Anda di halaman 1dari 2

Farmakologi

Azmilla Nurrachmalia Adha / 201210330311071


Kelas B FK UMM

Tardive Dyskinesia
Tardive Dyskinesia (TD) merupakan salah satu group delayed-onset iatrogenik gangguan
gerak berbagai fenomena yang disebabakan bloking reseptor dopamin (obat neuroleptika).
Patofisiologi
Patofisiologi dari TD masih belum jelas, namun dipercaya bahwa ada kaitan dengan blokade
reseptor dopamin (D2 dan mungkin D3) yang kronis oleh DRBAs. Salah satu teori yang
menonjol tentang patogenesis TD adalah paparan kronis neuroleptika pada D2 yang
menghasilkan upregulasi reseptor dengan reseptor dopamin postsinaps yang tersupersensitisasi. Teori lain membuktikan bahwa kerusakan atau kelainan fungsi Caminobutyric acid (GABA)-containing neurons menyebabkan penurunan fungsi dan
degenerasi GABAergic di striatal yang cepat menghentikan GABAergic interneurons yang
meregulasi keseimbangan antara jalur langsung dan tidak langsung dari basal ganglia.
Berdasarkan hipotesa tersebut, ketidakseimbangan antara jalur langsung dan tidak langsung
dari basal ganglia menyebabkan produksi output abnormal pada korteks sensorimotor.

Penatalaksanaan

Sumber :
Reviews An Update on Tardive Dyskinesia: From Phenomenology to Treatment, Olga Waln &
Joseph Jankovic, Parkinsons Disease Center and Movement Disorders Clinic, Department of
Neurology, Baylor College of Medicine, Houston, Texas, United States of America, July 2013
(Tremor and Other Hyperkinetic Movements http://www.tremorjournal.org)