Anda di halaman 1dari 26

APLIKASI ISOLATOR GAS SF6 PADA GAS INSULATED SWITCHGEAR

a.

Pengertian Gas Insulated Switchgear


GIS (Gas Insulated Switchgear) merupakan salah satu bagian penting dari sistem
pembangkitan yang berfungsi sebagai saluran penghubung antara sistem pembangkitan
dan jaringan transmisi milik PLN. GIS adalah sebuah sistem penghubung dan pemutus
jaringan listrik yang dikemas dalam sebuah tabung non-ferro dan menggunakan bahan gas
Sulphurhexaflouride (SF6) sebagai media isolasinya. Gas SF6 mempunyai sifat elektronegatif
yang berperan untuk menghambat busur api yang mungkin terjadi ketika operasi
switchgear. Switchgear mempunyai peran yang sangat penting yaitu sebagai penghubung
antara daya listrik terbangkitkan dari pembangkit dengan saluran transmisi. Switchgear
beroperasi pada tegangan ekstra tinggi, oleh karena itu harus dilengkapi dengan sistem
operasi pengaman dengan tingkat kehandalan tinggi untuk menjaga kelangsungan pasokan
listrik ke konsumen.

b.

SF6 Sebagai Media Isolasi Gas pada Switchgear

Sulphur Hexa Fluorida (SF6)

Untuk tegangan rendah mungkin faktor keselamatan dan cara pemasangan panel relatif
belum begitu diperhatikan dibandingkan dengan untuk tegangan menengah. Sedangkan
untuk tegangan di atas 115 KV faktor ruangan sudah menjadi terbatas untuk meletakkan
panel indoor (dalam ruang), sehingga ukuran komponen dan isolasi perlu diefisienkan. Cara
pengoperasian panel, antisipasi perluasan panel, cara perawatan, kekuatan rangka dan
dinding panel, kemungkinan kesalahan hubung singkat juga menjadi pertimbangan dalam
mendesain panel daya listrik tegangan menengah. Pada panel berisolasi udara faktor
kelembaban, kontaminasi, masuknya gas explosif, uap korosif, debu dan binatang-binatang
kecil masih merupakan masalah. Susunan bus bar yang memanjang di keseluruhan panel
membentuk panel dengan dimensi panjang dan jumlah panel yang tetap. Dengan
menggunakan gas SF6 sebagai isolasi komponen utama di dalam setiap panel baja kedap
udara, maka semua komponennya terlindung dari faktor-faktor di atas. Bus bar panel
diletakkan dalam selubung isolasi per-phasa, sambungan panel dengan panel atau blok
panel diberikan dengan menggunakan busbar sumbat CU berisolasi semi konduktif.
Fleksibilitas sambungan untuk perluasan panel bisa diletakkan di kanan atau kiri panel asal.
Gas SF6 merupakan suatu gas bentukan antara unsur sulphur dan fluor dengan reaksi
eksotermis. Gas SF6 merupakan gas terberat sampai saat ini dengan massa jenis 6,139
kg/m3. Yaitu sekitar 5 kali berat udara pada suhu 0 0 C dan tekanan 1 atm. Dengan sifat tidak

mudah terbakar, tidak larut dalam air, tidak beracun,dan tidak berbau. SF6 ini juga
merupakan isolasi yang baik yaitu 2,5 kali kemampuan isolasi udara. Dalam proses
pembentukan gas SF6 ini akan timbul panas, sehingga pada saat pemisahannya menjadi
sulphur dan fluor juga memerlukan panas sebesar 262 kilo kalori/molekul. Hal ini
menyebabkan gas ini sangat cocok diterapkan sebagai pendingin pada peralatan listrik
yang menimbulkan panas dan bunga api saat bekerja seperti sakelar pemutus beban.
SF6 ini digunakan pada switchgear dan Sakelar PMT Gas SF6 (SF6 Circuit Breaker).

