Anda di halaman 1dari 13

PORTOFOLIO SPA 1

PERIODE GASAL 2010/2011

RAHADEAN ADIYATMA K
10.11.0117

UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG

TUGAS 1

TOPIK : PENGENALAN OBYEK DESAIN

Pada tugas ini adalah tugas awal permulaan SPA ini. Pada tugas ini menjelaskan tentang obyek desain. Obyek desain yang
dikenalkan antara lain ada kursi, lemari, meja, pagar, genteng, railing, wastafel, closet duduk, shower mandi, bath tub, handle dan
kunci pintu. Tugas-tugas ini mengawali mata kuliah SPA. Sumber-sumber dari gambar obyek desain tersebut bersumber dari
internet dan juga majalah. Dimana pada gambar obyek tersebut menjelaskan tentang keterangan, unsur keindahan, dan juga fingsi
atau cara kerja.

TUGAS 2
TOPIK : POTENSI MENGATUR

KETERANGAN :
Pada saat membuat maket ini, saya membayangkan sebuah pintu atau seperti lorong masuk pada suatu ruang. Dengan
bangunan yang telah saya buat ini, pada sisi kanan dan kiri saya beri balok dan kubus untuk menutupi bangunan supaya terkesan
seperti tembok tertutup. Kemudian pada bagian tengah pada bagian atas pintu atau lorong tersebut, saya beri segitiga yang
bersusun. Jika maket ini dilihat dari tampak depan, maka akan sangat terlihat jelas semakin melihat ke belakang, bangunan ini
terlihat semakin menjulang tinggi ke belakang.

TUGAS 3
TOPIK : UNSUR-UNSUR POKOK KETERATURAN

KETERANGAN :
Maket yang saya buat ini memiliki bentuk konfigurasi radial. Saya menyusun bangun ini berdasarkan imajinasi saya. Saya
memberi bentuk segitiga pada bagian samping yang membentuk jari-jari.

TUGAS 4
TOPIK : KETERATURAN DALAM KARYA ARSITEKTUR

KETERANGAN :
Saya membuat maket ini sesuai dengan imajinasi saya. Saya membuat sebuah gerbang, dimana gerbang ini saya
bayangkan seperti gerbang PRPP JAWA TENGAH. Maket ini saya kembangkan sesuai imajinasi saya. Saya buat 4 buah gerbang,
jika dilihat dari tampak depan, pada bagian tengah gerbang sisi sebelah kiri untuk pintu masuk kendaraan bermotor dan sisi
sebelah kanan untuk pintu keluar kendaraan bermotor. Kemudian pada sisi sayap kanan dan sisi sayap kiri diperuntukkan khusus
bagi pejalan kaki.

TUGAS 5
TOPIK : MENGENAL OBYEK DESAIN
Bangunan ini berada di Gedung Kapel Ignatius. Bangunan ini telah diukur dan ditelitio secara detail seperti pada gambar.
Dalam tugas ini bagian dari bangunan tersebut telah dimodifikasi sedemikian rupa seperti gambar, dengan menambahkan bukaan
yaitu berupa jendela mati dan juga mengganti dengan anak tangga pada depan bangunan

TUGAS 6
TOPIK : MENGENAL OBYEK DESAIN (EKSKURSI II)

Pada tugas ini saya mendapatkan bagian ruang tamu. Dalam tugas saya memodifikasi bentuk dan interior yang ada di
dalam ruangan tersebut (ruang tamu). Saya menambahkan AC, dan roster diatas jendela agar sirkulasi udara dapat bekerja
dengan baik. Serta sedikit mengubah ukuran jendela dari ukuran semula seperti pada gambar.

TUGAS 7
TOPIK : PERANCANGAN RUANG DENGAN SATU POLA DASAR

KETERANGAN :
Pada maket ini adalah kembangan dari bentuk sebelumnya, yang semula hanya ada 1 bangunan yaitu yg terletak di depan,
kemudian saya modifikasi bentuk atau bangunan ini dengan tetap mempertahankan bentuk semula. Akhirnya saya membuat
konsep maket ini dengan membayangkan sebuah hotel. Dimana bangunan utama pada bangun ini terletak di depan. Kemudian
saya beri tambahan dua bangunan di belakang untuk melengkapi bangunan utama tersebut. Saya imajinasikan 2 bangunan
pelengkap tersebut berfungsi sebagai kamar hotel. Saya juga menambahkan jalan penghubung untuk pejalan kaki dari bangunan
utama menuju kamar hotel pada bagian belakang.

