Anda di halaman 1dari 8

BAB II

TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN


2.1.

Sejarah DINAS PENDIDIKAN LABUHANBATU

2.2.

Strategi

Strategi dalam mewujudkan visi misi dan tujuan Dinas Pendidikan Kabupaten
Labuhanbatu adalah:

Peningkatan disiplin, solidaritas, moralitas, ketaatan terhadap hukum dan


aturan dalam rangka menciptakan masyarakat yang sehat jasmani dan
rohani secara berkesinambungan.

Peningkatan pengetahuan dan implementasi nilai-nilai budaya dalam


kehidupan berbangsa bernegara dalam rangka menciptakan tatanan
kehidupan pendidikan yang selektif terhadap dampak negatif modernisasi
dan globalisasi

Peningkatan manajemen pendidikan yang efisien dan efektif.

Pemerataan dan perluasan akses pendidikan untuk memberi kesempatan


memperoleh pendidikan dalam rangka menuntaskan Wajar Dikdas 9 Tahun
dan menyongsong Wajar 12 Tahun, dengan tetap memfokuskan pada
pengutamaan jender dan mengendalikan ratsio SMK-SMA.

Peningkatan mutu dan relevansi pendidikan dasar dan menengah


6

Penguatan Manajemen Institusi Pendidikan menuju era profesionalisme,


transparansi, partisipatif, akuntabel dan responsif dengan melibatkan peran
serta Dewan Pendidikan, Komite Sekolah, Peguruan tinggi, Dunia Usaha
dan Masyarakat.

Pembinaan dan pengendalian pendidikan non formal dengan melibatkan


peran masyarakat.

Pembinaan olahraga, seni, budaya dan kesiswaan/kepemudaan dengan


melakukan pengembangan kelembagaan organisasi dan peningkatan
kompetensi profesionalisme dan kualifikasi pendidikan ketenagaan.

Peningkatan kompetensi, profesionalisme dan kualifikasi pendidik dan


tenaga kependidikan serta aparatur pendidikan dengan memberikan
kesempatan seluas-luasnya pada insan pendidikan untuk mengembangkan
diri dengan memperhatikan fungsi, manfaat dan kelayakan.

Tujaun dan Sasaran Pembangunan Bidang Pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu


adalah sebagai berikut:

Terselenggaranya Program Wajib Belajar 12 tahun bagi seluruh penduduk


usia sekolah;

Meningkatnya kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik;

Meningkatnya kualitas prasarana dan sarana pendidikan mengacu kepada


standar minimal pelayanan pendidikan;

Meningkatnya anggaran pendidikan serta menggali sumber - sumber lain


melalui program sinergi;

Meningkatnya daya saing lulusan melalui pembenahan kurikulum dan


metode mengajar serta pembinaan pelajar berprestasi;

Meningkatnya peran serta masyarakat dan dewan pendidikan dan komite


sekolah dalam pengelolaan pendidikan.

2.3. Visi Misi

VISI
Menuju

Insan

Cerdas,

Terampil

dan

Bermartabat

Yang dimaksud dengan insan cerdas, yaitu cerdas intelektual, cerdas spiritual,
cerdas emosional, cerdas sosial dan cerdas kinestetis, sedangkan deskripsi yang
dimaksud sbb:
a. Cerdas Intelektual adalah:
beraktualisasi

diri

melalui

olah

pikir

untuk

memperoleh

kompetensi dan kemandirian dalam ilmu pengetahuan dan


teknologi,
aktualisasi insan intelektual yang kritis, kreatif, inovatif, dan
imajinatif.
b. Cerdas Spiritual adalah: beraktualisasi diri melalui hari/kalbu untuk
menumbuhkan dan memperkuat keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia
termasuk budi pekerti luhur dan kepribadian unggul.

c. Cerdas Emosional adalah : 1) beraktualisasi diri melalui olah rasa untuk


meningkatkan sensitivitas dan apresiativitas akan kehalusan dan keindahan
seni dan budaya, serta kompetensi untuk mengekspresikannya, 2)
beraktualisasi diri melalui interaksi sosial yang membina, memupuk
hubungan timbal balik, demokratis, empatik, dan simpatik, menjunjung
tinggi hak asasi manusia, ceria dan percaya diri, menghargai kebhinekaan
dalam bermasyarakat dan bernegara, e berwawasan kebangsaan dengan
kesadaran akan hak dan kewajiban warga Negara.
d. Cerdas Kinestetis adalah : beraktulisasi diri melalui olah raga untuk
mewujudkan insane yang sehat bugar, berdaya-tahan, sigap, terampil dan
trengginas.
e. Terampil adalah: memiliki kompetensi profesional, berpikir dan bertindak
ilmiah, sadar mutu, produktif,
f. Bermartabat adalah: berkepribadian unggul dan rahmat bagi semesta alam.

