Anda di halaman 1dari 12

mataproyek

telusuri

Klasik KartuLipat Majalah Mozaik BilahSisi Cuplikan Kronologis

9thApril2012

TataUrutanPelaksanaanPekerjaan

TATAURUTANPELAKSANAANPEKERJAAN
UNTUKLINGKUNGANINSTANSIPEMERINTAH(DANSWASTA)
Suatu pekerjaan memiliki standar acuan tersendiri sesuai dengan Dokumen Rencana
Kerja (RKS) atau Dokumen Lelang/Tender. Di dalam dokumen tersebut, telah dimuat halhal
yangterkaitdengansuatupekerjaansebelum,sedang,dansetelahdilaksanakan.Dalamtulisan
initidakakandibahastentangdokumentender.Namunakanmembahaspelaksanaanpekerjaan
di lapangan setelah Pemenang Tender menandatangani SPK dan Pengajuan Uang Muka (jika
ada).Pekerjaanpekerjaanyangdilakukansecaraumumadalah:
1.RapatPraKonstruksi(RPK)
RapatyangdiusulkanolehsalahsatudariparaPihakyangterdapatdidalamKontraksuatu
Pekerjaan. Rapat ini bisa diusulkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau bisa juga
diusulkan oleh Kontraktor Pelaksana Pekerjaan. Rapat ini dihadiri oleh semua pihak yang
terkaitpekerjaan:PPKbesertaDireksiPekerjaan,Kontraktor,danKonsultanPengawas.
HalhalyangdibahasdidalamRPKadalahantaralain:1)PengukuranUlang(Uitzet),
2) Pembuatan Laporan Pekerjaan, 3) Tata Cara Opnam, 4) Prosedur Penagihan Prestasi
Pekerjaan,5)SerahTerimaPekerjaan,danlainlain.Dibawahiniakandisinggungmasing
masingsecarasingkatdansederhana.
2.PengukuranUlangLapangan(Uitzet)
Pengukuran Ulang Lapangan di awal suatu pekerjaan untuk memastikan berapa
besar perubahan yang terjadi akibat pelaksanaan dari perencanaan yang ada. Suatu
perencanaan masih mengandung galat. Pelaksana Pekerjaan, Direksi Lapangan, dan
Konsultan Pengawas harus memastikan lagi legalitas kepastian pekerjaan. Pengukuran
ulanginimenghasilkanLaporanMC0yangdilampiriGambarRencanaPelaksanaanKerja,
Kurva S, Foto Pekerjaan 0%, dan Lampiranlampiran yang diperlukan. Semua dokumen
yangdihasilkandalamPengukuranUlanginiwajibdisetujuiolehparapihak.
Besarnya perubahan yang ditemukan dibuatkan Dokumen Perubahan. Dokumen
perubahan bisa berbentuk Dokumen Tambah Kurang (Change Contract Order) atau
Dokumen Tambahan (Addendum). Hal ini tergantung mazab yang digunakan di suatu
satuankerja.Selainitu,terkadangDokumenPerubahaninibisaberbentukserialsepanjang
pekerjaan dilaksanakan, sehingga tim yang diusulkan dalam Dokumen Perubahan ini pun
disesuaikan dengan tingkat perubahan yang dialami. Semakin berat tingkat perubahan,
maka Tim yang diusulkan (dibentuk) semakin lengkap dan lintas sektoral. Jika perubahan
hanyakecil,makaTimyangdibentukcukupsesuaidenganyangadadiDokumenKontrak.
Jika perubahan yang ditemukan besar bahkan berpengaruh terhadap pasalpasal dalam
Kontrak, maka harus melibatkan Bidang Hukum, Perencanaan, dan lainlain. Selain itu,
TemplateDynamicViews.DiberdayakanolehBlogger.
dokumen
perubahan yang besar, diperlukan Justifikasi Teknis dan Tim Negosiasi Harga.
Dokumen Perubahan tidak akan dibahas pada kesempatan ini, karena terdapat berbagai
pendapat tentang dokumen perubahan (tambahkurang) sesuai jenis kontrak, tingkat
perubahan,dankepentinganpekerjaan.

