daerah irigasi.
Djoko Kirmanto menyampaikan hal tersebut di sela-sela kunjungannya ke Waduk
Cacaban, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Selain meninjau waduk
Cacaban, Djoko Kirmanto juga mengunjungi waduk Malahayu di desa
Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes
Menurut Djoko Kirmanto, kekeringan merupakan fenomena alam yang bakal
terjadi setiap tahunnya. Guna mengantisipasinya para petani diharapkan bisa
bergiliran dalam menanam padi. Hal itu berarti petani tidak boleh menanam padi
secara serentak lantaran adanya keterbatasan sumber air.

11 Agustus
Menteri PU Djoko Kirmanto meminta RTRW dan Rencana Detil Tata Ruang juga
mengatur lokasi penanaman pohon seperti di pinggir jalan tol. "Saya minta
kepada Pemda untuk menyelesaikan RTRW dan rencana detail tata ruangnya
termasuk untuk mengatur lokasi-lokasi penanaman pohon seperti di areal
pinggiran jalan tol," jelas Djoko Kirmanto saat melakukan penanaman pohon di
ruas tol Kanci-Pejagan bersama Menteri Kehutanan M.S. Kaban dan Menteri
Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar.
Penanaman pohon di areal jalan tol banyak manfaatnya diantaranya menyerap
karbon, penyejuk udara, meredam kebisingan, penjaga stabilitas iklim lokal,
konservasi air dan tanah serta aspek estetika.

21 Agustus
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meninjau pemanfaatan Sistem
Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Sumber Jeruk Kecamatan Jambesari
Darusolah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. SPAM ini sudah dimanfaatkan
oleh sekitar 830 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 4.150 jiwa penduduk Desa
Sumber Jeruk dan Sumber Anyar sejak 2008 lalu. Selain SPAM, desa tersebut
juga mendapatkan bantuan MCK Umum dan jalan akses yang sedang dalam
proses pembangunan tahun ini.
Kepala Desa Sumber Jeruk menjelaskan, air diambil dari sumber mata air yang
berjarak lebih kurang 9 km dari atas bukit dengan system gravitasi. Air ditangkap
dengan broncaptering untuk kemudian disalurkan ke reservoir eksisting dan 20
Hidran Umum (HU) yang tersebar di 2 desa tersebut.

20 Agustus
Pertama kalinya sistem perpipaan air minum melalui bawah laut dibangun di
Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko
Kirmanto usai meletakkan batu pertama pembangunan SPAM Giliketapang,
Jawa Timur. Pembangunan SPAM ini dilakukan melalui kerjasama Departemen
PU dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk memenuhi kebutuhan air
bersih dan sehat bagi penduduk di Pulau Giliketapang. Selama ini masyarakat
harus membayar Rp 50.000 untuk mendapatkan air bersih dan air minum.
Dengan SPAM tersebut masyarakat hanya membayar sekitar Rp 6.000 Rp
7.000 setiap meter kubik. Biaya tersebut akan digunakan untuk pemeliharaan
pipa dan pompa.

24 Agustus
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto bersama Menteri terkait melakukan
rapat membahas persiapan jalur lebaran. Dalam paparan Menteri PU
menyatakan Lintas Pantura Jawa dari Jakarta sampai Kudus sepanjang 560 Km
kini sudah 4 lajur. Sementara untuk arah selatan dari pantura akan dibantu jalan
Kanci Pejagan (Rencana Tol) dimana akan difungsikan sebagai jalur alternatif
ke arah timur saat mudik dan ke arah barat saat arus balik, untuk prioritas ke dan
dari Selatan Jawa. Untuk menghubungkan pulau Jawa dan Madura, telah
beroperasi jembatan Suramadu

27 Agustus
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melakukan Raker dengan Komisi
V DPR RI. Saat itu Menteri PU mengusulkan tiga skenario terkait pembiayaan

investasi infrastruktur bidang PU tahun 2010 kepada kepada Menteri


Perekonomian, Meneg Perencanaan Pembangunan Nasional dan Menteri
Keuangan. Ketiga skenario itu yakni alokasi pagu sementara sebesar Rp 34,3
triliun. Pemantapan infrastruktur Rp 52,95 triliun dan pengembangan infrastruktur
senilai Rp 70,10 triliun.
Menteri PU juga menjelaskan terkait dengan penanganan khusus yang
menggunakan alokasi dana sebesar Rp. 4,97 triliun (BA 999). Dana ini kata
Djoko nantinya akan digunakan untuk menyelesaikan kegiatan proyek Banjir
Kanal Timur (BKT) dan Proyek Banjir Kanal Barat (BKB), yang hingga kini masih
terus berjalan. Sebagian dari dana ini juga nantinya diperuntukkan untuk
berbagai kegiatan seperti perbaikan sungai/situ (dampak penanggulangan
bencana banjir Jakarta); Land Capping, serta Pinjaman/Hibah Luar Negeri yang
di daerahkan.

