Anda di halaman 1dari 18

Jaringan Komputer

WiMAX
Imam Halim Mursyidin
(1312500380)
Aditiya Seto K.P.
(1312502071)
Andrew Julian
(1211502438)
M. Riyan Firdaus
(1211502016)
Sursyangkoro

Pengertian
WiMAX
WiMAX adalah singkatan dari Worldwide
Interoperability for Microwave Access,
teknologi
telekomunikasi
dengan
transmisi data nirkabel yang juga dapat
digunakan untuk akses internet.Teknologi
yang dikembangkan sesuai dengan
standart spesifikasi IEEE 802.16 ini juga
dikenal dengan sebutan Broadband
Wireless
Access
(BWA).
Dengan
kecepatan data yang besar (sampai 70
MBps).

Keuntungan dari
WiMAX
1. Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi
industri ini. Para
operator
telekomunikasi dapat menghemat
investasi perangkat, karena kemampuan
WiMAX dapat melayani
pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas
lebih tinggi. Selain itu,
pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX
dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh
teknologi
Cable
dan DSL (Digital Subscriber Line).
2. WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan
koneksi Internet yang
berkualitas dan melakukan aktivitas.
3. WiMAX memang dirancang untuk melayani baik para pengguna yang
memakai antena tetap (fixed wireless) maupun untuk yang sering
berpindah-pindah tempat (nomadic).
WiMAX tidak hanya dapat
melayani para pengguna dengan antena tetap saja misalnya pada
gedung-gedung
diperkantoran, rumah tinggal, toko-toko dan

Jenis-jenis
teknologi WiMAX
Fixed Wimax
Standar IEEE 802.16 (dengan versi revisi IEEE 802.16a dan
802.16REVd) didesain untuk model penggunaan tetap (fixed). Standar
ini sebagai fixed wireless karena memasangkan antenna pada lokasi
pelanggan yang dipasang pada atap rumah atau dapat menggunakan
tiang, sama seperti penampang antenna televise satelit.
Mobile Wimax
Mobile WiMAX merupakan pengembangan aplikasi fixed wireless dan
memungkinkan aplikasi telepon selular untuk skala yang lebih besar.
Sebagai contoh, mobile WiMAX memugkinkan streaming video untuk
disiarkan dari mobil polisi atau kendaraan penting lainnya pada
kecepatan lebih dari 70 Mile per Hour (MPH).Itu sangat potensial

Elemen-elemen
WiMAX
Base Station (BS)
Merupakan perangkat transceiver (transmitter dan receiver) yang
biasanya dipasang satu lokasi (colocated) dengan jaringan
Internet Protocol (IP). Dari BS ini akan disambungkan ke beberapa CPE
dengan media interface gelombang radio (RF) yang mengikuti standar
WiMAX.
Antena
Antena yang dipakai di BS dapat berupa sektor 60, 90, atau 120
tergantung dari area yang akan dilayani.
Subscriber Station (SS)
Secara umum Subscriber Station (SS) atau (Customer Premises
Equipment) CPE terdiri dari Outdoor Unit (ODU) dan Indoor Unit (IDU),
perangkat radionya ada yang terpisah dan ada yang terintegrasi

Prinsip Kerja
WiMAX
WiMAX Base Station
Base station WiMAX base station terdiri dari electronik indoor dan tower
WiMAX. Umumnyasatu base-station menjangkau radius 6 mile ( secara teori
dapat
menjangkau
hingga radius 50 km atau 30 mile, tapi prakteknya
baru terbatas sekitar 10 km atau 6 mile.
WiMAX Receiver
WiMAX receiver dapat terdiri dari antenna yang terpisah ( bagian yang
terpisah antara receiver electronics dan antenna ) atau dapat berupa box
sendiri atau
PCMCIA card
dalamlaptop. Akses ke base-station WiMAX
hampir sama dengan
mengakses access
point dalam jaringan Wi-Fi.
Backhaul
Backhaul lebih ke koneksi dari access point ke provider dan koneksi dari
provider ke jaringan inti.WiMAX telah menggunakan teknologi frekuensi
tinggi.Pengoptimalan WiMAX terletak
pada jenis transmitter (beam antna)

Prinsip Kerja
WiMAX

Topologi Jaringan
WiMAX
Topologi Point to Multipoint(PMP)
Topologi PMP biasanya digunakan untuk melayani akses langsung ke
pelanggan. Dalam
topologi ini BS WiMAX digunakan menghandle
beberapa SS. Bila tiap SS mendapatkan bandwidth yang cukup besar
maka dapat disimpulkan bahwa kapasitas jumlah user juga
akan
semakin berkurang dan sebaliknya bila bandwidth yang dialokasikan
semakin
sedikit maka kapasitasnya akan semakin besar.
Topologi Point to Point(P2P)
Topologi P2P dapat digunakan untuk backhaul maupun dapat juga
digunakan untuk komunikasi antara BS WiMAX dengan single SS.

