Anda di halaman 1dari 13

PENGENDALIAN INTERNAL TRANSAKSIKAS

Referensi:
http://
mariaanita26.blogspot.com/2013/03/pen
gantar-akuntansi-ii.html
http://
andreastender.blogspot.com/2013/05/
modul-pengantar-akuntansi-2-semeste
r-2.html?m=1

Pengendalian Internaladalah suatu


rencana organisasional semua tindakan
yang dilakukan perusahaan untuk :

Mengamankan Aset
mendorong diikutinya kebijaksanaan
perusahaan.
Mendorongefisiensi operasional
Menjamin ketepatan dan dapat
dipercaya catatan-catatan akuntansi.

Pengendalian Internal Terhadap Kas


Pengendalian intern yang baik
terhadap kas memerlukan prosedurprosedur yang memadai untuk
melindungi penerimaan kas maupun
pengeluaran kas. Dalam merancang
prosedur-prosedur tersebut hendaknya
diperhatikan prinsip-prinsip pokok
pengendalian intern.

prinsip-prinsip pokok pengendalian intern.


Penerimaan Kas
Diadakan pemisahan fungsi antara pengelola kas dan pencatatan
kas.
Setiap penerimaan kas harus segera dicatat dan disetor ke bank
Setiap hari harus dibuat laporan mengenai penerimaan kas
Pengeluaran kas
Setiap pengeluaran kas harus menggunakan cek yang
ditandatangai oleh pihak yang berwenang, kecuali untuk
pengeluaran kas yang jumlahnya relatif kecil dibayar dengan kas
kecil.
Diadakan pemisahan fungsi antara pengelola kas, yang
menotorisasi pengeluaran dan yang mencatat pengeluaran kas.
Setiap hari harus dibuat laporan mengenai pengeluaran kas.

Kas kecil
Kas diperusahaan yang disediakan untuk membayar pengeluaran
pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil yang tidak ekonomis bila
dibayar dengan cek.
Kas kecil dipercayakan kepada pemegang kas kecil (Kasir Kas Kecil)
yang bertanggung jawab terhap pengelolaan kas kecil.
Dalam hubungannya dengan Kas Kecil dikenal dengan 2 sistem
yaitu :
Metode Impres ( Sistem Dana Tetap)
Jumlah dalam rekening selalu tetep, yaitu sebesar cek yang
diserahkan kepada kasir kas kecil untuk membentuk dana kas kecil.
Metode Fluktuasi
Jumlah dalam rekening kas kecil yang tidak tetap, tetapi
berfluktuatif sesuai dengan jumlah pengisian kembali dan
pengeluaran dari kas kecil.

Pengoperasian Kas Kecil

1.Pembentukan
2.Pemakaian
3.Pengisian Kembali.

Metode Impres
Pembentukan
Kas Kecil
Kas
Pemakaian
Tidak dijurnal
Pengisian kembali
Biaya-biaya
Kas
Tidak diisi kembali
Biaya-biaya
Kas Kecil

Metode Fluktuasi
Pembentukan
Kas Kecil
Kas
Pemakaian
Biaya-biaya
Kas Kecil
Pengisian kembali
Kas Kecil
Kas
-

piutang
PIUTANG DAGANG
Adalah piutang yang timbul dari penjualan
barang / jasa perusahaan secara kredit,
dalam rangka kegiatan usaha perusahaan.
Penilaian Piutang
Piutang dinyatakan sebesar jumlah bruto
tagihan dikurangi dengan taksiran jumlah
yang tidak dapat diterima.

Ada dua dasar yang dapat digunakan untuk menentukan


jumlah kerugian piutang:
Jumlah penjualan. Dilakukan dengan mengalikan
prosentase tertentu dari penjualan periode tersebut.
Saldo piutang Dilakukan dengan tiga cara yaitu :
1.Cadangan dinaikkan sampai persentase tertentu
dari dari saldo piutang.
2.Cadangan ditambah dengan persentase tertentu
dari saldo piutang
3.Jumlah cadangan dinaikkan sampai jumlah
tertentu yang dihitung dengan menganalisa umur
piutang

Faktor-faktor yang menyebabkan berkurangnnya nilai piutang


adalah piutang yang tidak dapat ditagih. Akuntansi untuk mencatat
piutang yang tidak tertagih ada dua pencatatan :
Metode Pencatatan Langsung.
Kerugian piutang diakui pada saat benar-benar terjadi piutang tidak
dapat ditagih
Kerugian Piutangxxx
Piutang dagangxxx

Metode Cadangan / Taksiran


Pada akhir periode dilakukan penaksiran jumlah kerugian piutang.
Kerugian Piutangxxx
Cadangan Kerugian Piutangxxx

Penerimaan kembali piutang yg dihapus


menggunakan Metode langsung
Dibagi menjadi dua, jika penerimaan kembali piutang yang telah
dihapus terjadi :
Dalam periode yang sama dengan piutang tersebut dihapus
Piutang DagangRp xxx
Kerugian PiutangRp
xxx
KasRp xxx
Piutang DagangRp xxx
Dalam periode setelah piutang tersebut dihapus
Piutang DagangRp xxx
Penerimaan Kembali PiutangRp xxx
KasRp xxx
Piutang DagangRp xxx

Metode cadangan
Menaksir Cadangan Kerugian Piutang dari Saldo
Piutang
Contoh : Pada tanggal 31 Desember 2000, rekening saldo
piutang menunjukan jumlah Rp 7.500.000,- , rekening
saldo cadangan kerugian piutang bersaldo kredit Rp
10.000,-. Kerugian piuang ditaksir 1 % dari saldo piutang
Jumlah cadangan dinaikkan sampai persentase
tertentu dari dari saldo piutang
Kerugian piutangRp xxx
Cadangan Kerugian PiutangRp xxx

Penghapusan Piutang Dengan Metode Cadangan

Cadangan kerugian dicatat/ ditaksir


pada akhir periode, maka jika terjadi
piutang dinyatakan tidak
tertagihjurnal yang dibuat :
Cadangan Kerugian PiutangRp
xxx
Piutang
DagangRp xxx

Penerimaan kembali piutang yg dihapus


menggunakan Metode cadangan

Penerimaan Kembali Piutang Yang Telah


Dihapus
Piutang yang semula sudah dihapus,
kemungkinan dapat diterima kembali.
Metode Cadangan
Piutang DagangRp xxx
Cadangan Kerugian PiutangRp
xxx
KasRp xxx
Piutang DagangRp
xxx