Anda di halaman 1dari 2

Pengaruh Hujan dalam Budidaya Lele Sangkuriang

Pagi ini masih mendung dan hujan, memang beberapa hari ini daerah saya mendung dan turun
hujan. Pagi ini saya ingin mengutarakan sesuatu yang sebenarnya sudah lama ingin saya katakan.
Tentang Hujan.

Dalam Budidaya Lele, baik sangkuriang maupun jenis lain. Hujan Adalah Anugrah Bukan
musibah. Air hujan sangat baik bagi lele (kecuali hujan salju, bisa pilek tuh lele). Kalaupun ada
masalah setelah hujan turun, masalahnya bukan pada air hujannya, tapi pada cara yang anda
lakukan dalam memperlakukan air kolam.
Saya rasa teknik apapun yang saat ini gunakan dirancang untuk mengolah/memperlakukan air
kolam dengan baik sehingga tidak akan ada masalah saat terjadi penambahan (baik akibat hujan
ataupun memang sengaja ditambahkan), pengurangan (penguapan). Jika pasca turun hujan terjadi
maslaah pada kolam, telaah pada cara yang anda gunakan. bukan lalu menyalahkan hujan. anda
mungkin bisa menambahkan pelindung/atap pada kolam. iya kalau kolammnya cuma 100-200
meter, apa jadinya kalau kolam budidaya anda mencapar1-2 hektar? berapa banyak biaya yang
anda tanggung untuk membuat atap pada kolam seluas itu. apakan akan sebanding dengan
hasilnya? sementara harga lele? (anda tentu tau bagaimana harga lele di pasaran).
Nah, teru lele saya koq suka menggantung setelah turun hujan? mungkin ada diantara rekanrekan yang mengajukan pertanyaan seperti ini. Ada beberapa penyebab yang menyebabkan lele
menggantung setelah ditimpa hujan.
1. Kolam diguyur Air hujan yang Lewat Atap
Ini yang sangat sering terjadi, biasanya bagi kita yang menygalami keterbatasan dana,
kita membuat kolam di dekat rumah. biasanya ada sebagian kolam yang tertutupi atap
rumah yang ketika hujan otomatis air hujan dari atap akan masuk ke kolam. Nah bisa jadi
Residu/racun yang ada pada atap ikut terbawa ke kolam.
2. Kolam Kurang Dalam

Jika kolam tidak memiliki kedalaman yang ideal, maka ketika hujan turun, getaran yang
ditimbulkan oleh hujan akan membuat lele stres. Karena lele sangat peka terhadap
getaran, (bahkan di beberapa daerah lele digunakan sebagai salah satu hewan yang dapat
memprediksi terjadinya gempa bumi). Gak percaya silahkan pake kalkulator anda dan
cari di google.

Lele akan merasa terganggu dengan getaran yang ditimbulkan, dan bukan karena airnya.
maka setelah hujan reda biasanya lele menggantung karena stress. biasanya keadaan
seperti ini tidak akan berlangsung lama, karena lele akan menyesuaikan sendiri.
3. Lele Terlalu Padat
Kepadatan juga berpengaruh terhadap menggantungnya lele pasca turun hujan, alasanyya
kurang lebih sama dengan poin 2.
4. Tidak Sesuai dengan SOP/Panduan
Ini yang bisanya sangat sering terjadi. Biasanya (biasanya terjadi pada pemula seperti
saya) kita kurang teliti dalam menerapkan teknik budidaya. Atau karena bahan yang
harus disediakan tidak ada, jijik, atau alasan lainnya kita mengganti dengan bahan lain
atau bahkan tidak menggunakannnya. nah ini adalah kesalahan mendasar dalam
implementasi budidaya. (buat paa dibuat SOP kalau masih dilanggar)
5. Asal Tebar
Masih prilaku yang sering dilakukan oleh pemula biasanya, kita seringkali melihat
kondisi kolam berdasarkan kasat mata, asal liat air sudah hijau, main tebar aja, liat air
jernih, main pake aja, dll. makanya ketika terjadi hujan (terjadi perubahan komposisi air)
lele stress dan menggantung.
6. Campur-Campur
Nah ini biasanya dilakukan oleh para coba-cobaers (yang suka coba-coba), biasanya kita
menggabungkan beberapa teknik menjadi satu, ujung-ujungnya bukan untung malah
buntung. biasanya yang seperti ini jangankan ketika hujan turun, ketika tidak turun hujan
pun pasti banyak terjadi masalah
Nah, itu beberapa analisis saya, sekali lagi ini pendapat saya. Pendapat boleh beda, tapi
pengalaman andalah yang membuktikan. Jika anda mengalami masalah di kolam setelah hujan
turun,sementara banyak yang tidak masalah, berarti ada yang harus anda cek lagi pada kolam
anda dan bukan fokus pada air hujannya.
Semua terserah anda, andalah yang menentukan hehe