Anda di halaman 1dari 26

HEMOROID

Kelompok F3

ANAMNESIS
1. Identitas Pasien
2. Keluhan utama.
apakah ada nyeri.
tanyakan kapan saat nyeri itu dirasakan.
Tanyakan apakah ada darah saat BAB.
3. Riwayat penyakit sekarang.
Kapan munculnya gejala
Lamanya nyeri
besar tingkat nyeri yang dirasakan
Tanyakan pola defekasinya
4. Riwayat penyakit sebelumnya
5. Riwayat penyakit keluarga

PEMERIKSAAN FISIK

Inspeksi
hemoroid yang prolaps sebagai
benjolan yang tertutup mukosa.
Colok dubur
Pada colok dubur, hemoroid tidak
teraba dan juga tidak sakit. Dapat diraba
ada trombus atau sudah ada fibrosis.

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Anuskopi
- Penderita dalam posisi litotomi.
- Anuskopi dan penyumbatnya dimasukan dalam
anus sedalam mungkin,
- penyumbat diangkat dan penderita disuruh
bernafas panjang.
- Benjolan hemoroid akan menonjol pada ujung
anuskopi.
- Pada anuskopi dapat dilihat warna selaput lendir
yang merah meradang atau perdarahan, banyaknya
benjolan, letaknya dan besarnya benjolan.
Proktosigmoidoskopi

DIAGNOSIS KERJA

Hemoroid, merupakan pelebaran dan


penonjolan pleksus hemoroidalis
superior di atas garis mukokutan dan
ditutupi oleh mukosa. Hemoreoid
merupakan bantalan vaskuler di dalam
jaringan submukosa pada rektum
sebelah bawah.

DIAGNOSIS BANDING
1. Prolaps Recti
Prolaps Recti adalah kondisi medis yang
ditandai dengan terabanya benjolan
pada anus akibat turunnya rektum
sebagai akibat melemahnya otot-otot
dan ligamen-ligamen yang menahan di
tempatnya

Tanda dan gejala Prolaps Recti

Dorongan yang konstan untuk buang


air besar meskipun tidak perlu
Gatal-gatal di sekitar anus
Jaringan rektum yang menonjol dari
dubur selama buang air besar
Kehilangan dorongan untuk buang air
besar
Pendarahan dubur
Rasa sakit pada dubur
Rasa sakit pada rektum
Rasa sakit selama buang air besar

DIAGNOSIS BANDING
3. Polip Kolon
- gumpalan kecil dari sel-sel yang terbentuk pada lapisan
usus besar (kolon).
- Faktor resiko:
* berusia 50 tahun,
* obesitas,
* perokok,
* makan tinggi lemak
* kurang serat
* memiliki riwayat keluarga yang pernah terkena polip
kolon atau kanker kolon.
- Gejalanya yaitu ada perdarahan pada dubur, sembelit
atau diare, dan nyeri.

Lanjutan DB...

3. Divertikulum
penonjolan keluar abnormal berbentuk
kantong yang terbentuk dari lapisan
usus dan merupakan penonjolan dari
mukosa serta submukosa. Manifestasi
kliniknya yaitu konstipasi, nyeri
abdomen dan kram pada kuadran kiri
bawah dari abdomen, mual muntah, dan
perdarahan.

ETIOLOGI

Hemoroid timbul karena terjadinya dilatasi, pembengkakan atau


inflamasi vena hemoroidalis.
Faktor-faktor resiko atau pencetus
* mengedan yang sulit saat buang air besar,
* terlalu lama terduduk saat BAB,
* peningkatan tekanan intra abdomen karena adanya tumor
(tumor rektum),
* kehamilan disebabkan karena tekanan janin pada abdomen dan
perubahan hormonal,
* usia tua,
* konstipasi kronik,
* hubungan seks peranal,
* kurang minum air,
* kurang makan makanan yang berserat seperti sayuran dan buah.

DERAJAT HEMOROID

Derajat I : Sering disertai perdarahan merah segar


pada rektum paska defekasi, tanpa disertai rasa
nyeri, tidak terdapat prolaps.
Derajat II : terjadi prolaps hemoroid pada saat
mengedan, namun dapat masuk sendri secara
spontan bila mengedan dihentikan.
Derajat III : terdapat prolaps hemoroid, tidak dapat
masuk sendiri dan harus direposisi secara manual.
Derajat IV : terdapat prolaps hemoroid, tdk dpt
masuk sendiri dan tidak dapat direposisi secara
manual, atau prolaps lagi setelah direposisi.

EPIDEMIOLOGI

Di Amerika Serikatpenyakit yang cukup


umum di mana pasien dengan usia 45
tahun yang didiagnosis hemoroid
mencapai 1.294 per 100.00 jiwa.
Prevalensi hemoroid di RSUP Haji Adam
Malik peroide Januari 2009 Juli 2011,
diketahui 57.2% penderita hemoroid
adalah lelaki. Jenis hemoroid yang paling
banyak diderita pasien adalah hemoroid
dengan derajat I sebanyak kira-kira 36.6%.

