Anda di halaman 1dari 9

TUGAS MATA KULIAH DESAIN TEKNIK LINGKUNGAN I (TL-4101)

SEMESTER I 2015/2016
TUJUAN:
1. Memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai tahapan dalam
merencanaakan suatu sistem pengolahan air minum dan pengolahan air
limbah domestik.
2. Memberikan pemahaman kepada mahasiswa sehingga siswa diharapkan
mampu melakukan perhitungan rinci untuk setiap unit pengolahan dan
menuangkannya dalam bentuk gambar teknik yang baik dan benar.
3. Mahasiswa mampu mengevaluasi permasalahan yang timbul pada suatu
sistem pengolahan air minum dan sistem pengolahan air limbah domestik.
KETENTUAN PENGERJAAN TUGAS
1. Tugas ini merupakan prasyarat bagi mahasiswa untuk mengikuti ujian akhir
semester dan nilainya berkontribusi terhadap nilai akhir mata kuliah Desain
Teknik Lingkungan I.
2. Tugas dikerjakan secara berkelompok dengan system Pembelajaran
Kolaboratif (COLLABORATIVE LEARNING), masing-masing kelompok
beranggotakan 6 8 mahasiswa yang terbagi ke dalam 2 grup kecil terdiri atas
3 4 mahasiswa
3. Setiap mahasiswa harus mengerjakan tugas berupa perencanaan bangunan
pengolahan air minum dan air buangan berdasarkan data fiktif yang diberikan.
4. Masing-masing mahasiswa harus membuat laporan perencanaan.
5. Setiap melakukan asistensi, mahasiswa harus mengisi dan menandatangani
daftar hadir/berita acara.
6. Selama mengerjakan tugas, masing-masing kelompok didampingi oleh
seorang asisten dan disediakan tempat dan waktu tertentu
MATERI TUGAS
Berdasarkan data kuantitas/kapasitas pengolahan dan kualitas air baku dan air limbah
domestik yang diberikan, saudara diminta untuk merencanakan suatu sistem &
bangunan pengolahan air minum dan air limbah yang akan digunakan untuk melayani
penduduk suatu kota.
1. Langkah pertama adalah membuat skema (diagram) alternative system
pengolahan yang terdiri dari unit-unit proses/operasi yang mungkin
diperlukan berdasarkan parameter-parameter kualitas air baku dan air limbah
yang akan diturunkan. Untuk itu perlu dibandingkan kadar parameter kualitas
air baku dan air limbah terhadap standard kualitas, parameter apa saja dan
seberapa besar parameter itu perlu diturunkan.
2. Membuat rencana layout alternative system yang terpilih.
3. Melakukan perancangan rinci dari unit-unit terpilih (dimensioneering),
gunakan criteria desain yang sesuai dalam perhitungan.

4. Membuat gambar perencanaan setiap unit yang digunakan, meliputi gambar


denah, potongan memanjang, potongan melintang dan detail-detail bagian
tertentu. Gambar dituangkan pada kertas A3.
5. Membuat profil hidrolis yang menggambarkan taraf muka air dari unit operasi
pertama hingga reservoir.
Rincian Tugas Asistensi Setiap Minggu Mata Kuliah Desain Teknik Lingkungan I
Bagian Perencanaan Bangunan Air Minum Semester I 2015/2016 dapat dilihat di
blendedlearning.itb.ac.id

DATA DASAR PERENCANAAN


A. PENGOLAHAN AIR MINUM
PENGOLAHAN AIR MINUM
1. Kebutuhan air untuk wilayah perencanaan adalah sebagai berikut :
Jenis
2013

2023

2033

Kebutuhan Domestik (liter/detik)

503,17

618,63

719,86

Kebutuhan Non Domestik (liter/detik)

148,98

162,05

169,64

Kebutuhan Perkotaan (liter/detik)

55,22

68,07

78,95

2. Periode perencanaan selama 20 tahun terbagi menjadi dua tahap dan setiap
tahan berlangsung selama 10 tahun
3. Tingkat pelayanan tiap tahap :
Tahan I = 40%
Tahap II = 50%
*Pentahapan bisa ditentukan oleh asisten atau kesepakatan dengan mahasiswa
disesuaikan dengan kondisi yang ada
4. Tingkat kehilangan air :
Tahap I dan II = 20%
5. Fluktuasi kebutuhan air
Pemakaian harian maksimum (fm) = 1,1
Pemakaian jam puncak (fp) = 1,3
6. Air baku diperoleh dari sungai dengan data sbb :
PARAMETER

SATUAN

HASIL ANALISA

FISIK
Bau
Zat Padat Terlarut
Zat Padat Tersuspensi
Kekeruhan
Rasa
Temperatur
Warna

mg/l
mg/l
NTU
o
C
TCU

Tidak Berbau
116
315
185
Tidak Berasa
25
30

KIMIA
Besi (Fe)
Kesadahan (CaCO3)
Kalsium

mg/l
mg/l
mg/l

1,09
76
19,65

PARAMETER

SATUAN

HASIL ANALISA

mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l

6,56
12,06
0,4
7,32
41,2
39,24
0,096
0,01
0,206

Magnesium (Mg)
Klorida (Cl-)
Mangan (Mn)
Ph
Sulfat
Bikarbonat
Seng
Tembaga
Amoniak