3.PembuatanLaporanPekerjaan:
DokumendokumenyangdihasilkandalamPengukuranUlangdipakaisebagaiAcuan
dalampembuatanLaporanHarian,Mingguan,Bulanan,danKurvaS:

a.LaporanHarian
Laporan yang dibuat dari data prestasi pekerjaan harian yang dibuat oleh Kontraktor
Pelaksana.Laporaninimemuatsekurangkurangnya:
1)IdentitasPekerjaan
2)Harike.MinggukedanBulanke.
3)IsiLaporanHarian:
a)LaporanUtama
b)DaftarTenagaKerjayangterlibat.
c)DaftarPeralatanyangdigunakan.
d)Cuaca.
e)AlasanPercepatan/KelambatanPekerjaan.
4)LaporanUtama:
a)AcuanRABUitzet
b)DibuatBobotPersentaseperItemPekerjaan.
c)BobotPrestasiPekerjaanHariLalu,HariIni,danTotalBobotPrestasi
d) Sisa Bobot Pekerjaan setelah dikurangi Total Capaian Bobot Prestasi
PekerjaansampaidenganHariini.
e)FormatLaporanHariansecaraumumdapatdilihatpadatabelberikut:
No

Uraian

Bobot
(%)

PrestasiPekerjaan*
Hari
Hari
s.d.
Lalu
Ini
Hariini
4
5
6=4+5

Harga

Jumlah

BobotHari
ini(%)

Sisa
Bobot
(%)

8=6x7

9=8/
Px100**

10=93

10

*PrestasiPekerjaandidapatdariinputlapangan,**P=TotalNilaiPaketPekerjaan

f)Parapihakyangbertandatangandidalamlaporanharian:PetugasLapangan
dari masingmasing Kontraktor Pelaksana, Petugas Lapangan yang ditunjuk
olehPPK(PPTK),danPetugasLapanganKonsultanPengawas(bilaada).
b.LaporanMingguan
Laporan Mingguan adalah rekapitulasi laporan harian selama 1 (satu) minggu. Halhal
yangdimuatdalamLaporanMingguanantaralain:
1)IdentitasPekerjaan
2)Mingguke.Bulanke
3)LaporanUtama:
a)AcuanLaporanHarian7haridalammingguyangbersangkutan.
b)DibuatBobotPersentaseperItemPekerjaan.
c)BobotPrestasiPekerjaanMingguLalu,MingguIni,danTotalBobotPrestasi
d) Sisa Bobot Pekerjaan setelah dikurangi Total Pencapaian Bobot Prestasi
PekerjaansampaidenganMingguini.
e)FormatLaporanMingguandapatdilihatpadatabelberikut:
No

Uraian

Bobot
(%)

PrestasiPekerjaan*
Minggu Minggu
s.d.
Lalu
Ini
Minggu
ini
4
5
6=4+5

Harga

Jumlah

Bobot
Mingguini
(%)

Sisa
Bobot
(%)

8=6x7

9=8/
Px100**

10=9
3

10

* Diambil dari Prestasi Pekerjaan Hari ke7 tiap Minggu, **P = Total Nilai Paket
Pekerjaan

c.LaporanBulanan
Laporan Bulanan adalah rekapitulasi pekerjaan Mingguan. Halhal yang dimuat dalam
LaporanBulananadalahantaralain:
1)IdentitasPekerjaan
2)Mingguke.
3)LaporanUtama:
a)AcuanLaporanMingguan(4Minggu)dalambulanyangbersangkutan.
b)DibuatBobotPersentaseperItemPekerjaan.
c)BobotPrestasiPekerjaanBulanLalu,BulanIni,danTotalBobotPrestasi
d) Sisa Bobot Pekerjaan setelah dikurangi Total Pencapaian Bobot Prestasi
PekerjaansampaidenganBulanini.
e)FormatLaporanBulanandapatdilihatpadatabelberikut:
No

Uraian

Bobot
(%)