27 Agustus
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto kembali melakukan Raker
dengan Komisi V DPR RI. Menteri PU mengatakan bahwa alokasi pagu
sementara Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang infrastruktur tahun 2010 sebesar
Rp 4,49 triliun. Alokasi ini lebih kecil dibandingkan usulan yang diajukan oleh
Departemen PU yaitu sebesar Rp 10,78 triliun. Pagu tahun 2010 ini turun
dibandingkan alokasi DAK di tahun-tahun sebelumnya yaitu tahun 2009 sebesar
Rp 7,19 triliun dan tahun 2009 sebesar Rp 6,68 triliun.
Alokasi DAK ini ditujukan untuk membiayai kegiatan-kegiatan ke-PU-an penting
yang ada di daerah-daerah namun tidak mampu untuk dibiayai oleh daerah.
Pelaksanaan pembangunan infrastruktur PU di daerah ini akan dilaksanakan
oleh Pemerintah Daerah sehingga DIPA akan masuk APBD, meskipun
pengusulan dan pembinaannya ada di Departemen PU.

31 Agustus
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengatakan kegiatan
pemeliharaan dan rehabilitasi jalan, rutin dilakukan setiap tahun. Tidak hanya
menjelang lebaran saja perbaikan jalan dilakukan. Dan buru-buru akan
diselesaikan menjelang lebaran. Itu tidak benar tegas Djoko Kirmanto.
Departemen PU, lanjut Djoko Kirmanto mempunyai tugas memeliharan jalan
yang ada dan merehabilitasi jalan yang rusak serta membongkar jalan yang
umurnya telah habis. Ini berlangsung setiap tahun. Selama jalan itu dilewati
kendaraan, kegiatan pemeliharaan maupun rehabilitasi juga rutin dilakukan.

31 Agustus
Menteri PU Djoko Kirmanto menggugah agar para pegawai PU dan jajarannya
ikut serta dalam penyebarluasan ilmu kepada masyarakat melalui penulisan
buku. Buku sangat bermanfaat. Oleh karena itu, saya mengharapkan agar
apapun yang terjadi dalam pembangunan infrastruktur di lapangan dapat dicatat.
Dari catatan tersebut dapat disusun menjadi buku untuk dapat dipelajari, kata
Djoko Kirmanto saat acara lounching 6 buku bidang PU.
Buku-buku yang di-launching yaitu Pengelolaan Sumber Daya Air oleh Saihul
Anwar, Penambangan Batu (Quarrying) oleh S. Soeprapto, Terowongan Dalam
Pelaksanaan oleh Soetrisno Arifin, Administrasi Proyek Konstruksi oleh
Nazarkhan Yasinfv, Rumah dan Lingkungan Permukiman Sehat Untuk Semua
oleh Sri Dabardio serta Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Berbasis
Pemberdayaan Masyarakat oleh Bambang Tri Sukmono. Turut hadir dalam
acara tersebut mantan Menteri PU Suyono dan mantan Sekjen PU Budiman
Arief.

4 September
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto selama dua hari (2-3) melakukan sidak
ke Jalur Lintas Selatan Kalimantan sejauh 1.170 km mulai dari Pangkalan Bun
(Kalteng)- batas Kalbar hingga Pontianak (Kalbar). Dalam sidaknya tersebut
Djoko sempat turun dari kendaraan yang membawanya dan memberikan
arahannya kepada para satker dan konsultan yang mendampingi beliau.
Selama di perjalanan (Kalteng) mulai dari Pangkalan Bun-Runtu-PenopaKudangan hingga Batas Kalteng, Menteri PU didampingi Gubernur Kalimantan
Tengah Teras Narang dan para Bupati setempat. Sebaliknya memasuki Kalbar
Menteri PU didampingi Wagub Kalbar, Christiandy beserta jajarannya.

8 September
Menteri PU menyaksikan Pengukuhan Profeser Riset oleh Kepala LIPI. Ir. Nana
Terangna Ginting, DIpl. EST dan DR. Ir. Bambang Soenarto, Dipl. HE, M. Eng,
masing-masing dikukuhkan sebagai Profesor Riset bidang Kualitas Lingkungan
dan Tata Air dan bidang Hidrologi Aplikasi. Acara pengukuhan dilakukan di
Gedung Sapta Taruna Departemen PU oleh Ketua Majelis Pengukuhan Profesor
Riset yang juga merupakan Kepala LIPI Umar Anggara Jenie.
Menteri PU dalam sambutannya mengatakan jumlah profesor riset yang dimiliki
Departemen PU masih tergolong sedikit yakni berjumlah 6 orang. Keberadaan
kedua profesor riset yang baru ini sudah tentu menambah aset SDM nasional
yang kita butuhkan dalam dunia penelitian kata Djoko Kirmanto. Menteri PU

juga meminta agar Ditjen Sumber Daya Air dan Cipta Karya tidak ragu
menggunakan teknologi hasil penelitian Balitbang PU.

10 September
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melakukan Raker dengan Komisi
V DPR RI membahas Evalulasi Kinerja Deprtemen PU 2005-2009. Djoko
mengatakan, dibandingkan dengan negara lain, persentase investasi
infrastruktur Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih lebih
rendah dibandingkan Malaysia, Thailand dan Vietnam, sehingga angka
pertumbuhan ekonomi nasional juga lebih rendah dibandingkan negara-negara
tersebut.
Berdasarkan data Bank Dunia, persentase investasi terhadap Indonesia masih
dibawah 4 persen. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan Malaysia yang
nilai 4-7 persen dan Vietnam dan Thailand yang bahkan mencapai diatas 7
persen.

