Anda di halaman 1dari 12

Anggaran Dasar

CIVIL STUDY CLUB KMTS FT UGM


Kelompok Studi Akademik dan Kompetisi Akademik Bidang Pendidikan dan Penelitian
Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
Bismillaahirrohmaanirrohiim
(Dengan Menyebut Nama Tuhan Yang Maha Esa)

BAB I
NAMA, KEDUDUKAN DAN WAKTU
Pasal 1
Organisasi ini bernama CIVIL STUDY CLUB KMTS FT UGM yang untuk selanjutnya
disingkat CSC.
Pasal 2
CSC didirikan pada tahun 2013 yang berkedudukan di Sekretariat Keluarga Mahasiswa Teknik
Sipil Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sampai waktu
yang tidak ditentukan.
BAB II
TUJUAN
Pasal 3
CSC bertujuan untuk menjadi fasilitator mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan di
bidang Akademik, sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengikuti Kompetisi di bidang
akademik KMTS FT UGM Universitas Gadjah Mada.
BAB III
STATUS, FUNGSI DAN PERAN
Pasal 4
(i)

CSC adalah Sub Bidang Pendidikan dan Penelitian KMTS FT UGM yang bergerak
dibidang Akademik dan Perlombaan

(ii)
(iii)

Yang dimaksud dengan Akademik adalah Pendidikan yang diarahkan terutama pada
penguasaan dan pengembangan disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni
tertentu.
Yang dimaksud dengan Kompetisi Akademik adalah saling mengatasi dan berjuang
antar individu atau antar beberapa kelompok untuk memperebutkan prestasi di bidang
disiplin ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni tertentu.
Pasal 5

CSC berfungsi untuk membentuk anggota KMTS FT UGM UGM menjadi insan akademis yang
profesional di bidangnya, berwawasan luas, berakhlak mulia, dan mengedepankan pembangunan
karakter insinyur.
BAB IV
VISI DAN MISI CSC
Pasal 6
Visi CSC adalah mewadahi potensi mahasiswa JTSL FT UGM melalui manajemen organisasi
yang profesional, berkarya nyata, berbasis pada pengembangan kemampuan di bidang Akademik
dan Penelitian di bidang teknik sipil.
Pasal 7
Misi CSC:
- mempersiapkan mahasiswa Teknik Sipil untuk menghadapi dunia keprofesian pasca kampus
- meningkatkan kemampuan mahasiswa di bidang akademik kampus
-mempersiapkan mahasiswa untuk mampu menghadapi kompetisi akademik yang bersifat lokal,
nasional, maupun internasional.
- menjadi pusat informasi beasiswa dan lowongan kerja di KMTS FT UGM
-sebagai media penghubung antara mahasiswa dengan berbagai Sub Bidang keprofesian
jumlah departemen CSC adalah lima Bidang
a. PSDM bertanggung jawab atas alur kaderisasi CSC
b. Pembinaan dan Pengembangan bertanggung jawab atas kegiatan meningkatkan kemampuan
mahasiswa di bidang akademik kampus.
c. Ide dan Riset bertanggung jawab sebagai fasilitator dalam bidang kompetisi akademik
dengan pengajuan usulan dalam penelitian.
d. Media bertanggungjawab sebagai media publikasi didalam maupun diluar teknik

BAB V
KEANGGOTAAN
Pasal 8
Keanggotaan CSC terbuka bagi seluruh mahasiswa S1 JTSL FT UGM Universitas Gadjah Mada
melalui proses rekruitmen yang ditentukan oleh Pengurus Harian CSC. Proses rekruitmen
tersebut ada 2, yaitu open recruitment dan close recruitment. Open recruitment merupakan
agenda tahunan CSC untuk menjaring anggota baru secara terbuka. Sedangkan close recrutiment
merupakan penjaringan anggota baru secara terutup dengan mempertimbangkan berbagai hal
yang sekiranya dapat mengembangkan CSC menjadi lebih baik.
BAB VI
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 9
Kekuasaan tertinggi dipegang oleh Kongres CSC.
Pasal 10
Kepemimpinan CSC dipegang oleh Ketua yang dibantu oleh Pengurus Harian CSC lainnnya.
Pengurus Harian terdiri dari Sekretaris Jendral, Sekretaris, Bendahara dan Ketua-ketua divisi.
BAB VII
LOGO CSC
Pasal 11
CSC memiliki lambang sebagai berikut.

BAB VIII
KEUANGAN CSC
Pasal 12
Keuangan CSC diperoleh dari :
a. Iuran anggota;
b. Subsidi dekanat;
c. Sumbangan yang tidak mengikat;
d. Usaha-usaha lain yang sah dan halal.