PrestasiPekerjaan*
Bulan
Bulan
s.d.
Lalu
Ini
Bulan
ini
4
5
6=4+5

Harga

Jumlah

Bobot
Bulanini
(%)

Sisa
Bobot
(%)

8=6x7

9=8/
Px100**

10=9
3

10

*DiambildariPrestasiPekerjaanMinggutiapBulan,**P=TotalNilaiPaketPekerjaan

d.KurvaS
JadualPelaksanaanPekerjaandapatdituangkandalamberbagaicara,tapiyangpaling
umum digunakan dalam pekerjaan pemerintah adalah Kurva S. Yang dimuat dalam
Kurva S adalah antara lain: Identitas Pekerjaan, Para Pihak yang bertanggung jawab
dalam Pekerjaan Kepala Dinas, PPK (PPTK), Konsultan Supervisi (Pengawas), dan
KontraktorPelaksana.
No
1
1
2
3
4
n

Kode
2

Uraian
Pekerjaan
3

Bobot
(%)
4

M1
5

M2
6

5=4/2

6=4/2
6=4/3

PrestasiPekerjaan*
M3
M4
7
8

Ket.
(%)

Mn
n

100
7=4/3

8=4/3

50

7=4
7=4/2

8=4/2
8=4/2

Rencana
Prestasi
Pekerjaan
Akumulasi
Renc.
Prestasi
Pek.
Realisasi
Prestasi
Pekerjaan**
Deviasi

100%

n=4/2

M1

M2

M3

M4

Mn

M1

(M1+M2)

(M1+M2+M3)

(M1+M2+M3+M4)

(M1+M2+M3+M4+Mn)

Input

Input

Input

Input

Input

*Dibagi sesuai dengan kebutuhan waktu yang tersedia, **Input diambil dari Laporan
Mingguan,Mingguterakhir.

KurvaSdipakaiuntukmelihatprogresspekerjaanharian,mingguan,danbulan.
Denganmelihatdeviasinya,dapatdiketahuisuatupekerjaanterlambatataumendahului