Sifat Kimia
Sifat kimia gas SF6 adalah sebagai berikut:
a) Stabil pada tumbukan sampai dengan suhu 5000C.
b) Lembam (inert)

Dengan sifat ini sangat menguntungkan untuk pemakaian pada swicthgear karena
umur dari bagian-bagian kontak akan lebih lama bila berada pada gas SF6.
c) Sebagai gas elektronegatif. Yaitu kemampuan menangkap elektron bebas yang
terjadi pada saat terjadi pembusuran.
d) Tidak bereaksi dengan material lain sampai suhu 5000C.

. Sifat Fisik Sifat fisik gas SF6 yang menguntungkan ialah :


a) Tidak mudah terbakar.
b) Tidak berwarna.
c) Tidak berbau.
d) Tidak beracun sehingga aman bagi manusia.
e) Merupakan gas berat. Pada tekanan 1 atm suhu 200C kerapatan gas 4,7 kali
udara.
f) Pada suhu dan tekanan normal berbentuk gas.
c. Pemeliharaan Switchgear
Frekuensi pemeliharaan yang dianjurkan akan tergantung pada kondisi lingkungan
dan operasi, sehingga tidak ada ketentuan hukum yang tetap dapat mengatur semua
penerapan. Inspeksi tahunan yang menyeluruh pada switchgear assembly, termasuk elemen
withdrawable pada saat tiga tahun pertama setelah operasi, yang merupakan anjuran
minimum.
Frekwensi inspeksi dapat bertambah atau berkurang tergantung pada observasi dan
pengalaman. Hal yang baik adalah mengikuti rekomendasi pabrikan untuk melaksanakan
inspeksi dan pemeliharaan sampai kita bisa menentukan sendiri.

Transformator tenaga adalah suatu peralatan tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan
tenaga/daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya (mentransformasikan
tegangan) dengan frekuensi sama). Dalam operasi umumnya, transformator-transformator tenaga
ditanahkan pada titik netralnya sesuai dengan kebutuhan untuk sistem pengamanan atau proteksi.
Sebagai contoh transformator 150/70 kV ditanahkan secara langsung di sisi netral 150 kV, dan
transformator 70/20 kV ditanahkan dengan tahanan di sisi netral 20 kV nya. Transformator yang
telah diproduksi terlebih dahulu melalui pengujian sesuai standar yang telah ditetapkan.

A. Tansformator Tenaga
1. Klasifikasi Transformator Tenaga

Transformator tenaga dapat di klasifikasikan menurut sistem pemasangan dan cara


pendinginannya.

Pemasangan :

1. Pemasangan dalam
2. Pemasangan luar
Pendinginan

Menurut cara pendinginannya dapat dibedakan sebagai berikut :

Fungsi dan pemakaian

1. Transformator mesin (untuk mesin-mesin listrik)


2. Transformator Gardu Induk
3. Transformator Distribusi

Kapasitas dan Tegangan

Contoh transformator 3 phasa dengan tegangan kerja di atas 1100 kV dan


daya di atas 1000 MVA ditunjukkan pada Gambar X.1

Gambar X.5 menunjukkan Gas Combined Swithgear (GCS)


yang memiliki tegangan kerja 550kV, 4000A

Gambar X. 6 menunjukkan C-GIS (Cubicle


type Gas Insulated Switchgear)

Current:
1250
Rated
breaking
current:
Features
no
usage
of
no
gas-liquefaction
in
(liquefaction
point:
longer life & Easier maintenance than GCB

to
up

any
-180

to
SF6
ambient
deg

2000A
31.5kA
gas
temp.
C)

current :
up
to
2000A
rated
breaking
current :
up
to
31.5kA
Features
superb
interrupting
performance
compact
low
pressure
of
SF6
insulation
gas
reduction
of
maintenance
and
installation
costs
optimal arrangement of major equipments (VCB, DS, ES BCT, VT and LA)
reduction
of
installation
spac
72.5kV
Gambar X. 11

voltage :
72.5kV
.
current :
630
to
3150A
rated
breaking
current :
up
to
25kA/
40kA
Features
high performance even in the worst case scenario, such as out-of-phase breaking
high speed re-closing duty server circuit conditions switching capacitors

