Anda di halaman 1dari 2

ANATOMI MAKULA

Makula terletak di retina bagian polus posterior di antara arteri retina temporal superior
dan inferior dengan diameter 5.5 mm. Makula adalah suatu daerah cekungan di sentral
berukuran 1.5 mm; kira-kira sama dengan diameter diskus; secara anatomis disebut juga
dengan fovea. Secara histologis, makula terdiri dari 5 lapisan, yaitu membran limitan interna,
lapisan leksiformis luar (lapisan ini lebih tebal dan padat di daerah makula karena akson sel
batang dan sel kerucut menjadi lebih oblik saat meninggalkan fovea dan dikenal sebagai
lapisan serabut Henle), lapisan nukleus luar, membran limitan eksterna, dan sel-sel
fotoreseptor.
Sel batang dan kerucut merupakan sel fotoreseptor yang sensitif terhadap cahaya. Selsel ini memiliki 2 segmen yaitu segmen luar dan segmen dalam. Segmen luar (terdiri dari
membran cakram yang berisi pigmen penglihatan) berhubungan dengan epitel pigmen retina.
Sel epitel pigmen retina akan memfagositosis secara terus menerus membran cakram, sisa
metabolisme segmen luar yang telah difagositosis oleh epitel pigmen retina disebut lipofusin.
Sel epitel pigmen retina memiliki aktivitas metabolisme yang tinggi; dengan
bertambahnya usia, pigmen lipofusin makin bertambah, akibatnya akan mengganggu
pergerakan nutrien dari pembuluh darah koroid ke epitel pigmen retina dan sel fotoreseptor.

AMSLER GRID

Amsler Grid adalah cara pemeriksaan yang dapat dilakukan penderita untuk
mengetaui fungsi makula dan memantau progresitifitas penyakit.

Caranya:

Sediakan kartu Amsler Grid

Pemeriksaan dilakuakan satu mata secara bergantian

Lihat kartu dalam jarak baca, gunakan kacamata baca

Lihat titik hitam ditengah kartu Amsler Grid dan daerah sekitarnya

Penderita yang masih baik, dapat melihat semua garis vertical dan horizontal
dalam ukuran yang sama.

Perubahan

pada

pemeriksaan

Amsler

Grid

dapat

kelainan fungsi makula dan memantau progresitifitas penyakit.

menunjukan

adanya