Anda di halaman 1dari 4

STATUS PASIEN

IDENTITAS
Nama : Ny.Misnah
Usia

: 38 tahun

Dokter yang memeriksa

: dr.Hj.Hasri Darni,Sp.M.

ANAMNESIS
Keluhan Utama

: Mata kanan pasien terasa sakit sejak satu bulan ini.

Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien datang ke Poli Mata RSIJPK dengan keluhan mata kanan
sakit sekali seperti mau copot sejak satu bulan ini. Sebenarnya sakit sudah mulai timbul sejak
bulan juni tahun lalu, namun bulan ini terasa sangat sakit. Pasien juga merasa mata kanannya
sering terasa tegang. Pasien mengaku juga sering melihat seperti ada lingkaran saat melihat, lalu
hilang, kemudian timbul lagi. Terkadang pasien juga merasa mata kanannya gatal. Pasien merasa
mata kirinya mulai buram. Pusing sering dirasakan pasien ketika mata kanannya seperti mau
copot.
Riwayat Penyakit Dahulu : Hipertensi (-), Diabetes Melitus (+), Riwayat keluhan serupa (-),
Riwayat trauma sebelumnya (-), Riwayat sakit mata lainnya (-)
Riwayat Keluarga :Riwayat keluhan serupa (-), Hipertensi (-), Diabetes Melitus (-)
Riwayat Pengobatan : Pasien sudah berobat ke Poli Mata RSIJPK, rasa sakitnya mulai berkurang
namun masih sakit.
Riwayat Psikososial :Riwayat merokok (-)
Riwayat Alergi : Alergi terhadap makanan dan obat-obatan disangkal.

Tanda Vital : Tekanan Darah : 130/85 mmHg


Status Ophtalmogikus
Okuli Dekstra
Orthophoria
Baik ke segala arah
Massa (-), Edema (-), tidak ada
sikatriks, tidak ptosis

Okuli Sinistra
Kedudukan
Gerak bola mata
Palpebra

Inj. Konjungtiva (-), In. Siliar (-),


Sekret (-), tidak ada folikel, tidak

Kedalaman dangkal
Warna coklat

Baik ke segala arah


Massa (-), Edema (-), tidak ada
sikatriks, tidak ptosis
Inj. Konjungtiva (-), In. Siliar (-),

Konjungtiva

ada papil
Jernih, Infiltrat (-), pannus (-)

Orthophoria

Sekret (-), tidak ada folikel, tidak ada


papil

Kornea
Bilik Mata Depan
Iris

Anisokor, Bulat, sentral, d=4mm

Jernih, Infiltrat (-), pannus (-)


Kedalaman sedang
Warna Coklat
Bulat, sentral, Refleks cahaya (+),

Pupil

d=3mm

Keruh

Lensa

Jernih

Tidak dilakukan

Vitreus

Tidak dilakukan

VOD 1/0
3/10

Visus
Tonometri Schiotz

VOS 6/17,5
9/7,5

Apabila iris tersinari hanya sebagian, yaitu terang di bagian lampu senter tetapi
membentuk bayangan di bagian lain, kemungkinan adalah bahwa sudut bilik mata depan sempit
atau tertutup.
Pada semua pasien glaukoma harus dilakukan pemeriksaan sudut bilik mata. Biasanya
dikerjakan memakai lampu celah dengan lensa kontak yang ada cermin atau prismanya. Tidak
dilakukan pengobatan apapun sebelum dilakukan gonioskopi.
Oftalmoskopi
Yang harus diperhatikan adalah papil, yang mengalami perubahan penggaungan
(cupping) dan degenerasi saraf optik (atrofi). Yang mungkin disebabkan beberapa faktor :
Peninggian tekanan intraokuler, mengakibatkan gangguan perdarahan pada papil, sehingga
terjadi degenerasi berkas- berkas serabut saraf pada papil saraf optik.
Tekanan intraokuler, menekan pada bagian tengah optik, yang mempunyai daya tahan
terlemah dari bola mata. Bagian tepi papil relatif lebih kuat dari bagian tengah terjadi
penggaungan pada papil ini.
Memang sampai saat ini patofisiologi dari penggaungan dan atrofi ini masih diperdebatkan terus,
kita harus waspada terhadap adanya ekskavasio glaukoma bila :
Terdapatnya penggaungan lebih dari 0.3 diameter papil, terutama bila diameter vertikal lebih
besar daripada diameter horizontal.
Penggaungan papil yang tidak simetris antara mata kanan dan mata kiri.
Pada stadium permulaan tentu sukar untuk menentukan apakah ekskavasi yang terlihat itu
glaukoma atau bukan. Ada baiknya bila kita bandingkan kedua papil dari mata kanan dan mata
kiri.

Kita gambarkan ekskavasinya sehingga dapat dibandingkan dengan keadaan pada

pemeriksaan berikutnya.
Tanda atrofi papil

Termasuk atrofi primer, warna pucat, batas tegas, lamina kribrosa tampak jelas
Pada pembuluh darah dapat ditemukan :
Pulsasi arteri, pembuluh darah diskus optikus yang terekspos, pergeseran kearah nasal
(nasalisasi), dilatasi vena