Anda di halaman 1dari 2

FERMENTASI CAIR

I. Prinsip Kerja
Mengetahui bagaimana proses fermentasi pada air tebu dan gula, bagaimana hasil
dari fermentasi serta mengetahui kadar pH air gula dan air tebu sebelum dan sesudah
difermentasi.
II. Metode Pratikum
2.1 Waktu dan Tempat
Praktikum fermentasi cair dilaksanakan pada hari Senin, 17 November 2014 di
Laboratorium Teaching III Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang.
2.2 Alat dan Bahan
Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah saringan, gelas ukur, corong, botol
kaca 500 ml (2 buah), timbangan digital, balon (2 buah), karet gelang, refraktometer,
pH meter, dan pipet tetes. Sedangkan bahan yang digunakan yaitu gula 500 gr, air
tebu, aquades, fermipan, dan air.
2.3 Cara Kerja
2.3.1 Fermentasi Air Tebu
Diukur air tebu dengan gelas ukur 500 ml. Kemudian disaring dengan saringan.
Setelah itu dimasukkan air tebu dalam botol kaca. Ditimbang fermipan sebanyak 1
gr, dilarutkan dengan aquades. Dimasukkan fermipan ke dalam air tebu. Di tutup
menggunakan balon yang diikat dengan karet gelang. Di amati setiap hari selama 6
hari. Diukur kadar gula pada hari pertama dan hari terakhir dengan refraktometer dan
pH meter.
2.3.2 Fermentasi Air Gula
Ditimbang gula 500 gr. Didihkan air dalam panci. Dicampur gula dan air hangat
hingga homogen. Lalu ditambahkan air hingga 500 ml dan dimasukkan dalam botol
kaca. Ditimbang fermipan 1 gr. Dilarutkan dengan aquades hingga lembab.
Dimasukkan fermipan ke dalam air gula. Ditutup dengan balon kemudian diikat

dengan karet gelang. Disimpan dan diamati setiap hari selama 6 hari. Diukur kadar
gula pada hari pertama dan terakhir dengan refraktometer dan pH meter.