Anda di halaman 1dari 25

ASMA BRONKIAL

Oleh : dr Deffy Lettyzia R


Pembimbing : dr. Triwiranto
Tgl Presentasi : 12 Mei 2015
RSD Kalisat

LAPORAN KASUS

Nama
Umur
Alamat
Masuk
Rumah sakit
No Rekam Medik
Anamnesis

: Ny. Y
: 32 Tahun
: Suren Ledokombo
: 25 April 2015
: RSD Kalisat
: 04-60-78
: Autoanamnesis

RIWAYAT PENYAKIT
Keluhan utama: sesak napas
Anamnesis terpimpin:
Dialami sejak 1 hari yang lalu disertai batuk
berdahak bewarna bening kental, rasa tertekan
di dada dan mengi. Mulai muncul setelah
kedinginan akibat kehujanan. Pasien ada riwayat
asma

sebelumnya

mengkonsumsi

dan

salbutamol

mengaku
apabila

muncul tetapi obat pasien sudah habis.

sering
sesak

Riwayat Penyakit (2)


Sesak napas timbul apabila terpapar dengan
suasana dingin, debu dan asap rokok Sesak napas
dirasakan mengganggu aktivitas dan tidur. Dalam
6 bulan terakhir, sesak napas dirasakan lebih 1 kali
dalam seminggu tetapi tidak lebih 1 kali dalam
sehari, dan saat malam hari lebih 2 kali dalam
sebulan. Sesak terasa berkurang dalam posisi
duduk.

Riwayat Penyakit (3)


Pasien masih bisa tidur tanpa meninggikan
bantal. Tidak demam, tidak ada riwayat demam,
nyeri dada tidak ada,tidak mual ,tidak muntah,
tidak ada jantung berdebar. Batuk lama dan
keringat malam disangkal. Saat dianamnesis,
pasien berbicara dengan kalimat yang terputusputus.
BAB dan BAK normal.

Riwayat Penyakit (4)


Riwayat penyakit sebelumnya:
Pasien memiliki riwayat asma dari kecil dan
berobat dengan salbutamol untuk hilangkan
sesaknya.
Pasien memiliki riwayat alergi, seperti alergi udara
dingin, debu, makanan laut, pucuk ubi, kacang
panjang, dan makanan yang merangsang seperti
cabai.
Riwayat Hipertensi (-), DM (-), Berobat OAT (-)
Riwayat Keluarga
Ibu dan anak perempuan pasien menderita asma.

Riwayat Penyakit (5)


Riwayat Pekerjaan, Sosial Ekonomi dan
Kebiasaan
2 bulan yang lalu pasien bekerja sebagai
cleaning service di sebuah universitas swasta,
akan tetapi, karena sesak napas dirasakan
semakin hari semakin memberat, pasien
mengundurkan diri dari pekerjaannya dan
bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Riwayat merokok (-), konsumsi alkohol (-)

PEMERIKSAAN FISIK
Status presens
SS/GC/CM
BB : 51 kg ,TB : 164 cm ,IMT : 18,96 kg/m2
Tanda Vital
Tensi
: 120/80 mmhg
Nadi
: 124x/menit, cepat, kuat angkat dan
reguler
Pernafasan : 28x/menit
Suhu
: 37,1C

PEMERIKSAAN FISIK (2)


Kepala:
Mata: anemis(-),ikterus(-),sianosis(-)
Leher :
MT(-),NT(-),DVS R-2cmH20

PEMERIKSAAN FISIK (3)


Thoraks:
I: Simetris kanan dan kiri, bentuk normochest ,
tidak ada pelebaran sela iga, pengunaan otototot bantu pernapasan (+)
P: MT(-) dan NT(-), Vokal Fremitus ki=ka
Batas paru-hepar : ICS VI anterior dextra
Batas paru belakang kanan : V Th X
Batas paru belakang kiri : V Th XI
P: Sonor kanan dan kiri
A: Bronkovesikuler, rh -/-, wh +/+

PEMERIKSAAN FISIK (4)


Jantung:
I : ictus cordis tidak nampak
P: ictus cordis tidak teraba
P: pekak, batas jantung dalam batas normal
batas jantung kanan: Linea Sternalis Dextra
batas jantung kiri:Linea Midclavicularis Sinistra
A:Bunyi jantung I/II murni regular, Bunyi
tambahan : (-).

