Anda di halaman 1dari 5

INISIASI 1

RUANG LINGKUP AKUNTANSI


RUANG LINGKUP AKUNTANSI
Pengertian Akuntansi
Horngern (2000) mendefinisikan akuntansi sebagai proses pencatatan, pengukuran
dan penyampaian-penyampaian informasi ekonomi agar dapat dipakai sebagai dasar
pengambilan keputusan atau kebijaksanaan.
Menurut AICPA (American Institute of Certified Public Accountant), akuntansi adalah
seni pencatatan, penggolongan dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dalam ukuran
moneter, transaksi dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan
termasuk menafsirkan hasil-hasilnya.
Pihak-pihak yang Berkepentingan (Stakeholders)
Akuntansi menyediakan informasi akuntansi berupa laporan-laporan bagi pihak yang
berkepentingan (stakeholders) mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan.
Pihak-pihak tersebut dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu pihak internal dan eksternal.
1. Pihak internal adalah pengelola perusahaan (manajemen)
2. Pihak eksternal adalah pihak-pihak di luar perusahaan yaitu para investor, kreditor,
pemilik perusahaan/pemegang saham dan badan pemerintah serta instansi perpajakan.
Bidang Spesialisasi Akuntansi
Dalam praktiknya, akuntansi memiliki beberapa bidang spesialisasi. Bidang spesialisasi
akuntansi secara garis besar dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu: akuntansi keuangan dan
akuntansi manajemen.
1) Akuntansi keuangan (financial accounting) adalah bidang akuntansi yang berkaitan
dengan pencatatan dan pelaporan data serta kegiatan ekonomi perusahaan yang
menghasilkan laporan keuangan secara periodik yang dapat digunakan sebagai
informasi intern dan ekstern perusahaan.
2) Akuntansi manajemen (management accounting) adalah bidang akuntansi yang
berkaitan dengan pengambilan keputusan atas berbagai alternatif tindakan dan
membantu memilih alternatif yang paling baik yang harus diambil oleh pengelola
perusahaan. Akuntansi manajemen juga membantu manajemen dalam menjalankan
operasi perusahaan sehari-hari dan merencanakan masa depan operasi.
Bidang spesialisasi akuntansi yang lain adalah akuntansi biaya, akuntansi perpajakan,
akuntansi anggaran, sistem akuntansi, dan akuntansi sosial.
Konsep Dasar Akuntansi
Konsep akuntansi dibedakan menjadi 2 (dua) konsep dasar, yaitu:
a) Konsep Entitas Usaha (Business Entity Concept), merupakan konsep akuntansi yang
didasarkan pada entitas usaha. Perusahaan dipandang sebagai entitas terpisah dari
pemilik, kreditor atau pihak yang berkepentingan, atau dengan kata lain aktivitas
usaha dicatat secara terpisah dari aktivitas pihak yang berkepentingan.

b) Konsep Biaya Historis (Historical Cost Concept), merupakan konsep akuntansi yang
menyatakan bahwa barang atau jasa yang dibeli oleh suatu entitas dicatat pada harga
saat transaksi tersebut terjadi. Tetapi, konsep ini memiliki kelemahan yaitu nilai uang
yang terus berubah, sehingga catatan akuntansi tidak dapat mencerminkan keadaan
sebenarnya. Misal: tanah yang dibeli 10 tahun yang lalu tetap disajikan harga
perolehannya 10 tahun yang lalu.
PERSAMAAN AKUNTANSI
Persamaan akuntansi adalah hubungan antara aktiva (assets), kewajiban (liabilities) dan
modal/ekuitas (equities) yang dinyatakan dalam suatu persamaan. Unsur-unsur
persamaan akuntansi terdiri dari 3 (tiga) yaitu: aktiva (assets), utang (liabilities) dan
modal/ekuitas (equities).
AKTIVA = UTANG + MODAL
Persamaan akuntansi itu adalah keseimbangan antara sisi aktiva (kiri) dan sisi pasiva
(kanan).
Pengertian 3 (tiga) unsur persamaan akuntansi:
Aktiva (assets) adalah kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan dan memberikan
keuntungan bagi usaha tersebut di masa mendatang. Contoh: kas, piutang,
tanah/bangunan, kendaraan, peralatan dan lain-lain.
Utang (liabilities) adalah berupa utang atau pinjaman yang harus dibayarkan kepada
pihak luar.
Modal/ekuitas (equities) adalah jumlah aktiva yang tersisa setelah dikurangi
kewajiban-kewajiban.
TRANSAKSI DAN JURNAL UMUM
Transaksi adalah peristiwa atau kejadian yang dapat mengakibatkan berubahnya aktiva,
utang, ataupun modal. Setiap transaksi yang terjadi di suatu entitas bisnis dicatat dalam
jurnal umum, dengan berdasarkan bukti-bukti transaksi, misalnya: kuitansi, cek, nota
pembelian, dan sebagainya.
Semua transaksi yang ada pada jurnal umum setiap periode tertentu akan
diposting/dipindahkan ke buku besar.
Contoh Soal
Berikut ini adalah transaksi dari usaha salon kecantikan Cantik milik Ny. Irni.
A. Ny. Irni mendirikan usaha salon Cantik dengan menyetor uang pribadinya sebesar
Rp40.000.000,00
B. Pembelian secara tunai peralatan salon seperti meja dan kursi rias, kursi untuk
mencuci rambut, lemari, rak troli seharga Rp20.000.000,00
C. Pembelian perlengkapan salon seperti kapas, tisu, sabun, shampo, berbagai macam
krim perawatan tubuh sebesar Rp10.000.000,00
D. Pembelian peralatan salon elektrik yaitu berupa steamer, alat facial, home sauna
seharga Rp15.000.000,00 secara kredit.
E. Penerimaan pendapatan dari jasa perawatan rambut sebesar Rp1.000.000,00, tunai.
F. Penerimaan jasa perawatan wajah dari sekelompok pelanggan senilai
Rp2.500.000,00 dan akan dibayar dalam waktu dua minggu ke depan.
G. Pembayaran gaji untuk 2 (dua) orang kapster @ Rp950.000,00

