Anda di halaman 1dari 8

PERUBAHAN FUNGSI

PERNAFASAN
HIPERVENTILASI
2. HIPOVENTILASI
3. HIPOKSIA.
1.

Oleh : TIM KDPK

1. HIPERVENTILASI
Peningkatan

jumlah O2 Alveolar.

Nafas

cepat.
Terangsang akibat :
Kecemasan.
Infeksi.
Obat-obatan / bahan kimia
Ketidak seimbangan asam-basa.

Perubahan Asam-Basa
Asidosis metabolik
Kompensasai tubuh
Nafas cepat
Hiperventilasi
Usaha menurunkan CO2

Tanda dan Gejala Hiperventilasi

Tachicardia.
Nafas pendek.
Chest pain.
Penurunan konsentrasi.
Dizziness.
Bluered vission.
Tinitus.
Disorientasi.
Numbness (mati rasa
Extremitas).

2. HIPOVENTILASI

Terjadi ketika ventilasi alveolar tidak adekuat


untuk memenuhi penggunaanO2 tubuh /
pengeluaran CO2 yg cukup.

Hopoventilasi

Atelektasis berat
Hipoventilasi.
Atelektasis (kolap paru-paru)

PaCO2 meningkat.

Menghambat pertukaran gas.


Hipoventilasi.

Tanda dan Gejala Hipoventilasi


Alveolar

Headeche.
Letargi.
Disorientasi
Kejang
Dizziness
Coma.
Cardiac arest.
Ketidakseimbangan elektrolit

3. HIPOKSIA

Tidak adekuatnya pemenuhan O2 selular akibat dari


defisiensi O2 yg diinspirasi atau peningkatan
penggunaan O2 pada sel.
Disebabkan oleh :
Hb menurun
penurunan O2 dlm darah
Penurunan konsentrasi O2 inspirasi (puncak gunung)
Ketidakmampuan jaringan mengikat O2 (keracunan sianida.
Penurunan difusi O2 Alveoli ke dalam darah (pnemonia)
Penurunan perfusi jaringan.
Kerusakan / gangguan ventilasi.

Tanda dan Gejala Hypoxia

Kecemasan
Konsentrasi menurun.
Faique.
Perubahan perilaku
TD meningkat.
Cardiac disritmia.
Pucat.
Cyanosis.
Clubing.
Dispneu
Dizzines.
Restlessness.