PEMERIKSAAN FISIK (5)


Abdomen:
I: Datar,ikut gerak napas
P: MT(-),NT(-)
P: Timpani
A: Bunyi peristaltik (+) kesan normal
Ekstremitas:
Edema -/-

DIAGNOSA SEMENTARA
-Asma bronkial serangan sedang pada asma
persisten ringan, terkontrol sebagian

PENATALAKSANAAN AWAL
O2 2 L / m via nasal canul
IVFD NaCl 0.9% 20 tetes permenit
Ambroksal 3x 30mg
Nebulizer combivent setiap 60 menit dengan
penilaian ulang setelah 1-2 jam.
Dexamethason tab 3 x 1

PENATALAKSANAAN LANJUT:
-Edukasi pasien
-Salbutamol 3 x 2mg
-Dexamethason tab 3 x 1

RENCANA PEMERIKSAAN
-Foto thoraks

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
25/4/2015

28/4/2015

WBC

9,6x10/m

9.5x103/ m

RBC

5.53x106/m

5.55x106/m

HGB

13.7g/dl

13.8g/dl

HCT

42.6%

42.7%

PLT

324X10/L

324x10/L

NEUT

9.80X10/L

9.3x10/L

LYMPH

21,20X 10/L

21.9x10/L

EOS

3.43x103/mm3

2,95x103/mm3

BASOPHIL

0.71x103/mm3

0.24 x103/mm3

MON

4.38x103/mm3

2.4x103/mm3

Elektrolit
Na
K
Cl

137
3,6
101

138
3.6
101

SGOT

21

22

SGPT

39

37

UREUM

18

18

KREATININE 0,5

0.6

(135-148)
(3.5- 4.5)
(98-107)

RADIOLOGI
Foto thorak (25 /4/2015)
-corakan bronchovaskuler pada kedua paru
dalam batas normal
-tidak tampak proses spesifik pada kedua paru
-cor dalam batas normal, kedua sinis dan
diafragma baik
-tulang-tulang intak
Kesan : Normal

RESUME
Seorang perempuan berusia 32 tahun masuk rumah
sakit dengan keluhan Dyspneu. Dialami sejak 1 hari
yang lalu disertai batuk berdahak bewarna bening
kental, rasa tertekan di dada dan mengi.
Mulai muncul setelah kedinginan akibat kehujanan.
Pasien ada riwayat asma sebelumnya dan mengaku
sering mengkonsumsi salbutamol apabila sesak
muncul tetapi obat pasien sudah habis

RESUME (2)
Sesak napas timbul apabila terpapar dengan suasana
dingin, debu dan asap rokok Sesak napas dirasakan
mengganggu aktivitas dan tidur.
Dalam 6 bulan terakhir, sesak napas dirasakan lebih 1
kali dalam seminggu tetapi tidak lebih 1 kali dalam
sehari, dan saat malam hari lebih 2 kali dalam
sebulan.

RESUME (3)
Sesak terasa berkurang dalam posisi duduk. Pasien
masih bisa tidur tanpa meninggikan bantal.
Tidak demam, tidak ada riwayat demam, nyeri dada
tidak ada,tidak mual ,tidak muntah, tidak ada jantung
berdebar.
Batuk lama dan keringat malam disangkal.
Saat dianamnesis, pasien berbicara dengan kalimat
yang terputus-putus.
BAB dan BAK normal.

RESUME (4)
Hasil dari pemeriksaan fisis pasien sakit sedang, gizi
cukup, composmentis dan tanda vital ,Tensi 120/80
mmhg , nadi 124x/menit cepat, kuat angkat dan
reguler(takikardi), pernafasan 28x/menit (takipneu) ,
suhu 37,1C.
Pada pemeriksaan thorak adanya bunyi paru
bronchial, ekspirasi memanjang dan mengi pada
kedua lapangan paru.

RESUME (5)
Hasil lab pada tanggal 25/4/15 adanya peningkatan
pada

eosinophil

3.43x103/mm3

(nilai

normal

13x103/mm3). Tes darah rutin control dilakukan 3 hari


selepas itu mendapati ada penurunan eosinofil
menjadi 2.95x103/mm3 .
Hasil pemeriksaan penunjang yaitu foto thorak
kesan normal (25/4/2015).

TERIMA KASIH