Anda di halaman 1dari 3

ASAM SULFAT

Walaupun asam sulfat yang mendekati 100% dapat dibuat, ia akan melepaskan SO3 pada
titik didihnya dan menghasilkan asam 98,3%. Asam sulfat 98% lebih stabil untuk disimpan,
dan merupakan bentuk asam sulfat yang paling umum. Asam sulfat 98% umumnya disebut
sebagai asam sulfat pekat. Terdapat berbagai jenis konsentrasi asam sulfat yang digunakan
untuk berbagai keperluan:
10%, asam sulfat encer untuk kegunaan laboratorium,
33,53%, asam baterai,
62,18%, asam bilik atau asam pupuk,
73,61%, asam menara atau asam glover,
97%, asam pekat.
Terdapat juga asam sulfat dalam berbagai kemurnian. Mutu teknis H2SO4 tidaklah murni
dan seringkali berwarna, namun cocok untuk digunakan untuk membuat pupuk. Mutu murni
asam sulfat digunakan untuk membuat obat-obatan dan zat warna.
Apabila SO3(g)
KALIUM BIKROMAT
PEMBUATAN KALIUM BIKROMAT
I. TUJUAN
Membuat senyawa kalium bikromat, memurnikan dan menganalisisnya
II.TEORI
Kalsium bikromat merupakan pereaksi oksidasi yang cukup kuat dengan potensialreaksi E =
+1,33 Volt. Reaksi ini tidak sekuat kalium permanganat atau ion serum( IV ).Kalium
bikromat adalah suatu senyawa yang berbentuk kristal dan berwarna jingga kemerahan, titik
lelehnya 397
o
C serta kelarutannya dalam air 5 gr/100 ml air.Kegunaan dari kalium bikromat :

Sebagai oksidator analisa volumetric dan kimia organik

Untuk tes belerang dioksida

Sebagai larutan standar primer dalam volumetricSalah satu unsur pembentuk kalium
bikromat adalah kromium yangmerupakan logam kristal yang berwarna putih,
K2cr2o7

ISO PROPANOL
Isopropanol (juga isopropil alkohol) adalah nama biasa bagi propan-2-ol, sejenis
sebatian kimia tidak berwarna, mudah bakar, dan mempunyai bau yang kuat. Ia
mempunyai formula kimia CH3CHOHCH3, dan merupakan contoh paling ringkas
bagi alkohol sekunder, iaitu karbon dalam alkohol terikat pada dua lagi karbon lain. Ia
merupakan isomer bagi propanol

FORMALDYHDYE
Senyawa kimia formaldehida (juga disebut metanal, atau formalin),
merupakan aldehida dengan rumus kimia H2CO, yang berbentuknya gas, atau cair yang dikenal
sebagai formalin, ataupadatan yang dikenal sebagai paraformaldehyde atau trioxane.
Meskipun dalam udara bebas formaldehida berada dalam wujud gas, tetapi bisa larut dalam air
(biasanya dijual dalam kadar larutan 37% menggunakan merk dagang 'formalin' atau 'formol' ).
Dalam air, formaldehida mengalami polimerisasi dan sedikit sekali yang ada dalam bentuk monomer
H2CO. Umumnya, larutan ini mengandung beberapa persen metanol untuk membatasi
polimerisasinya. Formalin adalah larutan formaldehida dalam air, dengan kadar antara 10%-40%.
Meskipun formaldehida menampilkan sifat kimiawi seperti pada umumnya aldehida, senyawa ini
lebih reaktif daripada aldehida lainnya. Formaldehida merupakan elektrofil, bisa dipakai dalam
reaksi substitusi aromatik elektrofilik dan sanyawa aromatik serta bisa mengalami reaksi adisi
elektrofilik dan alkena. Dalam keberadaan katalis basa, formaldehida bisa mengalami reaksi
Cannizzaro, menghasilkan asam format dan metanol.
Formaldehida bisa membentuk trimer siklik, 1,3,5-trioksana atau polimer linier polioksimetilena.
Formasi zat ini menjadikan sifat-sifat gas formaldehida berbeda dari sifat gas ideal, terutama pada
tekanan tinggi atau udara dingin.
Formaldehida bisa dioksidasi oleh oksigen atmosfer menjadi asam format, karena itu larutan
formaldehida harus ditutup serta diisolasi supaya tidak kemasukanudara.

KALIUM KROMAT
Kalium kromat memiliki rumus kimia K2Cr2O4. Senyawa ini merupakan larutan jernih yang sangat
mudah larut dalam air. Penyimpanannya harus dalam wadah tertutup rapat.

KmnO4
Kalium manganat biasa digunakan dalam larutan netral atau larutan yang bersifat basa dalam
kimia organik. Pengasaman kalium manganat cenderung untuk lebih meningkatkan kekuatan
destruktif agen pengoksidasi, memecah ikatan-ikatan karbon-karbon.

ASETON
Sifat Aseton (C3H6O) adalah zat cair yang tidak berwarna, berbau tajam, mudah menguap, mudah
terbakar. Massa molar nya 58,08 g/mol. Penampilan cairan tidak berwarna, densitas 0,79 g/cm, titik
leleh 94,9C (178,2 K), titik didih 56,53C (329,4 K). Kelarutan dalam air, larut dalam berbagai
perbandingan viskositas 0,32 cP pada 20 C, struktur bentuk molekul trigonal planar pada C=O,
momen dipol 2,91, aseton mudah terbakar.

ETANOL
Etanol adalah cairan tak berwarna yang mudah menguap dengan aroma yang khas. Ia terbakar
tanpa asap dengan lidah api berwarna biru yang kadang-kadang tidak dapat terlihat pada cahaya
biasa. rumus kimia C2H5OH
Sifat-sifat fisika etanol utamanya dipengaruhi oleh keberadaan gugus hidroksil dan pendeknya rantai
karbon etanol. Gugus hidroksil dapat berpartisipasi ke dalam ikatan hidrogen, sehingga
membuatnya cair dan lebih sulit menguap dari pada senyawa organik lainnya dengan massa
molekul yang sama.
Etanol adalah pelarut yang serbaguna, larut dalam air dan pelarut organik lainnya, meliputi asam
asetat, aseton, benzena, karbon tetraklorida, kloroform, dietil eter, etilena
glikol, gliserol,nitrometana, piridina, dan toluena.[7][8] Ia juga larut dalam hidrokarbon alifatik yang
ringan, seperti pentana dan heksana, dan juga larut dalam senyawa klorida alifatik
seperti trikloroetana dantetrakloroetilena.[8]