Anda di halaman 1dari 60

Modul I :

Gangguan Tumbuh Kembang Bayi


Kelompok 7
Tutor: Dr. Atthariq

Skenario
Seorang anak perempuan B umur 12 bulan, BB 7300 gram, PB 65
cm, LK 41cm, dibawa ibunya karena tidak mau makan. Riwayat
kelahiran ditolong oleh bidan dengan BB 2500 gram, PB 48 cm, LK
33 cm, tidak langsung menangis, setelah 5 menit bayi menangis
lemah. Pasien dirawat diperinatologi selama 5 hari. Penimbangan 3
bulan terakhir berturut-turut beratnya naik 100 gram tiap bulan.
Saat usia 7 bulan pasien pernah dirawat karena kejang lama
sampai tidak sadar. Pada saat ini sehari-hari anak makan bubur
denagn sayur, tahu-tempe, kadang telur. Usia 3 bulan pasien
sudah diberi susu formula, pisang, bubur bayi, karena sering
menangis. Imunisasi BCG diperoleh saat umur 2 bulan, polio 5 kali,
terakhir saat PIN, hepatitis B umur 40 hari & 3bulan, DPT umur 4
bln & 6 bln. Pasien bisa tengkurap bolak-balik usia 5 bulan, blm
bisa duduk sendiri dan berdiri sendiri. Kadang-kadang pasien
mengoceh, tanagn belum bisa memegang kerincingan dengan
kuat. Belum bisa makan biskuit sendiri, tak tahu main cilukba.
Lingkungan rumah jendela kamar selalu ditutup karena takut
masuk angin, lubang angin ditutup kertas karena nyamuk sering
masuk. Mainan yang dimiliki: kerincingan, boneka, dan sepeda
roda tiga. Pasien anak pertama, tinggal hanya dengan kedua ortu,
ibu pasien tak banyak bicara.

Pertanyaan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

11.

Bagaimana klasifikasi asupan gizi pada bayi di skenario?


Apa definisi dari pertumbuhan dan perkembangan pada anak?
Apa faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak?
Jelaskan kurva pertumbuhan berdasarkan BB,PB,LK. Dan bagaimana
interpretasi pada kasus ini?
Jelaskan hubungan riwayat kejang pada usia 7 bulan, dengan
tumbuh kembang bayi pada skenario.
Bagaimana melakukan penilaian awal segera setelah bayi baru
lahir melalui skor APGAR?
Bagaimana melakukan penilaian awal segera setelah bayi baru
lahir melalui antopometri?
Bagaimana peran ibu dapat mempengaruhi tumbuh kembang
anak?
Jelaskan ciri-ciri tumbuh kembang normal anak.
Jelaskan hubungan riwayat kelahiran (bayi tidak langsung
menangis saat baru lahir) dengan tumbuh kembang bayi saat
ini.
Bagaimana mekanisme asfiksia pada bayi?

Jelaskan tahap-tahap tumbuh kembang anak.


13. jelaskan hubungan keadaan lingkunga dengan
tumbuh kembang bayi saat ini
14. bagaimana perbedaan anak yang diberi ASI eksklusif
dengan yang tidak diberi ASI eksklusif.
15. jelaskan kebutuhan dasar anak.
16.Bagaimana mainan yang edukatif untuk
mengoptimalkan tumbuh kembang?
17.Bagaimana jadwal imunisasi dan lengkap pada bayi?
18.Bagaimana efek yang terjadi apabila imunisasi
terlambat diberikan?
19.Pada usia 5 bulan ada beberapa gerakan yang belum
bisa dia lakukan, apakah normal? Jika tidak,
bagaimana seharusnya?
20.Bagaimana tatalaksana komprehensif untuk bayi pada
skenario?
12.