Topologi Jaringan
WiMAX

Topologi PMP

TTopologi P2P

Spektrum
Frekuensi WiMAX
Licensed Band
Frekuensi WiMAX yang membutuhkan lisensi atau otoritas dari regulator,
dalam artian operator mempunyai hak lisensi diberikan hak eklusif untuk
menyelenggarakan layanan dalam coverage area.Beroperasi pada
frekuensi 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz, dan 3.5 GHz.
Unlicensed Band
Frekunsi WiMAX yang tidak membutuhkan lisensi dalam penggunaan,
dalam artian setiap orang dapat menggunakan frekuensi secara bebas di
coverage area. Beroperasi pada frekuensi 5.8 GHz
WiMAX Forum menetapkan 2 band yaitu :
Frekuensi utama pada Fixed WiMAX (band 3.5 GHz dan 5.8 GHz)
Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi, yaitu band 2.3 GHz, 2.5
GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz

Sinergi WiMAX
dengan Teknologi lain
Sinergi WiMAX dengan DSL
Pemanfaatan WiMAX adalah untuk mengatasi jangkauan DSL untuk layanan lastmile yang terbatas dan digunakan sebagai backhaul antar jaringan DSL yang
terpisah jauh.
Sinergi WiMAX dengan WiFi
Sinergi WiMAX dengan WiFi dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu :
1) Sebagai backhaul pada WiFi
2) Sebagai backhaul anatar WiFi Mesh Network
Subcriber Terminal dari WiMAX dipasangkan pada AP WiFi Mesh Network,
sehingga jaringan
WiFi menjadi lebih reliabel pada jangkauan area yang
lebih luas.
3) Integrasi penuh WiFi-WiMAX
WiMAX sudah sampai pada tingkat client, sehingga lebih fleksibel tehadap
perubahan
jaringan dan client bisa memilih jaringan sesuai dengan
perangkat yang dimilikinya.

Regulasi WiMAX di
Beberapa Negara
WiMAX di Singapura
Penggunaan WiMAX di Singapura di frekuensi 2.3 GHz, 2.5 GHz dan 5.8
GHz. Di Singapurapita frekuensi 3.5 GHz adalah C-band satelit, Infocomm
Development Authority ofSingapore (iDA) telah mengadakan sebuah studi
tentang C-band downlink dengan system BWA dan telah memutuskan
penundaan pembukaan 3.5 GHz untuk Broadband WirelessAccess(BWA).
WiMAX di Finlandia
Penggunaan WiMAX di Finlandia di frekuensi 3.5 GHz.Pita Frekuensi lain
yang mungkin dari WiMAX dialokasikan sebagai berikut :
1) 2400 MHz : FIXED (Wireless cameras), Amateur,
2) 2500-2690 MHz: Expansion band for IMT-2000, Mobile satellite
(2500-2520
MHz),
3) 3300-3400 MHz: RADIOLOCATION (Radars Military use).
4) 3600-3800 MHz: Military use, Fixed radiolinks.

Regulasi WiMAX di
Beberapa Negara
WiMAX di Kanada
Band frekuensi yang digunakan adalah 2.3, 2.5, 3.5 and 5.8 GHzPita
frekuensi lain yang mungkin dari WiMAX dialokasikan sebagai berikut :
1) Pita frekuensi 3300-3450 MHz digunakan secara ekslusif oleh
pemerintah Kanada.
2) Pita Frekuensi 3700-4200 MHz digunakan untuk sistem radio
high-capacity point-t
o- point layanan fixed mengunakan modulasi
digital.