daritarget.TargetyangdimaksudadalahjadualsesuaidengankurvaRencanaPrestasi
Pekerjaan. Direksi pekerjaan, konsultan supervisi, dan kontraktor pelaksana dapat
mengetahui sejak dini tentang prestasi pekerjaan agar dapat dikoordinasikan dengan
parapihakuntukmencegahmasalahmasalah.
Ciri suatu pekerjaan mengalami keterlambatan, apabila garis kurva realisasi
prestasi pekerjaan berada di bawah garis rencana. Sebaliknya, suatu pekerjaan
mendahului(lebihcepat),apabilagarisrealisasiberadadiataskurvaSrencana.Deviasi
yang diperbolehkan dalam pekerjaan biasanya < 10%. Kalau keterlambatan (deviasi)
sudah mencapai 10%, konsultan supervisi dan PPK sudah member surat peringatan
kepadaPihakPelaksanaPekerjaan.
4.OpnamePekerjaan(PemeriksaanPekerjaandiLapangan):
a.Kuantitatif
Opnamkuantitatifadalahopnamvolumeyangdikerjakandilapangan(realisasi).
Halhal yang diperlukan dalam opnam kuantitatif adalah: Dokumen Kontrak, Dokumen
Perubahan, RAB Awal, RAB Perubahan, Gambar Rencana, Gambar Perubahan, dan
Gambar As Built Drawing. Namun yang utama dalam opnam kuantitatif adalah bahwa
volumeharussesuaidenganRABterakhiryangtelahdisepakati.Bilakontrakunitprice,
maka harga akan menjadi acuan utama. Harga tidak boleh berubah walaupun volume
terjadiperubahan.Tapibilakontraklunsum,makavolumeakanmenjadiacuandantidak
bolehberubah.
b.Kualitatif
Opnam kualitatif adalah pemeriksaan mutu (kualitas) suatu pekerjaan. Halhal yang
diperlukan dalam opnam kualitatif adalah antara lain: Dokumen Kontrak, Dokumen
Perubahan, Spesifikasi Teknis, Rencana Mutu Kontrak, Sertifikasisertifikasi yang
Dipakai sebagai Standarisasi, Uji Laboratorium, Uji (test) Lapangan, Mutu Pekerjaan di
lapangan,Estetika,danhalhalyangterkaitdengankualitaspekerjaan.
c.Pembenahan(Revisi)
Halhal yang ditemukan baik berkaitan dengan kuantitas maupun kualitas
pekerjaan, dituangkan dalam Dokumen Pembenahan (Revisi). Dokumen Pembenahan
harus dikerjakan sesuai kesepakatan para pihak, karena hal ini terkait dengan
Pengakuan suatu pekerjaan. Bila pekerjaan belum tuntas direvisi, maka akan
berpengaruhterhadappenagihanpekerjaan.
d.PengakuanpascaPembenahan
Apabila pekerjaan sudah sesuai dengan kuantitas dan kualitas maka laporan
laporan harian, mingguan, bulanan, dan dokumendokumen, perlu disetujui oleh para
pihak sesuai tingkatan jabatan di pekerjaan, yang dituangkan dalam tanda tangan dan
stempelinstansi.Haliniakandipakaiuntukprosespenagihan.
5.PenagihanPrestasiPekerjaan:
Penagihan mengacu pada dokumen kontrak apakah menggunakan Termjn atau
MonthlyCertificate(MC).Dalamtulisanini,tidakdibahastentangkeduahalini,namunyang
akandibahasadalahpembuatanlaporanprestasipekerjaan:
a.Penagihan0%(biasadisebutMC0atauTermjn0)
Diajukan setelah atau berbarengan ketika Kontraktor Mengajukan Uang Muka
sebagai lampirannya. Bentuk laporan harian, mingguan, bulanan, dan Kurva S telah
dibahaspadaawaltulisanini.DokumenlainbiasanyadiikutkandalamMC0/Termjn0ini
adalah Foto Proyek 0, gambar rencana kerja (setelah perubahan) dan Rencana Mutu
Kontrak(MetodologiPekerjaan).
b.Penagihan50%(biasadisebutMC50atauTermjn50)
Penagihan 50% ini dilakukan ketika prestasi pekerjaan di lapangan harus sudah
mencapai minimal 60%. Syaratsyarat yang diperlukan dalam tagihan 50% ini adalah
Laporan Harian, Mingguan, Bulanan, dan Kurva S harus menunjukkan lebih besar dari
50% (minimal 60%). Lampiranlampirannya adalah Foto Proyek 50%, As Built Drawing
50%,DokumenPerubahan,danDokumendokumenlainyangdibutuhkan.Tagihanyang
dibayarkandikurangiDPyangtelahdimintaolehKontraktorPelaksana.