1. Status & Kebutuhan


gizi bayi pada umur
sekarang
Wahyu Caesar

Status gizi sekarang


B: 12 bulan
BB : 7300 gram
PB : 65 CM
LK : 41 cm
Status gizi
7,3/9,2 x 100%=
79,34%
(gizi kurang)

UMUR (BLN)

GIZI BURUK
(Kg)

GIZI
KURANG (Kg

GIZI BAIK
(Kg)

GIZI LEBIH
(Kg)

1,9

2.0-2.3

2.5-4.2

4.3

2,1

2.2-2.8

2.9-5.5

5.6

2,5

2.6-3.4

3.5-6.7

6.8

3,0

3.1-4.0

4.1-7.6

7.7

3,6

3.7-4.6

4.7-8.4

8.5

4,2

4.3-5.2

5.3-9.1

9.2

4,8

4.9-5.8

5.9-9.7

9.8

5,3

5.4-6.3

6.4-10.2

10.3

5,8

5.9-6.8

6.9-10.7

10.8

6,2

6.3-7.1

7.2-11.2

11.3

10

6,5

6.6-7.5

7.6-11.6

11.7

12

7,1

7.1-8.2

8.2-12.4

12.6

Nutrisi
Zat pembangun protein hewani, nabati
Zat sumber tenaga / energi
Zat penunjang membran sel sumber lemak (susu, keju, kuning telur,
dll)
Zat pelindung vit & mineral
Air porsi terbesar

Zat pembangun
Mengganti jaringan yang rusak
Asam amino esensial, a.l : lysine, leucine, isoleucine, methionine,
phenylalanine, threonine, triptophan, valine, histidine

2. Definisi pertumbuhan dan


perkembangan pada anak
Silvia Aslami

Pertumbuhan
Bertambahnya ukuran dan jumlah
sel ,serta jaringan intraseluler ,berarti
bertambahnya ukuran fisik dan struktur
tubuh dalam arti sebagian atau
kesluruhan.
Perkembangan
Bertambahnya kemapuan struktur dan
fungsi tubuh yang lebih kompleks.

3. Jelaskan faktor tumbuh


kembang
Aina Ullafa

Faktor lingkungan pranatal


Gizi
ibu
pada
waktu
hamil

Mekanis:
riwayat
trauma,
cairan
ketuban
dan
posisi
janin
pada
uterus

Toksin/
zat
kimia

Endokr
in:
hormo
nhormo
n

Radiasi

Infeksi

Stres

Imunit
as

Anoksi
a
embrio

Faktor lingkungan postnatal


Lingkungan
biologis:
-ras/suku bangsa
- jenis kelamin
- umur
- gizi
- perawatan
kesehatan
- kepekaan thp
penyakit
- penyakit kronis
- fungsi
metabolisme

Faktor fisik:
-cuacu, musim,
keadaan geografis
suatu daerah
-Sanitasi
-Keadaan rumah
-Radiasi

Faktor psikososial:
-Stimulasi
-Motivasi belajar
-Ganjaran/hukuma
n yang wajar
-Kelompok sebaya
-Stres
-Sekolah
-Cinta dan kasih
sayang
-Kualitas interaksi
anak dan orang
tua

Faktor keluarga dan


adat istiadat:
-Pekerjaan orang
tua
-Pendidikan orang
tua
-Jumlah saudara
-Jenis kelamin
-Stabilisasi rumah
tangga
-Kepribadian orang
tua
-Adat-istiadat

4. Jelaskan Interpretasi Kurva


Pertumbuhan untuk bayi ini
berdasarkan BB,LB, LK
Nudiya Azimah

Normalnya pada usia


12 bulan :
BB 9300 gram
PB 73,5 cm
LK 45cm

5. Bagaimana hubungan riwayat


kejang dengan tumbuh kembang bayi?
Aditya Jhenevel

Tumbuh Kembang :
Infeksi tetanus pada anak merupakan
infeksi yang akut sehingga relatif tidak
mengganggu tumbuh kembang anak
Sedangkan pada tetanus neonatorum,
dapat terjadi gangguan tumbuh
kembang oleh karena hipoksia yang
berat.

6. Bagaimana melakukan penilaian awal segera


setelah bayi baru lahir melalui skor APGAR?

