Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

1.

TOPIK PENYULUHAN

: Gangguan Sistem Endokrin

2.

POKOK BAHASAN

: Diabetes Melitus

3.

SUB POKOK BAHASAN

: Pemahaman tentang Diabetes Melitus

4. SASARAN :
Pasien dan keluarga pasien di ruang Melati (Isolasi) Rumah Sakit Kabupaten Kediri
5. WAKTU PERTEMUAN :
HARI

: Jumat

TANGGAL : 07 Agustus 2015


PUKUL

: 08.00 08.30

6. TUJUAN
6.1 Tujuan umum : sasaran dapat mengetahui tentang Diabetes melitus
6.2 Tujuan khusus :
Sasaran dapat mengetahui pemahaman yang salah meliputi :
a. Apakah benar DM itu disebabkan oleh konsumsi gula berlebih ?
b. Gula bukan hanya ditemukan pada makanan pencuci mulut
c. Apakah satu-satunya perubahan dalam diit adalah stop gula
d. Pengobatan DM (apakah insulin dapat menyebabkan kebutaan)

Tahap Kegiatan
Pembukaan

Kegiatan perawat
Salam pembuka

Kegiatan klien
Mendengarkan

(5 menit)

Memperkenalkan diri

keterangan penyaji

Menjelaskan

Media
Ceramah

maksud

dan tujuan
Penyajian

Membagikan leaflet
Menyampaikan materi

Memperhatikan

dan Ceramah

( 10 menit )

mendengarkan keterangan

Penutup

Melakukan tanya jawab

penyaji
Mendengarkan

( 5 menit )

Menutup pertemuan

bertanya

Materi
1. Apa benar DM disebabkan konsumsi gula berlebih.

dan Ceramah

Setelah DM terjadi

konsumsi gula yang

berlebihan akan meningkatkan kadar

glukosa dalam darah. Masalah ini bukan disebabkan karena konsumsi gula yang
berlebih. Ini lebih cenderung kepada tipe DM itu sendiri pada DM tipe 1 faktor yang
berperan adalah faktor genetik, kebocoran pada pertahanan tubuh atau faktor dari luar
virus yang menyebabkan kerusakan sel pembuat insulin.
2. Benarkah gula hanya ditemukan pada makanan pencuci mulut dan camilan
Ada beberapa tipe gula yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Tidak hanya pada
makanan pencuci mulut dan camilan saja melainkan semua makanan yang
mengandung sumber gula mis : buah dan jus buah juga mengandung gula alami yang
bisa menyebabkan gula darah naik. Untuk lebih diperhatikan bahwa pengecekan label
sangatlah perlu guna mengetahui sumber-sumber gula mis : sirup jagung, dekstrosa,
gula aren, madu.
3. Apakah satu-satunya perubahan dalam diit DM adalah stop gula
Tindakan menghilangkan sumber gula dari makanan bukanlah tindakan yang tepat
(bahkan tidak dianjurkan). Riset mutakhir memperlihatkan peningkatan jumlah gula
sederhana (gula pasir) yang masih diperbolehkan dalam rencana menu DM tidak
menimbulkan efek yang merugikan untuk gula darah.
4. Pengobatan DM (apakah insulin bisa menyebabkan kebutaan)
Insulin merupakan hormon alami yang dalam tubuh setiap orang yang membantu
mengontrol kadar gula darah dan tidak akan menimbulkan komplikasi

diabetes

jangka panjang termasuk kebutaan. Dan kebutaan disini dimaksudkan pada tipe 2
yang tidak terkontrol.
5. Apakah Insulin disuntikkan ke pembuluh darah
Ketika kita mengetahui bahwa insulin disuntikkan (salah satunya) di lengan mungkin
beranggapan bahwa langsung mengenai pembuluh darah seperti pada pengambilan
darah. Sebenarnya insulin disuntikkan ke dalam jaringan lemak menggunakan jarum
yang berukuran lebih pendek dari pada untuk penyuntikan pembuluh darah vena.

6. Apakah gelembung udara dalam jarum suntik berbahaya untuk DM

Gelembung udara berbahaya bukan karena masuk pembuluh darah tetapi lebih
berbahaya lagi karena akan mempengaruhi (membiaskan) dosis yang seharusnya.

Referensi :
1. Smeltzer, Bare. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal bedah.vol 2. Jakarta : EGC

Pengertian
Memberi perawatan tali pusat pada
bayi dan dilakukan sejak pemotongan

Tujuan

tali pusat sampai tali pusat kering

Alkohol 70 %

Betadin 10 %

Kassa

Lidi kapas / cotton bud

Aquadest ( air steril )

Gurita

dan terlepas

perawatan tali pusat

Cara perawatan tali pusat

Mencegah perdarahan

Cuci tangan

Mencegah dan mengetahui sedini mungkin bila ada infeksi

Kasa pembungkus ditetesi aquadest

Mempercepat tali pusat kering dan terlepas

Kasa pembungkus kemudian di buka

Bersihkan tali pusat dengan alkohol 70 % mulai ujung sampai

pangkal tali usat dan daerah sekitarnya dengan diameter


kurang lebih 2 cm

Alat alat yang dibutuhkan pada


perawatan tali pusat

Olesi tali pusat dengan betadin dengan cara seperti diatas

Tali pusat dibungkus kassa steril

Pembungkus dikencangkan dengan gurita agar tidak mudah


lepas

Pakaian bayi dirapikan kembali

Mencuci tangan

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Tali pusat dirawat setiap hari atau setiap waktu bila


diperlukan

Sekitar tali pusat harus bersih dan kering untuk adanya


infeksi

Sebaiknya tidak menggunakan plester karena ada beberapa


bayi yang peka dengan plester

Perhatikan adanya nanah atau adanya perdarahan

Bila ada tanda tanda infeksi segera bawa ke petugas


kesehatan terdekat

Tanda tanda infeksi:


Adanya nanah pada tali pusat
Nyeri ( bayi menagis saat tali pusat disentuh
)
Kemerahan kulit sekitar tali pusat
Demam sampai terjadi kejang