Anda di halaman 1dari 2

Abstrak

Chendy Endriansa, G0011059, 2014. Hubungan Antara Status Gizi Terhadap


Usia Menarche pada Remaja SMP 24 Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran
Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Latar Belakang : Menarche yaitu menstruasi yang biasanya terjadi pada usia 12
13 tahun (Price, 2006). Menarche terjadi saat seorang remaja putri memasuki usia
transisi. Cepat lambatnya usia menarche ditentukan oleh beberapa faktor seperti
status gizi. Gizi memengaruhi kematangan seksual pada remaja yang mendapat
menarche lebih dini. Pada umumnya, remaja yang mengalami kematangan seksual
lebih dini akan memiliki Indeks Masa Tubuh (IMT) yang lebih tinggi dan remaja
yang mengalami kematangan seksual terlambat memiliki IMT lebih kecil pada
usia yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status
gizi terhadap usia menarche pada remaja SMP 24 Surakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian dengan rancangan cross
sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 100 siswi di SMP 24 Surakarta yang
dipilih secara purposive random sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran
IMT (Indeks Massa Tubuh) dan kuesioner, kemudian dianalisis dengan regresi
logistik ganda.
Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara status gizi terhadap usia menarche remaja di SMP 24 Surakarta.
Diketahui jumlah responden umur 12-13 tahun yang berstatus gizi baik sebanyak
44 orang (44%) dan umur >13 tahun sebanyak 19 orang (19%). Sedangkan
jumlah respoden umur 12-13 tahun berstatus gizi buruk sebanyak 16 orang (16%)
dan umur > 13 orang sebanyak 21 orang (21%). Perhitungan statistik
menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai hitung sebesar 6.871 dengan P
value sebesar 0,009.
Simpulan Penelitian: Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi
terhadap usia menarche. Siswi yang memiliki status gizi baik akan mengalami
menarche lebih cepat 3 kali dibandingkan dengan siswi yang memiliki status gizi
buruk.

Kata kunci : Menarche, Status Gizi, Remaja, IMT

iv

Abstract

Chendy Endriansa, G0011059, 2014. Correlation between Nutritional Status To


Age of Menarche In Adolescent at SMP 24 Surakarta. Mini Thesis. Faculty of
Medicine, Sebelas Maret University, Surakarta.
Background : Menarche namely menstruation which usually occurs at the age of
12-13 (Price, 2006). Menarche occurs when a young woman entered the age of
transition. The age of menarche is determined by several factors such as
nutritional status. Nutrition affects sexual maturation in adolescents who received
early menarche. In general, those who experienced early sexual maturity will have
a Body Mass Index (BMI) higher and those with delayed sexual maturity has a
less Body Mass Index at the same age. This study aimed to determine the
relationship between the nutritional status to the age of menarche in adolescent at
SMP 24 Surakarta.
Method : This study used a cross sectional design. This study used 100 female
student of SMP 24 Surakarta as the research sample selected with purposive
random sampling. Data were collected by measuring BMI (Body Mass Index) and
questionnaires, then analyzed by Multiple Logistic Regression.
Results : The results showed that there is a significant relationship between the
nutritional status to the age of menarche in adolescent at SMP 24 Surakarta. The
number of respondents which have good nutrition aged 12-13 years is 44 people
(44%) and aged >13 years is 19 people (19%). While the number of respondents
which have poor nutrition aged 12-13 years is 16 people (16%) and aged >13
years is 21 people (21%). The statistical calculations using Chi Square test
obtained the value of which is 6.871 with p value of 0.009.
Conclusions : There is a significant correlation between nutritional status to age
of menarche. Female student which have a good nutritional status will experience
menarche 3 times faster than female student which have a poor nutritional status.
Keywords : Menarche, Nutritional Status, Adolescent, BMI