reducted
no
compact and light weight

maintenance
fire

costs
hazard

[Image:Kabayan.jpg|center]] 3. Gangguan-gangguan pada Pemutus (Pemutus


Tenaga
Rusak
atau
Meledak)
Penyebab
kerusakan
pada
pemutus
tenaga
antara
lain
adalah:
a. Arus hubung singkat melewati kemampuan pemutus tenaga (PMT) Langkah
pencegahannya adalah mengganti PMT yang memiliki kemampuan memutus
arus hubung singkat yang lebih besar dengan tingkat hubung singkat.
b.
Kegagalan
pada
sistem
proteksinya
Penyebab
kegagalan
pada
sistem
proteksi
antara
lain:
1)
Baterai
accu
tegangannya
lemah
2)
Relay
tidak
bekerja
dan
atau
terbakar
3) Pengawatan pada bagian s kunder untuk s istem proteksi hubung singkat
4)
Kerusakan
pada
kontak-kontak
dalam
PMT
5)
Mekanisme
penggerak
(motor
listrik)
pada
PMT
macet

Langkah untuk mencegah kegagalan antara lain adalah pada sistem proteksi perlu
dilakukan pengecekan secara menyeluruh dan secara periodik.

C.

RELAI
PROTEKSI
Relai adalah sebuah alat yang bekerja secara otomatis mengatur/ memasukkan suatu rangkaian
listrik (rangkaian trip atau alarm) akibat adanya perubahan rangkaian yang lain Relai proteksi
adalah suatu relai listrik yang digunakan untuk mengamankan peralatan peralatan listrik terhadap
kondisi abnormal.Relai proteksi pembangkit adalah suatu relai proteksi yang digunakan untuk
mengamankan peralatan peralatan listrik seperti generator, transformator utama, transformator
bantu dan motor-motor listrik pemakaian sendiri suatu pembangkit listrik. Yang dimaksud
dengan perangkat sistem proteksi adalah: Relai, Circuit Breaker, Disconnecting Switch
PMT/PMB (Pemutus Tenaga dan Pemutus Beban), Trafo tegangan (PT/ Potential Transformer)
dan Trafo arus (CT/Current Transformer), Battery dan Pengawatan. Fungsi dan peranan relai
proteksi adalah mengamankan operasi peralatan pembangkit dari kecelakaan atau kerusakan
yang
fatal.
D. Sistem

Sebuah generator turbo adalah kombinasi dari turbin langsung


terhubung ke generator listrik untuk pembangkit tenaga listrik .
Uap besar bertenaga generator turbo menyediakan sebagian
besar listrik di dunia dan juga digunakan oleh kapal uap
bertenaga turbo - listrik . [ 1 ]
Kecil turbo - generator dengan turbin gas yang sering digunakan
sebagai unit daya tambahan . Untuk beban dasar generator diesel
biasanya lebih disukai , karena mereka menawarkan efisiensi
bahan bakar yang lebih baik , tapi di sisi lain generator diesel
memiliki kerapatan daya yang rendah dan karenanya ,
membutuhkan lebih banyak ruang .
Efisiensi pembangkit turbin gas yang lebih besar dapat
ditingkatkan dengan menggunakan siklus gabungan , dimana gas
panas yang digunakan untuk menghasilkan uap yang mendorong
pembangkit turbo lain.
Pertama turbo - generator adalah turbin air yang mendorong
generator listrik . Pertama turbin air Hungaria ini dirancang oleh
para insinyur dari Ganz Works pada tahun 1866 , produksi skala
industri dengan dinamo generator dimulai pada tahun 1883 . [ 2 ]
The generator turbo diciptakan oleh seorang insinyur Hungaria
otto Blathy pada tahun 1903 . [ 3 ] Sayangnya untuk Blathy ,
Parsons telah menunjukkan uap turbogenerator bertenaga DC
menggunakan dinamo pada tahun 1887 , [ 4 ] dan pada tahun

1901 telah disediakan pertama industri besar AC turbogenerator


kekuasaan megawatt ke pabrik di Eberfeld , Jerman . [ 5 ]
Turbo generator juga digunakan pada lokomotif uap sebagai
sumber listrik untuk penerangan pelatih dan sistem pemanas .
Hidrogen - cooled generator turbo [sunting ]