Ainun Zamira

Apgar skor adalah suatu metode


sederhana yang digunakan untuk menilai
keadaan umum bayi sesaat setelah
kelahiran
Setiap penilaian diberi angka 0,1,2. Dari
hasil penilaian tersebut dapat diketahui
apakah bayi normal (vigorous baby =
nilai apgar 7-10), asfiksia ringan (nilai
apgar 4-6), asfiksia berat (nilai apgar 0-3)

NILAI 0

NILAI 1

WARNA KULIT

Seluruh badan
biru / pucat

warna kulit
tubuh normal
merah muda,
tetapi tangan
dan kaki
kebiruan

Denyut
Jantung

tidak ada

<100 kali atau


menit

>100 kali atau


menit

Pulse

Respon Reflek

tidak ada
respons
terhadap
stimulasi

meringis atau
menangis
lemah ketika
distimulasi

meringis atau
bersin atau
batuk saat
stimulasi
saluran napas

Grimace

Tonus Otot

lemah atau
tidak ada

sedikit gerakan

bergerak aktif

Activity

lemah atau
tidak teratur

menangis kuat,
pernapasan
baik dan
teratur

Respiration

Pernafasan

tidak ada

NILAI 2
warna kulit
tubuh, tangan,
dan kaki
normal merah
muda, tidak
ada sianosis

AKRONIM

Appearance

INTERPRETASI SKOR
JUMLAH SKOR

INTERPRETASI

CATATAN

7-10

NORMAL

4-6

ASFIKSIA RINGAN

Memerlukan tindakan
medis segeran
seperti penyedotan
lendri yang
menyumbat jalan
nafas

0-3

ASFIKSIA BERAT

Memerlukan tindakan
medis yang lebih
intensif

7. Bagaimana melakukan penilaian awal segera


setelah bayi baru lahir melalui antopometri?

Luthfita Rahmawati

Bayi Baru Lahir


Antropometri

Rata-rata pada
waktu Lahir

Data Skenario

BB Bayi

2,5 4 kg

2,5 kg

PB bayi

50 cm

48 cm

Lingkar kepala

33 38 cm

33 cm

Interpretasi bayi baru lahir pada kasus


adalah NormalSoetjiningsih,dr.SpAK.1995.Tum
buh Kembang

8. Bagaimana peran ibu terhadap


tumbuh kembang bayi?
Ainun Zamira

Kontak visual dan fisik antara ibu dan


bayinya memicu berbagai penghargaan
satu sama lain.
Sentuhan ibu pada pipi bayi
menimbulkan putaran responsif ke arah
muka ibunya atau kearah payudara ibu.
Keadaan bayi yang waspada dan tenang
pada mulanya memberikan kesempatan
untuk kontak mata dengan mata
dengan sang ibu, yang merupakan
ransangan rasa cinta dan perasaan
memiliki orangtua pada bayinya.

9. Bagaimana ciri-ciri tumbuh


kembang normal pada bayi?
Aditya Jhenevel

Ciri ciri bayi normal

Berat badan : 2500 4000 gr


Panjang badan : 48 52 cm
Lingkar kepala : 33 35 cm
Lingkar dada : 30 38 cm
Bunyi jantung : 120 160 x/menit
Pernafasan dada : 40 60x/menit
Kulit kemerahan dan licin karena jaringan dan diikuti vernik caseosa.
Rambut lanugo terlihat, rambut kepala biasanya sudah sempurna.
Kuku telah agak panjang dan lepas.
Genetalia jika perempuan labia mayora telah menutupi labia minora, jika
laki-laki testis telah turun.
Refleks hisab dan menelan telah terbentuk dengan baik.
Refleks moro bila dikagetkan akan kelihatan seperti memeluk.
Gerak refleks sudah baik bila tangan diletakkan benda bayi akan
menggenggam.
Eliminasi baik, urine dan mekonium akan keluar dalam 24 jam.