15 September
Menteri PU menghadiri syukuran yang digelar Warga Kecamatan Cibarusah,
Kabupaten Bekasi. Tokoh masyarakat menyatakan keharuannya atas kembali
berfungsinya Jembatan tersebut pada senin malam. Dihadapan Menteri
Pekerjaan Umum dirinya menyatakan terima kasih kepada Pemerintah atas
diperbaiki jembatan yang sangat vital bagi aktivitas sehari-hari warga.
Kehadiran Menteri PU Djoko Kirmanto dalam rangka syukuran sekaligus buka
puasa bersama masyarakat atas selesainya perbaikan jembatan sepanjang 105
meter dengan konstruksi rangka baja yang dikerjakan sejak bulan Juni lalu. Turut
hadir Dirjen Bina Marga Hermanto Dardak, Direktur Jalan Bebas Hambatan dan
Jalan Kota Haris Batubara dan Camat Cibarusah.
Dengan berfungsinya jembatan tersebut, lalu lintas warga dan kegiatan ekonomi
di Kecamatan Cibarusah kembali normal dimana sebelumnya warga harus
berputar melalui Jonggol yang memakan waktu satu jam perjalanan.

20 September
Menyambut Idul Fitri 1430 H, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan
keluarga menyelenggarakan Open House di Kompleks Perumahan Menteri
Widya Candra, Minggu (20/10). Djoko Kirmanto didampingi keluarga menerima
para tamu yakni segenap jajaran Karyawan Departemen Pekerjaan Umum,
Komisi V DPRI RI, pejabat BUMN terkait, serta beberapa Duta Besar dari

Negara negara sahabat. Acara open house tersebut dimulai dari pukul 11.00
WIB hingga pukul 14.00 WIB.
Open House dilaksanakan sebagai sarana silaturahmi keluarga besar
Departemen PU, serta sebagai temu kangen antara keluarga besar Departemen
PU dengan para mantan pejabat dan karyawan. Hadir dalam acara tersebut
Mantan Sekjen PU Budiman Arief, Mantan Dirjen Bina Marga dan Kepala
Balitbang Hendrianto Notosoegondo.

24 September
Menteri PU laksanakan Halal Bihalal pada hari pertama masuk kerja di
lingkungan Departemen Pekerjaan Umum (PU) usai libur hari raya Idul Fitri 1430
Hijriah. Selain Menteri PU, Pejabat esselon I didampingi para istri yang mengikuti
halal bilalal tersebut yaitu Sekretaris Jenderal Departemen PU Agoes
Widjanarko, Inspektur Jenderal Basoeki Hadimoeljono, Direktur Jenderal (Dirjen)
Sumber Daya Air Iwan Nursyirwan dan Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono.
Turut hadir Kepala BPKSDM Sumaryanto Widayatin, Kepala Balitbang
Mochammad Amron, Kepala BPJT Nurdin Manurung, Kepala BPPSPAM
Rachmat Karnadi, Staf Ahli Menteri PU Bidang Keterpaduan Pembangunan
Djoko Murjanto , Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Investasi Bambang Goeritno,
Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Mochammad Hasan dan Kepala
Pusat Komunikasi Publik Amwazi Idrus.

30 September
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melakukan soft opening gedung
Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air dan Ditjen Penataan Ruang di
Jakarta. Dalam sambutannya, Djoko Kirmanto menjelaskan gedung baru
tersebut diharapkan dapat menjadi gedung percontohan dari segi energi,
kesederhanaan, keefektifan dan fleksibel, terutama bagi orang yang mempunyai
kelainan fisik seperti tuna netra.

8 Oktober
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menghadiri Papua Investment
Day di Hotel Four Season, Jakarta. Dalam forum tersebut, Djoko Kirmanto
mengatakan, anggaran pembangunan infrastruktur PU untuk Provinsi Papua dan
Papua Barat selama ini sudah cukup besar dialokasikan. Dua provinsi tersebut
termasuk kedalam 10 provinsi yang mendapat alokasi anggaran terbesar. Forum
yang dihadiri oleh 85 pemimpin usaha dan 11 BUMN strategis tersebut
menghadirkan pembicara kunci Menneg BUMN Sofyan Djalil dan panelis
seminar Menteri PU Djoko Kirmanto, Gubernur Papua Barnabas Suebu,

Gubernur Papua Barat Abraham O. Atuturi, Walikota Merauke Johanes Gluba


Gebze dan Pengusaha Medco Arifin Panigoro.

12 Oktober
Menteri PU melakukan pengisian air pada Bendungan Benel di Bali. Pengisian
ditandai dengan ditutupnya pintu pengelak di kabupaten Jemberana, Bali.
Pengisian bendungan yang dibangun dengan dana Rp 107,43 miliar ini
direncanakan akan berlangsung selama dua bulan. Menurut Djoko Kirmanto,
kehadiran Bendungan Benel yang dibangun selama empat tahun ini sangat
dinanti masyarakat di Jemberana yang daerahnya tergolong salah satu wilayah
yang kondisinya kering dibandingkan dengan wilayah lain di Bali. Sebagian besar
daerah irigasi yang potensial di daerah tersebut sistem irigasinya masih semi
teknis dan tadah hujan. Tingkat produktivitasnya belum optimal.

