Anda di halaman 1dari 15

ATEROSKLEROTIK

LANA NOVIA ADE PUTRI


1008151765
2010

ATEROSKLEROTIK
Dari

bahasa yunani yang berarti penebalan


tunika intima arteri (sclerosis,penebalan) dan
penimbunan lipid (athere,pasta) yang
,mcirikan lesi yang khas.
Aorta aneurisma
a.Poplitea dan femoralis penyakit
oembuluh darah perifer
a.Karotis stroke
a.Renalis penyakit jantung iskemik dan
AMI

PATOLOGI
Aterosklerosis menyebabkan
penimbunan lipid dan jaringan fibrosa
dalam arteri koronaria mempersempit
lumenresistensi terhadap aliran darah
meningkat dan membahayakan aliran
darah miokardium semakin lanjut akan
mengurangi kemampuan pembuluh
darah untuk melebar penyediaan dan
kebutuhaqn oksigen mnjadi tidak stabil
sehingga membahayakan miokardium.

KLASIFIKASI LESI :
1. Endapan lemak (tanda awal aterosklerosis)
- Dicirikan dengan penimbunan makrofag dan selsel otot polos terisi lemak pada daerah tunika
intima, biasanya dijumpai dalam aorta pada usia 10
tahun, dan pada a koronaria pada usia 15 tahun.
Sebagian berkurang sebagian menjadi plak fibrosa
2. Plak Fibrosa (plak ateromatosa)
penebalan tunika intima yang meninggi, biasanya
terjadi ditempat percabangan,lekukan,atau
penyempitan arteri, semakin matang lesiterjadi
pembatasan aliran darah koroner,remodelling
vaskular,stenosis luminal
3. Lesi Lanjut / komplikata
terjadi bila suatu plak fibrosa mengalami gangguan
akibat klasifikasi,nekrosis sel,pendarahan,trombosis,
dan dapat menyebabkan infark miokardium

FAKTOR RESIKO
Aterosklerosis tidak lagi timbul akibat proses
penuaan saja.
Ada beberapa faktor resiko meningkatkan
kerentanan terhadap aterosklerosis koroner.
3 faktor biologis yang tidak dapat dirubah :
1. Usia
2. Jenis kelamin laki-laki
3. Riwayat Keluarga

Yang dapat diubah :


1.

Hiperlipidemia
lipid plasma yaitukolestrol,triglesirida,fosfolipid
dan asam lemak bebasberasal dari
makanan(eksogen) dan dari sintesi lemak(endogen),
lipid tidak larut dalam plasma,sehingga terikat
dengan protein.
ada 4 kelas utama lipoprotein :
1. kilomikron(paling tinggi triglesirida)
2. VLDL(paling tinggi triglesirida)
3. LDL(paling tinggi kadar koles
4. HDL (paling tinggi kadar protein)

2. Hipertensi
Didefinisikan sebagau peningkatan TDS
sedikitnya 140mmHg dan TDD 90mmHg
Terbagi menjadi hipertensi primer dan sekunder
Peningkat TD sistemik meningkatkan resistensi
terhadap pemompaan darah dari LV beban
kerja jantung bertambahLVH
3. Merokok
4. DM
5. Obesitas (terutama abdominal)
6. Ketidakaktifan Fisik

PEMERIKSAAN
Deteksi insufisiensi arterial
Tes reaktif hiperemia
Tes pengisian kapiler

PENGOBATAN
Penderita aterosklerosis bisa diberikan obatobatan untuk menurunkan kadar lemak dan
kolesterol dalam darah. Contohnya:
colestyromne, kolestipol, asan nikotinat,
gemfibrozil, probukol, dan lovastatin
Obat untuk mengurangi terbentuknya bekuan
darah: aspirin, ticlopidine dan clopidogrel atau
anti-koagulan

PENCEGAHAN
Mencegah aterosklerosis yang harus dihilangkan
adalah faktor-faktor resikonya, jadi tergantung
kepada faktor resiko yang dimilikinya

REFERENSI
Price, A. Sylvia dan Wilson, M. Lorraine.
Patofisiologi edisi 4. hal. 610. Jakarta: EGC.
1995
Sudoyo, W. Aru, dkk. Ilmu Penyakit Dalam Jilid II
edisi 5. hal. 1831. Jakarta: EGC. 2009
Price, A. Sylvia dan Wilson, M. Lorraine.
Patofisiologi edisi 6. hal. 656. Jakarta: EGC.
2006
Buku Panduan Skill Lab Blok 4 Kardiovaskular
jilid 1. hal. 49.

TERIMA KASIH