Anda di halaman 1dari 24

BERBAGAI

PENYEBAB APNEA
PADA ANAK
Pembimbing
dr. Leopold Simanjuntak, Sp. A

Disusun oleh :
Edmundus Robin Fofid
07-096

LATARBELAKANG
Bernapasmerupakansuatu
aktivitasbiologisyg
dikendalikansecaraotonon
olehpusatpernapasanyg
terletakpadabatangotak.
Pusatpernafasan
mengirimkansinyalygakan
meregulasi
kontraksidiafragma&dada,
dgnmengendalikan
kecepatan&banyaknya
udaraygdapatdihirup.

Kegagalanpusat
pernafasanuntuk
mengatur
pernafasan
normaldisebut
APNEA.

Apneasendiribukanlah suatu
penyakitmelainkanmerupakan
manifestasiklinisdarisatuatau
beberapapenyakit.Apneabiasanya
terjadikarenaadanyasumbatan
pada saluran nafasataukarena
sistem saraf pusat tempat
mengontrolpernapasanbelum
berkembangdengansempurnaatau
adanyakerusakanpadabatangotak.

Definisi
ApneaberasaldaribahasaYunania-(tidakada)dan-pnea(pernapasan
atauudara),yangberartitidakadanyapernapasanatauberhentinya
aliranudarapernapasan.(KamusDorland)
Apneaadalahsuatukeadaandimanabayiberhentibernafasselama20
detikataulebih.Hentinafasdapatpulakurangdari20detikakantetapi
disertaisianosisdanbradikardia(AmericanAcademyofPediatric)
TeraturJarakantaranafas
danhentinafashampirsama

corak
pengaturandari
pernafasanbayi
prematur

TidakteraturJarakantara
nafasdanhentinafastidaksama
PernafasanperiodikSiklushiperventilasi,
hipoventilasi,apneaberlangsungselama3detik
Apnea:>>masagestasi,pernafasan>>teratur,
periodeapneaberkurang

Epidemiologi
Insiden
apneadan
pernafasan
periodik
padabayi
cukup
bulan
belum
diketahui
pasti

Apneapada
bayipreterm
ketidak
matangan
sistemsaraf
pusat
Apnea
Prematuritas/
Apneaof
Prematurity
(AOP)

AOP
berhubungan
terbaliktrhdp
usiakehamilan
pd25%bayi
prematur<34
mgg
mbutuhkan
farmakologis/
ventilasi
dukunganu/
episodeapnea
berulang

Padabayi
prematur
50%-60%
menderita
apnea;35%
apneasentral,
5%-10%apnea
obstrukstifdan
15%-20%apnea
campurandan
30%lainnya
menderita
pernafasan
periodik

Etiologi
1. Apneaprimer(apneaprematuritas)
Imaturitasneuron-neurondalammengaturpernapasan
Imaturitasdarifungsibatangotak
Imaturitaschemoreseptor
-MenurunnyaresponcentralchemoreseptorterhadaplevelCO2
-Tumpulnyaresponperipheralchemoreseptor
Keterlambatanaktivasidariotot-ototpernafasanatasmisalnyagenioglossus.
Refleksyangabnormalatauhiperaktifpadabayipreterm.
Kondisiinibiasanyamunculsetelah1-2harikehidupandandalam7haripertama

2. Penyebabsekunder
Bagian

Penyebab potensial

SSP

Obat-obatan,kejang-kejang,jejashipoksik,hernia,gangguanneuromuscular,
perdarahanintracranial

Pernapasan

Pneumonia,lesijalannapasobstruktif,ateletaksis,prematuritasberat(<1000g),
reflexlarings,paralisisnervusfrenikus,distressmembranehialinberat,pneumotoraks

Infeksi

Sepsis,enterokolitisnekrotikans,meningitis(bakteri,jamur,virus)

Saluran

Pemberianmakanoral,gerakanusus,refluksgastroesofagus,esophagitis,perforasi

pencernaan
Metabolik

usus
Hipoglikemia,hipokalsemia,hiponatremia,hypernatremia,hipotermia,hipertermia

Kardiovask

Hipotensi,hipertensi,gagaljantung,anemia,hipovolemia,tonusvagus

Temperatur

HipotermiadanHipertermia

Klasifikasi
apnea
Apneapusat
(apnea
sentral)

Apnea
obstruktif

(40%)
keduaupaya
inspirasi&aliran
udaraberhenti
secarabersamaan
(Ketiadaangerakan
dindingdada&
aliranudara)

(10%)
tidakadanyaaliran
udaratetapiada
upayainspirasi
(Kehadirangerakan
dindingdada
namuntidakada
aliranudara)

disebabkano/
faktoryg
mempengaruhi
pusatpernafasan
dibatangotak/
pusatyglebihtinggi
(korteksserebri)

