Anda di halaman 1dari 4

Struktur Organisasi Rumah Sakit

Tipe C Rumah Sakit Kabupaten


Fitri7 Januari 2015 No comment 7246 views

Rumah sakit merupakan sebuah Institusi atau


lembaga Pelayanan Kesehatan profesional yang dilakukan oleh dokter, perawat, bidan, ahli
farmasi, dan tenaga ahli kesehatan yang lain, baik yang dimiliki oleh pemerintah maupun
swasta (perorangan) yang menyediakan fasilitas pelayanan Rawat Jalan dan Rawat Inap
dan Rawat Jalan dengan disertai penyediaan pelayanan kesehatan jangka pendek dan
jangka panjang seperti Observasi, Diagnostik, Terapeutik dan Rehabilitasi bagi pasien yang
membutuhkan perawatan kesehatan baik menderita Sakit, mengalami cidera, maupun
mengatasi proses bersalin (melahirkan).
Setiap Rumah Sakit secara otomatis memiliki tugas dan fungsi yang wajib dipatuhi,
diantaranya :
* Menyediakan pelayanan medis beserta penunjangnya
* Menyediakan pelayanan medis tambahan beserta penunjangnya
* Menyediakan pelayanan kedokteran gigi
* Menyediakan pelayanan kedokteran sosial

* Menyediakan pelayanan rujukan kesehatan


* Menyediakan pelayanan rawat inap
* Menyediakan pelayanan rawat jalan atau rawat darurat dan rawat tinggal (observasi)
* Menyediakan pelayanan penyuluhan kesehatan
* Menyediakan pelayanan medis khusus
* Menyediakan pelayanan kedokteran kehakiman
* Menyediakan pelayanan administratif
* Menyediakan pendidikan para medis
* Membantu menyelenggarakan pendidikan tenaga medis umum
* Membantu menyelenggarakan pendidikan tenaga medis spesialis
* Membantu menyelenggarakan kegiatan penyelidikan epidemiologi
* Membantu menyelenggarakan penelitian dan pengembangan kesehatan
Rumah sakit di Indonesia diklasifikasikan menjadi 5 tingkatan berdasarkan fasilitas dan
kemampuan pelayanannya, muali dari Rumah sakit Tipe A yang terlengkap dan terbesar,
hingga Tipe E yang paling sederhana. Kali ini secara khusus akan diulas tentang Rumah
sakit tipe C.
Rumah

sakit

Tipe

adalah

Rumah

sakit

yang

biasanya

didirikan

di

setiap

ibukota kabupaten atauRegency hospital. Rumah sakit tipe ini biasanya menjadi tempat
rujukan dari setiap puskesmas dan klinik kecil yang terdapat di sekitarnya. Sebagai syarat
kualifikasi, Rumah Sakit tipe C haruslah memiliki fasilitas pelayanan medis spesialistik
dasar, seperti Poli penyakit dalam, Poli anak, Poli bedah, dan Poli kebidanan dan
kandungan.
Sedangkan Untuk Struktur Organisasi Rumah Sakit Tipe C adalah sebagai berikut :

Dengan rincian Peranan fungsi jabatan sebagai berikut :


1. Direktur. Direktur Rumah Sakit memiliki tugas utama membantu Bupati dalam
pengelolaan Rumah Sakit dan penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat.
2. Kepala Bagian Tata Usaha. Kepala Bagian Tata Usaha memiliki tugas utama untuk
memberikan pelayanan teknis dan administrasi kepada semua unsur di lingkungan
kantor Rumah Sakit. Kepala Bagian Tata Usaha akan dibantu oleh Kepala Sub
Bagian Umum dan Kepegawaian, Kepala Sub Bagian Keuangan dan Aset , dan
Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan.
3. Kepala Bidang Pelayanan. Kepala Bidang Pelayanan memiliki tugas utama
merencanakan operasional Rumah Sakit, memberi tugas, memberi petunjuk,
mengatur, menyelia, mengevaluasi dan melaporkan penyelenggaraan tugas bidang
pelayanan. Kepala Bidang Pelayanan dalam menjalankan tugasnya akan dibantu

oleh Kepala Seksi Pelayanan Medik, Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan, Kepala
Seksi Perlengkapan Meik dan Non Medik
4. Kepala Bidang Penunjang. Kepala Bidang Penunjang mempunyai tugas utama
untuk merencanakan sisi operasional Rumah Sakit , memberi tugas, memberi
petunjuk, menyelia, mengatur, mengevaluasi dan melaporkan penyelenggaraan
tugas di bidang penunjang. Dalam menjalankan kewajibannya, Kepala Bidang
Penunjang akan dibantu oleh Kepala Seksi Logistik dan Diagnostik, Kepala Seksi
sarana dan Prasarana, dan Kepala Seksi Pengendalian Instalasi.
Kata Kunci Pencarian: struktur organisasi rumah sakit tipe c,Rumah sakit tipe c,syarat
rumah sakit tipe C