c.Penagihan100%(biasadisebutMC100atauTermjin100)
Tagihan 100% dilakukan ketika pekerjaan di lapangan telah mencapai prestasi
100%. Syaratsyarat yang wajib dipenuhi oleh Kontraktor Pelaksana adalah antara lain
LaporanHarian,Mingguan,Bulanan,danKurvaS100%.
d.DokumendokumenlampiranuntukPenagihan:
1)FotoProyek
2)GambarKerja
3)AsBulitDrawing
4)Spesifikasi
5)SertifikasiAcuan
6)UjiLaboratorium
7)UjiLapangan
8)DokumenPerubahan(CCO/Addendum)
9)DokumenMutuKontrak
10)Dokumendokumenlainyangterkait
6.KomunikasiantarPihakdiLapangan
Komunikasi antar Pihak di lapangan sangat diperlukan untuk menjaga koordinasi,
konsolidasi, dan sinergi antar pihak. Hal ini sematamata untuk mengendalikan suatu
pekerjaan agar tepat waktu, tepat kuantitas, tepat kualitas, dan tepat anggaran.
Kompleksitas komunikasi disesuaikan dengan tingkat besaran pekerjaan (kualifikasi
pekerjaan).Namunadaduaalatyangbiasadiperlukandalamkomunikasi,yaitu:DireksiKits
danAlatKomunikasi(RadioHT,HP,LAN,danOnline).
DireksiKitsmerupakanbuktiotentikyangberupacatatancatatanparapihakterhadap
penyelesaian (proses) pekerjaan. Variasi direksi kits, disesuaikan dengan kualifikasi
pekerjaan. Catatancatatan yang dituangkan dalam buku direksi misalnya digunakan
sebagaicatatanresmiyangharusditindaklanjutiolehparapihak.
7.SerahTerimaPekerjaanAwal(PHO)
Serah terima pekerjaan awal (PHO) adalah serah terima yang dilakukan oleh
Kontraktor Pelaksana ketika sudah selesai mengerjakan 100%. Syaratsyarat yang harus
dilakukan adalah Kontraktor Pelaksana mengajukan surat permohonan pemeriksaan
pekerjaan 100% yang sudah disetujui oleh Konsultan Supervisi dan PPTK (Pejabat Teknis
yang ditunjuk oleh PPK) kepada PPK. PPK akan membuat surat balasan untuk memeriksa
pekerjaan baik di lapangan maupun administrasi (dokumendokumen) pendukungnya
dengan membentuk Tim Pemeriksa tambahan atau cukup dengan petugaspetugas yang
sudah ada. Setelah pekerjaan diperiksa, PPK membuat surat hasil pemeriksaan pekerjaan
yang biasa dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan dan Berita Acara Serah Terima
Pekerjaan Awal (PHO). Setelah semuanya terpenuhi, Kontraktor Pelaksana menagihkan
pekerjaan 95%, sisanya 5% ditagihkan setelah masa pemeliharaan selesai atau ditagihkan
denganmenggantijaminanpemeliharaan.

8.Pemeliharaan
Pemeliharaan adalah tahap di mana Kontraktor Pelaksana melaksanakan
pemeliharaan terhadap hasil pekerjaan selama waktu yang ditetapkan dalam Dokumen
Kontrak. Pemeliharaan dimaksudkan untuk menjaga hasil pekerjaan harus sesuai dengan
spesifikasi, kualitas, dan kuantitas selama waktu pemeliharaan khususnya, dan menjamin
hingga umur rencana tercapai dengan memperkirakan hasil deteksi selama masa
pemeliharaan.
9.SerahTerimaPekerjaanAkhir(FHO)
Tahapanserahterimapekerjaanakhir(FHO)hampirsamadenganPHO,dimulaidari
surat serah terima pemeriksaan pekerjaan dari Kontraktor Pelaksana kepada PPK.
Lampiranlampiran yang diserahkan antara lain berupa catatancatatan, analisis, uji
lapangan, dan laboratorium paska pemeliharaan, dan prediksi hasil pekerjaan terhadap
umurrencana.Setelahdiperiksaolehparapihak,PPKmembuatBeritaAcaraSerahTerima
Akhir(FHO)gunamengambilUangRetensi5%.

Demikiantulisaninidibuatkuranglebihnyasemogadapatmembantuprosespenyelesaianpekerjaan

baikdilingkunganpemerintahmaupunswasta.Terimakasih.
Diposkan9thApril2012olehproyek_pemerintah
Lokasi:Surakarta,Indonesia
Label:AsBuiltDrawing,Bulanan,FHO,KurvaS,LaporanHarian,MetodePelaksanaanProyek,
Mingguan,PHO,ShopDrawing
0 Tambahkankomentar

9thApril2012

RencanaMutuKontrak(RMK)

RENCANAMUTUPROYEK
Rencana Mutu Proyek (RMK) merupakan salah satu dokumen pelaporan administrasi dan
pengendalianproyekyangseringkaliditiadakanolehKontraktorPelaksana,karenaalasanribet,
ruwet, dan membebani. Bagi Konsultan Supervisi, RMK merupakan salah satu alat pengendali
yangjitu.NahdenganlatarbelakangyangsalingtolakbelakangantaraKontraktorPelaksanavs
Konsultan Supervisi ini, RMK tetaplah harus disiapkan demi Pengendalian Proyek agar sesuai
jadual yang telah ditetapkan, tidak menyalahi spesifikasi dan kualitas, serta mengacu pada
kuantitasyangtelahdianggarkan.
DibawahinisalahsatucontohRencanaMutuKontrakagardapatdipakaiuntukacuan.
Cover(HalamanDepan)

RENCANAMUTUKONTRAK
PEKERJAAN:[NamaPekerjaansesuaiKontrak]
LOKASI:[LokasiPekerjaansesuaiKontrak]
PELAKSANA:[NamaKontraktorPelaksana]
KONSULTANSUPERVISI:[NamaKonsultanPengawas/Supervisi]

TAHUNANGGARAN20..