BAB IX
PERUBAHAN, PENJABARAN ANGGARAN DASAR, DAN ATURAN TAMBAHAN
Pasal 13
Perubahan Anggaran Dasar hanya dapat dilakukan oleh Kongres CSC.
Pasal 14
Penjabaran Anggaran Dasar dirumuskan dalam Anggaran Rumah Tangga CSC.
Pasal 15
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar dan penjabaran anggaran dasar diatur dalam
ketentuan-ketentuan tersendiri yang tidak bertentangan dengan keduanya.

ART
CIVIL STUDY CLUB KMTS FT UGM
Sub Bidang 2 Pendidikan dan Penelitian KMTS FT UGM
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
Bismillaahirrohmaanirrohiim
(Dengan Menyebut Nama Tuhan Yang Maha Esa)
BAB I
KEANGGOTAAN

Pasal 1
Setiap mahasiswa S1 KMTS FT UGM UGM yang ingin menjadi anggota CSC harus
mengajukan permohonan, menyatakan kesediaan secara tertulis serta bersedia mengikuti alur
keanggotaan yang ditetapkan oleh Pengurus Harian CSC.
Pasal 2
Jenjang keanggotaan CSC adalah Cendekia 1, Cendekia 2, dan Cendekia 3 (Civitas atau
Anggota)
Pasal 3
a. Cendekia 1 (alternatif nama: Civitas 1civitas artinya kota. Alternatif lain Anggota Muda)
adalah mahasiswa S-1 KMTS FT UGM yang telah mengikuti dan lulus alur keanggotaan. Dan
untuk selanjutnya akan diadakan Malam Keakraban (Makrab) untuk melantik anggota baru CSC.
b. Cendekia (Civitas 2 atau Anggota Dewasa) adalah Cendekia 1 yang telah mengikuti dan lulus
alur keanggotaan (Upgarding I);
c. Cendekia 3 (Civitas 3 atau Anggota Kehormatan) adalah Cendekia 2 yang telah mengikuti dan
lulus alur keanggotaan (Upgrading II).
Pasal 4
Masa keanggotaan CSC adalah tiga periode kepengurusan sejak keanggotaan cendekia 1,
terhitung dari pergantiaan kepengurusan
Masa keanggotaan berakhir karena :
a. Lulus atau tidak lagi menjadi mahasiswa UGM;
b. Mengundurkan diri;

c. Diberhentikan atau dipecat;


d. Meninggal dunia.
Pasal 5
Setiap anggota CSC berhak :
a. Mengeluarkan pendapat, mengajukan usul, evaluasi dan saran kepada pengurus Harian CSC;
b. Mendapatkan kartu anggota;
c. Mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh CSC;
d. Mendapatkan pembinaan dan pelatihan dalam rangka pengembangan insan akademis
berkarakter insinyur yang kompeten, profesional dan kontributif
Pasal 6
Kewajiban Anggota:
a.. mengikuti alur kaderisasi CSC yang telah ditentukan oleh Pengurus Harian CSC.
a. membayar iuran anggota;
b. menjaga nama baik CSC;
c. berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan CSC;
d. mengikuti ketentuan-ketentuan yang dikeluarkan oleh kebijakan seluruh Pengurus Harian
CSC.
e. Memahami dan melaksanakan AD/ART yang telah ditetapkan dalam Kongres CSC terbaru.
Pasal 7
Iuran Anggota:
a. iuran Pokok di awal keanggotaan sebesar Rp 5000,00;
b. iuran Wajib ditentukan oleh kebijakan pengurus Harian CSC periode yang bersangkutan.
Pasal 8
Anggota dapat diberhentikan bila:
a. melakukan tindakan yang bertentangan dengan visi dan misi CSC;
b. melakukan tindakan yang merugikan atau mencemarkan nama baik CSC.
BAB II
ALUMNI

Pasal 9
Alumni CSC adalah anggota CSC yang masa keanggotaannya telah berakhir bukan karena
sebab-sebab mengundurkan diri, diberhentikan atau dipecat;meninggal dunia.
Pasal 10
Hak alumni adalah:
a. mendapatkan surat keterangan dan atau rekomendasi dari pengurus harian CSC bahwa ia
pernah menjadi anggota CSC;
b. mengeluarkan pendapat, mengajukan usul, dan atau pertanyaan baik secara lisan maupun
tulisan kepada pengurus CSC.
Pasal 11
Kewajiban alumni:
a. menjaga nama baik CSC;
b. memberikan bantuan secara moril dan atau materiil sesuai dengan kemampuan
BAB III
KONGRES CSC
Pasal 12
Status :
a. kongres CSC memegang kekuasaan tertinggi CSC;
b. kongres CSC diselenggarakan satu kali pada akhir periode kepengurusan;
Pasal 13
Wewenang :
a. mengevaluasi kerja kepengurusan CSC periode sebelumnya;
b. menetapkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga CSC;
c. menetapkan Garis-garis Besar Haluan Kerja CSC;
d. menetapkan Ketua CSC;
e. memilih dan menetapkan Dewan Formatur CSC dan Dewan Konsultatif CSC.
Pasal 14
Tata Tertib Kongres CSC diatur tersendiri dalam Tata Tertib Persidangan Kongres CSC