TUGAS 8
TOPIK : PERANCANGAN RUANG DENGAN DUA POLA DASAR

KETERANGAN :
Pada maket ini saya menggunakan dua pola dasar yaitu bujur sangkar dan lingkaran. Maket ini merupakan kembangan dari
tugas sebelumnya dengan tetap mempertahankan bentuk 2 pola dasar seperti yg ada pada buku SPA. Saya membuat maket ini
sesuai dengan imajinasi saya. Saya membayangkan sebuah mal. Pada bagian depan terdapat pintu masuk, pintu masuk tersebut
sangat modern, dengan kaca memutar. Jika ingin masuk pintu tersebut, seseorang harus mendorong hingga kaca tersebut
memutar dan mengarah masuk ke dalam ruangan. Setelah masuk, terdapat beberapa bangunan tingkat yaitu kios permanen. Di
dalamnya juga terdapat lift ataupun tangga, guna memudahkan seseorang jika ingin berpindah dari satu lantai ke lantai lain. Di
bagian tengah diantara bangunan bertingkat, terdapat lingkaran yang mempunyai fungsi sebagai panggung atau aktifitas kegiatan
kecil.

TUGAS 9
TOPIK : PERANCANGAN RUANG DENGAN MINIMAL TIGA POLA DASAR

KETERANGAN :
Pada maket ini saya menggunakan tiga pola dasar yaitu lingkaran, bujur sangkar, dan segitiga. Maket ini merupakan
rangkaian dari tugas sebelumnya. Bila sebelumnya dua pola dasar, tetapi kali ini merangkai tiga bentuk pola dasar. Tetapi saya
olah komposisinya secara keseluruhan sehingga dapat membentuk kesatuan. Saya membayangkan sebuah tempat wisata
berbelanja, yang dapat dilakukan dengan berjalan kaki atau sering dikenal dengan citi walk. Pada bangunan dua segitiga kecil
berfungsi sebagai pintu masuk. Kemudian pada bangunan bertingkat yaitu lingkaran, bujur sangkar, ataupun segitiga berfungsi
sebagai kios permanen. Pada bangunan bertingkat yaitu segitiga dan lingkaran saya beri jembatan penghubung untuk
mempermudah pengunjung ketika sedang berada di lantai atas ingin berpindah tempat ke gedung yang lain. Dan pada halaman
belakang saya beri lekukan-lekukan yang terkesan seperti tembok.

TUGAS 10
TOPIK : GAGASAN POKOK PERANCANGAN

KETERANGAN :
Pada maket ini, saya mencontoh bangunan karya G.Th.Rietveld. Saya tidak merubah sedikit pun tentang maket ini. Semua
unsur baik dari atap, pintu, jendela maupun ruangan-ruangan lainnya saya buat persis sesuai dengan kenyataan atau aslinya.
Karena untuk tugas kali ini, tugas 10 disuruh membuat suatu rancangan dengan memilih salah satu bangunan yang sudah ada
ketentuannya sesuai dengan buku SPA, sesuai karya aslinya (minimal 90% mirip). Sumber atau refrensi yang saya dapatkan untuk
membuat maket ini adalah dari internet dan juga dari diskusi dengan teman kelompok .ataupun beda kelompok.

TUGAS 11
TOPIK : SUASANA RUANG

KETERANGAN :
Pada maket ini saya meniru susana ruang Tugendhat House. Tugas ini hampir sama dengan tugas sebelumnya, meniru
suatu karya yang telah ada. Hanya saja, untuk tugas kali ini, tugas 11 membuat suasana ruang. Saya membuat maket ini sama
persis sesuai dengan kenyataan atau aslinya. Hanya saja pada interiornya saya kembangkan sendiri sesuai dengan imajinasi
saya. Tetapi untuk

bentuk ruangan aslinya, baik dari pintu, maupun kaca jendela dan ruangan lainnya tetap, saya tidak

merubahnya. Saya mendapatkan refrensi ini dari internet dan juga dari diskusi dengan teman.

TUGAS 12
TOPIK : KUALITAS GUNA DALAM RANCANGAN

KETERANGAN :
Pada maket yang terakhir ini adalah adalah gabungan antara tugas 12 dan tugas 13. Pada tugas 12 membuat sebuah
gubahan dan bentuk dengan menyertakan elemen komposisi seperti yang ada pada buku SPA yaitu tangga, entrance, dan jendela
atau bukaan. Dan pada tugas 13 hanya menyempurnakan dari tugas 12 seperti dengan menambahkan warna dan tesktur pada
maket.
Pada tugas ini saya membuat maket dengan konsep rumah mewah tetapi tetap sederhana. Jika dilihat dari luar mungkin
terlihat mewah, tetapi di dalamnya sangatlah sederhana. Saya membuat bangunan rumah ini dengan terdiri dari dua lantai. Di
dalamnya terdapat beberapa ruangan, seperti ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, kamar mandi, dapur dan juga ruang
makan. Maket ini memiliki tiga pola dasar yaitu lingkaran kotak dan segitiga. Pada maket inilah yang saya gunakan sebagai bahan
untuk display ujian akhir semester I.