13 Oktober
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto membuka Seminar Nasional
dengan tema Tantangan Perencanaan Perkotaan Masa Depan yang
Berkelanjutan yang diadakan di Departemen PU, Jakarta, Selasa. Menteri PU
menilai, dewasa ini dimensi sosial budaya yang sarat kearifan lokal, nyaris
terabaikan dalam pertimbangan pengembangan perkotaan. Dahulu dalam
perkembangan fisik permukiman, masyarakat dengan kearifan lokalnya sangat
memperhitungkan aspek fisik alam, seperti kerentanan terhadap berbagai
bencana alam, kemampuan daya dukung dan daya tampung lingkungan
sehingga dapat hidup harmonis dengan alam.
Menurut Djoko Kirmanto, pertumbuhan penduduk yang tinggi, peluang-peluang
ekonomi yang harus direbut, kepentingan-kepentingan politis sesaat dan
derasnya globalisasi telah membuat aspek-aspek sosial budaya ini terabaikan
yang pada gilirannya akan menuai kerugian besar akibat salah urus pengelolaan
sumber daya alam dan permukiman perkotaan.

14 Oktober
Menteri PU Djoko Kirmanto ber Halal Bihalal dengan DWP PU. Dharma Wanita
Persatuan Departemen Pekerjaan Umum (DWP PU) telah banyak mengukir
prestasi, baik di lingkungan DWP Tingkat Pusat, maupun kegiatan yang
dilaksanakan oleh organisasi kemasyarakatan lainnya. Sejak akhir 2008 hingga
saat ini, DWP PU ikut berpartisipasi dalam program Pemerintah dengan
menggalakkan Tanam dan Pelihara Pohon untuk menyelamatkan bumi dan
kelestarian lingkungan. Dikatakan, lebih khusus lagi, DWP PU juga menghimbau
kepada masyarakat sekitar agar setiap kelahiran anak maupun cucu dibarengi
dengan menanam satu pohon. One Man One Tree. Hingga kini, sekitar 10 ribu

pohon sudah ditanam dan melakukan penanaman kembali jika pohon tidak
tumbuh.

15 Oktober
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menghadiri acara pencanangan
program Integrated Water Resources and Flood Management Project (IWRFMP)
for Semarang yang bekerjasama dengan Pemerintah Jepang. Menteri PU
menilai, keberhasilan pembangunan infrastruktur PU tidak hanya dilihat dari
bangunan fisiknya saja, tetapi juga bisa berfungsi dan berguna bagi masyarakat.
Program yang didanai JICA (Japan International Cooperation Agency) dengan
kode loan IP-534 ini terdiri dari 3 komponen yakni normalisasi Kali Garang atau
Banjir Kanal Barat Semarang dengan anggaran Rp237,7 miliar dan
pembangunan Waduk Jatibarang dengan anggaran Rp 548,5 miliar yang akan
dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pemali-Juwana. Sementara
komponen ketiga yaitu perbaikan drainase kota termasuk normalisasi Kal
Semarang, Kali Asin dan Kali Baru akan dilaksanakan oleh Ditjen Cipta Karya
dengan anggaran Rp277,2 miliar.

16 Oktober
Menteri PU Djoko Kirmanto menghadiri Deklarator Masyarakat Penulis Bidang
Pekerjaan Umum dan Permukiman yang juga disaksikani para dirjen serta
pejabat eselon II, di Jakarta. Menurut Djoko, kurangnya tenaga penulis
khususnya dari kalangan pejabat atau mantan pejabat dilingkungan Departemen
Pekerjaan Umum menyebabkan masih minimnya hasil-hasil riset dan
pengembangan dibidang PU yang belum tersosialisasikan atau terpublikasikan.
Padahal tulisan hasil riset tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat
Diakui, banyak orang yang berpengalaman menguasai bahkan ahli dibidang
proyek ke PU an namun mereka tidak pandai dalam menulis buku. Sebaliknya,
sedikit orang yang mahir menulis tapi tidak memiliki bahan sebagai dasar
tulisannya.

20 Oktober
Menteri PU Djoko Kirmanto secara simbolis melepas Jamaah calon Haji di
Masjid As-salam Departemen PU, Jakarta. Sebanyak 58 pegawai Departemen
Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Negara Perumahan Rakyat akan
segera berangkat ke tanah suci. Dalam sambutannya, Djoko Kirmanto berpesan
agar Jamaah calon Haji dari Departemen PU dan Kemenpera dapat
menjalankan sebaik mungkin saat di Tanah Suci dan dapat menjadi haji yang
mabrur sesampainya kembali di Tanah Air. Bila telah menjadi yang Haji Mabrur

makan diharapkan akan ada perubahan perilaku yang lebih baik sehingga dapat
menjadi contoh bagi para pegawai lainnya.

22 Oktober
Djoko Kirmanto kembali terpilih dan dilantik sebagai Menteri PU dalam Kabinet
Indonesia Bersatu II oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang
Yudhoyono di Jakarta. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengajak
seluruh pimpinan dan pegawai Departemen PU untuk meningkatkan efisiensi
dan efektifitas kerjanya dalam lima tahun kedepan dalam rangka mencapai
target pembangunan infrastruktur yang ditetapkan Pemerintah.
Dalam acara silaturahmi menyambut kerja Kabinet Indonesia Bersatu II yang
diadakan di ruang Pendopo, Departemen PU Jakarta, Djoko Kirmanto
mengungkapkan, kinerja Departemen PU dalam periode 2004-2009 telah dinilai
baik oleh Presiden SBY. Namun hendaknya, penilaian tersebut tidak membuat
seluruh jajaran Departemen PU berpuas diri dan bangga.

