Anda di halaman 1dari 13

BAB II

PROFIL PT. PACIFIC PALMINDO INDUSTRI


2.1 Sejarah Pabrik
PT. Pacific Palmindo Industri merupakan salah satu dari pabrik refinery
palm oil terbesar di Sumatra Utara yang bergerak di bidang pengolahan minyak
kelapa sawit (CPO). Perusahan ini memiliki 2 proses utama dalam mengolah CPO
berupa Refinery dan Fraksinasi. Pada proses refinery minyak kelapa sawit (CPO)
akan diolah hingga akhirnya dihasilkan RBDPO dan PFAD sebagai hasil samping
dari RBDPO, kemudian dilanjutkan ke dalam proses fraksinasi yang akhirnya
akan dihasilkan RBD-OLEIN dan RBD-STEARIN sebagai produk akhir dari PT.
Pacific Palmindo Industri.
PT. Pacific Palmindo Industri adalah perusahaaan yang didirikan dalam
rangka penanaman modal asing sebagaimana yang dimaksud dalam UU NO. 1
Tahun 1967 juncto UU NO. 1 Tahun 1970 tentang Penanaman Modal Asing.
Persetujuan atas berdirinya

perusahaaan ini dari pemerintah Republik

Indonesia diperoleh berdasarkan Surat Menteri Negara Penggerak Dana


Investasi /Ketua Badan Koordinasi Perencanaan Modal No. 55/I/PMA/1999
tanggal 9 Februari 1999. Perusahaan ini didirikan atas kerjasama antara
Comodities House Investments Ltd. dari Inggris dengan Mr. Fouad Hayel Saeed
Anaam dari Hayel Saeed Anam Group (Yaman Company).
PT. Pacific Palmindo Industri memiliki 2 plant refinery dimana pada
refinery 1 produksi mencapai 1200 ton / hari, refinery 2 produksi mencapai 500
tonhari dan 2 plant fraksinasi dimana pada fraksinasi 1 produksi mencapai 800 ton
/ hari dan untuk fraksinasi 2 produksi mencapai 1000 ton / hari.
Investasi penanaman modal yang dilakukan pihak Inggris terhadap
Indonesia sendiri telah terjalin sejak 30 tahun lalu. Penanaman modal yang
dilakukan Republika Yaman di daerah Sumatera Utara, tepatnya di daerah Mabar
ini telah dilakukan sejak tahun 1997 dengan mendirikan PT. Pasific Palmindo
Industri yang beroperasi hingga saat ini.

2.2 Lokasi dan Tata Letak Pabrik

PT. Pacific Palmindo Industri terletak di Jalan Pulau Bawean, Kawasan


Industri Medan (KIM) II Mabar, tepatnya berada di desa Saentis Kecamatan
Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.
Di daerah Belawan, Medan terdapat tangki tangki yang digunakan oleh
PT.Pasific Palmindo Industri yang digunakan sebagai tempat penimbunan minyak
minyak kelapa sawit dan turunannya.
PT. Pacific Palmindo memiliki lokasi yang cukup strategis dikarenakan
bagian Selatan berbatasan dengan Gudang Karimun, bagian Timur berbatasan
dengan Pamin (Pasific Medan Industri) dan sebelah Barat berbatasan dengan PT.
Oleochem & Soap Industri. Pamin dan PT. Oleochem & Soap Industri merupakan
perusahan yang didirikan atas kerjasama Comodities House Investments Ltd. dari
Inggris dengan Mr. Fouad Hayel Saeed Anaam dari Hayel Saeed Anam Group
(Yaman Company) dan Poduk yang dihasilkan dari PT. Pacific Palmindo Industri
ini seperti RBDOLEIN akan didistribusikan ke Pamin untuk dikemas menjadi
minyak makan, sedangkan RBDSTEARIN yang dihasilkan akan didistribusikan
ke PT. Oleochem & Soap Industri untuk diolah menjadi sabun. Lokasi Perusahaan
yang saling berdekatan satu sama lain ini menguntungkan bagi PT. Pacific
Palmindo Industri karena tidak memerlukan biaya yang terlalu besar dalam
pendistribusian dan pengkontrolan kualitas lebih mudah dilakukan. PFAD yang
dihasilkan dari proses refinery akan didistribusikan ke PT. MUSIMAS atau
diekspor.
PT. Pacific Palmindo Industri memiliki luas lahan sebesar kurang lebih 5
hektar yang dimanfaatkan untuk pengolahan minyak sawit dengan proses refinery
dan fraksinasi serta bagunan pendukung lainnya. Sejauh 1500 m dari bangunan
utama terdapat Power plant seluas kurang lebih 1 hektar yang digunakan untuk
proses pengolahan bahan bakar, penghasil energi, proses utilitas serta terdapat lab
untuk mengontrol kualitas dari air dan bahan bakar yang akan digunakan.
Secara garis besar, keseluruhan lahan PT. Pacific Palmindo Industri dapat
diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu area proses dan area non proses. Area
proses mencakup sistem utilitas, refinery plant (refinery 1 & refinery 2), fraksinasi
plant (fraksinasi 1 & fraksinasi 2), oil sump, dan storage tank. Area non proses
mencakup main office, laboratorium Quality Control, workshop, musholla,

