Anda di halaman 1dari 6

A

Struktur Materi

Pengetahuan dan Pengalaman


Menarik benda

Konten / Materi Utama


1. Pengertian Energi

Mendorong benda
Penggunaan setrika

2. Perubahan Energi

Penggunaan kipas
Buah yang jatuh dari pohonnya

3. Energi Potensial Gravitasi

Air terjun
Benda yang jatuh dari ketinggian
Pegas

4. Energi Potensial Elastis

Karet gelang
Mobil yang berjalan

5. Energi Kinetik

Benda yang bergerak


Menarik benda
Mendorong benda

Materi
1

Struktur Materi

A. Energi
Kata energi berasal dari bahasa Yunani, yaitu ergon yang berarti kerja.
Jadi, energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja atau
usaha. Energi merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan di alam
ini, terutama bagi kehidupan manusia, karena segala sesuatu yang kita lakukan
memerlukan energi. Energi di alam ini tersedia dalam berbagai bentuk, misalnya
energi kimia, energi listrik, energi kalor, dan energi cahaya. Energi akan
bermanfaat jika terjadi perubahan bentuk dari suatu bentuk energi ke bentuk
lain. Sebagai contoh setrika listrik akan bermanfaat jika terjadi perubahan energi
listrik menjadi energi kalor.
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah energi, apa
yang dimaksud dengan energi? Apakah yang anda rasakan setelah mengayuh
sepeda di jalan tanjakan? Mengapa demikian?. Energi apa yang tersimpan pada
buah kelapa yang berada diatas pohon?. Terhadap pertanyaan-pertanyaan
tersebut, secara sepintas kita sering berpikir bahwa energi adalah kekuatan.
Setelah kita mengayuh sepeda di jalan tanjakan kita akan merasa kelelahan,
karena tenaga kita berkurang. Buah kelapa yang masih dipohon tidak memiliki
energi, karena buah itu diam atau tidak bergerak. Semua gagasan tersebut
ternyata salah konsepsi. Pada bagian berikut akan dibahas mengenai konsepkonsep energi, bentuk-bentuk energi, dan perubahan bentuk energi.
Energi berasal dari suatu sumber energi, energi panas bisa berasal dari
matahari, api, nyala lilin. Matahari merupakan sumber energi yang paling utama
bagi kehidupan di bumi. Misalnya, matahari (energi cahaya) berperan pada
pembuatan makanan bagi kehidupan mahluk hidup lainnya.

Materi

Pada dasarnya ada 2 macam bentuk energi, yaitu energi potensial dan
energi kinetik. Kedua energi tersebut merupakan energi mekanik. Namun, ada
juga yang memiliki sumber berbeda.
B. Energi Potensial

Benda dari ketinggian h dari permukaan bumi


Energi potensial gravitasi adalah energi yang dikandung suatu materi
berdasarka tinggi rendahnya kedudukannya.
Besarnya energi potensial bergantung pada massa dan ketinggian.
Secara matematis hubungan tersebut ditulis
Ep = m g h
Keterangan:
Ep= energi potensial (J)
M= massa materi (kg)
G= percepatan gravitasi (ms-2)
H= ketinggian dari bumi (m)
Selain energi potensial gravitasi juga dikenal energi potensial pegas.
Energi ini dimiliki oleh benda yang dapat melentur seperti pegas atau busur
panah. Pegas dan busur panah harta benda sejenis akan memiliki energi
potensial jika benda itu direntangkan atau diciutkan.

Materi

Jika sebuah pegas direnggangkan oleh gaya F sejauh X, maka pegas


tersebut akan memiliki energi potensial sebesar :
Ep=1/2 kx2, atau Ep= F.x
Dengan : F= gaya pegas (N),
k= konstanta pegas (N/m),
X=pertambahan panjang pegas (m)
Energi potensial baik pada grafitasi maupun energi potensial pegas,
perubahan energi potensial suatu benda selalu terkait dengan perubahan posisi
(gerak) benda. Jumlah energi kinetik dan energi potensial yang dimiliki suatu
benda pada suatu saat desebut energi mekanik (Em). Bagi suatu benda, setiap
saat berlaku hukum kekelan energi mekanik Ek+Ep=konstan. Artinya, jika benda
mengalami kenaikan salah satu energi dari komponene energi mekanik (Ek atau
Ep) maka komponen lainnya mengalami penurunan. Contoh, jika benda
dilempar vertikal, benda setiap saat mengalami penurunan energi kinetik maka
pada saat yang sama benda tersebut mengalami penambahan (kenaikan ) energi
potensial.
C. Energi Kinetik
Setiap benda yang sedang bergerak memiliki kemampuan untuk
melakukan usaha. Dengan demikian benda dikatakan mempunyai energi, yaitu
energi gerak atau energi kinetik. Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh
benda karena geraknya. Semakin cepat benda bergerak, maka semakin besar
energi kinetik yang dimilikinya. Sebagai contoh, sebuah bus yang bermassa m
mula-mula dalam keadaan diam, karena dipengaruhi gaya konstan F, bus
bergerak dipercepat beraturan dengan kecepatan v hingga berpindah sejauh s.
Hal ini menunjukkan bahwa mesin bus telah menyebabkan perubahan energi
kinetik pada bus tersebut.

Materi

Benda bermassa m bergerak dengan kecepatan v yang dikenai gaya F


menyebabkan benda berpindah sejauh s. Usaha yang dilakukan oleh gaya
konstan adalah: W = F. s
Berdasarkan Hukum II Newton, F = m.a dan pada gerak lurus berubah
beraturan untuk kecepatan awal sama dengan nol ( v0 = 0), maka v 2 = 2a.s,
sehingga besarnya usaha:
W =m. a

v2
2a

( )

1
W = mv 2
2
W adalah usaha yang diperlukan oleh gaya F untuk mengubah kecepatan
suatu benda. Besarnya usaha ini sama dengan energi kinetik yang dimiliki benda
pada saat kecepatannya v. Dengan demikian, energi kinetik dapat dinyatakan:
1
2
Ek= m v
2
Dengan :
Ek=Energi kinetic (J)
m= massa benda (kg)
v= kecepatan benda (m/s)
Usaha yang dilakukan untuk mengubah kecepatan benda dari v1 menjadi v2
sama dengan perubahan energi kinetik yang dialami benda tersebut.
1
1
2
2
W =Ek 2 Ek 1= m v 2 mv 1
2
2

Materi

1
m ( v 22v 12 )
2

Materi