Anda di halaman 1dari 2

Rangkuman Hasil kuliah Umum Marketing Public Relation

Oleh Cahyaning Satyka 1106075540


Pembicara : Bapak Budi Satria Iman dari PT Sari Husada(SGM)

Awal pertemuan beliau menjelaskan perjuangannya sempat di DO di beberapa universitas di


Indonesia namun beliau tidak pernah menyerah dan akhirnya dapat berkuliah di luar negeri
dan mengemban kesuksesan di Indonesia. Kesuksesannya salah satunya adalah dalam
membawa Sari Husada khususnya SGM menjadi terdepan dibandingkan pesaingnya seperti

Dancow
Sebelumnya beliau pernah berkerja di Coca Cola namun kemudian berpindah ke Sari

Husada.
Menurut beliau NEVER GO INTO BUSINESS JUST TO GET PROFIT! Business yang
sukses adalah yang dapat memecahkan masalah. Brand harus berdasarkan sebuah value yang

kuat. Produk yang sukses adalah yang dapat menumbuhkan EMOTION!


Oleh karena itu Conventional Marketing menurut beliau akan tenggelam, karena zaman
sekarang orang sudah tidak dapat ditipu tipu, lebih efficient dengan adanya persuader yang
biasa kita sebut connector dalam MPR.

Apa yang dilakukan Beliau pada Sari Husada?

Mengubah yang tadinya Sari Husada TBK menjadi tidak TBK karena sebenarnya mereka

punya banyak cash yang tidak terpakai, kemudian tidak ada liabilities yang signifikan.
SGM merupakan salah satu penyumbang revenue terbesar bagi Sari Husada. Agar dapat
mengalahkan pesaingnya Sari Husada melakukan research atas packaging SGM, dan ternyata

tidak eye catching selama ini sehingga packaging diganti warna merah
SGM melakukan research siapa saja yang sebenarnya sangat terkait dengan SGM yang calon
calon persuader baik bagi produkny, muncullah bidan, ibu ibu, dokter yang biasanya

dimintai pendapat ketika seseorang akan membeli susu


Sari Husada memutuskan menyasar Bidan sebagai connector mereka. Bapak Budi Satria
konsisten untuk menumbuhkan emosi pada produk SGM ini melalui Srikandi Program. Sari
Husada membantu para bidan, bahkan memberikan fasilitas agar mudah mobilisasi di daerah
pedesaan yakni dengan membuat motor bidan lengap dengan perlatan medisnya.
1

Srikandi program ini juga terdapat Awards bagi para bidan yang diselenggarakan dalam
bentuk acara setiap tahunnya dalam rangka penghargaan bagi jasa mereka. Program sahabat
srikandi, dan Srikandi Seminar dimana para bidan diberikan pengetahuan pengetahuan
kesehatan. Bahkan para Bidan tersebut pernah diajak ke Singapura untuk melakukan study di

sebuah rumah sakit terbaik.


Sari Husada tidak langsung membawa nama SGM namun Sari Husada mampu
menumbuhkan emosi, rasa terbantu pada bidan yang telah menyebabkan jika para bidan
ditanya susu apa yang baik bagi bayi maka SGM lah yang keluar dari mulutnya sebagai salah
satu produk dari Sari Husada. Sebegitu kuat rasa kekeluargaan, hubungan antara bidan dan
Sari Husada sehingga bagi mereka produk tersebutlah yang terbaik yang dapat mereka

rekomendasikan
Sari Husada berhasil memantain hubungan jangkan panjang dengan connectornya,
menumbuhkan emosi pada brandnya, dan melakukkan yang disebut EMBEDDED MPR

MARKETING.
Sari Husada tidak langsung membawa SGM karena terbentur regulator pemerintah, dan tidak
ingin seperti Hard Selling.

Beliau juga membawa contoh lainnya keberhasilan MPR adalah Case Javara .
Javara adalah UMKM yang menjual bahan bahan makanan yang sudah cukup langka di
pasaran, dengan tujuan mensejahterakan dan membantu para petani Indonesia agar dpat terus
berjalan. Mereka membangun emosi disini dengan mengangkat para petani petani local dan
tujuan lestarikan biodiversity
-

Awal berdirinya Javara ini adalah untuk mempertahankan biodiversity Indonesia.


Kini sudah melakukan ekspor 90% dari produknya
Menjadi perbincangan di Forbes dan Fortune
Menjadi primadona para Chef dunia, Michelin star restaurant mengambil bahan baku

produk dari Javara


Demandnya pun kian meningkat.