BAB IV
KETUA CSC
Pasal 15
Ketua CSC adalah anggota CSC yang telah lulus alur keanggotaan II CSC yang telah ditetapkan
dalam Kongres CSC
Pasal 16
Tugas Ketua CSC:
a. Melaksanakan ketetapan dan keputusan kongres CSC
b. Membuat dan melengkapi struktur kepengurusan CSC dibantu oleh Dewan Formatur;
c. Bertanggung jawab terhadap jalannya kepengurusan CSC selama satu periode yang
dipimpinnya.
BAB V
DEWAN FORMATUR CSC
Pasal 17
Dewan Formatur berjumlah tujuh orang yang dipilih pada kongres CSC dan dipimpin oleh Ketua
CSC terpilih.
Pasal 18
Dewan Formatur bertugas membantu Ketua CSC dalam membuat dan melengkapi struktur
kepengurusan CSC
Pasal 19
Masa kerja Dewan Formatur maksimal tiga puluh hari sejak ditetapkan dalam Kongres CSC.
BAB VI
KONGRES ISTIMEWA CSC
Pasal 20
Kongres Istimewa CSC adalah kongres yang diselenggarakan sewaktu-waktu saat keadaan
darurat yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan Pengurus Harian CSC dan melalui
pertimbangan Dewan Konsultatif CSC.
Pasal 21
Keadaan Darurat adalah:
a. Ketua CSC tidak dapat mengemban amanah sebagaimana mestinya.

b. Keadaan yang mengharuskan adanya pembahasan tentang kondisi CSC.


Pasal 22
Wewenang Kongres Istimewa CSC adalah memutuskan dan menetapkan hal-hal yang terkait
dengan diselenggarakannya Kongres Istimewa CSC.
Pasal 23
a. Ketentuan umum untuk Kongres Istimewa CSC mengacu pada ketentuan umum Kongres CSC
b. Tata Tertib Kongres Istimewa CSC diatur tersendiri dalam Tata Tertib Kongres Istimewa CSC
BAB VII
PENGURUS CSC
Pasal 24
Pengurus CSC menjabat selama satu periode kepengurusan terhitung sejak tanggal pelantikan
dan setelah itu dapat dipilih kembali maksimal untuk 1 kali masa kepengurusan selanjutnya.
Pasal 25
Pengurus CSC adalah anggota CSC yang masuk dalam struktur kepengurusan CSC yang terdiri
dari Ketua, Pengurus Harian, dan staf-staf di bawahnya.
Pasal 26
a. Pengurus Harian CSC adalah anggota CSC yang diangkat dan diberhentikan oleh Ketua CSC
untuk membantu pelaksanaan kinerja kepengurusan Ketua dan bertanggung jawab pada Ketua
CSC;
b. Pengurus Harian CSC terdiri dari Sekretaris Jenderal, Sekretaris Umum, Bendahara Umum,
ketua-ketua bidang, wakil ketua bidang, dan staf ahli.
c. Pengurus Harian CSC adalah anggota CSC yang sekurang-kurangnya telah lulus alur
keangotaan II;
d. Apabila dalam kurun waktu tertentu Pengurus Harian CSC meninggalkan tugasnya,
pelaksanaannya digantikan oleh penanggung jawab sementara yang selanjutnya disebut PJS yang
ditetapkan melalui rapat internal pengurus harian CSC.
Pasal 27
Tugas dan wewenang Pengurus Harian:
a. Membantu Ketua dalam melaksanakan keputusan dan ketetapan Kongres CSC serta ketentuan
CSC lainnya;
b. Memilih staf sebagai pembantu pelaksana tugas harian Pengurus Harian;

c. Mengontrol, Mengevaluasi dan Mengarahkan kinerja staf;


Pasal 28
a. PJS adalah seseorang yang dipilih oleh Ketua dan Pengurus Harian CSC yang bersangkutan
untuk melaksanakan tugasnya dalam kurun waktu tertentu;
b. Staf adalah anggota CSC yang berkomitmen, dipilih oleh Pengurus Harian CSC, dan bertugas
membantu pelaksanaan tugas Pengurus Harian CSC.
BAB VIII
DEWAN KONSULTATIF
Pasal 29
Status dan Masa Jabatan :
a