Artikel utama: Hidrogen -cooled generator turbo


Berdasarkan generator turbo berpendingin udara , gas hidrogen
masuk ke layanan sebagai pendingin pada rotor dan stator
kadang-kadang hidrogen -cooled generator turbo pada tahun
1937 di Dayton , Ohio , pada bulan Oktober oleh Dayton Power &
Light Co [ 6 ] memungkinkan peningkatan pemanfaatan spesifik
dan efisiensi 99,0% , karena konduktivitas termal yang tinggi,
panas spesifik yang tinggi dan kepadatan rendah dari gas
hidrogen ini adalah jenis yang paling umum di lapangan hari ini .
Hidrogen dapat diproduksi di tempat oleh elektrolisis .
Generator tertutup rapat untuk mencegah melarikan diri dari gas
hidrogen . Tidak adanya oksigen di atmosfer dalam waktu secara
signifikan mengurangi kerusakan isolasi belitan oleh pelepasan
korona akhirnya . Gas hidrogen beredar dalam kandang rotor ,
dan didinginkan oleh heat exchanger gas -to - air. [ 7 ]

Sebuah generator turbo hidrogen -cooled adalah generator turbo


dengan gas hidrogen sebagai pendingin . Hidrogen - cooled
generator turbo dirancang untuk memberikan suasana rendah
drag dan pendinginan untuk aplikasi single - poros dan siklus
gabungan dalam kombinasi dengan turbin uap . [ 1 ] Karena
konduktivitas termal tinggi dan sifat menguntungkan lain dari gas

hidrogen ini adalah Jenis yang paling umum di bidangnya saat


ini .
Isi [ hide ]
1 Sejarah
2 Desain
3 Operasi
3.1 Seal Sistem Minyak
3.2 Pengeringan
3.3 Membersihkan
3.4 Make-up
4 Lihat juga
5 Referensi
6 Pranala luar
Sejarah [sunting ]

Berdasarkan generator turbo berpendingin udara , gas hidrogen


masuk ke layanan sebagai pendingin pada rotor dan stator pada
tahun 1937 di Dayton , Ohio , pada bulan Oktober oleh Dayton
Power & Light Co [ 2 ] memungkinkan peningkatan pemanfaatan
khusus dan efisiensi 99,0 % .
Desain [sunting ]

Penggunaan gas hidrogen sebagai pendingin didasarkan pada


sifat-sifatnya , yaitu kepadatan rendah , panas spesifik yang
tinggi , dan konduktivitas termal tertinggi ( 0,168 W / (m K ) )

dari semua gas , melainkan 7-10 kali lebih baik di pendinginan


dari udara . Keuntungan lain dari hidrogen deteksi mudah oleh
sensor hidrogen . Sebuah generator hidrogen -cooled dapat
secara signifikan lebih kecil , dan karena itu lebih murah ,
daripada satu berpendingin udara . Untuk pendingin stator , air
dapat digunakan .
Helium dengan termal - konduktivitas 0,142 W / (m K ) dianggap
sebagai pendingin juga, namun biaya tinggi menghambat adopsi
meskipun non - mudah terbakar nya . [ 3 ]
Umumnya , tiga pendekatan pendingin yang digunakan . Untuk
generator hingga 300 MW , pendingin udara dapat digunakan .
Antara 250-450 MW pendinginan hidrogen digunakan . Untuk
pembangkit listrik tertinggi , sampai 1800 MW , pendingin
hidrogen dan air digunakan , rotor adalah hidrogen -cooled,
gulungan stator terbuat dari tabung tembaga berongga
didinginkan dengan air yang bersirkulasi melalui mereka .
Generator menghasilkan tegangan tinggi , pilihan tegangan
tergantung pada tradeoff antara tuntutan untuk isolasi listrik dan
tuntutan untuk menangani arus listrik tinggi. Untuk generator
hingga 40 MVA , tegangan 6,3 kV , generator besar dengan daya
di atas 1.000 MW menghasilkan tegangan hingga 27 kV ,
tegangan antara 2,3-30 kV yang digunakan tergantung pada
ukuran generator . Pembangkitan dikirim ke langkah - up
transformator terdekat , di mana ia diubah ke listrik transmisi
tegangan ( biasanya antara 115 dan 1200 kV ) .
Untuk mengontrol kekuatan sentrifugal pada kecepatan rotasi
tinggi , rotor dipasang horizontal dan diameter biasanya tidak
melebihi 1,25 meter yang , yang diperlukan ukuran besar dari koil
dicapai dengan panjang mereka . Generator beroperasi biasanya
pada 3000 rpm selama 50 Hz dan 3600 rpm selama 60 Hz sistem
untuk mesin dua kutub , setengah dari yang untuk mesin empatkutub .