H. Pada akhir bulan diterima sebagian piutang dari pelanggan sebesar Rp2.500.000,00
dibayar tunai.
Diminta :
Buatlah persamaan akuntansinya dengan susunan sebagai berikut:
Jawaban:
AKTIVA
Kas
Piutang
A
B
C

40.000.000
(20.000.000)
20.000.000
(10.000.000)
10.000.000

Perlengkapan

20.000.000
20.000.000
10.000.000
10.000.000

10.000.000
1.000.000
11.000.000

F
G
H

11.000.000
(1.900.000)
9.100.000
2.500.000
11.600.000

Ekuitas, Irni
40.000.000

2.500.000
2.500.000
2.500.000
(2.500.000)
0

40.000.000

10.000.000

20.000.000
15.000.000
35.000.000

15.000.000
15.000.000

10.000.000

35.000.000

15.000.000

10.000.000

35.000.000

15.000.000

10.000.000

35.000.000

15.000.000

40.000.000
1.000.000
41.000.000
2.500.000
43.500.000
(1.900.000)
41.600.000

10.000.000

35.000.000

15.000.000

41.600.000

D
E

Peralatan

PAS I VA
Utang
Usaha

40.000.000

Analisis Transaksi
A. Setoran modal berupa uang kas Rp40.000.000,00 juta akan mengakibatkan
bertambahnya aktiva berupa kas dengan diimbangi dengan bertambahnya pasiva pada
ekuitas, Irni dengan jumlah yang sama.
B. Pembelian peralatan salon mengakibatkan bertambahnya aktiva berupa peralatan
seharga Rp20.000.000,00 dan diimbangi dengan berkurangnya aktiva lain berupa kas
sebesar Rp20.000.000,00.
C. Pembelian perlengkapan salon mengakibatkan bertambahnya aktiva berupa
perlengkapan sebesar Rp10.000.000,00 dan diimbangi dengan berkurangnya aktiva
lain berupa kas sebesar Rp10.000.000,00
D. Pembelian secara kredit peralatan salon elektrik mengakibatkan bertambahnya aktiva
berupa peralatan sebesar Rp15.000.000,00 dan diimbangi dengan
timbulnya/bertambahnya utang sebesar Rp15.000.000,00
E. Penerimaan pendapatan sebesar Rp1.000.000,00 berakibat bertambahnya harta berupa
kas sebesar Rp1.000.000,00 dan diimbangi dengan bertambahnya ekuitas, Irni sebesar
Rp1.000.000,00.
F. Penerimaan pendapatan jasa pelanggan Rp2.500.000,00 secara kredit mengakibatkan
bertambahnya aktiva berupa piutang sebesar Rp2.500.000,00 dan diimbangi dengan
bertambahnya ekuitas, Irni sebesar Rp2.500.000,00

G. Pembayaran gaji 2 orang kapster sebesar Rp950.000,00 per orang berakibat


berkurangnya aktiva berupa kas sebesar Rp1.900.000,00 dan diimbangi dengan
berkurangnya ekuitas, Irni sebesar Rp1.900.000,00
H. Pelunasan piutang oleh pelanggan mengakibatkan bertambahnya aktiva berupa kas
sebesar Rp2.500.000,00 dan berkurangnya aktiva berupa piutang sebesar
Rp2.500.000,00
LAPORAN KEUANGAN (Financial Statement).
Laporan keuangan yang umumnya disusun oleh manajemen adalah:
1.
Neraca
Neraca adalah daftar yang sistematis dari aktiva, utang dan modal pada tanggal
tertentu. Penyajian akun-akun dalam neraca menurut urutan likuiditasnya. Aktiva
terdiri dari aktiva lancar (misalnya: kas, piutang, persediaan barang dagang,
perlengkapan kantor, investasi jangka pendek, dll) dan aktiva tetap (misalnya:
kendaraan, mesin, peralatan kantor, gedung, tanah, dll).
2.
Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi adalah laporan yang memuat ikhtisar pendapatan dan beban
suatu perusahaan untuk satu periode akuntansi tertentu. Laporan laba rugi
merupakan suatu gambaran tentang hasil usaha perusahaan atau operasi
perusahaan. Laporan laba rugi hanya memuat akun-akun pendapatan dan beban.
Selisih akun pendapatan dan beban adalah laba/rugi.
3.
Laporan Perubahan Modal
Laporan Perubahan Modal adalah laporan yang memuat ikhtisar perubahan modal
yaitu untuk satu periode akuntansi tertentu. Laporan perubahan modal berisi modal
awal periode akuntansi, penambahan/pengurangan modal (laba/rugi operasi,
penyetoran/pengambilan prive, pembagian dividen), dan modal akhir periode
akuntansi.
4.
Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas (cash flow) adalah laporan yang menggambarkan jumlah kas
masuk berupa penerimaan kas dan jumlah kas keluar berupa pengeluaran atau
pembayaran kas dalam suatu periode tertentu.
Arus kas dapat bersumber dari kegiatan:
a) Operasi, misalnya dari penjualan barang dagangan,
b) Investasi, misalnya dari penjualan aktiva jangka panjang
c) Pendanaan, misalnya kredit bank.

Beri Nilai