Dewan Konsultatif terdiri dari mantan pengurus CSC yang dipilih oleh Kongres CSC;
b

anggota dewan konsultatif sekurang-kurangnya tujuh orang

b. Masa jabatan Dewan Konsultatif disesuaikan dengan satu periode kepengurusan CSC dan
dapat dipilih kembali.
Pasal 30
Tugas Dewan Konsultatif:
a. Mengawasi pelaksanaan ketetapan dan keputusan Kongres oleh pengurus CSC;
b. Memberikan saran/usul kepada pengurus CSC baik diminta atau tidak;
c. Memberikan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada Kongres CSC di akhir periode kepengurusan.
BAB IX
PEMBINA
Pasal 32
Status dan Masa Jabatan:
a. Pembina adalah seorang Pelindung dan Penasehat CSC dalam statusnya sebagai Sub Bidang
Pendidikan dan Penelitian KMTS.
b. Masa Jabatan Pembina disesuaikan dengan periode kepengurusan CSC dan dapat dipilih
kembali.
BAB X
ATURAN TAMBAHAN

Pasal 33
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga ini akan diatur
dalam Garis Besar Haluan Kerja CSC dan keputusan-keputusan lain melalui rapat Ketua dan
Pengurus Harian CSC.
BAB VII
PENGURUS CSC
Pasal 24
Pengurus CSC menjabat selama satu periode kepengurusan terhitung sejak tanggal pelantikan
dan setelah itu dapat dipilih kembali.
Pasal 25
Pengurus CSC adalah anggota CSC yang masuk dalam struktur kepengurusan CSC yang terdiri
dari Ketua, Pengurus Harian, dan staf-staf di bawahnya.
Pasal 26
a. Pengurus Harian CSC adalah anggota CSC yang diangkat dan diberhentikan oleh Ketua CSC
untuk membantu pelaksanaan kinerja kepengurusan Ketua dan bertanggung jawab pada Ketua
CSC;
b. Pengurus Harian CSC terdiri dari Sekretaris Jenderal, Sekretaris Umum, Bendahara Umum,
ketua-ketua departemen, wakil ketua departemen, dan staf ahli.
c. Pengurus Harian CSC adalah anggota CSC yang sekurang-kurangnya telah lulus alur
keangotaan (Upgrading) II;
d. Apabila dalam kurun waktu tertentu Pengurus Harian CSC meninggalkan tugasnya,
pelaksanaannya digantikan oleh penanggung jawab sementara yang selanjutnya disebut PJS.Dan
di adakan rapat PH internal untuk mencari pengganti.
Pasal 27
Tugas dan wewenang Pengurus Harian:
a. Membantu Ketua dalam melaksanakan keputusan dan ketetapan Kongres CSC serta ketentuan
CSC lainnya;
b. Memilih staf sebagai pembantu pelaksana tugas harian Pengurus Harian;
c. Mengontrol, Mengevaluasi dan Mengarahkan kinerja staf;
Pasal 28
a. PJS adalah seseorang yang dipilih oleh Ketua dan Pengurus Harian CSC yang bersangkutan
untuk melaksanakan tugasnya dalam kurun waktu tertentu;

b. Staf adalah anggota CSC yang berkomitmen, dipilih oleh Pengurus Harian CSC, dan bertugas
membantu pelaksanaan tugas Pengurus Harian CSC.
BAB VIII
DEWAN KONSULTATIF
Pasal 29
Status dan Masa Jabatan :
a. Dewan Konsultatif terdiri dari mantan pengurus CSC yang dipilih oleh Kongres CSC;
b. anggota dewan konsultatif sekurang-kurangnya tujuh orang
b. Masa jabatan Dewan Konsultatif disesuaikan dengan satu periode kepengurusan CSC dan
dapat dipilih kembali.
Pasal 30
Tugas Dewan Konsultatif:
a. Mengawasi pelaksanaan ketetapan dan keputusan Kongres oleh pengurus CSC;
b. Memberikan saran/usul kepada pengurus CSC baik diminta atau tidak;
c. Memberikan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada Kongres CSC di akhir periode kepengurusan.
BAB IX
PEMBINA
Pasal 32
Status dan Masa Jabatan:
a. Pembina adalah seorang Pelindung dan Penasehat CSC dalam statusnya sebagai Sub Bidang
Pendidikan dan Penelitian;
b. Masa Jabatan Pembina disesuaikan dengan periode kepengurusan CSC dan dapat dipilih
kembali.
BAB X
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 33
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga ini akan diatur
dalam Garis Besar Haluan Kerja CSC dan keputusan-keputusan lain melalui rapat Ketua dan
Pengurus Harian CSC.