PATOFISIOLOGI

Obstruksi vena
Kegagalan pengosongan vena bantalan anus
secara cepat saat defekasi dan
terperangkapnya bantalan anus oleh
sfingter anus yang ketat pembendungan
dan hipertofi bantalan anus interna.
Faktor keturunan
Bukan penyebab langsung predisposisi
penyakit hemoroid yang dihubungkan
kebiasaan keluarga

Lanjutan Patofisiologi...

Kebiasaan defekasi
Umumnya penderita penyakit
hemoroidkebiasaan duduk lebih lama
ditoilet dan merasa terobsesi untuk
defekasi secara reguler & merasa bahwa
defekasi harus benar-benar mengeluarkan
seluruh kotoran hambatan pada aliran
darah balik perianal yang pada akhirnya
akan menyebabkan pembesaran
hemoroid.

Lanjutan Patofisiologi...

Kehamilan
- Faktor hormonal dalam kehamilan akan
mengurangi sokongan otot-otot dari
bantalan anus.
Mengejan dan konstipasi
Mengejan dan konstipasi telah lama
diketahui sebagai salah satu sebab
terbentuknya hemoroid.

MANIFESTASI KLINIS

Pendarahan
Pembengkakan, prolaps, benjolan.
Nyeri dan rasa tidak nyaman.
Sekresi mukus dan pruritus

PENATALAKSANAAN
1. Mengurangi makanan yang
menimbulkan konstipasi seperti keju,
meningkatkan konsumsi serat ,minum
yang cukup.
2. Mengurangi duduk lama di toilet.
3. Meningkatkan kebiasaan olahraga.

Lanjutan Penatalaksanaan...

Tindakan non bedah untuk hemoroid


meliputi:
1. Injeksi sklerosan
2. Rubber band ligation
3. Koagulasi bipolar
4. Hemoroidolisis
5. Fotokoagulasi

Lanjutan Penatalaksanaan...

Ada tiga tindakan bedah yang tersedia saat ini yaitu:


1. Bedah konvensional
Saat ini ada 3 teknik operasi yang biasa digunakan
yaitu:
Teknik Milligan-Morgan
Teknik Whitehead
Teknik operasi ini hemoroid yang sirkuler.
Teknik Langenbeck
Teknik ini lebih sering caranya mudah dan tidak
mengandung resiko pembentukan jaringan parut
sekunder yang bisa menimbulkan stenosis.

Lanjutan Penatalaksanaan...

Bedah Laser
Untuk hemoroidektomi, dibutuhkan daya laser 12-14
watt. Setelah jaringan diangkat, luka bekas operasi
direndam cairan antiseptik. Dalam waktu 4-6 minggu,
luka akan mengering. Prosedur ini bisa dilakukan hanya
dengan rawat jalan.
Bedah Stapler
Teknik ini juga dikenal dengan nama Procedure for
Prolapse Hemorrhoids (PPH) mengurangi prolaps
jaringan hemoroid mendorongnya ke atas garis
mukokutan dan mengembalikan jaringan hemoroid ini ke
posisi anatominya semula jaringan hemoroid ini masih
diperlukan sebagai bantalan.

Lanjutan Penatalaksanaan...

Pilihan terapi hemoroid berdasarkan derajatnya:


Derajat I : derajat III:
Farmakologis - Rubberband ligation
Skleroterapi - Bedah
Fotokoagulasi - Farmakologis
Derajat II :
Farmakologis derajat IV:
Rubber band ligation - Bedah
Koagulasi bipolar- Farmakologis
Skleroterapi

KOMPLIKASI

Trombosis, edema dan inflamasi


bantalan anus interna.
Dermatitis perianal akibat iritasi
perianal.
Perdarahan akut pada umumnya jarang,
hanya terjadi apabila yang pecah adalah
pembuluh darah besar.
Anemia defisiensi besi akibat perdarahan
berulang.

PENCEGAHAN
Pencegahan yang paling baik adalah
1. mempertahankan tinja tetap lunak
sehingga mudah keluar
2. peningkatan konsumsi diet serat juga
membantu mengurangi konstipasi dan
mengedan

PROGNOSIS

Hemoroidektomi pada umumnya


memberikan hasil yang baik. Sesudah
terapi penderita harus diajari untuk
menghindari konstipasi dengan makan
makanan serat agar dapat mencegah
timbulnya kembali gejala hemoroid.

KESIMPULAN

Sesuai dengan kasus seorang wanita


yang berumur 60 tahun dengan keluhan
adanya benjolan yang keluar dari
anusnya sejak 1 tahun lalu dan sering
mengeluarkan darah, nyeri, dan
dapat dimasukkan kembali ke dalam
anus dengan jarinya menderita
Hemoroid dengan derajat tiga.

Sekian & Terima Kasih