gedung engineering, HRD dan maintenance, storage, parking area, logisctic


store, production store, area timbangan, dan pos satpam.

Gambar 2.1 Tata Letak Pabrik PT.Pacific Palmindo Industri

2.3 Struktur Organisasi

Executive

nagement Representative

Head Operational

Quality
Control Manager
Maintenance Manager
Engineering Manager ManagerF & HRD
A
Manager
Logistik Manager
Trading Manager
Produksi
Manager

Gambar 2.1 Struktur Organisasi PT. Pacific Palmindo Industri

Chief Enginer

General Manager

Struktur organisasi PT. Pacific Palmindo Industri dapat dilihat pada diagram

berikut :

PT.Pacific Palmindo Industri dalam kegiatannya sehari-hari menggunakan


struktur organisasi fungsional dengan seorang General Manager sebagai pelaksana
operasional program kerja perusahaan. Struktur organisasi fungsional adalah
struktur organisasi berdasarkan pembagian tugas yang dilakukan menurut
fungsinya masing-masing. Bentuk ini ditunjukkan dengan adanya spesialisasi
tugas pada setiap unit organisasi sehingga pelimpahan wewenang dari pimpinan
dalam bidang pekerjaan tertentu dapat langsung dilimpahkan kepada unit
organisasi yang menangani pekerjaan tersebut sesuai dengan fungsinya. Adapun
struktur organisasi PT.Pacific Palmindo Industri dapat dilihat pada gambar 2.1
diatas.
2.3.1

Uraian Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab

Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dalam suatu organisasi dibutuhkan


personil yang memegang jabatan tertentu dalam organisasi, dimana tiap personil
mempunyai tugas, wewenang dan tanggung jawab yang jelas. Uraian tugas,
wewenang dan tanggung jawab personil pada organisasi PT. Pacific Palmindo
Industri adalah sebagai berikut:
1. General Manager
General Manager merupakan pimpinan perusahaan yang diberikan
wewenang/ kekuasaan melakukan tindakan untuk dan atas nama perusahaan.
Tugas pokok:

Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang ditentukan oleh Board of


Director Hayel Saaed Anam Group.

Menyelenggarakan penelitian pengembangan untuk kepentingan nilai


tumbuh fasilitas perusahaan.

Menyelenggarakan administrasi perusahaan.

Memimpin dan mengendalikan semua usaha, kegiatan pekerjaan untuk


mencapai tujuan.

Menjamin

daya

guna

dan

keseimbangan

menyelenggarakan fungsi-fungsi perusahaan.

yang

baik

dalam

Memelihara tata tertib, hukum/peraturan, disiplin dan mempertinggi moril


dalam lingkungan perusahaan.

