Anda di halaman 1dari 10

DOKUMEN

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

KEGIATAN VERIFIKASI, SURVEY DAN PEMETAAN OBJEK PBB


KHUSUS KECAMATAN BAGUALA DAN TELUK AMBON
DINAS PENDAPATAN KOTA AMBON

TAHUN ANGGARAN 2015

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


KEGIATAN VERIFIKASI, SURVEY DAN PEMETAAN OBJEK PBB
KHUSUS KECAMATAN BAGUALA DAN TELUK AMBON
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang

Pelaksanaan reformasi di bidang pajak atas tanah dan


bangunan disamping berupaya menyederhanakan berbagai
pengutan pajak atas tanah dan bangunan juga tetap
memberikan tekanan terhadap upaya untuk meningkatkan
penerimaan dan memperhatikan

aspek keadilan serta

meminimalkan dampak terhadap distorsi kegiatan ekonomi


dan sosial mengingat PBB merupakan jenis pajak yang
dikenakan terhadap hampir seluruh lapisan masyarakat.
Dengan kebijakan baru yaitu Undang-Undang Nomor 28
Tahun 2009, PBB telah diserahkan oleh pemerintah pusat
untuk dikelola oleh pemerintah daerah. Dengan demikian
PBB saat ini telah sepenuhnya menjadi domain pemerintah
daerah dimana 100% penerimaan langsung masuk menjadi
PAD. Ada beberapa kendala dimana penerimaan PBB tidak
sesuai dengan potensi yang kita harapkan, kendala dan
masalah tersebut antara lain :
a. Data objek pajak yang belum sesuai dengan keadaan
dengan data yang sebenarnya di lapangan.
b. Nilai jual objek pajak tidak sesuai dengan keadaan harga
pasar saat ini.
Pemerintah Kota Ambon, sejak 1 Januari 2014 telah

pengelola PBB secara mandiri dan berdasarkan pengalaman


dari daerah lain yang sudah melakukan pengalihan terlebih
dahulu, peran data sangatlah penting dalam menentukan
potensi penerimaan dan potensi tunggakan.
PBB merupakan salah satu pajak yang dominan dan
andalan bagi pemerintah Kota Ambon yang memiliki begitu
banyak objek pajak sektor perkotaan dan pedesaan yang
potensial

untuk

dapat

lebih

meningkatkan

jumlah

penerimaan. Dengan mendekatkan NJOP dengan nilai pasar


wajar dan tetap memberlakukan tarif yang sama serta
melakukan kegiatan pendataan ulang objek pajak yang
sudah ada dapat meningkatkan penerimaan PAD dari tahun
sebelumnya. Selama ini potensi PBB yang begitu besar
belum digali secara optimal, hal ini terkait dengan data objek
dan subjek pajak yang belum lengkap, akurat dan belum
dikelola dengan baik dan benar. Dalam rangka pengelolaan
dan pemutahiran data PBB tersebut maka Pemerintah Kota
Ambon melalui Dinas Pendapatan Kota Ambon diharapakan
dapat melaksanakan program kegiatan yang bertujuan
untuk memverifikasi data subjek maupun objek yang
dimaksud.
Berkenaan dengan hal tersebut diatas, Pemerintah Kota
Ambon

melalui

Dinas

Pendapatan

Kota

Ambon

telah

mengalokasikan dana dalam APBD tahun 2015, untuk


kegiatan

verifikasi,

survey

dan

pemetaan

objek

PBB

khususnya pada Kecamatan Baguala dan Kecamatan Teluk


Ambon.
2. Tujuan

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperoleh data


PBB (luas objek pajak, subjek pajak, lokasi dan ZNT) dalam
Kota Ambon yang lengkap, akurat dan mutahir berupa data
registrasi PBB dan data pendukung lainnya. Data tersebut
nantinya akan menjadi cikal bakal data update dalam Sistem

