Anda di halaman 1dari 14

FDM (Frequency Devission Multiplexing)

Teknik transmisi FDM ini memungkinkan untuk mengirimkan beberapa


kanal secara simultan melalui kanal yang sama tanpa tercampurnya informasi
kanal satu dengan kanal lainnya karena masing masing kanal informasi dalam
kanal transmisi frekuensinya telah ditranslasikan ke frekuensi pembawa yang
berbeda beda dengan proses modulasi amplitudo (AM). Tiap tiap kanal informasi
dibawa oleh sinyal pembawa dengan frekuensi berbeda beda. Pengubahan
frekuensi informasi kedalam frekuensi pembawa disebut proses pencampuran
(mixing) atau modulasi dalam modulator AM. Penggabungan dalam sistem FDM
dilakukan pada intertoll trunk dan toll connecting trunk, yaitu saluran yang
menghubungkan antar exchange di satu kota dengan exchange kota lain.
Perangkat FDM dipasang setelah exchange yaitu pada saluran 4 kawat (4-wire
transmission) lihat gambar 2-10.

Gambar 2-10. Terjadinya FDM dalam sistem telepon

Dalam proses ini tiap kanal informasi yang mempunyai bandwidth sandar
CCITT 4 kHz, dengan frekuensi voice standar CCITT 300 Hz 3400 Hz,
ditumpangkan dalam frekuensi pembawa, sehingga yang terlihat adalah frekuensi
pembawanya, sedangkan sinyal informasinya menentukan atau mempengaruhi
lebar bandwidth hasil modulasi amplitudo terhadap tiap sinyal pembawa, sehingga
menentukan bandwitdh kanal transmisinya. Jika jumlah kanal yang dimultiplex
sebanyak 6 buah, maka lebar bandwidth adalah sebesar 4 kHz x 6 = 24 kHz.
Sedang jumlah sinyal pembawa yang diperlukan juga 6 buah dengan frekuensi
pembawa 1 dengan frekuensi pembawa lainnya berbeda minimal sebesar 4 kHz
(lihat gambar 2-11).

Gambar 2-11. Channel spacing carrier

Dalam proses pencampuran (mixing) dua buah sinyal dengan frekuensi A dan B,
maka hasil mixing adalah A+B dan A-B. Untuk sinyal informasi voice dengan
frekuensi 300 Hz sampai 3400 Hz yang dibawa oleh sinyal dengan frekuensi 20
kHz akan menghasilkan output sebesar 20.300 s/d 23.400 Hz (lihat gambar 2-12),

Gambar 2-12. Proses mixingdan output sisiUpper

Sedangkan pada sisi LSB sinyal informasi dengan frekuensi 300 Hz s/d 3400 Hz
berubah menjadi 16.600 Hz s/d 19.700 Hz (gambar 2-13).

Gambar 2-13. Proses Mixing sisi Lower

Berdasarkan rekomendasi CCITT G.233 hierarkhy FDM dikelompokan


berdasarkan jumlah kanal yang dimultiplex mulai terendah sampai tertinggi
adalah sebagai berikut :

Standar Group menggabungkan 12 kanal voice (60 108 KHz)


Super Group menggabungkan 60 kanal voice (312 552KHz)
Master Group-600 menggabungkan 600 kanal voice
(564 3084 KHz)
Master Group-900 menggabungkan 900 kanal voice
(312 4028 KHz)
Super Master Group menggabungkan 1800 kanal voice (564 8284 KHz)

2.2.1.

Standar Group

Standar group dibentuk dengan menggabungkan 12 kanal voice 300-3400 Hz


kedalam kanal transmisi.