MISI
a. Mengembangkan dan memperluas layanan pendidikan dalam upaya
menyediakan sarana-prasarana satuan pendidikan dan penunjang lainnya
serta efisiensi pendidikan.
b. Mengembangkan pemerataan dan perluasan kesempatan memperoleh
pendidikan yang bermutu
c. Mengembangkan MUTU pendidikan sebagai upaya mencapai kualitas
pendidikan yang berstandar nasional dalam rangka meningkatkan daya
saing.

d. Mengembangkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam rangka


peningkatan kualitas profesinya.
e. Mengembangkan pendidikan yang berbasis kearifan dan keunggulan lokal.
f. Pengembangan dan penyempurnaan kurikulum yang berorientasi pada
pembinaan nilai keagamaan, budi pekerti dan nilai adat istiadat.
g. Mempelopori pembaharuan pendidikan dalam semangat demokrasi.

2.4. Struktur Organisasi

10

2.5. Arti Logo TUT WURI HANDAYANI

Pencetus

semboyan

TUTWURI

dewantoro (
Yang

memiliki

HANDAYANI

ialah Ki

Raden Soewardi
makna

dari

bahasa

Hajar

Soerjaningrat ).
jawa

yakni

"Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tutwuri handayani "
Dengan artian ;
" Ing ngarso sung tulodho "
'Ing Ngarso' arti dari 'Di Depan'
'Sung Tulodho' arti dari 'Sebagai Contoh atau panutan'

Dengan maksud artian ; "Seorang Guru di depan adalah sebagai contoh atau
panutan".

Sedangkan artian Guru sendiri penggalan dari "Gugu lan di Tiru" dengan
artian "Sebagai panutan dan di tiru".
" Ing madyo mangun karso "
'Ing Madyo' arti dari 'Di Tengah'
'Mangun Karso ' arti dari 'Sebagai pelopor atau pemra Karsa '

11

Dengan maksud artian ; " Bertindak sebagai guru di tengah sebagai pelopor
mencetuskan ide kepada murid-muridya".
" Tutwuri handayani "
"Tut wuri " artian makna " Dari belakang "
"Handayani " artian makna " Berupaya penuh memberi dorongan dan arahan"

Dengan maksud artian ; " Sebagai seorang guru dari belakang berupaya penuh
memberikan dorongan dan arahan kepada muridnya ".

Profile mengenai Ki hajar dewantara sendiri bisa dilihat di Wikipedia.

Sedangkan makna dari logo itu sendiri yakni ;

BIDANG SEGI LIMA (Biru Muda) menggambarkan alam kehidupan Pancasila.


SEMBOYAN TUT WURI HANDAYANI digunakan oleh Ki Hajar Dewantara
dalam melaksanakan system pendidikannya. Pencantuman semboyan ini berarti
melengkapi penghargaan dan penghormatan kita terhadap almarhum Ki Hajar
Dewantara yang hari lahirnya telah dijadikan Hari Pendidikan Nasional.
BELENCONG MENYALA BERMOTIF GARUDA belencong (menyala)
merupakan lampu yang khusus dipergunakan pada pertunjukan wayang kulit.
Cahaya belencong membuat pertunjukan menjadi hidup.Burung Garuda (yang
menjadi motif belencong) memberikan gambaran sifat dinamis, gagah perkasa,

12

mampu dan berani mandiri mengarungi angkasa luas. Ekor dan sayap garuda
digambarkan masing-masing lima, yang berarti: Satu kata dengan perbuatan
Pancasilais.
BUKU merupakan sumber bagi segala ilmu yang dapat bermanfaat bagi
kehidupan manusia.
WARNA putih pada ekor dan sayap garuda dan buku berarti suci, bersih tanpa
pamrih.Warna kuning emas pada nyala api berarti keagungan dan keluhuran
pengabdian. Warna biru muda pada bidang segi lima berarti pengabdian yang tak
kunjung putus dengan memiliki pandangan hidup yang mendalam (pandangan
hidup pancasila).

13