4 November
Djoko Kirmanto didampingi, Staf Ahli Menteri PU Bidang Ekonomi dan Investasi
Bambang Guritno, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Nurdin Manurung
dan meninjau lokasi proyek pembangunan dua ruas tol yaitu JORR W1 dan BRR
Seksi I untuk mengetahui progres pembangunannya. Djoko menjelaskan,
Departemen
Pekerjaan
Umum
(PU)
memprioritaskan
penyelesaian
pembangunan tiga ruas tol yaitu Bogor Ring Road (BRR) Seksi I Sentul SelatanKedung Halang, Jakarta Outer Ring Road (JORR) W1 ruas Kebun JerukPenjaringan dan Kanci-Pejagan.
Bahkan Menteri PU Djoko Kirmanto meminta, khusus untuk BRR seksi I dapat
dioperasionalkan pada bulan ini. Usai meninjau ruas tol BRR Seksi I, Djoko
Kirmanto meminta kepada Direktur Utama PT Sarana Marga Jabar Poncoyono
Sudiro agar tol sepanjang 3,85 kilometer tersebut dapat segera dibuka dalam
satu-dua minggu kedepan. Permintaan tersebut disampaikan, karena Menteri PU
menilai pembangunan tol senilai Rp 211 miliar tersebut sudah selesai
seluruhnya.

8 November
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto memberikan apresiasi terhadap
langkah pemerintah daerah DKI Jakarta merevitalisasi fungsi ruang terbuka hijau
yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai stasiun pengisian bahan bakar umum
(SPBU). Demikian disampaikan dalam sambutannya pada peringatan hari tata

ruang yang berpusat di di Plaza Barat Gelora Bung Karno Jakarta hari ini Minggu
(8/11).
Sebelumnya Menteri PU Djoko Kirmanto, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo,
Dirjen Penataan Ruang Imam S. Ernawi dan sekitar 500 lebih peserta melakukan
sepeda santai dari Sampoerna Strategic Square ke SPBU Semanggi yang kini
direvitalisasi menjadi ruang terbuka hijau. Di SPBU Semanggi dilakukan
penanaman pohon bersama oleh Menteri PU, Gubernur DKI dan Walikota
Jakarta Selatan.

12 November
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melakukan coffe morning bersama
wartawan di Gedung Departemen PU, Jakarta. Saat itu Menteri PU menyatakan,
Departemen Pekerjaan Umum akan memastikan penyelesaian pembebasan
tanah proyek infrastruktur PU untuk kepentingan umum seperti pembebasan
tanah untuk pembangunan jalan tol dan Banjir Kanal Timur yang berlarut di
daerah.
Menteri PU Djoko Kirmanto mengakui masalah tanah menjadi hambatan utama
dalam penyelesaian pembangunan infrastruktur. Untuk jangka panjang,
Departemen PU memberikan masukan terhadap Revisi UU No 20 tahun 1961
dan Perubahan Perpres 36/2005 jo Perpres 65/2006. Dalam Revisi UU No 20
tahun 1961 tentang Pencabutan Hak atas Tanah dan Benda-benda diatasnya,
diusulkan adanya pasal yang mengatur bahwa tanah yang telah ditetapkan untuk
kepentingan umum maka hak kepemilikannya tercabut demi hukum. Namun
penetapannya tentunya sudah melalui konsultasi publik.

16 November
Menteri PU kembali melakukan Raker dengan Komisi V DPR RI. Menteri PU
menyebutkan, kebutuhan Departemen PU dalam anggaran infrastruktur lima
tahun kedepan (2009 -2014) mencapai Rp398,5 Triliun. Kebutuhan dana
tersebut diakui Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto tidak dapat seluruhnya
dipenuhi oleh APBN, sehingga proyek-proyek infrastruktur yang bisa cost
recovery seperti jalan tol dan penyediaan air minum untuk masyarakat mampu,
diupayakan menggunakan dana swasta.
Untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur PU yang handal dalam rangka
mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, menurut Sekjen PU Agoes
Widjanarko, idealnya belanja infrastruktur pemerintah sebesar 6% dari Produk
Domestik Bruto (PDB). Anggaran infrastruktur PU 2004 2009 sebesar Rp140
triliun atau 2% dari PDB.

17 November
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menghadiri Pengukuhan Dewan
Pimpinan Instruktur dan Asesor Konstruksi Indonesia (IALKI) di ruang Sapta
Taruna Departemen Pekerjaan Umum (PU), Jakarta. Sejalan dengan tuntutan
dan perkembangan serta pertumbuhan pembangunan nasional dalam
mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur, dituntut pula
tersedianya tenaga kerja konstruksi yang profesional, handal dan berdaya saing
di dalam maupun di luar negeri, diperlukan pengujian dan pembekalan melalui
kegiatan pelatihan oleh lembaga diklat dan instruktur serta asesor bidang
konstruksi.
Kontribusi sektor konstruksi dalam menyerap tenaga kerja pada tahun 2007
(data BPS) berkisar antara 5 juta dimana kurang dari empat persennya adalah
pekerja wanita. Hal ini berarti bahwa tenaga kerja yang diserap sektor konstruksi
adalah sebesar 4,7 persen dari total angkatan kerja 100 juta jiwa. Dari sekitar 5
juta tenaga konstruski tersebut, hanya sekitar 3 persen yang tersertifikasi.