Manajemen Informasi Objek Pajak (SISMIOP) dan Sistem


Informasi Grafis (SIG).
3. Sasaran

1) Meningkatkan ketersediaan alat bantu manajemen yang


beraplikasikan

peta

dalam

pembentukan

Sistem

Geodatabase Kota Ambon yang mampu menyediakan


suatu sarana keterpaduan data dan informasi yang
terkait dengan aspek pengelolaan manajemen objek pajak
bumi dan bangunan.
2) Kota Ambon dalam hal ini Kecamatan Baguala dan
Kecamatan Teluk Ambon sebagai lokasi survey dan
pengukuran serta sinkronisasi peta.
3) Menyusun pembentukan Sistem Informasi Manajemen
PBB dan Pembentukan Sistem Geodatabase Kota Ambon
secara bertahap, terarah dan teratur.
4. Lokasi Kegiatan :

Kota Ambon.

6. Sumber

Kegiatan

Pendanaan

verifikasi,

survey

dan

pemetaan

objek

PBB

khususnya pada Kecamatan Baguala dan Kecamatan Teluk


Ambon dilaksanakan oleh Dinas Pendapatan Kota Ambon.
Untuk

pelaksanaan

kegiatan

ini

diperlukan

biaya

pelaksanaan sebesar Rp. 479.386.594,00 (Empat ratus


tujuh puluh Sembilan juta tiga ratus delapan puluh enam ribu
lima rauts Sembilan puluh empat rupiah).
Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: APBD Kota
Ambon Tahun Anggaran 2015.
6. Nama dan

Nama Pejabat Pembuat Komitmen : Djafar Marasabessy,

Organisasi

SE

Pejabat

Pendapatan Kota Ambon Nomor : 02 Tahun 2015

Pembuat

tanggal, 14 Januari 2015.

Komitmen

Berdasarkan

Organisasi

Pejabat

Surat

Keputusan

Pembuat

Pendapatan Kota Ambon.

Kepala

Komitmen

Dinas

Dinas

B. DATA PENUNJANG
7. Data Dasar

Data jumlah objek pajak yang telah terdata oleh dinas


terkait pada saat ini.
Data

kebijakan-kebijakan

dan

peraturan-peraturan

terkait mengenai perpajakan khususnya PBB.


Data gambar wilayah studi yang meliputi kondisi sosial
ekonomi serta data tata ruang dan peruntukan lahan.
Data besaran luas kapling/persil lahan tiap objek pahjak.
9. Studi-Studi

Terdahulu

Selain mengkaji perundang-undangan yang terkait dengan


proses pendataan PBB, juga mengkaji kegiatan Verifikasi,
Survey dan Pemetaan Objek Pajak Bumi dan Bangunan
(PBB) tahun 2014.

10.Referensi
Hukum

a. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak


Bumi dan Bangunan.
b. Undang-Undang

Nomor

28

tahun

2007

tentang

Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.


c. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak
Daerah dan Retribusi Daerah.
d. Surat
Keputusan
Dirjen

Pajak

Nomor

KEP-

533/PJ.6/2000 Tanggal 20 Desember 2000 tentang


Petunjuk Pelaksanaan Pendataan dan Penilaian Objek
dan Subjek Pajak.
e. Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-33/PJ.6/1993
tanggal 14 Juni 1993 tentang Petunjuk Teknis Pemetaan
PBB.
f. Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-19/PJ.6/2003
tanggal

26

Mei

2003

tentang

Petunjuk

Teknis

Pelaksanaan Pembentukan Basis Data SIG PBB.