Memelihara dan meningkatkan kemampuan kerja serta memperhatikan


kesejahteraan personil.

Memperhatikan, memelihara dan mengawasi kelancaran administrasi,


pengamanan dan pelaksanaan tugas secara seimbang dan berhasil guna.

2.

Membuat laporan atas pelaksanaan tugas dan kewajibannya.


Executive Secretary
Sekretaris

mempunyai

tugas

dan

tangung

jawab

melaksanakan

perintah/tugas yang diberikan oleh pimpinan perusahaan, membantu pimpinan


dalam memecahkan persoalan perusahaan bila diperlukan. Disamping itu
Sekretaris juga akan bertugas untuk mencatat hasil rapat (notulen rapat) serta
menangani tamu-tamu yang datang dari dalam maupun luar negeri.
3. Operation Manager
Tugas-tugas:

Memimpin, mengkoordinasi dan mengorganisasi operasional pabrik yang


meliputi pengapalan, penimbunan, penerimaan dan pengeluaran minyak.

Memastikan

bahwa

semua

kegiatan

di

departemen

operasional

berlangsung dengan baik dan lancar.

Mengontrol pnyusutan minyak yang mungkin terjadi di kapal maupun di


tangki timbun.

Mengadakan koordinasi dengan tiap departemen untuk meningkatkan


produktivitas pekerjaan seoptimal mungkin.

4. HRD Manager
Tugas-tugas:

Bertanggung jawab dalam pengaturan karyawan dari sejak penerimaan


sampai karyawan tersebut mengundurkan diri.

Mengembangkan kemampuan karyawan melelui kegiatan trainingtraining, baik di dalam perusahaan maupun di luar perusahaan.

Memberikan perhatian yang khusus terhadap kesejahteraan karyawan

Mengelola, mengkoordinasi dan menyelenggarakan pelayanan umum dari


administrasi yang efektif dan efisien.

Memberikan instruksi untuk perwujudan kebersihan di dalam kantor dan


pengawasan dalam hal ini sekuriti di sekitar area perusahaan.

Memeriksa catatan kehadiran dan perhitungan lembur dari karyawan.

5. Production Manager
Tugas-tugas:

Membuat planning jalannya proses produksi dan materi kegiatan di


produksi.

Melakukan koordinasi dengan departemen terkait yang berhubungan


dengan kegiatan produksi.

Menangani seluruh masalah yang timbul di dalam maupaun di luar


produksi yang berhubungan dengan produksi.

6.

Logistic Manager

Tugas-tugas:

Merencanakan dan melakukan pengawasan administrasi mulai dari bahan


baku, produk jadi, bahan penunjang dan spare parts.

Melakukan penyediaan, pemindahan dan pembagian untuk menunjang


segala aktivitas pabrik.

Melakukan koordinasi dengan departemen lain dalam kegiatan operasional


logistik.

7. Engineering Manager
Tugas-tugas:

Mengarahkan dan mengontrol aktivitas maintenance, utilits, mesin dan


peralatan.

Menangani masalah yang timbul baik dalam pelaksanaan aktivitas


maintenance di lapangan maupun di workshop yang tidak dapat ditangani
oleh bawahan.

Kontrol persediaan/pembelian suku cadang dan penggunaannya.

Kontrol kondisi dan perlengkapan peralatan dan mesin-mesin


maintenance.

Merencanakan program training untuk menignkatkan sumber daya


manusia.

Koordinasi dengan departemen lain untuk antisipasi kerusakan, service,


repair dan modifikasi peralatan.

8.

Quality Control Manager


Tugas-tugas:

Menentukan kelayakan dan spesifikasi dari suatu bahan baku, bahan


penolong yang akan dipakai dalam proses produksi.

Merencanakan dan menentukan suatu pengontrolan mutu baik bahan baku


maupun produk yang dihasilkan.

Menjamin dan merencanakan kelangsungan suatu proses produksi


berdasarkan kontrol mutu produksi.