19 November
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menerima delegasi bidang jasa
konstruksi dari Malaysia. Kunjungan ini dimaksudkan untuk meningkatkan
kerjasama antara Indonesia dan Malaysia terutama di bidang infrastruktur.
Menteri PU juga mengharapkan adanya kerjasama peningkatan ahli Quantity
Surveyor (QS), mengingat saat ini kontrak-kontrak pekerjaan konstruksi di
Indonesia sangat membutuhkan keahlian QS. Selain itu, QS menjadi jaminan
agar pelaku jasa konstruksi Indonesia lebih berkualitas untuk bersaing ke kancah
Internasional. Sedangkan saat ini keahlian Quantity Surveyor yang ada di
Malaysia dianggap lebih maju dibandingkan di Indonesia.

20 November
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meresmikan pengoperasian ruas
jalan Ulee Lheue Pelabuhan Simpang Rima (UPSR) di Banda Aceh. Ruas
jalan bantuan hibah Asian Development Bank (ADB), Provinsi Nanggroe Aceh
Darussalam (NAD) diberikan dalam rangka membangun kembali Aceh pasca
tsunami 26 Desember 2004.
Menteri PU optimis berkat bantuan hibah ini sistem jaringan jalan (fungsi arteri,
kolektor, lokal) akan semakin lengkap yang dapat mendorong peningkatkan
perekonomian di Aceh, ungkap Djoko didampingi Mantan Kepala Badan
Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias Kuntoro Mangkusubroto.

Pemerintah Indonesia bersama dengan para donor, termasuk Asian


Development Bank (ADB), Lembaga Internasional bahu membahu membangun
kembali Aceh dan Nias yang lebih baik. Bantuan ini dilaksanakan melalui proyek
Earthquake and Tsunami Emergency Support Project (ETESP).

23 November
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meresmikan secara simbolis
Ruas tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi I. Peresmian ditandai dengan
penekanan tombol sirene menandakan beroperasinya tol sepanjang 3,8
kilometer yang menghubungkan Sentul Selatan-Kedung Halang. Tol milik PT
Marga Sarana Jabar ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan masyarakat
Bogor yang ingin menuju Jakarta ataupun Ciawi.
Djoko Kirmanto mengatakan, beroperasinya BORR Seksi I diharapkan dapat
menjadi pemicu bagi proyek jalan tol lainya yang saat ini tengah konstruksi
seperti tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W1 Kebun Jeruk-Penjaringan,
Semarang-Solo, Kertosono-Mojokerto dan Surabaya-Mojokerto.
Para pengguna tol BORR Seksi I dikenakan tarif bagi golongan I sebesar Rp
3.000, golongan II Rp 4.500, golongan III Rp 6.000, golongan IV Rp 7.500 dan
golongan V Rp 9.000. Menteri PU meminta, beroperasinya ruas seksi I tersebut
segera diikuti dengan pembangunan seksi II dan seksi III.

25 November
Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi
Menteri PU meresmikan operasionalisasi 13 infrastruktur bidang Pekerjaan
Umum (PU) senilai lebih dari Rp 94,66 miliar di Ambon Maluku. Infrastruktur PU
yang diresmikan yaitu 6 proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa
Ohoitel di Maluku Tenggara Barat, Desa Uweth di Seram Bagian Barat, Desa
Uwen di Seram Bagian Barat, Desa Sehati dan Desa Haruru di Maluku Tengah
serta di Ibukota Kecamatan Saumlaki di Maluku Tenggara Barat.
Dibidang Bina Marga, infrastruktur PU yang diresmikan yaitu Peningkatan Jalan
pada ruas Piru-Simpang Pelita sepanjang 15,4 kilometer dan ruas LahaWakasihu sepanjang 15 kilometer. Selain itu ada juga pembangunan tiga
jembatan yaitu Jembatan Wai Jikumerasa, Jembatan Wai Perang dan Jembatan
Wai Laha.
Di bidang Sumber Daya Air, Djoko Kirmanto menuturkan proyek-proyek yang
diresmikan yaitu embung Woorono dan Yawuru serta embung Oirata Barat dan
Rumleher Utara, pengamanan pantai Desa Hative Besar tahap I dan II
sepanjang 300 meter dan pengamanan pantai Desa Wayame sepanjang 200

meter. Seluruh infrastruktur SDA tersebut dibangun dengan dana sebesar Rp


8,04 miliar.

1 Desember
Menteri PU membuka Forum Jasa Konstruksi Nasional yang mengusung Tema
Satu Abad UU Jasa Konstruksi : Pencapaian Cita-cita Jasa Konstruksi, di Hotel
Sultan. Dalam sambutannya Menteri PU menilai selama sepuluh tahun, hadirnya
UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, telah banyak memberi manfaat.
Dan kini giliran masyarakat jasa konstruksi untuk melakukan evaluasi
keberhasilan, efektivitas dan kendala yang dihadapi industri konstruksi nasional.
Pembangunan infrastruktur membutuhkan dukungan iklim usaha jasa konstruksi
yang sehat. Dan hal ini bisa dicapai dengan kompetisi yang sehat bukan KKN.
Oleh karena itu bila ditemukan pemborong yang nakal perlu diambil tindakan
tegas atau black list serta,tidak boleh mengikuti tender tahun 2010.

