Anda di halaman 1dari 5

SHARANIA MANIVANNAN

112014182
JENIS- JENIS TULI SENSORINEURAL
PENYAKIT MENIERE
PRESBISKUSIS
SUDDEN DEAFNESS
Definisi

Suatu penyakit yang ditandai oleh


serangan vertigo berulang
(perasaan berputar), disertai
dengan hilangnya pendengaran
yang berfluktuasi dan telinga
berdenging

Patofisiologi

Hidrops endolimfe pada koklea


dan vestibulum. Hidrops terjadi
mendadak dan hilang timbul.
Meningkatnya tekanan
hidrostatik pada ujung
arteri.
Berkurangnya tekanan
osmotik di dalam kapiler
Meningkatnya tekanan
osmotik di ruang
ekstrakapiler
Jalan keluar sakus
endolimfe tersumbat
sehingga terjadi
penimbunan cairan
endolimfe.
Histopatologi tulang temporal:
Pelebaran dan perubahan
morfologi membran

Pada orang tua mulai usia


65 tahun, simetris pada
kedua telinga, dan bersifat
progresif. Keadaan
patologik: hilangnya sel- sel
rambut dan gangguan pada
neuron- neuron koklea.
Proses degenerasi dan
perubahan struktur koklea
dan saraf ke VIII.
Pada koklea: atrofi
dan degenerasi selsel rambut
penunjang pada
organ Corti +
perubahan vaskular
pada stria vaskularis
dan dinding lateral
koklea.
Berkurangnya
jumlah dan ukuran
sel- sel ganglion dan
saraf.

Penurunan pendengaran
sensorineural 30dB atau
paling sedikit tiga
frekuensi berturut-turut
pada pemeriksaan
audiometri.
Iskemia
koklea(penyebab
utama) : spasme,
thrombosis atau
perdarahan arteri
auditiva interna =>
koklea rusak =>
degenerasi sel sel
ganglion stria
vaskularis dan
ligamen spiralis=>
pembentukan
jaringan ikat dan
penulangan
Beberapa jenis
virus( virus parotis,
campak,
influenzaB, dan
mononucleosis=>

NOICE INDUCED
HEARING LOSS
Akibat terpajan oleh bising
yang cukup keras dalam jangka
waktu yang cukup lama dan
biasanya diakibatkan oleh
bising lingkungan kerja
-Bising- kerusakan telinga
dalam : lesinya bervariasi:
Disasosiasi organ corti
Ruptur membran
Perubahan stereosilia
dan organel subselular
-Bising efek pada sel
ganglion, saraf, membrane
tektoria, pembuluh darah dan
stria vaskularis
-Intensitas 120 dB, waktu
pajanan 1-4 jam => kerusakan
sel rambut
-Bising dengan intensitas
sedang dan perubahan pada
silia dan Hensens body
- Bising dengan intensitas
keras dan kerusakan pada
struktur sel; rambut lain;

SHARANIA MANIVANNAN
112014182

Keluhan

Reissner
Penonjolan ke dalam skala
vestibuli; terutama daerah
apeks koklea helikotrema
Pelebaran sakulus yang dapat
menekan utrikulus
Pelebaran skala media dari apeks
koklea => tengah =>basal koklea
=> tuli saraf nada rendah positif
Trias/Sindrom Meniere
Vertigo
Tinitus
Tuli sensorineural
Gangguan pendengaran(saat
serangan)
Rasa penuh di telinga => khusus

kerusakan organ
Corti, membrane
tektoria dan
selubung myelin
saraf akustik

Keluhan utama :
berkurangnya pendengaran
secara perlahan-lahan dan
progresif, simetris pada
kedua telinga.
Keluhan lain:
Telinga berdenging
Cocktail party
deafness
otalgia

Iskemia koklea:
bersifat mendadak
atau menahun
bersifat sementara
atau berulang
dalam serangan,
tapi biasanya
menetap
dapat unilateral
atau bilateral
Disertai tinnitus
dan vertigo
Infeksi virus:
Biasanya pada satu
telinga
Dapat disertai
tinnitus dan vertigo
Ada gejala dan
tanda penyakit
virus seperti

mitochondria,granula lisosom,
lisis sel dan robekan di
membran Reisnner
- Pajanan bunyi dengan efek
destruksi dan floppy silia
(sebagian masih reversible)
- Kerusakan silia menetap :
fraktur rootlet silia pada lamina
retikulari
- Kurang pendengaran +
tinnitus
- Sukar menangkap
percakapan dengan
kekerasan biasa
- Percakapan keras juga
sukar dimengerti
Secara klinis:
REAKSI ADAPTASI : respons
kelelahan akibat rangsangan
oleh bunyi dengan intensitas 70
dB SPL atau kurang.
PENINGKATAN AMBANG
DENGAR
SEMENTARA(temporary
threshold shift) : peningkatan
ambang dengar akibat pajanan
bising dengan intensitas sangat
tinggi berlangsung singkat