Sumbatandapat
terjadikrn:
Jalannafasberisi
susu,mucusatau
mekonium,cacat
bawaanseperti
atresiakoana,
sindrompierrerobin

Apnea
Campuran

(50%)
Tipecampuran
merupakan
apneasentral
yangbaik
didahuluiatau
diikutioleh
obstruksi
salurannapas

PATOFISIOLOGI

Penegakandiagnosis
Pemeriksaanyangperludilakukan:
Anamnesis
Riwayatkehamilan(komplikasikehamilan,gawatjanin)
Riwayatpersalinan(infeksiintrapartum,carapersalinan)
Pemeriksaan fisik sesudahlahir:asfiksia,traumalahir,besarnyabayi,letargi,suhu,sianosis,
anemia,usahanafas,denyutjantung,tekanandarahdanpemeriksaanneurologic
Laboratorium
Pemeriksaandarahtepilengkap,dantrombosituntukmengenyampingkansepsis.
Pemeriksaananalisisgasdarahuntukmenilaiasfiksia.
Pemeriksaanguladarah,kalsiumserum,danelektrolitserumuntukmelihatgangguan
metabolik.
Radiologis
Fototoraksuntukmelihatkelainanpatologikparusepertipneumotoraks,pneumonia,
dysplasiabronkopulmonar
Ultrasonografikepalauntukmelihatperdarahanintraventrikukarataukelainanlaindiotak
Pemeriksaan tambahan apabilaadaindikasi:biakandarah,pungsilumbal,fotoabdomen,
elektrokardiografi,ekhokardiografi,elektro-ensefalografi,CT-scan,pneumogram(suatualatyang
dipasangdidadadandapatmemantaudenyutjantung,gerakandindingdadasecaraterus
menerus,sertadapatmendeteksiapneaperiodic).

Apneaprematuritasmerupakandiagnosisterakhirdan
harusdipertimbangkanhanyasetelahpenyebab
sekunderdariapneatelahdisingkirkan.
Penyebabumumapneasekunderadalahsepsis,
pneumonia,sesaknapas,ketidakstabilansuhudan
anemia.

Diagnosisbanding

Pernapasan
periodik

bernapasselama10-15detik,diikutidengan
apneauntuk5-10detiktanpaperubahan
denyutjantungatauwarna.
tidakterjadidalam2haripertamakehidupan

Monitor(Deteksi)Apnea
Movementsensors
Menginterpretasikangerakandada/abdomensebagai
respirasi.
Kekurangannya:gagalmenginterpretasikanobstructiveapna
dantidakdapatmembedakangerakantubuhdengan
pernafasan.

Pulseoximeter
mendeteksiperubahanfrekuensinadidansaturasiyang
disebabkanepisodeapnea.Akantetapi,pergerakandinding
dadatidakdapatdimonitordenganalatini.

PENATALAKSANAAN
Khususdiobatisesuaipenyebab
(sepsisantibiotika,hipoglikemialarutanglukosa,
gangguanasambasaharusdikoreksi).

Umum
1. Airway,breathing&circulation(ABC)
Posisikankepalabayidengansedikitekstensi
Bersihkanjalannafas
Rangsangantaktil

2.Ventilasimanualdenganfacemaskandbag
Jikabayitetapapneadantidakresponterhadap
rangsangantaktil,lakukanpemberianventilasibag&
maskdenganoksigen100%.
3.Terapifarmakologi
golonganmethylxanthine(aminofilin,teofilin,caffein)
doxapram

Obat

Dosis

Dosis

Konsentra Distribusi

Half life

Cara

pertama

rumatan

si dalam

volume

(hr)

pemberian

(mg/kg)

(mg/kg)

serum

( L/kg)

(mg/L)
Aminofilin

5.0-6.0

1.1-3.0/8

5-15

0.6-0.7

30-33

IV

5-15

0.6-1.0

19-30

PO

0.9

102.9

POatauIV

7.3

8-10

IV

jam
Teofilin

4.0-5.0

2.0/12jam
1.0/8jam

Caffeine

20

citrate
Doxapram

2.5-5.0/24 8-20
jam

5.5

1-2.5/jam

1.5-5.0

Tabel1.Obatdandosisyangdianjurkansertadatafarmakokinetiknya

Sistem
Saluran nafas

Efek
Meningkatkanproduksisurfaktan,usahanafas,frekuensi
pernafasan,sensitivitasPCO2

Kardiovaskular

Meningkatkanfrekuensidenyutjantungdankontraksijantung,
dilatasipembuluhdarahparu,jantungdanginjal
Mengurangiresistensivascularperifer

Alat cerna

Mengurangimotilitasgastrointestinal,menambahsekresiasam
lambung

Susunan saraf pusat Meningkatkanperangsangansusunansarafpusatdankonsumsi


oksigenserebral,mengurangialirandarahkeotak
Metabolik

Meningkatkankadarglukosa,ketonuria,glikosuria

Endokrin

Meninggikankadarkatekolamindaninsulin

Hematopoetik

Meningkatkankoagulasi

Ginjal

Menambahalirandaralginjaldandiuresis

Musculoskeletal

Meningkatkankontraksiotot,mengurangikelelehan.