Ke 12 ch voice ditranslasikan ke dalam frekuensi

pembawa kemudian outputnya digabungkan sehingga menghasilkan bandwidth 60


KHz s/d 108 KHz (gambar 2-14). Terdapat dua methode dalam pembentukan
standar group ini, pertama dengan melalui pre groupyaitu menggabungkan 3 ch
voice dengan frekuensi pembawa masing masing 12 KHz, 16 KHz, dan 20 KHz,
membentuk pregroup 12 KHz s/d 24 KHz, kemudian 4 buah pre group digabung
dengan masing masing ditraslasikan oleh frekuensi pembawa 84 KHz, 96 KHz,
108 KHz, dan 120 KHz, diambil sisi LSB (Lower Side Band) menghasilkan
output 60 KHz s/d 108 KHz (gambar 2-15). Methode kedua dengan secara
langsung yaitu ke 12 ch voice masing masing ditranslasikan kedalam frekuensi
pembawa sebesar 64 KHz, 68 KHz, 72 KHz, 76 KHz, 80 KHz, 84 KHz, 88 KHz,
92 KHz, 96 KHz, 100 KHz, 104 KHz, diambil LSB dengan hasil sebagai berikut :

Ch1 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 64 KHz, menjadi 60-64 KHz,


Ch2 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 68 KHz, menjadi 64-68 KHz,
Ch3 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 72 KHz, menjadi 68-72 KHz,
Ch4 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 76 KHz, menjadi 72-76 KHz,
Ch5 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 80 KHz, menjadi 76-80 KHz,

Gambar 2-14. Formasi standar group CCITT methode langsung

Ch6 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 84 KHz, menjadi 80-84 KHz,


Ch7 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 88 KHz, menjadi 84-88 KHz,
Ch8 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 92 KHz, menjadi 88-92 KHz,
Ch8 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 96 KHz, menjadi 92-96 KHz,
Ch10 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 100 KHz, menjadi 96-100 KHz,
Ch11 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 104 KHz, menjadi 100-104 KHz,
Ch12 ditranslasikan ke frekuensi pembawa 108 KHz, menjadi 104-108 KHz.

Output masing masing mixer digabungkan dengan rangkaian combiner sehingga


menghasilkan frekuensi 60 KHz s/d 108 KHz (lihat gambar 2-14).
Pada gambar 2-14, tidak ditampilkan keluaran lengkap dari masing masing
modulator (M), yang sebenarnya keluaran masing masing modulator terdiri atas
LSB (Lower Side Band), USB (Upper Side Band) dan frekuensi pembawanya
sendiri. Misal untuk ch 12 yang dimodulasi dengan frekuensi pembawa 64 KHz
akan menghasilkan LSB (60 KHz s/d 64 KHz), USB (64 KHz s/d 64 KHz) dan

frekuensi pembawa 64 KHz. Kemudian dilakukan proses penekanan frekuensi


pembawa dan penekanan frekuensi USB dengan band pass filter. Methode kedua
adalah dengan melalui pregroup, yaitu dilakukan secara bertingkat, mula mula 3
channel digabung jadi satu membentuk pregroup (lihat gambar 2-15), kemudian 4
buah pregroup digabung menghasilkan stadar group (12 channel).

Gambar 2-15. Pembentukan pregroup

Selanjutnya 4 buah pregroup dengan frekuensi masing masing (12 KHz s/d 24
KHz) dimodulasi dengan sinyal pembawa dengan frekuensi 120 KHz, 108 KHz,
96 KHz dan 84 KHz, dipilih sisi LSB kemudian digabungkan dengan rangkaian
combiner.

Pregroup 1 ditranslasi dengan frekuensi 120 KHz menghasilkan (96 KHz 108

KHZ)
Pregroup 2 ditranslasi dengan frekuensi 108 KHz menghasilkan (84 KHz 96

KHZ)
Pregroup 3 ditranslasi dengan frekuensi 96 KHz menghasilkan (72 KHz 84

KHZ)
Pregroup 4 ditranslasi dengan frekuensi 84 KHz menghasilkan (60 KHz 72
KHZ)

Gambar 2-16. Pembentukan standar group melalui pregroup

2.2.2.