Menetukan informasi atau data mengenai formula kepada pihak produksi


agar proses produksi dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

2.4 Manajemen dan Peraturan Kerja


2.4.1

Manajemen

PT. Pacific Palmindo Industri menerapkan manajemen sesuai dengan


sertifikasi ISO, HACCP (sertifikasi keamanan makanan), RSPO (Roundtable on
Sustainable Palm Oil), Halal dan Kosher (layak dan boleh dikonsumsi atau
dipakai dalam ajaran Yahudi, layaknya halal dalam Islam). Sertifikasi ISO yang
telah didapatkan oleh PT. Pacific Palmindo Industri adalah ISO 9001 tentang
sistem manajemen mutu, ISO 14001 tentang sistem manajemen lingkungan, PT.
Pacific Palmindo Industri juga mendapatkan Green Industry Award Level 5

yang artinya perusahaan yang menerapkan sistem ramah lingkungan dalam proses
produksinya, efektif dan efisien dalam menggunakan bahan baku, energi, air dan
ramah lingkungan.
2.4.2

Tenaga Kerja

Jumlah tenaga kerja yang digunakan pada PT. Pacific Palmindo Industri
KIM II-Medan adalah 225 orang. Perincian jumlah tenaga kerja tersebut dapat
dilihat pada tabel 2.1 dibawah ini,
Tabel 2.1 Jumlah Tenaga Kerja PT. Pacific Palmindo Industri
Departemen
Secretary to GM
Management Representative
Quality Control
Production
Maintenance
Mechanic
Electrical/ Instrument
Utility
Utility
Power Plant
Human Resource
Safety
Human Resource
Security
Officer Drive
General Worker
Logistic
Administration
Planning
Trading
Belawan Operation
Costumer Coordinator
Maintenance
Security
Quality Control
Logistic
TOTAL

Jumlah (Orang)
1
1
14
29
19
13
11
11
4
7
24
8
4
28
1
9
1
1
4
15
4
16
225 Orang

2.4.3

Jam Kerja

Jam kerja bagi karyawan PT Pasific Palmindo Industri KIM II-Medan dapat
dikelompokkan menjadi dua yaitu :
1. Waktu kerja pada bagian Administrasi
-

Senin Jumat

: Jam Kerja 08.30 16.30 Waktu Kerja


: Jam 12.00 13.00 Waktu Istirahat

Sabtu

: Jam Kerja 08.30 13.30

2. Waktu kerja bagian Produksi


-

Shift I

: Jam 06.30 14.30

Shift I

: Jam 14.30 22.30

Shift I

: Jam 22.30 06.30

3. Waktu kerja bagian penimbangan


-

Shift I

: Jam 06.30 14.30

Shift I

: Jam 14.30 22.30

Shift I

: Jam 22.30 06.30

2.4.4 Sistem Pengupahan


Sistem pengupahan pada PT Pacific Palmindo Industri KIM II-Medan
adalah sbb :
1. Upah diberikan sesuai dengan UMR yang berlaku.
2. Pemberian upah ditetapkan setelah melihat jam kerja, hari kerja, kerja
lembur, dan berdasarkan golongan.
3. Sistem pengupahan karyawan perusahaan dibagi atas :

Gaji tetap untuk karyawan tetap

Gaji tetap untuk karyawan harian

Gaji borongan untuk karyawan harian


4. Untuk pekerja lembur dibagi dalam dua golongan yaitu :

Golongan kerja yang levelnya dibawa level supervisor, akan mendapat


kompensasi kerja lembur sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Golongan pekerja yang levelnya setara atau diatas supervisor tidak


akan memperoloh pembayaran uang lembur lagi karena sudah
termasuk didalam gaji pokok.

5. Perhitungan pembayaran gaji/ upah lembur adalah sebagai berikut :

Apabila kerja lembur pada hari biasa, maka untuk peraturannya adalah
sebesar 1,5 x upah/jam.

Untuk jam kerja yang dilakukan hari libur, maka peraturannya adalah
sebesar 2 x upah/jam.