g. Surat

Keputusan

Kepala

Dinas

Pendapatan

dan

Pengelolaan Aset Ekonomi Daerah Kota Ambon Nomor 01


Tahun

2014

tanggal

15

Januari

2014

tentang

Penunjukan dan Penetapan Pejabat Pembuat Komitmen

(PPK) dan Direksi Kegiatan pada Dinas Pendapatan dan


Pengelolaan Aset Ekonomi Daerah Kota Ambon.
11.Lingkup
Kegiatan

: a. Lingkup Wilayah :
Wilayah lapangan atau lokasi pendataan untuk kegiatan
Verifikasi, Survey dan Pemetaan Objek PBB di Kota
Ambon berada pada Kecamatan Baguala dan Kecamatan
Teluk Ambon, hal ini merupakan tindak lanjut dari
kegiatan pada tahun sebelumnya yang telah dilakukan
pada Kecamatan lain dan sebagian Kecamatan Baguala.
b. Lingkup Subtansi :
Sesuai dengan maksud dan tujuan maka kegiatan
bermaksud untuk menggali beberapa informasi sebagai
berikut :
1) Letak objek pajak
2) Data subjek pajak
3) Data tanah
4) Data bangunan dan fasilitas yang ada
5) Foto objek pajak (perumahan & non perumahan)
6) Pemberian atau penempelan stiker
7) Pengumpulan data informasi properti.

12. Tahapan

: a. Persiapan pelaksanaan awal adalah melakukan survey

Kegiatan

kondisi eksisting yang merupakan langkah awal dari


keseluruhan proses.
b. Melakukan
pembentukan

pelaksanaan
basis

data

verifikasi
spasial

sekaligus

terutama

dalam

pembentukan peta garis objek PBB.


c. Melakukan

pelaksanaan

verifikasi

sekaligus

pembentukan basis data tekstual berupa data hasil


lapangan yang tertera dalam formulir SPOP/LSPOP.
d. Melaksanakan pembentukan master file basis data pajak
berupa penggabungan data hasil lapangan sekaligus
melakukan sinkronisasi peta dengan objek pajak.

e. Membuat

pembentukan

Geodatabase

PBB

serta

pembuatan dan pencetakan peta PBB.


f. Membuat evaluasi dan melaporkan hasil progres selama
kegiatan yang memuat semua output pekerjaan dan
persiapan, verifikasi data spasial (peta), input data
tekstual serta pekerjaan link data PBB dan pencetakan
peta serta laporan pendahuluan, laporan antara, laporan
akhir, rekapitulasi lapangan dan rekapitulasi foto objek
pajak.
13. Keluaran

: Kegiatan verifikasi, survey dan pemetaan objek PBB melalui


pendataan

survey

di

lapangan

diharapkan

dapat

menghasilkan basis data SISMIOP PBB menjadi semakin


lengkap dan akurat serta penambahan dari sisi kuantitas
dan kualitas objek pajak sehingga hasilnya dapat digunakan
sebagai dasar pengenaan PBB tahun berikutnya serta
sebagai

bahan

pertimbangan

pengambilan

kebijakan/

keputusan di bidang PBB maupun pajak lainnya.

14.Peralatan,
Material,

: Pengguna jasa tidak menyediakan personil maupun fasilitas


apapun terkait dengan pekerjaan ini.

Personil dan
Fasilitas dari
Pejabat
Pembuat
Komitmen
15.Peralatan dan

: Penyedia

barang/jasa

diwajibkan

menyediakan

seluruh

Material dari

peralatan dan material yang dibutuhkan dalam pekerjaan

Penyedia Jasa

ini:

Konsultansi

1.

Kendaraan Roda 4

: 1 bh

2.

Kendaraan Roda 2

: 4 bh

3.

Komputer PC

: 2 bh

4.

Komputer Laptop

: 2 bh

5.

Printer A4

: 2 bh

6.

Meter Laser

: 4 bh

7.

Meter Roll

: 4 bh

8.

Thedolite

: 4 bh

9.

Kompas

: 4 bh

10. GPS
16.Lingkup

: Penyedia

: 4 bh 1
jasa

diberikan

wewenang

penuh

dalam

Kewenangan

menyelesaikan pekerjaannya dengan tetap mengacu pada

Penyedia Jasa

ketentuan yang berlaku dan memperhatikan masukanmasukan dari pengguna jasa.