7. Kebutuhan bahan kimia


o Koagulan yang digunakan berupa Alum, dosis koagulan yang
diperoleh adalah 25 mg/l
o Desinfektan yang digunakan adalah kaporit, dosis desinfektan adalah 4
mg/l
Data lain yang diperlukan bisa diasumsikan seperlunya
B. PENGOLAHAN AIR BUANGAN DOMESTIK
1. Kuantitas Badan Air Penerima
Adapun kualitas sungai yang akan menjadi badan air penerima yakni :
Tabel 1. Kualitas Badan Air Penerma

No
FISIKA
1
2
3
4
6

Paramter

Satua
n

Kualitas

Temperatur
Residu terlarut
Zat tersuspensi
Kekeruhan NTU
Kecerahan

Celciu
s
mg/l
mg/l
NTU
Cm

27.7
143.67
15
135

mg/l
mg/l

7.6
13.2
129.3

mg/l
mg/l

53.4
-

KIMIA
1 pH
2 CO2bebas
3 HCO3
Kesadahan(CaC
4 O3)
5 Sulfida(H2S)

No
6
7
8
9
11
12
13
16
17
18
19
20
22
23
28
29
BIOLO
GI

Paramter
Ammonia(NH3)
Nitrit(NO2-N)
Nitrat(NO3-N)
Fosfat(PO4)
Oksigen Terlarut
COD
BOD
Besi (Fe)
Air Raksa
Nikel (Ni)
Tembaga (Cu)
Seng (Zn)
Kadmium (Cd)
Timbal (Pb)
Mangan (Mn)
Natrium (Na)

1 MPN E.coli
2 MPN Coliform

Satua
n
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
(Hg)
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
mg/l
JPT/10
0
JPT/10
0

Kualitas
0.01
0.04
1.15
0.22
2.9
15.42
10.87
0.14
0.54
0.03
0.01
0.02
0.0087
0.076
34.33

240
460

2. Fluktuasi debit air buangan


Tabel 2. Fluktuasi Debit Air Buangan Domestik
Waktu
00.00-01.00
01.00-02.00
02.00-03.00
03.00-04.00
04.00-05.00
05.00-06.00
06.00-07.00
07.00-08.00
08.00-09.00
09.00-10.00
10.00-11.00
11.00-12.00
12.00-13.00
13.00-14.00

% Air
Buangan
2.5
2.5
2.5
2.5
3.3
3.79
5.01
5.91
5.91
5.4
5.05
4.65
4.65
4.85

Waktu
14.00-15.00
15.00-16.00
16.00-17.00
17.00-18.00
18.00-19.00
19.00-20.00
20.00-21.00
21.00-22.00
22.00-23.00
23.00-24.00
Debit Kelompok A
(m3/day)
Debit Kelompok B
(m3/day)

% Air
Buangan
4.85
4.85
5.38
6.1
4.32
4.32
3.53
2.93
2.6
2.6
0.926
1.423

3. Kualitas Air Limbah


4. Berikut ini adalah kualitas air limbah domestik sebagai inlet dari sistem pengolahan air limbah.
5.
6.
7. Tabel 3. Konsentrasi Pencemar pada Air Limbah Domestik untuk 12 Kota
8.
9. Param
eter
25. BOD
38. COD
51. TSS
64. Amoni
ak
77. Oil and
Grease
90. Feacal
Coli

10. S
at
u
a
n
26. m
g/
L
39. m
g/
L
52. m
g/
L
65. m
g/
L
78. m
g/
L
91. (x
1

11. Konsentrasi Air Limbah


18.
19.
20.
21.
5
6
7
8

14.
1

15.
2

16.
3

17.
4

22.
9

23.
10

24. Ketera
ngan

27.
3

28.
32

29.
37

30.
31

31.
37

32.
36

33.
35

34.
32

35.
39

36.
35

37.

40.
2

41.
26

42.
28

43.
12

44.
26

45.
19

46.
20

47.
15

48.
25

49.
29

50.

53.
3

54.
31

55.
36

56.
39

57.
32

58.
39

59.
30

60.
32

61.
32

62.
37

63.

66.
6

67.
74

68.
63

69.
65

70.
63

71.
63

72.
67

73.
46

74.
51

75.
41

76.

79.
5

80.
46

81.
76

82.
63

83.
53

84.
56

85.
71

86.
10

87.
98

88.
87

89.

92.
5

93.
6

94.
8

95.
3

96.
5

97.
5

98.
8

99.
6

100.
5

101.
3

102.

07
)
103.
104.
105.

Catatan :
Setiap kelompok menggunakan data kualitas air limbah sesuai dengan nomor kelompok masing-masing.
106.
Data lain yang dibutuhkan dapat diasumsikan sesuai pertimbangan disain

107.