1 Desember
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto selaku Ketua Tim Pelaksana Badan
Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN), melakukan pembahasan
progres pencapaian program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II bidang
Penataan Ruang. 3 Masalah menjadi fokus pembicaraan yakni kajian tumpang
tindih pengaturan, konsepsi penyelesaian konflik penataan ruang dan
penyelesaian 3 rancangan peraturan pemerintah (RPP). Adapun tiga RPP yang
ditargetkan segera diselesaikan adalah RPP tentang penyelenggaraan penataan
ruang, RPP tentang perubahan peruntukan dan fungsi kawasan dan RPP
penggunaan kawasan hutan. Percepatan penyelesaian rencana tata ruang
wilayah di Provinsi, Kabupaten dan Kota juga dibahas dalam rapat tersebut.
Menurut data, hingga November, jumlah provinsi yang telah mendapatkan
persetujuan substansi dari Departemen PU sebanyak 7 provinsi dari total 33
provinsi, sementara sisanya masih dalam proses revisi dan proses persetujuan
substansi. Ditingkat Kabupaten, dari 399 Kabupaten, 70 kabupaten belum
mengajukan revisi, 280 kabupaten dalam proses revisi, 41 kabupaten dalam
proses persetujuan substansi dan 8 kabupaten telah mendapat persetujuan
substansi. Ditingkat kota, dari 98 kota, 13 Kabupaten belum melakukan revisi, 67
dalam proses revisi, 15 dalam proses persetujuan substansi dan 3 kota telah
mendapatkan persetujuan substansi.

2 Desember
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto membuka Konferensi Nasional
Pemberantasan Korupsi yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan korupsi di
Jakarta. Menteri PU mengatakan e-procurement merupakan bagian dari

Rencana Aksi Nasional Pemberantasan Korupsi (RAN-PK) yang telah disusun


Departemen PU. Diakui, instansinya masih menemui beberapa hambatan dalam
pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement). Salah satunya,
Keppres No 80 tahun 2003 yang belum secara tegas mengatur pelaksanaan
lelang.
Meskipun dalam Bab IV menyebutkan bahwa dalam era globalisasi, pengadaan
barang/jasa dapat menggunakan sarana elektronik. Namun pelaksanaannya
tidak mudah sehingga diperlukan Permen PU No.207 tahun 2005 tentang
Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi Pemerintah secara
Elektronik. Menteri PU sendiri telah mendeklarasikan wilayah bebas korupsi
dengan diterbikannya Permen No.21 tahun 2008 tentang Pedoman
Operasionalisasi Wilayah Bebas Korupsi di Departemen PU. Untuk
mengawasinya, publik dapat mengirimkan pengaduan melalui kotak pos 5000
maupun kepada Inspektur Jenderal melalui kotak pos 5100.

3 Desember
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto membuka Seminar dan Pameran
Konstruksi Indonesia (KI) 2009 di Jakarta. Pada tahun ini Seminar dan Pameran
KI mengambil tema, Menuju Konstruksi Indonesia yang Berkualitas dengan
Menekankan pada Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Dalam sambutannya,
Menteri PU mengungkapkan, penyelenggaraan KI 2009 merupakan suatu upaya
membangun komunikasi dan kerjasama yang saling menguntungkan diantara
masyarakat jasa konstruksi.
Djoko Kirmanto berharap, seminar dan pameran KI harus dapat meneruskan
kerjasama yang telah dibangun antar para pemangku kepentingan jasa
konstruksi berdasarkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kompetensi, kepercayaan,
sinergi dan saling menguntungkan.

5 Desember
Menteri PU Djoko Kirmanto didampingi Walikota Bekasi melakukan penanaman
500 pohon di Perumnas Pesona Metropolitan Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat,
dalam rangka HUT PU ke-64. Wakil Menteri PU Hermanto Dardak, Sekretaris
Jenderal Departemen PU Agoes Widjanarko juga ikut dalam kegiatan ini. Dalam
sambutannya, Djoko Kirmanto menuturkan, penanaman pohon penting sebagai
upaya antisipasi dan mitigasi terhadap ancaman perubahan iklim. Pemerintah
akan berusaha menurunkan emisi karbon (CO2) hingga 26 persen dari tingkat
emisi gas rumah kaca (GRK). Menurut Djoko, perubahan iklim bukan cerita atau
fiksi lagi, namun telah terjadi,. Terkait problem itu Djoko minta masyarakat ikut
serta mengantisipasi melalui gerakan menanam pohon.

5 Desember
Menteri PU memberikan penghargaan PU Award kepada pemerintah daerah
yang dinilai berhasil menjalankan pembangunan/pemeliharaan bidang PU.
Penghargaan juga merupakan bentuk apresiasi dan pembinaan pemerintah
pusat untuk mendorong pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas
pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini disiarkan secara langsung oleh
Metro TV dari Taman Mini Indonesia Indah.
Juara Umum diraih Jawa Tengah yang memperoleh penghargaan dalam bidang
Pengelolaan Sumber Daya Air serta bidang Pengembangan Jalan dan
Jembatan. Bidang penyelenggaraan penataan ruang berkelanjutan kategori
Kabupaten diraih oleh Kabupaten Gianyar Provinsi Bali. Sedangkan kategori
Kota diraih oleh Kota Blitar.
Bidang penyelenggaraan pemukiman, Kota Surabaya meraih penghargaan untuk
kategori Kota Metropolitan, Kota Banjarmasin untuk kategori Kota Besar dan
terakhir untuk kategori kota sedang atau kecil diraih oleh Kota Mataram.
Penghargaan kategori bidang penyelenggaraan jasa konstruksi bidang provinsi
tidak ada yang menerima. Sedangkan untuk kategori Kabupaten atau kota diraih
oleh Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

8 Desember
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menjadi pembicara dalam
Konferensi Sanitasi Nasional (KSN) 2009 di Hotel Millenium, Jakarta. Dua
Menteri yakni Menteri Negara/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional Armida Salsiah Alisjahbana dan Menteri Kesehatan juga jadi
pembicara. Djoko Kirmanto mengungkapkan, Pemerintah Pusat akan
meluncurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Sanitasi sebesar Rp 375
miliar kepada 449 Pemerintah Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia pada 2010.
Alokasi tersebut merupakan wujud dukungan Pemerintah Pusat kepada
Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pembangunan sanitasi.

