Anda di halaman 1dari 19

PROSES TERAPI

ORKIEPIDIDIMITIS
MAULIDA ANGRAINI

Identitas Pasien

No. CM : 516950
Nama
: Tn. ZA
Gender : Pria
Usia
: 14 Tahun
Alamat: Gubeng
Masjid 14, surabaya

Anamnesa
Keluhan Utama :
Nyeri pada buah zakar kanan.
RPS
:
Pasien datang ke RS Haji Surabaya
dengan keluhan bengkak dan panas
pada buah zakar sebelah kanan.
Awalnya nyeri biasa, semakin lama
semakin nyeri. Keesokan harinya
nyeri disertai membengkak dan
memerahnya buah zakar kanan
disertai demam (+), nyeri kepala (-),
mual (-), muntah (-), batuk (-), pilek
(-), dan kencing terasa panas (+).

RPD
:
Riwayat sakit gondong, asma,
alergi dan riwayat operasi
sebelumnya disangkal.
RPK
:
Riwayat keluhan serupa pada
keluarga disangkal.

Pemeriksaan
Fisik

KU : Sedang
Kesadaran : CM
Tanda Vital
TD : 110/80
mmHg
N : 64 x/mnt
R : 16 x/mnt
S : 36,6 C

Kepala /mata : CA -/- SI -/- pupil


isokor
Hidung : Sekret -/ Mulut : Mukosa Lembab, Lidah
Kotor (-)
Leher : Pem. Linfonodi (-)
Thorax : Simetris (+), Perkusi
sonor (+), Auskultasi Cor S1
S2 Reguler, Pulmo Vesikuler
(+)
Abdomen: Datar, H/L ttb,
Peristaltik (+), Timpani (+),
Sepel, Nyeri
tekan (-)
Ekstremitas atas / bawah : Akral
hangat, Edema (-).

Status Lokalis

Regio Genitalia
Inspeksi : Tampak
Skrotum kanan lebih
besar dari kiri,
kemerahan,
Palpasi : teraba
padat lunak, hangat,
dan nyeri tekan,
Phreen Test (+)

Planning Diagnosis
DL
UL
USG Doppler

Planning Terapi :
Paracetamol
3x500mg
Ketorolac 2x30mg
Ceftriaxon 2x 1gr
Inj

P-TREATMENT

Tujuan terapi
Menurunkan panas
Mengurangi nyeri
Menghilangkan infeksi

Non-farmakologi:
Tanda-tanda vital dipantau
Scrottal Support dengan Elevasi Scrotum

Farmakologi :
Paracetamol 3x500mg
Ketorolac 2x30mg inj
Ceftriaxon 2x 1gr Inj

NAMA
OBAT

EFFICACY
FK

FD

Konsentrasi
tertinggi dalam
waktu jam,
T1/2 1-3 jam
25% berikatan
dengan protein
plasma

Penghambat
sintesa
prostaglandin di
hipotalamus

SAFETY
(Efek Samping)

SUITABILITY
Indikasi - KI
Interaksi

COST

ASETAMINOFEN
Parasetamol

Hepatotoksik
(dosis besar terapi
jangka panjang),
keracunan akut
(dosis tunggal
lebih dari 4 gram),
anemia hemolitik,
ruam pada kulit,
trombositopenia.

Indikasi :
- antipiretik dan
analgesik (untuk
meringankan sakit
kepala, nyeri otot dan
menurunkan panas)
Kontra indikasi :
gangguan fungsi hati
berat, hipersensitif
terhadap parasetamol

Parasetamol diduga dapat Parasetamol


menaikan aktivitas
Sediaan tablet
koagulan dari kumarin
500 mg
(dewasa sehari
3-4x 1 tablet,
anak 6-12th
sehari 2-3x -1
tab)
Parasetamol
120mg/5ml
(dws sehari 3x4
sdt, ank 2-6th
sehari 3x1 sdt,
6-12 th sehari
3x2 sdt, dosis
untuk anak 1015mg/kgBB/kal
i.
Sirup 60 ml
(Rp 10.000).
Dus 100 tab Rp
15.000
Dagang
paraco,paradyn,
panadol,
pamol,
pamokid.

NSAID (NON SELEKTIVE COX INHIBITOR)


ibuprofen
Absorbsi cepat Farmakdinamik Eritema kulit
dilambung dan non selektif
Sakit kepala
maksimal
hambat COX
Trombositopenia.
dosis
dalam plasma
dewasa
setelah 1-2 jam.
sehari 3-4x
200 mg
anak-anak 20
mg / kgBB/
hari

SALICYLIC ACID
Aspirin
Farmakokinetik
:
Cepat
Dosis
diabsorbsi,
analgesik dan kadar puncak
antipiretik
dalam plasma
300 mg setiap 1-2 jam.
3 jam. Anak Disekresi oleh
50ginjal
75mg/kg/hari
dalam dosis
terbagi.