WiMAX dan Masa


Depan
Telekomunikasi di
merupakan
salah satu teknologi
Indonesia

Teknologi WiMAX
yang diramalkan akan
menggeser keberadaan teknologi 3G. Indonesia saat ini masih belum
terlalu banyak menggunakan teknologi 3G.Indonesia belum terlalu akrab
juga dengan teknologi WiMAX. Kelebihan dan kekurangan dari teknologi
ini juga dapat diketahui sehingga nantinya dapat dibuat sebuah
kesimpulan apakah teknologi ini dapat diterapkan di Indonesia dan
manfaatnya bagi masyarakat Indonesia, tantangan dalam penerapannya
serta rekomendasi jika ingin menerapkan teknologi ini.
Sitra WiMAX adalah operator 4G WiMAX pertama di Indonesia yang
meluncurkan layanan 4G Wireless Broadband di bulan Juni 2010. Sitra
WiMAX akan melayani 4G Wireless Broadband pertama di Indonesia di
daerah terpadat dan sekaligus memiliki hak izin BWA termahal yaitu di
coverage Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Provinsi Banten,

WiMAX dan Masa


Depan
Telekomunikasi di
Implementasi
teknologi akses
Indonesia

Perkembangan
WiMax di Indonesia masih
terlalu lambat.Inisiatif WiMax yang seharusnya dapat memicu
pertumbuhan penetrasi jaringan broadband justru tidak mengalami
kemajuan sejak ditender pada Juli 2009.Indonesia memiliki beberapa
problematika infrastruktur komunikasi data, yang pertama ketersediaan
high speed backbone antar kota dan antar pulau, khususnya Sumatera,
Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia Timur. Kedua pembangunan FO dan
layanan Metro Ethernet masih terpusat pada beberapa kota besar
(Medan, Jakarta, Surabaya).

Rekomendasi
Berdasarkan kelebihan dan kekurangan WiMAX yang sudah diketahui
maka kami memberikan beberapa rekomendasi supaya teknologi ini
dapat diterapkan di Indonesia yaitu:
1. Pemerintah harus tegas mengeluarkan regulasi penataan frekuensi
WiMAX agar tidak
tumpang tindah terhadap jaringan telekomunikasi
eksisting. Penggeseran frekuensi 3.5 GHz yang telah digunakan operator
satelit untuk alokasi frekuensi BWA akan berakibat
buruk terhadap
negara, karena mencari pengganti spectrum frekuensi satelit lebih sulit
dibanding frekuensi terrestrial.
2. Pemerintah harus mendorong kepada terciptanya masyarakat
telekomunikasi dan informasi dengan memfasilitasi penggelaran WiMAX
di Indonesia, karena sistem ini relative murah sehingga lebih mungkin
diselenggarakan oleh operator kecil.
3. Operator BWA harus mempertimbangkan cakupan layanan sesuai

DAFTAR PUSTAKA
Ayumustika.2012. Pengertian WiMAX.http://ayumustikaa.blogspot.com /2012/03/ pengertian-wimax.html.
(diakses tanggal 13 April 2014).
http://http://id.wikipedia.org/wiki/WiMAX.html. (diakses tanggal 13 April 2014).
Imran.2012. Makalah Komunikasi Data Wimax.http://ilmu27.blogspot.com /2012/09/makalah-komunikasidata-wimax.html.(diakses tanggal 12 April 2014).
Prananda, Ganjar Widya.2010. Makalah Jarkom WiMAX.http://aurorra7.blogspot.com /2010/05/makalah-mkjarkom-wimax.html. (diakses tanggal 12 April 2014).
Firdaus,Ginda.2011.MengenalWiMax.http://ilmukomputer.org/wpcontent/uploads/2011/03/
MengenalWimax_Ginda-F1.pdf.(diakses tanggal 12 April 2014).
Shella,

Vincentia.2010.

Perkembangan

teknologi

WiMAX

di

Indonesia.http

://vincentiashella.blogspot.com/2010/05/perkembangan-teknologi-wimax-di.html. (diakses tanggal 12 April


2014).

Karyawan

1..*

1..*

Proyek
Kd_proyek
Nm_proyek
Tgl_proyek
Lm_proyek

NIK
Nm_karyawan
Alamat
Tgl_lahir

Terima Kasih
Detil_Karyawa
n
Penghasilan
Jml_proyek
Wkt_terlibat
Hitung_proyek()
Cek_penghasilan
()