PERTUMBUHAN BB, PB, LK YANG


BAIK
BERAT BADAN
Penambahan berat badan bayi pada tahun pertama berkisar antara:

700 1000 gr/bln pd triwulan I

500 600 gr/bln pd triwulan II

350 450 gr/bln pd triwulan III

250 350 gr/bln pd triwulan IV


PANJANG BADAN
Penambahan panjang badan bayi pada tahun pertama berkisar antara:

Trimester I : 2,8 4,4 cm / bulan

Trimester II
: 1,9 2,6 cm / bulan

Trimester III: 1,3 1,6 cm / bulan

Trimester IV
: 1,2 1,3 cm / bulan
LINGKAR KEPALA
Penambahan ukuran lingkar kepala bayi pada tahun pertama berkisar
antara:

0 - 3 bln = 2 cm/bln

4 - 6 bln = 1 cm/bln

6 12 bln = 0,5 cm/bln

10. Jelaskan hubungan bayi tidak langsung


menangis saat baru lahir dengan tumbuh kembang
bayi saat ini.

M. Royhan

Riwayat kelahiran: bayi tidak


menangis saat lahir, setelah 5
menit bayi menangis lemah?
(asfiksia).
Pengertian asfiksia.
Asfiksia neonatorum adalah suatu
keadaan dimana bayi tidak dapat
bernafas secara spontan, teratur,
adekuat.
Sumber: Tumbuh
kembang anak

Beberapa faktor asfiksia

Faktor ibu
kurangnya aliran darah
melalui plasenta
hipoksia janin
gawat janin
asfiksia.

Faktor anak
dapat terjadi tanpa
gawat janin ( bayi kurang bulan, air
ketuban bercampur mekonium,
kelainan kongenital yang menggangu
pernapasan bayi).

Sumber: dr. Soenarto Sp.A (7


juli 2012)

Pengaruh asfiksia
Hipoksia otak

Menyebabkan
kematian

Asfiksi
a

Perubahan
biokimia

Kerusakan
SSP

Sumber: Tumbuh
kembang anak

Gambaran klinis asfiksia


Asfiksia

Ganguan
pertukaran dan
pengangkutan
O2

Bradikardi

Penurunan TD

Asidosis
respiratorik

Perubahan
kardivaskuler

Gelaja dan tanda-tanda


asfiksia
2. Warna kulit
kebiruan

1. Tidak bernafas atau


bernafas megapmegap.

Tanda tanda
Asfiksia
3. Kejang

4. Penurunan
kesadaran

Sumber: tumbuh
kembang anak

11. Mekanisme Asfiksia


Suyetno

Bayi tidak
menangis

Keadaan bayi baru


lahir yg gagal
bernafas secara
spontan dan teratur
setelah lahir.
Mengakibatkan
asidosis, gangguan
kardiovaskuler, dan
menjadi sindrom
gangguan
pernafasan pd harihari pertama
setlelah lahir.

Paru-paru tidak
berkembang
(O2 tidak bisa
masuk)

Asfiksia
Neonatrum

Staf Pengajar Ilmu Kesehatan Anak


FKUI. 1985. Buku Kuliah Ilmu Kesehatan
Anak,Jilid 3. FKUI : Jakarta

12. Jelaskan tahap-tahap


pertumbuhan dan perkembangan
Sabrina Hanum

Masa
pranatal
atau masa
intra uterin

Masa post
natal

Masa embrio
(konsepsi umur
kehamilan 8 mg )
Masa fetus ( 9 mgkelahiran)

Masa fetus dini (9 mgtrismester 2 kehidupan


intrauterin) alat tubuh telah
terbentuk sempurna, mulai
berfungsi
Masa fetus lanjut (trismester
akhir) transfer igG ke bayi ,
akumulasi asam lemak
esensial pada otak dan retina

Masa neonatal (0-28 hr)