Super Group

Supergroup berisi 60 channel voice, menempati range frekuensi 312 KHz s/d 552
KHz. Supergroup dibentuk dengan menggabungkan 5 buah standar group (60
KHz 108 KHz) yang dimodulasi dengan frekuensi pembawa masing masing 420
KHz, 468 KHz, 516 KHz, 564 KHz, 612 KHz (gambar 2-17).

Keluaran

modulator diambil sisi lowernya (LSB) sesuai rekomendasi CCITT nomor G.241,
sehingga keluaran masing masing modulator untuk standar group 1 sampai
standar group 5 adalah sebagai berikut :

Standar Group 1 dengan frekuensi carrier 420 KHz menghasilkan (312 360)

KHz
Standar Group 2 dengan frekuensi carrier 468 KHz menghasilkan (369 408)

KHz
Standar Group 3 dengan frekuensi carrier 516 KHz menghasilkan (408 456)

KHz
Standar Group 4 dengan frekuensi carrier 564 KHz menghasilkan (456 504)

KHz
Standar Group 5 dengan frekuensi carrier 612 KHz menghasilkan (504 552)
KHz

Jarak antara frekuensi pembawa untuk standar group satu ke frekuensi pembawa
untuk standar group berikutnya adalah sebesar 48 KHz, sama dengan bandwidth
standar group.

Gambar 2-17. Formasi super group standar CCITT G.233

Bandwidth super group adalah sebesar 552 KHz 312 KHz = 240 KHz, yaitu
sama dengan 5 kali bandwidth standar group (5 x 48 KHz = 240 KHz).
2.2.3.

Master Group 600

Master Group ini berisi 600 channel voice, menempati range frekuensi (564
3084 KHz). Mastergroup dibentuk dengan menggabungkan 10 buah super group
(312 KHz 552 KHz) yang dimodulasi dengan frekuensi pembawa masing
masing 1116 KHz, 1364 KHz, 1612 KHz, 1860 KHz, 2108 KHz, 2356 KHz, 2652
KHz, 2900 KHz, 3148 KHz, 3396 KHz (gambar 2-18).

Keluaran modulator

diambil sisi lowernya (LSB) sesuai rekomendasi CCITT, sehingga keluaran


masing masing modulator untuk super group 1 sampai super group 10 adalah
sebagai berikut :

Super Group 1 dengan frekuensi carrier 1116 KHz menghasilkan (564 804)

KHz
Super Group 2dengan frekuensi carrier 1364 KHz menghasilkan (812 1052)

KHz
Super Group 3dengan frekuensi carrier 1612 KHz menghasilkan (1060

1300) KHz
Super Group 4dengan frekuensi carrier 1860 KHz menghasilkan (1308

1548) KHz
Super Group 5dengan frekuensi carrier 2108 KHz menghasilkan (1556

1796) KHz
Super Group 6dengan frekuensi carrier 2356 KHz menghasilkan (1804

2044) KHz
Super Group 7dengan frekuensi carrier 2652 KHz menghasilkan (2100

2340) KHz
Super Group 8dengan frekuensi carrier 2900 KHz menghasilkan (2348

2588) KHz
Super Group 9dengan frekuensi carrier 3148 KHz menghasilkan (2596

2836) KHz
Super Group 10dengan frekuensi carrier 3396 KHz menghasilkan (2844
3084) KHz

Dalam master group 600 ini terdapat guard band antar super group, hal ini
diperlukan untuk memudahkan dalam penerimaan. Guard band antar super group

adalah sebesar 8 KHz, kecuali untuk super group 6 ke super group 7 terdapat
guard band sebesar 56 KHz, sehingga mengakibatkan bandwidth master group ini
menjadi 2520 KHz, lebih besar dari bandwidth yang diperlukan minimal 2400
KLHz.

Gambar 2-18. Formasi Master Group 600

2.2.4.

Master Group-900

Master Group ini berisi 900 channel voice, menempati range frekuensi (312
4028) KHz. Master group ini dibentuk dengan menggabungkan 15 buah super
group (312 552) KHz yang dimodulasi dengan frekuensi pembawa masing
masing 1116 KHz, 1364 KHz, 1612 KHz, 1860 KHz, 2108 KHz, 2356 KHz, 2604
KHz, 2852 KHz, 3100 KHz, 3348 KHz,3596 KHz,3844 KHz,4092 KHz,4340
KHz.

