Anda di halaman 1dari 3

DINAMIKA

Dinamika adalah bagian mekanika yang meliputi telaah tentang gerak gan gaya-gaya yang
menyebabkan gerak.
- Konsep Gaya dan Massa
Massa adalah materi yang terkandung dalam suatu zat dan dapat dikatakan sebagai ukuran
dari inersia(kelembaman).
Gaya adalah penyebab terjadi gerakan pada benda.
Konsep Gaya dan Massa dijelaskan oleh Hukum Newton
Secara umum Gaya (F Force) adalah dorongan atau tarikan yang bekerja pada benda.
Pengalaman mengamati gerak dalam kehidupan sehari-hari menimbulkan intuisi kita tentang
gerak suatu benda.

Macam-macam Gaya
Di alam semesta ada 4 gaya yang berpengaruh yaitu gaya Elektromagnetik, gaya Gravitasi,
gaya Interaksi Kuat dan gaya Interaksi Lemah
Gaya interaksi : gaya Gravitasi dan gaya Listrik-Magnetik
Gaya Kontak : gaya Normal, gaya Gesek dan gaya Tegang Tali

Gaya Normal
Gaya normal adalah gaya reaksi dari gaya berat yang dikerjakan pada benda terhadap bidang
dimana benda itu terletak dan tegak lurus bidang.

Gaya Gesek
Gaya yang melawan gerak relatif antara 2 benda yang bersentuhan. Gaya gesek ini dapat
terjadi pada:
- gaya gesek antara zat padat dengan zat padat
- gaya gesek antara zat cair dengan zat padat
- Gaya gesek dipengaruhi oleh beberapa factor
- keadaan permukaan

- kecepatan relative
- gaya yang bekerja pada benda tsb.

HUKUM NEWTON I
Pengamatan tentang gerak telah dipikirkan oleh Galileo Galilei (1564 -1642) ilmuwan
dari Italia. hasil eksperimennya ia menemukan bahwa gerak lurus dengan kelajuan tetap tidak
memerlukan gaya. Hasil pemikiran ini dikaji ulang oleh Sir Isaac Newton (1642 1727) seorang
ilmuwan dari Inggris. Menurut Newton jika suatu benda awalnya diam maka benda akan
selamanya akan diam / cenderung mempertahankan keadaannya/malas untuk bergerak ( sifat
benda ini menurut fisika disebut Sifat Kelembaman/Inersia benda). Benda hanya akan bergerak
jika benda itu diberi gaya dari luar, dan akan terus bergerak kecuali ada yang gaya luar yang
menghentikannya. Selanjutnya hasil pengamatan ini dikenal dengan HUKUM NEWTON I yang
berbunyi Setiap benda akan tetap bergerak lurus beraturan atau tetap dalam keadaan diam
jika resultan / penjumlahan gaya ( F) yang bekerja pada benda itu sama dengan nol
Hukum Newton II
Pada hukum newton yang kedua ini dipengaruhi oleh adanya percepatan benda (a).
Rumus Hukum Newton II : F = m. a
Keterangan :
F = Gaya (Newton)
a = Percepatan benda
m = massa benda

Hukum Newton III


Makna dari hukum Newton III ini adalah bahwa jika suatu benda mengerjakan gaya pada benda
lain, maka benda lain tersebut akan mengerjakan gaya yang sama besar padanya secara
berlawanan arah. Atau dengan kata lain bahwa tidak ada gaya yang timbul itu sendirian,
melainkan setiap gaya yang timbul akan menimbulkan gaya lain yang sama besar tetapi
berlawanan arah. Sebagai contoh jika anda mendorong sebuah dinding, maka semakin kuat
anda mendorong dinding tersebut maka semakin kuat pula dinding akan mendorong anda.
Secara matematis rumus dari hukum newton ketiga ini adalah sbb :
F aksi = - F reaksi
w = m. g ---> rumus gaya berat
Keterangan :

F aksi = Gaya mula-mula


F reaksi = Gaya yang timbul karena F aksi
w = Gaya berat yang terpengaruh gravitasi
m = massa benda
g = gravitasi bumi