Adaptasi lingkungan,
prubahan sirkulasi
darah, mulai berfungsi
organ tubuh lain Masa bayi
1. Masa bayi dini (1-12 bln) pertumbuhan pesat,
meningkatnya fungsi sistem saraf
2. Masa bayi akhir (1-2 thn) kecepatan
pertumbuhan menurun ,kemajuan dalam
perkembangan motorik & fungsi ekskresi
Masa prasekolah (2-6 thn ) pertumbuhan stabil,
penigkatan aktifitas jasmani dan proses berfikir
Masa sekolah /prapubertas (wanita : 6-10 thn, laki-laki :
8 12 thn) senang bermain berkelompok dengan jenis
kelamin
sama
Masa remaja (wanita
: 10-18
thn, lk : 12-20 thn)
terjadi percepatan pertumbuhan BB ,TB, dan alat
kelamin

13. Hubungan lingkungan dengan


tumbuh kembang bayi ini
Wahyu caesar

Faktor lingkungan pranatal :


1. Gizi ibu pada waktu hamil
2. Mekanis
3. Toksin / zat kimia
4. Hormon
5. Radiasi
6. Infeksi
7. Stres
8. Imunitas

9.

Anoksia embrio

Faktor lingkungan posnatal


1. Lingkungan biologis ( ras, jenis klmin, umur, gizi,
perawatan keshtan, kpekaan trhdp penyakit,
pnyakit kronis, fungsi metbolisme)
2. Faktor fisik(cuaca, musim, keadaan geografis,
sanitasi, keadaan rumah, radiasi)
3. Faktor psikologi (stimulasi, motivasi bljr,
hukuman, kelompok sebaya, stres, sekolah, cinta
dan kasih sayng, komunikasi antar anak ortu)
4. Faktor keluarga( pekerjaan, pendidikan, jumlah
saudara, stabilitas keluarga, agama)

14.Jelaskan ASI eksklusif


Silvia Aslami

Manfaat ASI Ekslusif untuk Bayi


Asi Eksklusif adalah pemberian ASI saja selama
0-6 bulan (air putih pun tidak diperbolehkan)
Asi Eksklusif mengandung Kolostrum, yaitu air
susu ibu yang keluar pada hari-hari pertama (4-7
hari) setelah bayi lahir (berwarna kekuningkuningan)

Manfaat Kolostrum :
Mengandung IgA untuk melindungi bayi dari Diare
Mengandung vitamin A tinggi, protein, karbohidrat dan
lemak rendah

Membantu mengeluarkan mekonium,kotoran bayi


yang pertama berwarna hitam kehijauan

Silvia Aslami 2010730100

pemberian ASI
Manfaat ASI :
1. Memberikan nutrisi secara keseluruhan pada bayi
2. Memberikan daya tahan tubuh dan kesehatn bayi
3. ASI eksklusif mengembangkan kecerdasan pada bayi
4. Meningkatkan jalinan kasih sayang antara bayi dan ibu
5. Tidak mudah tercemar
6. Melindungi bayi dari infeksi
7. Ekonomis
8. Mengandung vitamin yang cukup bagi bayi
9. Mencegah anemia karena kekurangan zat besi
10.Mudah dicerna
11.Menghindarkan bayi dari Alergi

Silvia Aslami 2010730100

15. Jelaskan kebutuhan


dasar anak
Aina Ullafa

Kebutuhan Dasar Anak


Kebutuhan fisikbiomedis (asuh)

Pangan/gizi
Perawatan kesehatan dasar: ASI,imunisasai,dsb
Pemukiman yang layak
Higiene perorangan/sanitasi lingkungan
Sandang
Kesegaran jasmani, rekreasi

Hubungan yang erat, mesra, dan selaras antara


ibu/pengganti ibu dengan anak merupakan syarat
Kebutuhan emosi/kasih mutlak untuk menjamin tumbuh kembang yang selaras
baik fisik, mental maupun psikososial
sayang (asih)

Kebutuhan akan
stimulasi mental
(asah)

Merupakan cikal bakal dalam proses belajar


Asah ini mengambangkan perkembangan mental
psikososial: kecerdasan, keterampilan, kemandirian,
kreativitas, agama, kepribadian, moral-etika,
produktivitas, dsb.