Keluaran modulator diambil sisi lowernya (LSB) sesuai rekomendasi

CCITT, sehingga keluaran masing masing modulator untuk super group 1 sampai
super group 15 adalah sebagai berikut :

Super group 1 langsung (direct) dimasukkan combiner (312 552) KHz.


Super Group 2 dengan frekuensi carrier 1116 KHz menghasilkan (554 804)

KHz
Super Group 3 dengan frekuensi carrier 1364 KHz menghasilkan (812 1052)

KHz
Super Group 4 dengan frekuensi carrier 1612 KHz menghasilkan (1060

1300) KHz
Super Group 5 dengan frekuensi carrier 1860 KHz menghasilkan (1308

1548) KHz
Super Group 6 dengan frekuensi carrier 2108 KHz menghasilkan (1556

1796) KHz
Super Group 7 dengan frekuensi carrier 2356 KHz menghasilkan (1804

2044) KHz
Super Group 8 dengan frekuensi carrier 2604 KHz menghasilkan (2052

2292) KHz
Super Group 8 dengan frekuensi carrier 2852 KHz menghasilkan (2300

2540) KHz
Super Group 10 dengan frekuensi carrier 3100 KHz menghasilkan (2548

2788) KHz
Super Group 11 dengan frekuensi carrier 3348 KHz menghasilkan (2796

3036) KHz
Super Group 12 dengan frekuensi carrier 3596 KHz menghasilkan (3044

3284) KHz
Super Group 13 dengan frekuensi carrier 3844 KHz menghasilkan (3292
3532) KHz

Super Group 14 dengan frekuensi carrier 4092 KHz menghasilkan (3540

3780) KHz
Super Group 15 dengan frekuensi carrier 4340 KHz menghasilkan (3788
4028) KHz

Untuk mengontrol level FDM digunakan pilot tone yang juga digunakan untuk
mengaktifkan alarm perawatan. Dalam gambar 2-17 dan gambar 2-19 pilot tone
ditunjukkan dengan garis vertikal dengan segitiga kecilujung atas.

Sebagai

contoh dalam master group 900 yang dibentuk dari 15 super group dalam gambar
2-19, pilot tone terletak pada frekuensi 1552 KHz.
Pilot tone memberikan sebuah amplitudo konstan sebagai referensi rangkaian gain
control (AGC). Perangkat FDM telah didesain untuk membawa sinyal voice
telepon, yang secara alamiah mempunyai amplitudo yang sangat bervariasi
sehingga sangat sulit mencari level referensinya, karena itu digunakan gelombang
sinus yang mempunyai amplitudo konstan dan duty cycles 100 % akan
memudahkan rangkaian untuk mengontrol level yang diperlukan.

Gambar 2-19. Master Group 900 channel

2.2.5.

Super Master Group

Super Master Group ini berisi 1800 channel voice, menempati range frekuensi
(564 8284) KHz (lihat gambar 2-20).

Master group ini dibentuk dengan

menggabungkan 3 buah master group 600 (564 3084) KHz, yang pertama
langsung digabungkan ke rangkaian combiner dan yang ke dua serta yang ketiga
ditranslasi dengan cara dimodulasi oleh frekuensi pembawa masing masing 6248
KHz, dan 8848 KHz. Keluaran modulator diambil sisi lowernya (LSB) sesuai
rekomendasi CCITT, sehingga keluaran masing masing modulator untuk master
group 1 sampai master group 3 adalah sebagai berikut :

Master group 1 langsung (direct) dimasukkan combiner (564 3084) KHz.


Master Group 2dengan frekuensi carrier 6248 KHz menghasilkan (3164

5684) KHz
Master Group 3dengan frekuensi carrier 8848 KHz menghasilkan (5764
8284) KHz

Gambar 2-20. Super Master Group 1800 channel