Table2.efekfarmakologikmethylxanthine

Doxapram
Hanyadipertimbangkanjikaterapimenggunakan
methylxanthinedanCPAPgagal
Dosisawal0,5mg/kg/jamditingkatkansecarabertahap
sehinggamencapaidosismax2-2,5mg/kg/jam
Mekkerja-merangsangkemoreseptorperifer(badancarotid)
padadosisrendah,sedangkanpadadosistinggilangsung
merangsangpusatpernafasan.
Efeksamping-kejang,hipertensi,hiperglikemia,distensi
abdomen,mudahterangsang,danmuntah.

4.Continuouspositiveairwaypressure(CPAP)
Dilakukanpadakasus-kasusapneapadabayi
pretermdandiindikasikanpadabayiyangtetap
mengalamiapneameskimetilsantintelahmencapai
leveltherapeutik.
CPAPdiberikanbersamanasalmaskataufacemask
dengan3-6cmH2O.
CPAPefektifpadaapneaobstruktifdancampuran,
tetapiefeknyasangatkecilpadaapneacentral.
5.Ventilasimekanik
6.TransfusePRCjikahematokrit<30%.

Home Monitoring
Pasiendenganapneayangmenetapmeskitelah
diberikanmethylxanthineharusdilakukanhomemonitoring.
Adapunindikasihomemonitoring:
PernahmengalamiALTE(apparentlife-threatening
event)
PasienmengalamiapneadenganGER
Adasaudaraataukembaranpasienyangmeninggal
akibatSIDS

PENCEGAHAN
seranganapneaharusdicegah,dgncara;
melakukanpemeriksaansesedikitmungkin
memperlakukanbayisecarahati-hati,
khususnyabayiprematur
Pemberianminumtidakbolehterlalucepatdan
peruttidakbolehsampaimembuncit
suhutubuhdalambatasnormal(thermo
neutralrange)
hati-hatimengisapcairandijalannafas
Penyumbatandijalannafas(karenasaluran
nafasnyakecil/sempit)dapatdikurangidengan
merawatbayidalamposisitengkurap.

PROGNOSIS
Prognosis tergantung dari penyebab apnea. Umumnya apnea
pada bayi prematur akan menghilang sendiri apabila umur bayi
menurut masa gestasi lebih dari 37 minggu. Kadang-kadang
apneanya menetap dan kausanya sukar sekali diketahui. Dalam
hal ini mungkin bayi dapat dipulangkan dengan pemberian
oksigen dan obat serta pemantauan ketat.

DAFTAR PUSTAKA
1. Richard J martin. Gangguan pernafasan dalam penatalaksanaan neonatus resiko tinggi ed. IV. Jakarta. 1998.
Hal 274-308
2. Robert M kliegman. Janin dan bayi neonatus dalam Ilmu Kesehatan Anak Nelson ed. 15 vol I. Jakarta 2000.
Hal 590-599
3. Committee on Fetus and Newborn. Apnea, Sudden Infant Death Syndrome, and Home Monitoring. Diunduh
dari http://pediatrics.aappublications.org/content/111/4/914.full.html
4. Gornella TL, and Cunningham MD : Neonatology. Norwolk,Connecticut/San Mateo, California, Appleton &
lange, 1988/1989; p.313
5. Kattwinkel J: Neonatal apnea : pathogenesis and therapy. J pediat 1997; 90: 342-347
6. Volpe JJ : Apneic spells and periodic brething . in Avery GB (ed) : neonatology. Philadelphia, lippincot, 1975 ;
pp . 740-744
7. Parmalle AH, stern E, and Harris MA: Maturation of respiration in premature and young infants.
Neuropaediatric, 1972; 3: 294-304
8. Rigatto H, brady JP, Verduzco RT : Chemoreceptor refleks in paterm infants: II. The effect of gestational and
postnatal age on ventilator response to inhaled carbon dioxide. Pediatrics 1975; 55: 614-620
9. Gabriel M, Albidin M, and Schulte FJ: apneic apells and sleep states in preterm infants. Pediatrics 1976; 57:
142