Farmakodinamik
:
Aspirin
menghambat
pirogen yang
diinduksikan
oleh
pembentukan
prostaglandin
maupun respons
susunan saraf
pusat terhadap
interleukin-1
sehingga dapat
mengatur
kembali
pengontrol suhu
di hipotalamus
sehingga
memudahkan
pelepasan pans

Efek samping :
Gangguan GIT
Dosis besar
(tinnitus, penurunan
pendengaran,
vertigo)
Reaksi
hipersensitifitas.

Indikasi :
- menurunkan
deman
Menurunkan nyeri
ringan sampai
sedang

Digoxin, diuretics, lithium,


phenytoin, oral
anticoagulants (eg
warfarin). Aspirin.

Merek dagang :
anafen 60 ml
arthrifen dus 100
tab Rp 51.000
botol 60 ml Rp
14.000

Obat yang meningkatkan


intoksikasi salisilat:
asetazolamid dan amonium
klorida.
Alkohol meningkatkan
perdarahan saluran cerna
akibat salisilat.
Aspirin mempengaruhi
kerja obat : tolbutamid,
klorpropamid, NSAID,
metotreksat, fenitoin.
Kortikosteraoid
menurunkan kadar salisilat

Aspirin Dws
sehari 1-3 tab;
anak >5th tab
maks sehari 1 3 tab.
Dus 120 tab (Rp
40.255)
Aspilets jika
perlu diberikan
tiap 3 jam: bayi
-1 tab, 2-3 th 1
tab, 4-5 th 2 tab,
6-9 th 4 tab, Dus
100 tab Rp
25.200, 100 tab
askes Rp 12.730

Kontra indikasi :
Hipersensitif
Tukak peptik berat

Indikasi: sakit
kepala, sakit gigi,
nyeri otot, demam.
Kontraindikasi:ulk
us peptikum,
hipersensitif
terhadap drivat
asam salisilat,
asma, alergi, cacar
air.

ACETIC ACID
Indometasin Farmakokinetik:
Disekresikan ke
dalam empedu
dan urin

Farmakodinamik
:
Penghambat
sintesa
prostaglandin,
selektif relatif
untuk COX I.
Menghambat
enzim
siklooksigenase
shg konversi
asam arakidonat
menjadi PGG2
terganggu.

Efek samping :
Nyeri abdomen,
diare, perdarahan
saluran cerna, dan
pankreatitis, nyeri
kepala hebat,
trombositopenia,
anemia aplastik,
hiperkalemia.

Indikasi:
Memperpanjang waktu
antipireti,mengobat paruh digitalis
i duktus arteriosus
paten pada bayi
prematur, tokolitik
pada persalinan
dengan kehamilan
yang kurang dari 32
minggu.
KI:penderita polip
hidung.

Indometasin 25
mg, dosis 2-3x 1
tab, sedian dus
100 tab 25 mg

Farmakokinetik:
absorbsi oral
dan im
berlangsung
cepat dan
puncaknya
dalam 30-50
menit.
Bioavaibilitas
oral 80% dan
hampir
seluruhnya
terikat protein
plasma.

Farmakodinamik
:
menghambat
selektif COX-1

Efek samping :
Nyeri ditempat
suntikan
Gangguan saluran
cerna
Sedasi
Sakit kepala

Indikasi:
Pengobatan jangka
pendek nyeri akut
sedang sampai
berat pasca operasi
Kontraindikasi :
Ggn ginjal berat,
rwyt NSAID lain,
ulkus peptikum
akut, perdarhan
saluran cerna,
hamil, persalinan,
menyusui, anak <
16 thn

Interaksi obat:
Mengurangi efek
antihipertensi ACE
inhibitors atau angiotensin II
receptor antagonists .
meningkatkan resiko
toksisitas pada ginjal dengan
ACE inhibitors, diuretics.
Efek meningkat jika
kombinasi dengan NSAID
lain.

Kemasan :
Dolac : 6 ampul
10mg/ml Rp.
72.000,6 ampul 30
mg/ml
Rp.110.000,Matolac :
5 ampl 10 mg
Rp.81.250,-

Farmakokinetik
99% terikat
Dosis :
protein plasma
Dewasa 100- dn memiliki
150 mg sehari first pass

Farmakodinamik
:
Penghambatan
preferential
COX-2 inhiitor

Efek samping :
Mual
Gasteritis
Eritema kulit dan
sakit kepala

Indikasi:
Peradangan dan
entuk degeneratif
reumatisme, atritis
rematika, nyeri

Interaksi obat :
Tidak diberikan secara IV
yang dierikan NSAID lain
dan pada pasien yang
mendapat terapi

Sediaan
Diflam
5x10 tab salut
selaput25 mg Rp
45.000.