DAFTARISI

DAFTARISI
BABIPENDAHULUAN
BABIIUMUM
Tujuan
InformasiPemilik
IdentitasPekerjaan
DiskripsiPekerjaan
BABIIISTRUKTURORGANISASIDANURAIANTUGAS
StrukturOrganisasi
UraianTanggungJawab
BABIVRENCANAMUTUKONTRAK

BaganAlirKegiatanPelaksanaan
DaftarSP,SD,danIK
RingkasanSpesifikTeknik
JadualPelaksanaan
MetodePelaksanaan
KriteriaPenerimaan
RencanaPemeriksaandanPengetesan
DaftarMonitoringKerja
DaftarPeralatan
CheckList
AuditMutuPekerjaan
BABVPENUTUP
LAMPIRANLAMPIRAN

BABI
PENDAHULUAN
Uraikan latar belakang adanya pekerjaan yang dilaksanakan antara Kontraktor Pelaksana,
dengan nomor kontrak, ruang lingkup, Kontrakro Supervisi, Pemberi Pekerjaan, dan tahun
anggaran. Tujuan adanya Dokumen Mutu Kontrak ini dikaitkan dengan keinginan pemberi
kontrak,dikaitkandenganpengendaliankuantitasdankualitaspekerjaan,selainitujugadikaitkan
dengankesesuaianspesifikasi,jadualpelaksanaan,danmetodekerja.
Untuk lebih efisiennya pelaksanaan pengendalian mutu atas/produk pekerjaan tersebut, perlu
adanyajaminanmututerhadapketaatandankonsistendalampenjalankanprosedurmutuyang
telahditetapkandalamprosespelaksanaandandokumenkontrak.
Adapun dokumendokumen acuan yang digunakan untuk pengendalian mutu pekerjaan agar
sesuai dengan yang diinginkan adalah antara lain: Dokumen Pengadaan, Dokumen Kontrak,
Berita Acara, dan Kesepakatankesepakatan perubahan yang disetujui bersama antara
Pemerintah,Pelaksana,danKonsultanPengawas.
Oleh karena itu, perlu disusun Rencana Mutu Kontrak guna memenuhi mekanisme hubungan
antara system jaminan mutu seri ISO 9001: 2000 terhadap spesifikasi teknis dan gambar
kontrak.
Rencana Mutu Kontrak ini nantinya digunakan Dinas Pertambangan dan Energi sebagai alat
untuk menamin agar spesifikasi teknis dan gambar kontrak dijalankan secara benar
sebagaimanaketentuannya.
BABII
UMUM
TUJUAN
Rencana Mutu Kontrak ini dimaksudkan untuk menerapkan lingkup prosedur jaminan
mutu dan tujuan mutu kontrak serta halhal lainnya yang timbul dalam proses
pelaksanaan.
Tujuan rencana Mutu Kontrak ini untuk menentukan arah pengendalian proses
pelaksanaan pekerjaan sehingga dapat diharapkan memperoleh produk yang bermutu
sesuaiperencanaandandokumenkontrak.
Pedoman ini diterapkan dalam proses pelaksanaan pekerjaan untuk memantau dan
menilai spesifikasi teknis kontrak, sehingga dimungkinkan adanya prosedur tambahan
untukmendukungrencanamutu.
INFORMASIPEMILIK