Turbogenerator ini juga berisi sebuah generator kecil


menghasilkan tenaga eksitasi langsung saat kumparan rotor .
Generator Lama digunakan dinamo dan cincin slip untuk injeksi
DC ke rotor , tapi kontak mekanik bergerak yang tergantung pada
pemakaian . Generator modern memiliki generator eksitasi pada
poros yang sama seperti turbin dan generator yang utama , dioda
diperlukan terletak langsung pada rotor . Eksitasi saat ini pada
generator yang lebih besar dapat mencapai 10 kA . Jumlah daya
eksitasi berkisar antara 0,5-3 % dari output daya pembangkit .
Rotor biasanya berisi topi atau kandang terbuat dari bahan bukan
magnetik , perannya adalah untuk menyediakan jalur impedansi
rendah untuk arus eddy yang terjadi ketika tiga fase generator
tidak merata dimuat . Dalam kasus tersebut , arus eddy
dihasilkan dalam rotor , dan pemanasan Joule dihasilkan bisa
dalam kasus yang ekstrim menghancurkan generator . [ 4 ]
Gas hidrogen beredar dalam sebuah loop tertutup untuk
menghilangkan panas dari bagian aktif maka didinginkan oleh
heat exchanger gas -to - air di frame stator . Tekanan kerja hingga
6 bar .
Sebuah detektor konduktivitas termal on-line ( TCD ) analyzer
digunakan dengan tiga rentang pengukuran . Kisaran pertama
( 80-100 % H2 ) untuk memantau kemurnian hidrogen selama
operasi normal . Yang kedua ( 0-100 % H2 ) dan ketiga ( 0-100 %
CO2 ) berkisar ukur memungkinkan pembukaan aman dari turbin
untuk pemeliharaan . [ 5 ]
Hidrogen memiliki viskositas yang sangat rendah , properti yang
menguntungkan untuk mengurangi kerugian hambatan pada
rotor , kerugian ini bisa signifikan , karena rotor berdiameter
besar dan kecepatan rotasi tinggi . Setiap pengurangan dalam
kemurnian pendingin hidrogen meningkatkan kerugian windage
dalam turbin , seperti udara 14 kali lebih padat daripada hidrogen
, masing-masing 1 % dari udara berhubungan dengan sekitar 14

% peningkatan kepadatan pendingin dan peningkatan terkait


viskositas dan tarik . Sebuah kemurnian penurunan 97-95 % pada
generator besar dapat meningkatkan kerugian windage sebesar
32 % , hal ini setara dengan 685 kW untuk 907 MW pembangkit
[ 6 ] Kerugian windage juga meningkatkan kehilangan panas dari
generator dan masalah pendinginan terkait . . [ 7 ]
Operasi [sunting ]