Perusahaan disamping memberi gaji pokok dan upah lembur juga


memberikan uang makan, uang pongobatan dan asuransi tenaga kerja. Tunjangantunjangan yang diterima karyawan adalah berupa tunjangan hari raya, bonus
tahunan, dan tunjangan uang makan.
2.5 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
PT. Pacific Palmindo Industri telah melakukan instalisasi fasilitas penunjang
kesehatan dan keselamatan kerja karyawan seperti klinik dan sistem keadaan
darurat. PT. Pacific Palmindo Industri juga mewajibkan pakaian dan peralatan
kerja yang sesuai bagi karyawan untuk dipakai dalam lingkungan kerja
perusahaan. Peralatan yang menunjang kesehatan dan keselamatan kerja karyawan
antara lain :
1. Pelindung kepala (safety helmet), wajib digunakan bagi seluruh
karyawan dan tamu yang akan memasuki area proses. Helmet
umumnya digunakan oleh karyawan bagian produksi, maintenance,
health safety and environment (HSE), dan utilitas.
2. Sepatu pengaman (safety shoes), wajib dikenakan oleh seluruh
karyawan dan tamu yang memasuki area proses untuk melindungi kaki
dari bahaya benturan dan zat kimia.
3. Sarung tangan (hand gloves) dikenakan ketika menangani bahan kimia
atau melakukan pekerjaan berbahaya, dapat berupa sarung tangan
rajut, karet, maupun jeans.

4. Pelindung pernafasan (respirator) untuk melindungi pernafasan dari


debu (masker debu, umum dipakai karyawan yang bekerja di daerah
boiler batubara) maupun gas kimia berbahaya (masker gas, umum
dipakai analis atau karyawan yang melakukan perbaikan pada alat-alat
proses).
5. Pelindung mata (goggles)
6. Pelindung telinga (ear protection) dikenakan oleh karyawan atau tamu
yang berada di area proses dengan tingkat kebisingan yang tinggi (>95
dB) dalam kurun waktu lama
7. Pelindung wajah (face shield) untuk melindungi wajah dari cipratan
bahan kimia.
8. Pelindung pengelasan (welding shield) bagi pekerja pengelasan
9. Breathing apparatus untuk membantu pernafasan jika akan melakukan
pekerjaan di dalam tangki.
10. Apron atau protective suit (pakaian pelindung badan)
2.6 Produk Perusahaan
Produk utama dari PT. Pacific Palmindo Industri adalah RBDPO dan RBDOLEIN yang diperoleh dari pengolahan minyak Kelapa Sawit (CPO) melalui
proses refinery dan fraksinasi. PT. Pacific Palmindo Industri memiliki produk
samping berupa PFAD dan RBD-STEARIN.
2.6.1 Produk Utama
Daftar produk utama PT. Pacific Palmindo Industri dapat dilihat pada tabel
2.2. Produk RBDOLEIN digunakan sebagai minyak makan yang didstribusikan
ke PAMIN untuk diproses lebih lanjut menjadi minyak makan yang siap jual
beserta dengan proses pengemasannya.
Tabel 2.2 Produk Utama PT. Pacific Palmindo Industri
Produk
OLEIN

2.6.2 Produk Samping

Golongan Iodine Value (IV)


IV 56
IV 57
IV 58
IV 59
IV 60

Produk samping yang dihasilkan PT. Pacific Palmindo Industri yaitu PFAD
yang merupakan produk samping dari RBDPO dari proses refinery yang
nantinya akan didistribusikan ke PT. Musimas untuk diolah lebih lanjut
menjadi vitamin E dan sabun. RBD-STEARIN merupakan produk yang
terbentuk dari proses pengolahan RBDPO. Ketika RBDPO diproses melalui
proses fraksinasi maka akan terbentuk RBD-OLEIN (produk utama) dan
juga RBD-STEARIN. RBD-STEARIN akan didistribusikan ke PT.
Oleochem & Soap Industri untuk diolah lebih lanjut membentuk sabun.