NamaKegiatan:[DiisisesuaidenganNamaKegiatan]
Kabupaten/Kota:[LokasiPekerjaanKabupaten/Kota]
Dinas:[DinasatauNamaSatuanKerja]
PenggunaAnggaran:[KuasaPenggunaAnggaranBarang/Program/Kegiatan.]
Alamat:[AlamatDinas/Satker]
IDENTITASPEKERJAAN
LokasiPekerjaan:[LokasisesuaiKontrak]
SumberDana:[APBN/D/yanglain]
NilaiPagu:[NilaiPagu]
NomorKontrak:
TanggalKontrak:
KonsultanSupervisi:[NamaKonsultanSupervisi]
NamaPelaksana:[NamaKontraktorPelaksana]
WaktuPelaksanaan:SesuaiDokumenKontrak
WaktuPemeliharaan:[SesuaiKontrak]

DISKRIPSIPEKERJAAN

A.UMUM
Pekerjaan Pengawasan Pekerjaan [isi nama pekerjaan] mencangkup pengawasan prosedur,
pengawasanmutu(kualitas),pengawasanvolume(kuantitas),pengendalianwaktupelaksanaan,
pengawasan metode kerja, dan pengawasan pengetasan hasil [pekerjaan sesuai nama
pekerjaan] yang akan dilaksanakan/dikerjakan oleh pelaksana pekerjaan di [lokasi pekerjaan
sesuaikontrak].
B.VOLUMEPEKERJAAN
RekapitulasiPekerjaan

BABIII
STRUKTURORGANISASIDANURAIANTUGAS

STRUKTURORGANISASI
{Contoh di bawah adalah hasil Pekerjaan Konsultan Supervisi, struktur organisasi dan uraian
pekerjaanbisadisesuaikandenganjenispekerjaan!]

Addcaption

URAIANTUGASDANTANGGUNGJAWAB
Direktur
Melaksanakan semua ketentuan yang tercantum dalam Surat Perjanjian
PemboronganPekerjaan
TeamLeader
Bertanggungjawabatasterlaksananyapekerjaandilapangansampaituntas.
Memimpintimdilapangan,mewakiliperusahaan,bertanggungjawabsepenuhnya
pekerjaansampaiselesai.
Bersama direksi memeriksa dan mengevaluasi semua hasil pekerjaan tim dan
menyetujuipekerjaanbersamasamadengandireksidanpelaksana.
MenghadiridanmewakilirapatrapatbersamadenganPPTKdandireksipekerjaan.

KoordinatorPengawas
Memimpin tim pengawas lapangan untuk mengawasi semua hasil pekerjaan,
prosedur,tataadministrasi,syaratsyaratbahan,danspesifikasi.
Memeriksakedatanganbarangbersamasamapengawasinternalyangditunjukoleh
PPTK.
MenyetujuibarangbersamasamaPPTK.
KoordinatorPengawasmembawahibeberapatimlapangangunamendistribusikan
tugastugaslapangan.

PengawasLapangan
Mengawasi[pemasangan/pekerjaan]dilapangan.
Mengoreksi saat ada kekeliriuan pemasangan/hasil pekerjaan yang tidak sesuai
dengankontrak.
Mencatatketimpanganketimpanganpemasangan/pekerjaansesuaikontrak.
Melaporkanketimpanganketimpanganyangditemukan.
PatuhdantundukpadaKoordinatorPengawas.
PengawasGPS
Mengawasipemasangan/pekerjaansesuaidengankoordinatpenerimayangdirekam
denganalatpenerimaGPS.
MerekamdataGPSkeKomputergunapendataan.
PengawasGPSmemilikitimuntukmendistribusikantugastugasdilapangan.
PengawasLapanganGPS
MengawasipenitikankoordinatkoordinatpekerjaandenganAlatGPSyangdirekam
dandilaporkankePengawasGPS.
TenagaAhli.
Memeriksa kualitas pekerjaan sejak penerimaan barang sampai pemeriksaan uji
laboratorium, uji test, uji kelayakan, atau uji sesuai standar yang dipersyaratkan di
kontrak.
Bertanggung jawab terhadap pemeriksaan mutu yang disajikan oleh Kontraktor
Pelaksana.
Bersamasamadengandireksimenyetujuihasilpekerjaan.