Tidak adanya oksigen di atmosfer dalam waktu secara signifikan


mengurangi kerusakan isolasi belitan oleh pelepasan korona
akhirnya , . Ini dapat menjadi masalah sebagai generator
biasanya beroperasi pada tegangan tinggi , sering 20 kV [ 8 ]
Seal Sistem Oil [sunting ]
Bantalan harus kebocoran - ketat. Sebuah segel kedap udara ,
biasanya segel cair, digunakan , minyak turbin pada tekanan
tinggi daripada hidrogen di dalamnya biasanya digunakan .
Sebuah logam , misalnya kuningan , cincin ditekan oleh pegas ke
shaft generator , minyak dipaksa di bawah tekanan antara cincin
dan poros , bagian dari minyak mengalir ke sisi hidrogen
generator , bagian lain untuk sisi udara . Minyak entrains
sejumlah kecil udara , seperti minyak diresirkulasi , beberapa
udara yang terbawa ke generator . Ini menyebabkan udara
kontaminasi penumpukan bertahap dan membutuhkan
mempertahankan kemurnian hidrogen . Sistem pemulungan
digunakan untuk tujuan ini; gas ( campuran udara entrained dan
hidrogen , dibebaskan dari minyak ) dikumpulkan dalam tangki
penampungan untuk minyak penyegelan , dan dilepaskan ke
atmosfer , kerugian hidrogen harus diisi ulang , baik dari gas
silinder atau dari generator hidrogen di tempat . Degradasi
bantalan menyebabkan kebocoran minyak yang lebih tinggi ,
yang meningkatkan jumlah udara ditransfer ke generator ,

peningkatan konsumsi minyak dapat dideteksi oleh flow meter


yang terkait dengan masing-masing membawa [ 9 ] .
Pengeringan [sunting ]
Kehadiran air dalam hidrogen harus dihindari , karena
menyebabkan kerusakan sifat pendinginan hidrogen , korosi dari
bagian pembangkit , lengkung dalam gulungan tegangan tinggi ,
dan mengurangi masa pakai generator . Sebuah pengering
berbasis pengering biasanya disertakan dalam lingkaran sirkulasi
gas , biasanya dengan probe kelembaban di outlet pengering itu ,
kadang-kadang juga di inlet nya . Kehadiran kelembaban juga
merupakan bukti tidak langsung untuk udara bocor ke dalam
kompartemen pembangkit . [ 10 ] Pilihan lain adalah
mengoptimalkan hidrogen pemulungan , sehingga titik embun
disimpan dalam spesifikasi pabrik pembangkit . Air biasanya
dimasukkan ke dalam atmosfer genset sebagai pengotor dalam
minyak turbin , rute lain adalah melalui kebocoran pada sistem
pendingin air [ 11 ] .
Purging [sunting ]
Batas mudah terbakar ( 4-75 % hidrogen di udara pada suhu
normal , lebih luas pada suhu tinggi [ 12 ] ) , suhu autosulutan
tersebut pada 571 C , energi sangat rendah minimum
pengapian , dan kecenderungan untuk membentuk ledakan
campuran dengan udara , mensyaratkan ketentuan harus dibuat
untuk menjaga kandungan hidrogen dalam generator di atas atas
atau di bawah batas mudah terbakar setiap saat , dan langkahlangkah keamanan hidrogen . Ketika diisi dengan hidrogen ,
overpressure harus dipertahankan sebagai inlet udara ke
generator dapat menyebabkan ledakan berbahaya dalam ruang
tertutup . Generator kandang yang dibersihkan sebelum
membukanya untuk pemeliharaan , dan sebelum mengisi
generator dengan hidrogen . Selama shutdown, hidrogen
dibersihkan oleh gas inert , maka gas inert digantikan oleh udara;

urutan berlawanan digunakan sebelum startup . Karbon dioksida


atau nitrogen dapat digunakan untuk tujuan ini , karena mereka
tidak membentuk campuran mudah terbakar dengan hidrogen
dan murah . Kemurnian sensor gas yang digunakan untuk
menunjukkan akhir dari siklus pembersihan , yang lebih pendek
startup dan waktu shutdown dan mengurangi konsumsi gas
pembersihan . Karbon dioksida disukai sebagai akibat perbedaan
kepadatan sangat tinggi dengan mudah menggantikan hidrogen .
Carbon Dioksida diakui ke bagian bawah generator pertama ,
mendorong Hidrogen keluar di bagian atas. Kemudian udara
masuk ke atas , mendorong Karbon Dioksida keluar di bagian
bawah . Purging paling baik dilakukan dengan generator
berhenti . Jika dilakukan pada pembatasan , para fans generator
yang akan mencampur gas dan sangat meningkatkan waktu yang
diperlukan untuk mencapai kesucian .
Make-up [sunting ]
Hidrogen sering diproduksi di tempat dengan menggunakan
tanaman yang terdiri dari sebuah array dari sel elektrolisis ,
kompresor dan kapal penyimpanan . Hal ini mengurangi
kebutuhan untuk jumlah yang disimpan hidrogen dikompresi dan
memungkinkan penyimpanan dalam tangki bertekanan rendah ,
dengan manfaat keamanan yang terkait dan biaya yang lebih
rendah . Beberapa gas hidrogen harus disimpan untuk mengisi
generator tetapi dapat juga dihasilkan di tempat.
Sebagai teknologi berkembang tidak ada bahan rentan terhadap
hidrogen embrittlement digunakan dalam desain pembangkit .
Tidak mengikuti hal ini dapat menyebabkan kegagalan peralatan [
13 ] .
a. FOTOMETER

