Anda di halaman 1dari 20

KEDARUTAN

OBSTETRIK

1. Perdarahan ante
partum

Terjadi pada kehamilan trimester III :


Solutio placenta
uterus keras dan sakit
kadang disertai shock
Placenta previa
perdarahan tanpa sakit
VT dilarang

Jangan lakukan VT kecuali PD KO


Bila ada shock atasi shock nya
kirim
Ada/tidak ada transport
Bila perdarahan banyak segera
rujuk
Belum inpartu walaupun
perdarahan berhenti tetap untuk
dirujuk

2. Eklamsia
Adanya

kejang pada trimester III


Atau saat persalinan/nifas
Gejala dimulai adanya preeklamsia
sakit kepala
penglihatan kabur
nyeri ulu hati
gelisah dan hiperrefleksi

Tingkat serangan :
Tingkat

invasi (permulaan) bbrp detik


pandangan terpaku satu arah
Tingkat kontraksi (kejang tonis) 15-20 dt
badan jadi kaku
Tingkat konvulsi (kejang klonis) +/- 1 mnt
kejang timbul hilang
Tingkat koma

DD Eklamsia:
uremia
epilepsi
histeri
encephalitis/meningitis
tumor otak

Tujuan pengobatan:
Cegah

kejang selanjutnya
Menurunkan tensi
Menawarkan hemokonsentrasi
O2 cukup

Pertolongan :
Inpartu

= pembukaan kurang 3 cm anti kejang


rujuk
= pembukaan > 3cm fasilitas ada
tolong persalinan
Pada fase laten transport siap rujuk

3. Partus lama

Dapat dicegah saat ANC


Lakukan anamnesa yang teliti
Ada riwayat rujuk
lahir mati, SC
letak lintang
gemelli
KPD > 24 jam

4. Retensio Placenta
Bila ada tanda-tanda shock atasi dulu
Ada infeksi berat
harus hati2 AB dulu crede
Placenta keluar uterotonika monitor
perdarahannya
Placenta tak keluar dilindungi infus
perdarahan/tidak
terlatih tidak

5. Perdarahan post partum


Perdarahan post dini (< 24 jam)
Perdarahan post lambat

Perdarahan dapat diatasi:


Ada tanda2 shock atasi dulu dan

lakukan tranfusi
Tak ada darah rujuk ke RS

Perdarahan tak dapat diatasi:


Palpasi pada fundus uteri

Fundus uteri Lembek:


Berikan uterotonika
Pasang infus
VU kosongkan
Lakukan KBI
Rujuk ke RS KBE

Fundus uteri keras:


Mungkin karena ruptur cervix, vagina

atau perineum
Bila bisa menjahit lakukan penjahitan
atau rujuk dengan lindungan infus
dan
klem sumber perdarahannya

6. Infeksi puerperalis
Infeksi luka jalan lahir post partum
endometrium bekas insersi
placenta
Demam nifas bisa karena infeksi lain
Tanda2nya suhu naik > 38 C
selama 2 hari berturut setelah 24
jam post partum

Pencegahan :
Sikap penolong
Peralatan
Pakai masker
Pegawai yang sakit sebaiknya jangan
masuk ke VK

Predisposisi:
Perdarahan dan trauma (sering)
Partus lama, retensi placenta
KU ibu anemia dan malnutrisi

Pencegahan
Dalam kehamilan:

anemia diatasi

coitus dikurangi
Persalinan :
membatasi masuknya
kuman
membatasi perlukaan
membatasi perdarahan
membatasi lamanya persalinan

7. Distosia bahu
Setelah kepala lahir akan terjadi putaran

paksi luar bahu lahir ini mengalami


kesulitan Distosia Bahu
OK. Kelainan panggul, terlalu cepat kala II
dan janin besar
Lahirkan secara :
- McRoberts
- Woods manuver