BABIV
RENCANAMUTUPEKERJAAN

BAGANALIRKEGIATAN
Bagan alir pokok kegiatan adalah urutan pelaksanaan dari paket pekerjaan yang akan
dilaksanakansesuaidenganjenispekerjaan(lampiran1)
DAFTARSTANDARPROSEDUR,STANDARDISAIN,DANINSTRUKSIKERJA
Dalam pelaksanaannya, rencana mutu kontrak harus dibuat rangkuman guna
mengetahui jumlah dari standar prosedur, standar disain, dan instruksi kerja (lampiran
2).
RINGKASANSPESIFIKASITEKNISBAHAN,ALAT,DANHASILPEKERJAAN
UraikanspesifikasiteknisBahan,Alat,danHasilPekerjaan
UraikanStandarisasiyangdiinginkankontrak.
UraikanUjiLapanganyangdiinginkankontrak.
UraikanHasilKesaksian(Witness)yangdikehendakiolehKontrak.
Danseterusnya.
JADUALPELAKSANAAN
Jadual pelaksanaan merupakan uraian secara rinci dari volume pekerjaan terhadap
waktu pelaksanaan yang disajikan dan diuraikan secara mendetail termasuk prosedur
pengiriman barang, penerimaaan barang, pemeriksaan barang, dan distribusi barang
yangdidalamnyadiperhitungkantingkatkesulitanlapangan,cuaca,dankendalakendala
nonteknis.
Dikarenakan sifat pekerjaan ini adalah pengadaan bahan yang terpasang, maka jadual
pelaksanaanberupakurvabalokurutanpekerjaandaripengirimanbarang,penerimaan,
danpemasangandilapangan.
Jadualpelaksanaan,menyesuaikanpelaksanaandariPihakPelaksana.

KRITERIAPENERIMAAN
Pedomanuntukmelaksanakanpekerjaandengankriteriayangditetapkan(lampiran4)
RENCANAPEMERIKSAANDANPENGETESAN
Dalamrencanapemeriksaandanpengetesanhalhalyangdilakukanmencakupmeliputi
jenis inspeksi, frekunesi, kriteria penerimaan, alat yang dipakai, penanggung jawab
(lampiran5)
DAFTARMONITORINGKERJA
Daftaryangmemuatjumlahkegiatanyangdilakukanolehpelaksanapekerjaandimana
kegiatan tersebut berhubungan dengan kegiatan pengendalian mutu (kualitas) yang
meliputikegiatanantaralainchecklist,inspeksi,dantest(lampiran6).
DAFTARPERALATAN
DalampelaksanaanpemasanganPLTS30WP,diperlukanperalatangunamelaksanakan
pekerjaan(lampiran7).
CHECKLIST
Sebelum pekerjaan dilakukan harus mendapatkan ijin dari pengawas yang ditugaskan
olehKepalaSatuanKerja/PPKdandituangkandalambentukCheckList(lampiran8).
AUDITMUTUPEKERJAAN
Audit mutu pekerjaan setiap saat harus dilakukan oleh Pengawas Mutu dari kontraktor
pelaksanapekerjaan(lampiran9).

BABV
PENUTUP

DenganselesainyapenyusunanbukuRencanaMutuKontrakinidiharapkanagarsupayadapat
digunakan sebagai pedoman guna pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Surat Perjanjian
PemboronganPekerjaanyangsudahditandatanganiketigabelahpihakpemerintah,pelaksana,
dan pengawas dan apabila ada kekuarangankekurangan agar dapat dikoreksi serta mohon
maafyangsebesarbesarnya.

Tempat,
TanggalPembuatan
KonsultanSupervisiKontraktorPelaksana

[Jabatan/Stempel][Jabatan/stempel]

Diketahui/Disetujui:
PPK/PPTK

[Jabatan/NIP]

Diposkan9thApril2012olehproyek_pemerintah
Lokasi:Lokasitidakdiketahui.
Label:KonsultanSupervisi,KontraktorPelaksana,ProyekPemerintah,RencanaMutuKontrak,
RMK
1 Lihatkomentar