FOTOMETER
Prinsip kerja dari alat fotometer ialah sejumlah tertentu larutan logam
disemprotkan ke dalam nyala. Pelarut kemudian akan menguap meninggalkan serbuk
garam halus yang kemudian diatomkan. Intensitas emisi radiasi yang dipancarkan oleh
unsur itu mempunyaihubungan dengan konsentrasi dari unsur tersebut. Atom - atom akan
mengalami eksitasi bila mernyerap energi. Energi tersebut akan dipancarkan ketika atom
tereksitasi dan kemudian kembali ke keadaan dasar sehingga detektor dapat mendeteksi energi
yang terpancar tersebut.
Alat fotometer pada prinsipnya memiliki kesamaan seperti spektrofotometer, yang
membedakan hanyalah penggunaan filter sebagai monokromatornya. Filter hanya digunakan
untuk meneruskan cahaya namun dapat juga menyerap sumber radiasi dari gelombang lain.
Penggunaan fotometer lebih sering digunakan untuk kebutuhan laboratorium klinis (analisa
darah).
Fotometer terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
Selang aspirator
Selang aspirator berfungsi sebagai penghisap larutan yang akan diukur
Pompa peristatik
Pompa peristatik berfungsi untuk menyedot sampel yang berasal dari kuvet ke saluran
pembuangan
Fotometer merupakan peralatan dasar di laboratorium klinik untuk mengukur intensitas
atau kekuatan cahaya suatu larutan. Sebagian besar laboratorium klinik menggunakan alat ini
karena alat ini dapat menentukan kadar suatu bahan didalam cairan tubuh seperti serum atau
plasma. Polarimetri adalah meteode yang digunakan untuk analisis komponen menggunakan
polarimeter.

B. Prinsip Kerja

Prinsip dasar fotometri adalah pengukuran penyerapan sinar akibat interaksi sinar yang
mempunyai panjang gelombang tertentu dengan larutan atau zat warna yang dilewatinya.
Kebanyakan photometers mendeteksi cahaya dengan photoresistors, dioda atau photomultipliers.
Untuk menganalisis cahaya, fotometer bisa mengukur cahaya setelah melalui filter atau melalui
monokromator penentuan ditentukan panjang gelombang atau untuk analisis terhadap distribusi
spektrum cahaya.

C.

Jenis-Jenis Fotometer
Absorption
Fotometer
Flame-fotometer
Fluorometer
Nefelometer
Atomik spektrometer