SHARANIA MANIVANNAN
112014182

Etiologi

Diagnosis

Belum diketahui
Penambahan volume endolimfe:
- Diperkirakan karena
adanya gangguan biokimia
cairan endolimfe dan
gangguan klinik pada
membran labirin

Kriteria diagnosis
- vertigo hilang timbul
- fluktuasi ggn
pendengaran(tuli saraf)
- menyingkirkan

Proses degenerasi
Faktor herediter
Pola makanan
Metabolisme
Aterosclerosis
Infeksi
Bising
Gaya hidup
Progresivitas
penurunan kesadaran
dipengaruhi oleh
usia dan jenis
kelamin, pada lakilaki lebih cepat.
Otoskopik
- tampak membrane
timpani suram
- mobilitasnya
berkurang

varicela, parotis,
atau pada
anamnesa baru
sembuh dari
penyakit virus
Pada pemeriksaan
klinis, tidak
terdapat kelainan
telinga
Iskemia koklea
Infeksi virus
Trauma kepala
Trauma bising
yang keras
Perubahan tekanan
atmosfir, obat
ototoksik, neuroma
akustika.

Anamnesis
Pemeriksaan fisik dan
THT
Audiologi:
- tes penala:

(eksplosif) atau berlangsung


lama yang menyebabkan
kerusakanpada berbagai
struktur koklea; organ corti, sel
sel rambut, stria vaskularis.

Intensitas bising lebih


tinggi
Frekuensi tinggi
Lebih lama terpapar
bising
Pengobatan ototoksik
(cth: streptomisin,
kanamisin, garamisin,
kina, asetosal)

Anamnesis
- Pernah/sedang bekerja
di lingkungan bising
dalam jangka waktu
lama( 5thn/lebih)

SHARANIA MANIVANNAN
112014182
kemungkinan penyebab
dari sentral misalnya
tumor N.VIII

Tes penala:
- Tuli sensorineural
Audiometri nada murni:
-Tuli saraf bernada tinggi,
bilateral dan simetris.

Rinne(+), Weber
lateralisasi ke
telinga yang sehat,
Schwabach
memendek
- Kesan: tuli
sensorineural
Audiometri nada murni:
- Tuli sensorineural
ringan sampai berat
Laboratorium
- Kemungkinan
infeksi virus,
bakteri,
hiperlipidemia,
hiperfibrinogen,
hipotiroid, penyakit
autoimun, faal
hemostasis (ada
atau tidak
hiperkoagulasi
darah)
Tomografi computer (CT
scan), MRI:
- Menyingkirkan
neuroma akustik,
malformasi tulang
temporal

Cocktail party deafness


(terganggu dgn bising
latar belakang)
Pemeriksaan otoskopi
- Tidak ada kelainan
Pemeriksaan audiologi
- Tes penala: Rinne (+),
Weber lateralisasi ke
telinga yang sehat,
Schwabach memendek
- Kesan: tuli
sensorineural
Pemeriksaan audiometri
- Tuli sensorineural pada
frekuensi antara 30006000 Hz
- Pada frekuensi 4000 Hz
sering terdapat takik
(notch)
Pemeriksaan audiologi khusus
- SISI (short increment
sensitivity index),
ABLB (alternate
binaural loudness
balance), Audiometri
bekesy, Speech
audiometri.
- Fenomena rekruitment:
fenomena tuli

SHARANIA MANIVANNAN
112014182

Penatalaksanaa
n

Vasodilator perifer
Operasi shunt
Obat antiskemia
Obat neurotonik
Rehabilitasi

Rehabilitasi
(hearing aid)
Speech reading
Auditory training

Total bedrest
selama 2 minggu
Vasodilantasia
injeksi dengan
pemberian tablet
vasodilator oral
tiap hari
Prednisone 4
x10mg( 2 tab),
tappering off tiap 3
hari
Vitamin C 500mg
1x1 tab/hari, Vit E
1x1 tab.
Neurobion 3x1
tab/hari
Diet < garam,
<kolesterol
Obat antivirus
sesuai dengan virus
penyebab

sensorineural(telinga
yang tuli menjadi
sensitif terhadap
kenaikan intensitas
bunyi yang kecilpada
frekuensi tertentu.
Dipindahkan dari
lingkungan bising
Alat pelindung telinga:
ear plug, ear muff,
helmet
Alat bantu
dengar(ABD),
psikoterapi, latihan
pendengaran(auditory
training) + rehabilitasi
suara
Cochlear implant: tuli
total bilateral