Anda di halaman 1dari 2

Biaya Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Pengertian
Biaya pelayanan kesehatan masyarakat ialah bagian dari biaya
kesehatan yang menunjuk pada besarnya dana yang harus disediakan untuk
menyelenggarakan dan atau memanfaatkan pelayanan kesehatan masyarakat
yang dibutuhkan oleh perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun masyarakat.
Berbeda hanya dengan biaya kedokteran yang lebih mementingkan kalangan
pemakai jasa pelayanan dan karena itu pembahasan lebih diarahkan agar
pelayanan kedokteran tersebut dapat dimanfaatkan, maka pada biaya kesehatan
masyarakat yang dipentingkan Ialah dari sudut penyedia pelayanan kesehatan.
Dengan demikian jika membicarakan biaya pelayanan kesehatan masyarakat
yang terpenting adalah bagaimana agar pelayanan kesehatan masyarakat
tersebut dapat diselenggarakan.
Mekanisme pembiayaan
Sekalipun keikutsertaan masyarakat pada pembiayaan kesehatanmasyarakat
ialah penting, namun jika ditinjau dari kompleksitas masalah kesehatan
masyarakat, tampak sumber biaya yang terpenting adalah Pemerintah. Mudah
dipahami karena masalah-masalah kesehatan masyarakat pada dasarnya
menyangkut hajat hidup masyarakat banyak, dan karena itulah tanggung
jawabnya umumnya berada di tangan pemerintah.
Sejalan dengan besarnya peranan pemerintah dalam pembiayaan dalam
pelayanan kesehatan masyarakat, maka mekanisme pembiayaan yang di
terapkan umumnya mengikuti sistem dan atau mekanisme pemerintahan. Untuk
itu tergantung dari sistem pemerintahan yang dianut, mekanisme pembiayaan
yang berlaku dapat beraneka macam. Jika disederhanakan, secara umum dapat
dibedakan atas dua macam yakni :
1. Mekanisme pembiayaan sentralisasi
Pada negara yang menganut asas sentralisasi, semua biaya pelayanan
kesehatan ditanggung oleh pemerintah pusat. Dana tersebut sesuai dengan
hirarki pemerintah yang berlaku, disalurkan secara berjenjang ke institusi yang
diserahkan
tanggung
jawab
menyelenggarakan
pelayanan
kesehatan masyarakat.
2. Mekanisme pembiayaan desentralisasi
Pada negara yang menganut asas desenttralisasi, semua biaya pelayanan
kesehatan masyarakat ditanggung oleh pemerintah daerah. Tergantung pula dari
sistem pemerintahan yang dianut, maka peranan daerah ini dapat dibedakan
pula atas dua macam yakni :
a. Otonom
Di sini tanggung jawab pemerintah daerah adalah sepenuhnya termasuk dalam
hal menentukan kebijakan.
b. Semi otonom
Di sini tanggung jawab pemerintah daerah bersifat terbatas karena lazimnya
sepanjang yang bersifat kebijakan masih mendapat pengaturan dari pemerintah
pusat.
Biaya pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia
Untuk Indonesia, sesuai dengan Undang-undang No. 5 tahun 1974 tentang
Pokok-pokok Pemerintahan Daerah, tanggung jawab penyelenggaraan pelayanan
kesehatan masyarakat, dan karena itu juga pembiayaan, berada ditangan

pemerintahan daerah masih terbatas, menyebabkan uluran tangan dari


pemerintah pusat masih ditemukan. Sesuai dengan keadaan yang seperti ini,
maka mekanisme pembiayaan pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia
secara umum dapat dibedakan atas tiga macam yakni :
1. Mengikuti asas desentralisasi
Di sini, sesuai dengan UU No. 5 tahun 1974, biaya pelayanan kesehatan
masyarakat sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.
2. Mengikuti asas dekonsentrasi
Karena kemmampuan Pemerintah daerah masih terbatas, maka beberapa
program tertentu masih menjadi tanggung jawab Pemerintah pusat. Mekanisme
pembiayaan yang seperti ini dikenal dengan nama asas dekonsentrasi.
3. Mengikuti asas perbantuan
Sama halnya dengan asas dekonsentrasi, sebagai akibat ketidak-mampuan,
menyebabkan Pemerintah daerah belum dapat melaksanakan beberapa program
tertentu. Upaya penyelesaiannya bukan menarik tanggung jawab tersebut ke
Pemerintah Pusat melainkan Pemerintah Pusat memberikan bantuan kepada
Pemerintah Daerah. Mekanisme pembiayaan yang seperti ini dikenal dengan
nama asas perbantuan (medebewind).