D. Spesifikasi Fotometer
Terdapat 2 jenis fotometer, fotometer portabel dan non portabel. Berikut ini jenis-jenis
fotometer portabel yang sederhana tetapi sangat akurat iluminansi L201/Lux meter, dengan
sistem khusus seperti fluks bercahaya dan pengukuran fotometer.
1. Pencahayaan L201 photometer
Fotometer iluminansi L201 menawarkan biaya yang lebih rendah ditambah dengan akurasi yang
tinggi iluminansi photopic detektor. Rentang operasi 0-19,999 Lux membuat L201 cocok untuk
kantor dalam ruangan dan aplikasi pencahayaan industri rentang pengukuran lain yang tersedia
termasuk kalibrasi footcandles.
2. L202 Pencahayaan dam Fotometer Luminance
L202 radiometer digital sangat dirancang untuk pengukuran akurat dari iluminansi dan terang
layar dengan biaya rendah dan telah digunakan secara luas oleh para insinyur sistem medis di
seluruh dunia. Dengan sederhana, fungsi langsung dan dirancang dengan user dalam pikiran,
operasi seperti otomatis sensing dan kalibrasi detektor dipilih kepala berarti bahwa meter
memiliki aplikasi ke setiap daerah membutuhkan handal, terjangkau, pengukuran mudah.
3. L203 Pencahayaan dan Fotometer Luminance
L203 disediakan dengan aksesoris untuk kedua dan pencahayaan pengukuran pencahayaan.
Dengan rentang pengukuran besar ,001-199 990 fotometer ini cocok untuk berbagai aplikasi
termasuk dalam keadaan darurat. Fitur utama termasuk otomatis atau manual mulai, LCD
backlight display, beralih antara Lux dan footcandle atau cd / dan footLambert, RS232 interface
rata-rata, m dan integrasi, minimum dan nilai maksimum.
4. Luminous Flux Fotometer
Luminous Flux Fotometer terdiri dari segi seri L203 dan L300 fotometer dengan mengintegrasi
dan detektor fotopic. Aplikasi untuk pengukuran fluks bercahaya termasuk dan miniatur lampu
otomotif, LED dan sumber dipandu ringan seperti dan endoskopi iluminator mikrosop.

5. Spot Mengukur Aksesori


Aplikasi yang memerlukan pengukuran pencahayaan pada area kecil, sumber kecil atau sumbersumber jauh membutuhkan penambahan titik pengukuran aksesori dipasang untuk photopic
detektor fotometer tersebut. SMU 203 memiliki pilihan 25mm-50m dan 100mm C mount lensa
dan tabung ekstensi memberikan berbagai ukuran spot dan bidang pandang.
6. L300 Fotometer
Sero L300 dirancang untuk aplikasi yang memerlukan pengukuran kontinudi lokasi tetap.
Fotometer ini telah diganti oleh fotometer L203.
7. L103 Fotometer
Fotometer ini diproduksi sebelum Januari 1999 dan sekarang telah diganti dengan L202, L201
dan L203 seri fotometers. Fotometer ini memiliki berbagai penguat dengan pembacaan skala
penuh dari 1.999 Lux atau cd / m sampai dengan 199 900 Lux atau cd / m.
8. L101 Fotometer
Fotometer L101 secara khusus diproduksi untuk mengukur iluminansi dan pencahayaan

Terisolasi XLPE (XLPE Insulated)


Kabel N2FGBY
Yaitu jenis kabel dengan inti tembaga dengan sistem isolasi
XLPE yang mempunyai pelindung bagian dalam PVC dengan
perisai kawat baja datar dan pita dan dilindungi PVC pada
bagian luarnya.ukuran tegangan antara 600/1000 V.kabel
jenis ini biasa digunakan untuk sirkuit atau rangkaian power
eletronik.dengan klasifikasi inti kabel sbagai berikut :
Dua-inti
:
biru
muda-hitam
Tiga-inti
:
Biru
muda-kuning-hitam
Empat-inti
:
biru
muda-merah-kuning-hitam
Lima-inti
:
hijau/
-biru
muda-merah-kuning-hitam
Diatas lima-inti : hitam dengan angka-angka berwarna putih

Kabel N2XRGBY
Yaitu jenis kabel dengan inti tembaga yang di-anil-kan
dengan sistem isolasi XLPE yang mempunyai pelindung
bagian dalam PVC dengan perisai kawat baja bundar galvanis
dan dilindungi PVC pada bagian luarnya.ukuran tegangan
antara 600/1000 V.kabel jenis ini biasa digunakan untuk
sirkuit atau rangkaian power eletronik.dengan klasifikasi inti
kabel
sbagai
berikut
:
Dua-inti
:
biru
muda-hitam
Tiga-inti
:
Biru
muda-kuning-hitam
Empat-inti
:
biru
muda-merah-kuning-hitam
Lima-inti
:
hijau/
-biru
muda-merah-kuning-hitam
Diatas lima-inti : hitam dengan angka-angka berwarna putih