Ketorolak
Dosis im 3060 mg
Iv 15-30
Oral 5-30 mg

Diklofenak

PROPIONIC ACID
Farmakokin
etik
Dimetabolis
me di hepar

Farmakodina
mik
menghambat
biosentesis
prostaglandin,
non selektif
COX inhibitor

Efek samping:
Iritasi dan
perdarahan
saluran cerna,
rash,
pruritus,tinitus,
pusing, nyeri
kepala,ansietas,
dan retensi cairan

Indikasi :
menurunkan
demam,
meringankan
nyeri ringan
sampai sedang
Kontra indikasi :
penderita dengan
tukak peptik,
penderita dengan
riwayat
hipersensitif,
polip hidung,
angioderma,
reaksi
bronkospastik,
kehamilan
trimester
terakhir.

Penggunaan Ibuprofen
bersama dengan aspirin
akan menurunkan efek
total antiinflamasi.

Ibuprofen 100
mg/5 ml; 200
mg
Dws: 200400mg 3-4x
sehari, anak 812 th 200mg 34x.
Kemasan dus
100 tab Rp
51.000, botol
60ml Rp
14.000
Dagang :anafen

ANTHRANIC ACID
Asam
mefenamat

Farmakokineti
k:
Farmakodina
mik
Kadar puncak
dalam plasma
30-60 menit
dan waktu
paruh yang
pendek.
Diekskresi
lewat urin

Farmakodinam Efek samping :


ik:
COX I
inhibitor

Indikasi: sakit
kepala, sakit gigi,
rematik, nyeri
otot, demam,
dismenore, nyeri
pasca op, nyeri
pada persalinan
Kontraindikasi:
Hipersensitif,
tukak lambung
atau radang sal
cerna, gangguan
fungsi ginjal,.

Interaksi obat :
Meningkatkan efek
antikoagulan oral
memperpanjang
Prothombin
Asammefenamatmenurun
kan kerjafurosemid

Asam
mefenamat 250
mg;
500mg;50mg/5
ml
Dws: awal 2
tab, dilanjutkan
1-2 tab tiap 6
jam; rawat tiap
6 jam 1-2 tab;
diatas 6 th tiap
6 jam
6,25mg/kgBB/h
ari tidak boleh
lebih dari 7
hari.
Kemasan Dus
15x10 tab
25omg Rp
46.500, botol
75 tab forte
500mg Rp
42.000, podex
500mg Blister
100 tab Rp
56.000, botol
60ml Rp
10.250

Antibiotik

Effikasi

safety

Sefalosporin:
Ceftriakson IV

FD: obat ini


umumnya
aktif terhadap
kuman Grampositifm
tetapi kurang
aktif
dibandingkan
dengan
sefalosporin
generasi
pertama
FK : ikatan
protein
plasma 8386%, waktu
paruh 8 jam,
ekskresi
dalam urin
60-80%

Efek Samping
:
-Nefrotoksik
- diare

suitability

Cost

I :untuk
Vial 1 g x 1
pengobatan
Rp.
kuman gram
160.000/boks
(-) dan (+)
meningkatkan
potensi dalam
melawan
bakteri gram
negative
namun harus
diberikan
secara
terpisah
- penggunaan
dg
metronidazole
bagus untuk
terapi aerobanaerob
infection

Antibiotik
Cefotaxim

Effikasi

Safety

suitability

Cost

Waktu paruh
cefotaxime
sekitar 1 jam
dan metabolit
aktive nya
desacetylcef
otaxime
sekitar 1,5
jam.
Waktu paruh
meningkat
pada
neonatus dan
pada pasien
gagal ginjal
severe.
Sekitar 40 %
cefotaxime
terikat pada
protein
plasma

Neutropenia
Trombositope
nia
Agranulosytos
is
Nausea
Vomiting
diare

penggunaan
dg
aminoglikosid
a dapat
meningkatkan
potensi dalam
melawan
bakteri gram
negative penggunaan
dg probenecid
dapat
meningkatkan
konsentrasi
plasma
cefotaxime

dapat
diberikan
secara IV / IM
disuntikkan
secara
perlahan 3- 5
mnt atau di
berikan dalam
infus antara
20- 60 menit
pada
dewasa :
dosis 2 6 g /
hari dalam 24 kali
pemberian.
Pada infeksi
yg berat
dapat
diberikan
hingga 12 g /
hari diberikan
dalam 6 kali

Antibiotik

effikasi

safety

suitability

Cost

Sefalosporin:
Ceftriakson
IV

+++

++

+++

++

Cefotaxim

+++

++