Menurut Djoko, KSN merupakan forum untuk membangun komitmen bersama


dimana forum ini mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk dapat
menyusun kebijakan, strategi dan langkah sinergis dalam program
pembangunan sanitasi. Saat ini kota-kota di Indonesia masih belum memiliki
fasilitas sanitasi yang memadai.

10 Desember
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto membuka Seminar Penyelenggaraan
Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Permukiman dalam Perspektif Sosial,

Ekonomi dan Lingkungan yang digelar Puslitbang Sebranmas PU di Jakarta


(10/12). Dalam pidatonya Djoko menilai pembangunan infrastruktur bidang ke
PU an sangat membutuhkan kemampuan merealisasikan syarat teknisteknologis dan menyatukan dimensi social, ekonomi dan lingkungan (SEL) di
dalamnya. Menurutnya, saat ini dimensi-dimensi bersyarat kearifan lokal nyaris
terabaikan baik dalam pertimbangan perencanaan dan pelaksanaan
pembangunan.
Dikatakan, ketersediaan infrastruktur pekerjaan umum dan permukiman yang
berkualitas dan berkelanjutan merupakan salah satu faktor penentu daya tarik
suatu kawasan/wilayah. Diakui, bencana alam, kurang optimalnya operasi dan
pemeliharaan dan rendahnya peran petani serta stakeholders telah menjadikan
penurunan fungsi jaringan irigasi termasuk irigasi rawa.

21 Desember
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto membuka Seminar nasional
"Identitas Kota-Kota Masa Depan di Indonesia di Sanur Bali. Dalam kesempatan
ini Menteri PU mengungkapkan urbanisasi berdampak memunculkan
permukiman kumuh, ketimpangan sosial, polusi, kemacetan lalu lintas. Urban
paradoks ini akan terjadi dan masih akan terjadi. Di satu sisi perkotaan
merupakan faktor penggerak ekonomi disisi lain perkotaan menjadi pusat
kemiskinan, ketidaksetaraan dan pengangguran.
Di Indonesia (2008), jumlah penduduk yang tinggal diperkotaan lebih dari 50
persen jumlah penduduk Indonesia. Diperkirakan pada 2025 jumlah perkotaan
akan meningkat dua kali lipatnya. Sebagai upaya untuk menghadapi tantangan
ini harus diawali dengan visi perencanaan dan pengembangan kota yang jelas
dan mengikat. Visi ini perlu segera dijabarkan dan disepakati ke dalam konsep,
kebijakan dan strategi pengembangan perkotaan di Indonesia. Djoko Kirmanto
mengajak semua pihak untuk berupaya menciptakan perkotaan masa depan
yang efisien, nyaman, berdaya saing, berkeadilan sosial dan berkelanjutan
dengan tidak meninggalkan ciri khas yang menjadi identitas sebagai bangsa
Indonesia.

22 Desember
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menerima Penghargaan Anugerah
Parahita Ekapraya Madya dari Presiden SBY. Penghargaan diberikan kepada
Kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang berhasil melaksanakan
strategi pengarusutamaan gender di masing-masing lembaga. Usai
menyerahkan penghargaan, dalam sambutannya Presiden RI Susilo Bambang
Yudhoyono mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memajukan kaum
perempuan Indonesia dalam melakukan pembangunan nasional. Modifikasi
pangan, penghematan penggunaan energi dan menjaga lingkungan adalah
tugas yang telah dilakukan oleh para ibu di dalam keluarga.

23 Desember
Menteri Pekerjaan Umum (PU) berdialog di dalam The Interview di Metro TV.
Dikatakan, dalam program 100 hari ada lima pekerjaan yang harus dilaksanakan
oleh Departemen PU. Yakni, penyediaan air minum di sekitar 1.379 daerah
tertinggal dan daerah masyarakat miskin, menyelesaikan audit teknis kondisi
embung, waduk, bendung, dan bendungan serta jaringan irigasi di seluruh
Indonesia, program menyelesaikan pembangunan prasarana pengendalian
banjir Banjir Kanal Timur (BKT) pada awal tahun depan. Di bidang Bina Marga,
meningkatkan kapasitas jalan lintas Sumatera dan Sulawesi sepanjang 695 km.
Disamping itu, Departemen PU juga harus membentuk Tim Nasional Penyiapan
Pembangunan Infrastruktur Penghubung Jawa Sumatera. Pihaknya, telah
berdiskusi dengan ahli-ahli jembatan baik dalam maupun luar negeri. Hasil
diskusi memastikan pembangunan jembatan selat sunda masih memungkinkan
dibangun. Di bidang Tata Ruang, akan dilakukan review sinkronisasi kebijakan
dan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan tata ruang. Menteri PU
menegaskan, dengan diterbitkannya UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan
Ruang dan PP No. 26 Tahun 2008 akan menjadi dasar dalam UU lain yang
terkait dengan pembangunan di Indonesia.