16. Mainan Edukatif


Nudiya Azimah

Mainan yang edukatif untuk


anak usia 0-12 bln

Benda-benda yang aman untuk


dimasukkan mulut atau dipegang
Permainan yang berupa gambar atau
berbentuk muka
Permainan lunak berupa boneka orang
atau binatang
Permainan yang dapat digoyangkan
dan keluar suaranya
Giring - giring

17. Jelaskan jadwal 5


imunisasi dasar pada bayi
Luthfita Rahmawati

imunisasi
Pada skenario imunisasi pada anak ini dalam waktu 0-12
bulan:
BCG (1x) : 2 bulan
cukup (dilakukan pada waktu usia
antara 2 bulan atau 3 bulan)
- Polio (5x): terakhir waktu PIN
terlalu cepat(seharusnya
dilakukan pada usia 2 bulan,4 bulan,6 bulan)
- Hepatitis B (2x): 40 hari dan 3 bulan
kurang tepat
(seharusnya dilakukan pada waktu lahir, usia1 bulan dan 6
bulan)
DTP (2x): 4 bulan dan 6 bulan
kurang (seharusnya
dilakukan pada usia 2 bulan,4 bulan dan 6 bulan)
Imunisasi yang belum pada anak ini dalam waktu 0-12:
- Campak : usia 9 bulan

18. Bagaimana jika imunisasi


terlambat diberikan?
Fadilla Arifani

Tujuan Imunisasi
Mendapatkan kekebalan bagi
seorang anak sehingga tidak
terkena penyakit atau kalau
terserang penyakit, gejalanya
lebih ringan.
(IDAI 2008)

Pasif : mendapat antibodi


-Imunitas pasif : mendapat antibodi yang
telah terbentuk. Antibodi ibu ditransfer
melalui plasenta selama trimester ke3.
-Contoh : tetanus toxoid pada ibu hamil
akan menurunkan kejadian tetanus
neonatorum

Aktif : membuat antibodi


-Antigen yang diberikan akan menimbulkan
respon imun mirip seperti infeksi alamiah.
-Memori imunologis seumur hidup
-Perlindungan seumur hidup terhadap
penyakit .

Jika Terlambat

Beberapa vaksin sangat optimal dalam


membentuk imunitas pada umur-umur
tertentu.
Menurunkan efektivitas pembentukan
imunitas
Menurunkan efektivitas pertahanan
jika pasien terkena penyakit tersebut.

(IDAI 2008)

19. Pada usia 5 bulan ada beberapa gerakan


yang belum bisa dia lakukan, apakah normal?
Jika tidak, bagaimana seharusnya?

Sabrina Hanum

Skenario : usia 5 bulan bisa


tengkurap bolak balik

Mengangkat kepala 90 derajat


dan mengangkat dada dengan
bertopang tangan
Mulai belajar meraih bendabenda yag ada dala jangkauan
dan diluar jangkauan
Menaruh benda dimulut
Berusaha memperluas lapang
pandang
Tertawa dan menjerit karena
gembira bila diajak bermain
Mulai berusaha mencari benda
yang hilang

Skenario : 12 bln belum


bisa duduk dan berdiri
sendiri,makan
biskuit,cilukba,kadang
ngoceh,tangan tidak bisa
memegang kerincing
dengan kuat
Dapat berdiri sendiri tanpa
dibantu
Dapat berjalan dengan
dituntun
Menirukan suara
Mengulang bunyi
Memegang benda,dan
memasukan kemulut
Berpartisipasi dalam
permainan

20. Bagaimana tatalaksana


komprehensif pada bayi ?
M. Royhan


1.
2.
3.
4.

Tatalaksana komprehensif pada bayi:


Ibu harus memberikan perhatian
ekstra kepada bayi nya.
Rasa cinta dan kasih sayang dari ibu
dan ayah kepada bayinya,
Asupan ASI yang baik untuk tumbuh
kembang bayi, selama 6 bulan.
Pemberian imunisasi yang lengkap.