17.Jangka Waktu

: 4 (empat) bulan

Penyelesaian
Kegiatan
18.Personil/Tenaga
Ahli

: Kualifikasi

personil

atau

tenaga

ahli

untuk

kegiatan ini adalah :


Posisi
Team Leader
Ahli Pemetaan data
SISMIOP
Ahli Pemetaan GIS
Ahli Pengelolaan
Data
Ahli Pengukuran
Asisten SIG/CAD1
Asisten SIG/CAD2
Asisten
Pengelolaan Data1
Asisten
Pengelolaan Data2

Kualifikasi
S2 Perpajakan/
Ekonomi/Teknik
/Lainya
S1 Perpajakan/
Ekonomi/ Teknik
Geografi/Geodesi
S1 Teknik
Geografi/Geodesi
S1 Teknik
Informatika/
Komputer
S1 Teknik
Geografi/Geodesi
S1 Komputer/
manajemen
S1 Komputer /
Manajemen
S1 Komputer/
manajemen
S1 Komputer/
manajemen

Jml
Org

Penga
laman

10 thn

5 thn

5 thn

5 thn

5 thn

5 thn

5 thn

5 thn

5 thn

19. Jadwal

: a) Tahapan Pendahuluan

Tahapan

1. Melakukan pengumpulan data

Pelaksanaan

2. Penyusunan rencana kerja

Kegiatan

3. Pembentukan Tim pelaksana pendataan


4. Pengadaan sarana pendukung
5. Penyusunan laporan pendahulaun
6. Seminar pendahuluan
b) Tahapan Antara
1. Pembentukan Basis Data Spasial
a) Pengadaan citra satelit
b) Inventarisasi peta objek pajak dan bangunan
c) Identifikasi objek pajak dan bangunan
2. Verifikasi SPOP/LSPOP
a) Survey

lapangan

pengukuran,

pemetaan

dan

pengisian SPOP/LSPOP
b) Pengumpulan data harga jual tanah
3. Perekaman Data
a) Perekaman lembar SPOP/LSPOP dan updating
data objek pajak
b) Editing dan prosesing foto objek pajak
c) Validasi dan analisa peta blok
d) Validasi dan analisa zona nilai tanah (ZNT/NIR) ke
peta ZNT.
4. Penyusunan Laporan Antara
5. Seminar laporan antara
c) Tahap Akhir
1. Pembentukan geodatabase
a) Pembuatan peta garis kecamatan
b) Pembuatan peta garis blok
c) Pembuatan peta ZNT
2. Penyusunan laporan akhir
3. Seminar laporan akhir
4. Penyempurnaan dan perbaikan laporan akhir

20.Laporan
Pendahuluan

5. Pembuatan album peta.


: Laporan Pendahuluan memuat penjelasan dari konsultan
untuk melaksanakan pekerjaan setelah ditandatanganinya
kontrak. Laporan ini memuat : Latar Belakang kegiatan,
ruang

lingkup,

metodologi

dan

strategi

pelaksanaan

kegiatan, organisasi pelaksana, rencana dan jadwal kegiatan


serta informasi yang diperoleh dalam bentuk uraian serta
21.Laporan Antara

analisa awal.
: Laporan Antara memuat hasil kompilasi data dari observasi
lapangan survey objek pajak berdasarkan jumlah objek
pajak hasil pendataan ulang atau updating data objek.
Laporan ini berisikan ringkasan data hasil survey lapangan,
penelaahan kebijakan hukum yang terkait, analisa potensi

22.Laporan Akhir

serta permasalahan kawasan.


: Laporan akhir atau dokumen

verifikasi,

survey

dan

pemetaan objek PBB Kecamatan Baguala dan Kecamatan


Teluk Ambon merupakan laporan tahap akhir (final report)
yang memuat tentang hasil rekapitulasi akhir keseluruhan
data objek pajak berdasarkan sasaran yang diharapkan,
baik sasaran secara fisik maupun non fisik.

Ambon,

Maret 2015

Pejabat Pembuat Komitmen,

DJ. MARASABESSY, SE
NIP. 19661008 199403 1 011