Anda di halaman 1dari 3

Kuliah tanggal 8 Juni:

PEMBAHASAN SOAL
Normal unit dengan parameter mean = 0 dan variansi 2 = 1
Notasi: X N(0,1)
Pembangkitan variabel acak dengan metode polar
1.
Bangkitkan bilangan acak U1 dan U2 (U1U(0,1) dan
U2U(0,1))
2.
Tentukan V1 = 2U1-1, V2 = 2U2-1, S = V12 + V22
3.
Jika S>1, kembali ke langkah 1
4.
Tentukan
-2 ln S
Y=
S
5.
Tentukan 2 variabel acak normal unit
X1 = YV1, X2 = YV2
Normal dengan parameter mean dan variansi 2
Notasi: X N(,2)
Pembangkitan variabel acak dengan metode polar
1.
Bangkitkan variabel acak normal unit X1 dan X2 dengan
metode polar.
2.
Tentukan 2 variabel acak normal N(,2)
X1 = + X1,
X2 = + X2
Rata-rata sampel:
XN = (X1 + X2 + + XN-1 + XN)/N
XN+1 = (NXN + XN+1)/(N+1)
atau
XN+1 = XN + (XN+1 - XN)/(N+1)
Variansi sampel:
N

SN =
2

Xi2 - NX2 / (N-1)


i=1
N

= (Xi - X)2/(N-1)
i=1

Simulasi & Pemodelan

CONTOH SOAL
1.

Sebuah rumah sakit berniat mempelajari penggunaan suatu alat pada


ruang emergency. Jika diketahui bahwa lamanya seorang pasien yang
ditreat menggunakan alat tsb berdistribusi normal dgn mean 0.8 jam
dan standard deviasi 0.2 jam, tentukan lamanya penggunaan rata-rata
perorang (secara simulasi menggunakan metode polar) untuk 6 orang
pasien pengguna alat tsb, juga standar deviasinya dan 95% confidence
intervalnya.
= 0.8
= 0.2
Lakukan langkah pembangkitan variabel acak metode polar sebanyak 3
kali (untuk mendapatkan 6 X)
U1 = 0.5601
U2 = 0.6607
V1 = 2 x 0.5601 - 1 = 0.1202
V2 = 2 x 0.6607 - 1 = 0.3214
S = V12 + V22 = 0.117746
S<1
Y = ((-2lnS)/S) = 6.027957778609
X1 = YV1 = 0.7245605249889
X2 = YV2 = 1.937385630045
X1 = + X1 = 0.8 + 0.7246 * 0.2 = 2.2492
X2 = + X2 = 0.8 + 1.9373 * 0.2 = 4.6748
Lakukan 2x lagi untuk mendapatkan 4 variabel lagi
Rata-rata untuk 6 orang pasien: (untuk memudahkan, X1 dinyatakan
sebagai X1 kembali, dst)

X6 = (X1 + X2 + X3 + X4 + X5 + X6)/6
Variansi:
6

S6 =
2

Xi2 - 6X62 / (6-1)


i=1

Standard deviasi:

S6 = S62
95% confidence interval = 0.025
Karena N < 30,
confidence interval = X6 tN,/2 * S6/6
= X6 t6,0.025 * S6/6

Simulasi & Pemodelan

2.

Proses antrian mempunyai distribusi antar kedatangan berdistribusi


eksponensial dengan rata-rata 60 detik, dan pelayanan berdistribusi
eksponensial dengan rata-rata 40 detik.
Simulasikan antrian tsb untuk mengetahui:
Total waktu senggang pelayan
Total lama waktu antri
Total lama proses dalam sistem
Rata-rata waktu antri
Rata-rata lama seseorang diproses dalam sistem
Rata-rata panjang antrian
Beda waktu antar kedatangan berdistribusi eksponensial dengan ratarata 60 detik:
X = -60 ln U
U1 = 0.5481 X1 = 36.07785 37
Lama waktu layanan berdistribusi eksponensial dengan rata-rata 40
detik.
X = -40 ln U
U1 = 0.0862 X1 = 98.04340 98

Waktu datang N+1 = Waktu datang N + Beda waktu antar kedatangan


Waktu mulai dilayani N = Waktu datang N + Lama waktu layanan N-1
Waktu selesai dilayani = Waktu mulai dilayani + Lama waktu layanan
Lama waktu antri = Waktu mulai dilayani - Waktu datang
Waktu senggang pelayanN+1 =Waktu mulai dilayani N+1 - Waktu selesai dilayani N
Lama proses dalam sistem = Waktu selesai dilayani - Waktu datang
Untuk 5 pelayanan dengan 5 variabel acak beda waktu
lama waktu layanan (nilai U tidak ditampilkan):
1
2
3
4
Beda waktu antar kedatangan
37 51 51 94
Waktu datang
37 88 139 233
Lama waktu layanan
99 94 60
4
Waktu mulai dilayani
37 136 230 290
Waktu selesai dilayani
136 230 290 294
Lama waktu antri
0 48 91 57
Waktu senggang pelayan
37
0
0
0
Lama proses dalam sistem
99 142 151 61

antar kedatangan dan


5
56
289
34
294
328
5
0
39

Total waktu senggang pelayan = 37


Total lama waktu antri = 201
Total lama proses dalam sistem = 492
Rata-rata waktu antri = 201/5 = 40.2
Rata-rata lama seseorang diproses dalam sistem = 492/5 = 98.4
Rata-rata panjang antrian = 201/328 = 0.61

Simulasi & Pemodelan